Fight For My Way

Fight For My Way (쌈 마이웨이)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

핀쌈ㅡ마이웨이ㅡFight For My Way--Episode 1 ❤
A Commentary by LiakapriLiaEXO
Selamat Menonton I Sub by VIU

Tags

other
Published on: 2017-05-23
Downloads: 53
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Liak, ApriLia ♥ EXO-L ♥

- Pertarungan berikutnya! - Muay Thai!

Yang berisik, berdiri.

Tidak ada?

- Tidak ada? - Terima kasih.

Lihat seragam kalian. Apa kalian ibu-ibu yang mau mendaki?

Kalian mau menunjukkan warna-warni pelangi?

Pak, tadi kami hanya bicara satu kata.

Tolong maafkan kami.

Benarkah?

Dong Man dan Joo Man. Man Bersaudara.

Jawablah dengan benar, maka tidak bapak pukul.

Jangan bernegosiasi dengan murid. Bermurah hatilah.

Aku setuju.

Baiklah, akan bapak pukul saja. Kemarilah.

Semangat. Aku akan menantang diriku.

Dengar baik-baik.

Ada peluang 20 persen kalian tahu pertanyaannya.

Peluang kalian salah adalah 40 persen.

Berapa persen peluang kalian tetap aman?

Apa itu pertanyaannya?

- Bisa Bapak ulang pertanyaannya? - Lima.

- Empat. Tiga. - Kurasa 50 persen.

- Dua... - Jawabannya 50.

Jawabannya 50 persen.

50? Tepuk tangan untuk mereka.

Akan kuberi kalian hadiah. Kemarilah.

Kami datang untuk mengambil hadiah.

- Astaga. - Kami datang.

- Bagus. Berbaliklah. - Apa?

Kalian berdua, berbalik.

Karena sangat yakin jawabannya 50, akan bapak pukul kalian 50 kali.

Kupikir peluang kami satu persen.

Satu? Berbalik saja.

Ada yang tahu jawabannya?

Ya, Moo Bin.

Peluangnya 11 persen.

Benar.

- Berengsek. - Dia berkicau lagi.

Pak, tunggu. Tadi itu tulangku.

- Tulangku yang kena pukul. - Anak-anak nakal.

"SMA Putri Pungwoon di Seosan, 2006"

Kumohon, Bu. Sakit.

"Episode 1"

Apa kalian mau tampil?

Dia bercita-cita menjadi pembaca berita, Bu.

Berikan bandanamu.

Cepat.

Tidak bisakah Ibu biarkan sekali ini saja?

Jangan, Bu.

Saat menjadi pembaca berita, aku akan mencari Ibu

- di acara pencarian orang. - Ae Ra.

Kau harus

belajar dengan sangat keras untuk menjadi pembaca berita.

Bu, dia pintar.

Dia bahkan dapat peringkat ke-29.

Nona Peringkat ke-35.

Kau juga mau menjadi pembaca berita seperti Ae Ra?

Tidak, aku akan menjadi ibu rumah tangga yang baik.

Baiklah, cukup bicaranya.

Bersihkan auditorium jika barang-barang kalian disita.

Tidak, jangan hari ini.

Lepaskan, sebelum kupatahkan pergelangan tanganmu.

- Astaga. - Apa ini?

Susu rasa kopinya habis.

- Tidak. - Bo Ram.

Ini. Aku sudah membelinya.

Jangan lakukan ini lagi. Ibumu akan memarahiku.

Kau akan mengikuti bimbingan hari ini, 'kan?

Tidak bisa. Aku harus membolos untuk ke Gangnam.

Gangnam? Kenapa?

Bukan urusanmu.

Penjaga minimarket di sana sedang bermasalah.

- Kenapa ini... - Apa rasanya seperti kesemek?

Memangnya kau koki? Apa indra pengecapmu akurat?

Aromanya seperti hamburger.

Karena itulah aku memintanya tidak memakai oven yang sama.

Aku sudah memberitahunya.

Apa ini? Kenapa Kau memakainya hari ini?

Agar sesuai dengan pakaianku.

Kau masih harus menjadi anak kota.

Bisakah setidaknya Kau bersikap seperti dari Seoul?

Lihat saja aku.

Dan potongan rambut serigala ini.

Apa kau akan menyatakan cinta dengan baju itu?

Aku?

- pada siapa? - Jang Bo Ram.

Untuk apa?

Kau petarung terbaik kami. Dia pemimpin para siswi.

Kau tidak mau membuat sebuah persekutuan?

Perse- kutuan?

Apa itu?

Omong- -omong,

apa dia bilang dia suka padaku?

Kau tidak bisa mengetahuinya dari susu rasa kopi itu?

