The Secret of My Love

The Secret of My Love (내 남자의 비밀)

Download Indonesian Subtitle

Release info

내 남자의 비밀 The Secret of My Love E 65 NEXT
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton :):) Kunjungi www.sultankhilafsub.wordpress.com

Tags

other
Published on: 2017-12-27
Downloads: 9
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemisa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

Ini Kang Jae Wook.

Kita harus bertemu, bukan?

Tentu, mari bertemu. Tidak akan sulit

bagi kita bertemu.

Baiklah.

Kenapa kamu ke rumah kami?

Aku datang untuk menemui ibuku.

Tapi dia bilang sudah terlalu larut untuk keluar.

Masuklah bersamaku.

Tidak usah.

Aku harus mempertimbangkan posisi ibu. Lagi pula,

kamu tampak lelah.

- Sebaiknya kamu masuk. - Katamu,

kamu sudah mendapatkan pekerjaan yang bagus.

Kapan kamu mulai bekerja?

Sebentar lagi.

Apa yang kamu pikirkan?

Apa ini?

"Hasil Tes DNA, Cocok"

Tes ini membuktikan Kang Jae Wook adalah anak kandung ibunya,

dan Ibu bilang dia tidak punya kembaran.

Benar. Ini salah.

Ingatan Jae Wook sudah kembali.

Belakangan ini, kamu sering minum.

Kamu pulang larut.

Kamu berjanji akan mempromosikanku sebagai direktur utama.

Aku harus membahas gajiku.

Di jabatan ini, gajimu akan mendekati gajiku.

Aku senang

kamu menganggapku sainganmu.

Jangan terlalu banyak minum dan tidurlah.

Astaga.

Kenapa kamu tidur, bukannya minum-minum?

Dari pengalamanku, minum tanpa makan bisa membuatmu sakit.

Ada yang mengusikmu?

Kamu tampak amat stres.

Baiklah.

Aku akan pergi. Selesaikan minummu.

Aku ada pertanyaan.

Apakah ibumu

adalah ibu kandungmu?

Apa maksudmu?

Aku tidak tahu banyak, tapi begitulah perasaanku.

Cara dia menatapmu

tidak seperti seorang ibu yang menatap putranya.

Tapi bukan hanya dia.

Kamu tidak tampak

seperti sedang menatap ibumu juga.

Tidak ada gunanya mendengarkan ini.

Aku tahu dari pengalaman pribadi.

Apa maksudmu?

Kamu tahu,

aku tidak pernah bilang ini kepada putraku,

tapi putraku, Ji Sup,

bukanlah putra kandungku.

Tapi dia bukan orang asing juga.

Dia putra dari saudariku.

Setelah bisnis ayah kami bangkrut,

aku memutuskan hubungan dengan saudariku.

Lalu suatu hari,

aku menerima kabar melalui telepon bahwa dia meninggal saat melahirkan.

Saudariku tewas dan bayinya menangis.

Berat badannya di bawah normal dan dia lemah,

jadi, kukira bayinya akan meninggal juga.

Tapi dia tangguh.

Bayinya membaik sedikit demi sedikit dan selamat.

Aku amat senang

dan berniat mengasuhnya selama beberapa bulan.

Aku malah hidup dengannya selama 34 tahun.

Kamu seharusnya mengirim dia ke panti asuhan.

Astaga. Bicaramu seperti Ji Sup.

Tapi itu tidak mudah.

Aku menyayanginya.

Siapa yang bisa menyangka

bahwa anak itu malah menyokongku.

Kenapa kamu

memberitahuku hal ini?

Aku ingin memberi tahu putraku

pada suatu saat nanti.

Aku juga ingin meminta maaf kepadanya

suatu saat nanti

karena sudah menyusahkan dia.

Kamu sangat mirip dengan putraku,

tapi kamu bukan keluarga kami, jadi, ini terucap begitu saja.

Astaga, ada apa denganku?

Apa yang kuocehkan sejak tadi?

Astaga.

Kenapa kamu pulang amat larut?

Aku berjalan-jalan sebentar.

Baiklah. Masuklah sebentar.

Sebentar saja.

- Apa itu? - Jangan bicara dan minumlah.

Ini akan menjernihkan pikiranmu

dan bagus untuk ingatan.

Minumlah. Ayo.

Kamu pasti frustrasi dan kesal

karena tidak bisa mengingat apa pun.

Sudah sewajarnya, tapi tetap saja,

bukalah hatimu

dan rangkul Hae Sol dengan hangat.

Ayah mohon.

Ya, Ayah. Maaf.

Tidak. Ayah bukan bermaksud memarahimu.

Ayah hanya berharap kamu, Suh Ra, dan Hae Sol

saling menyayangi dan menghargai

meski kalian tidak bisa semesra dahulu.

Baik, Ayah. Akan kuusahakan.

Baguslah.

- Selamat malam. - Tunggu sebentar.

Ayah baru belajar, jadi, ini masih berantakan.

Tapi ayah merajutnya

memakai benang terhangat, jadi, ini akan menghangatkanmu.

Ayah merajut ini sendiri?

Untuk apa repot-repot?

Aku bisa membelinya.

Yang lebih bagus dan lebih mahal memang banyak,

tapi ini satu-satunya di dunia.

Ini dibuat untuk menantu ayah.

Tolong kenakan demi ayah

meski merepotkan, ya?

Terima kasih.

Tentu. Ayah sudah terlalu lama menyita waktumu.

Tidur dan beristirahatlah.

Masuk dan dengarkan aku.

Tidak mau! Ada apa denganmu?

Kenapa kita ke kafe peramal?

Duduklah.

Duduklah dahulu.

Aku tidak memercayai ramalan.

Ini bukan hanya soal peruntungan, kecocokan, dan hal semacam itu.

Mereka juga memberikan konsultasi soal jalur karier yang tepat.

Mari dengarkan.

Dengan wajah cantikmu,

kamu seharusnya menjadi tuan putri.

Tapi kenapa kamu tampak seperti itu?

Ada apa dengan penampilanku? Aku sudah puas.

Apa gunanya menjadi bunga yang tersembunyi?

Kecantikanmu tertutupi kain usang itu.

Apa maksudmu? Tolong bantu kami memahaminya.

Kamu punya energi keberuntungan yang sangat besar,

tapi energi maskulin yang gelap menelan semuanya.

- Apa? - Dengarkan aku.

Jika kamu mengubah cara berpakaianmu saja,

peruntunganmu akan langsung berubah.

Tanggalkan pakaian maskulin itu

dan kembalilah menjadi wanita.

Kamu ditakdirkan memakai gaun dan menari di pesta dansa.

Benarkah?

Jangan menipuku.

Mana bisa mengubah pakaian juga akan mengubah peruntunganku?

Cobalah sekarang juga.

Kita buktikan siapa yang benar.

Baiklah! Kenapa tidak? Akan kucoba.

Coba gosok.

Katanya mengubah pakaianmu akan mengubah peruntunganmu.

Berharap saja dia benar.

Aku akan memukuli peramal itu

dan kamu, karena menyeretku ke sana.

Baiklah. Gosok saja.

Jika tahu peramalnya berbohong,

dia akan kembali mengenakan pakaian pria yang jelek.

"100 dolar"

100 dolar! Aku menang!

- Apa? Sungguh? - Ya.

Ini gila!

Astaga!

- Luar biasa. - Astaga.

Para berandal ini.

Mereka meninggalkanku dan pergi berkencan?

Sial. Itu tidak baik.

Apa maksudmu, kamu mengambil

foto masa kecil