Tahukah Kau betapa sulitnya

mendapatkan susu rasa kopi di sekolah kita?

"Dari Bo Ram"

Bahkan aku saja tidak mau terlibat

dengan seorang pria yang memakai kaus merah usang.

Moses Park. Bukan, siapa namamu?

- Moo Bin. - Benar, Park Moo Bin.

Sponsori anak miskin ini.

Pinjami dia baju mahalmu.

Teman sekelasmu akan mengikuti Festival Olahraga Nasional.

Tidak bisakah Kau melakukan itu untuknya?

Dia akan ke Gangnam. Kau akan mendapatkannya kembali

sebelum makan di ruang belajar.

Gangnam?

Di sanalah lokasi pertandingan taekwondo-nya.

Dia akan menjadi juara satu

dan melepaskan seragamnya agar keren saat merayakannya.

Jika dia menunjukkan ciri khas itu,

warna-warni di bahunya,

dia akan terlihat keren seperti anak dari Seoul.

Lihat apa yang dia tawarkan.

Ini hadiah yang berharga.

Aku tidak bisa abaikan pentingnya cara merayakan yang bagus.

Inilah takdir petarung bintang.

Kau mengerti maksudku?

Pukul berapa pertandingannya?

Pukul 6 sore. Apa kita bisa mengejar kereta pukul 3 sore?

Tentu saja bisa.

Kita tampak sempurna.

Dia sakit parah.

Bu, kurasa kami berdua kena flu.

Kami harus beristirahat.

Boleh kami pulang?

Bibir kalian berdua begitu pucat.

Maaf.

Ayo.

Kurasa kami menderita konjungtivitis akut.

Aku bisa mencium bau gel pereda sakitnya dari sini.

Jangan pakai di sekitar mata, kalian bisa buta.

Aku terhantam kok di kelas olahraga.

Sakitnya seperti dipukul oleh Hyeon Jeong Hwa.

Hyeon Jeong Hwa adalah atlet tenis meja.

Kau berusaha terlalu keras.

Gawat. Tidak ada yang berhasil.

Mau coba bilang bahwa pergelangan kaki kita patah?

Siapa yang menyentuh mobilku kali ini? Mobilku masih baru.

Aku punya ide bagus.

Ikut aku.

Mikrofon plastik itu. Di mana?

Hei, sedang apa kalian?

Letakkan itu. Jangan lakukan itu.

Mau ke mana? Kuning dan Merah Muda, aku melihat kalian!

Mau ke mana kalian?

Choi Ae Ra, Baek Sul Hee!

Sampai besok!

Kenapa kau mengambilnya? Apa Kau hanya hidup hari ini?

Bagaimana dengan besok?

Aku tidak memikirkan hari esok. Aku tidak berpikir!

"Kukkiwon, Seoul, 2006"

Tahu kenapa pria tetap bersama teman-teman sekampungnya?

Untuk minum bersama?

Karena orang-orang desa tidak terintimidasi.

Bisa dibilang kita membesarkannya sejak usianya enam tahun.

Kita harus mendukungnya.

- Ko Dong Man. - Ko Dong Man.

- Ko Dong Man. - Ko Dong Man.

Jaga jarak. Bagus.

Pisah.

- Mulai. - Dong Man, pakai kakimu.

Kakimu!

Bodoh. Maju. Bergeraklah dulu!

Tendang dia!

Tendang dia!

Tendang dia!

Tendang saja dia.

Sedang apa dia di sana?

- Tendang dia! - Gadis mikrofon gila itu ada lagi.

- Lakukan! - Tendang dia.

- Tendang dia! - Semangat.

Ko Dong...

Ong-Bak dari Seosan, Ko Dong Man!

"Ronde 1. Sekali Ong-Bak, Sekali Baek Ji Yeon"

Awas. Perhatikan kirimu.

Menj- auhlah.

- Ko Dong Man! - kau sudah bagus!

Suruh mereka diam.

Tahukah kau betapa menakutkannya gadis-gadis dari selatan?

Kenapa mereka?

Bo Ram.

Sedang apa Kau di sini?

Kenapa kau memberikan susu pemberianku pada Dong Man?

Apa? kau datang untuk menanyakan itu?

Kau tidak ada kelas?

Apa Kau menyukainya?

- Ko Dong Man! - Ko Dong Man!

Liak, ApriLia ♥ EXO-L ♥

Taluk Kuantan, 23 Mei 2017

Mulai sekarang,

katakan Kau punya pacar.

Berpacaranlah denganku,

Jang Bo Ram!

Hei, Kau dengar itu?

- Astaga. - Selamat.

Kini kita punya persekutuan!

Bukan itu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left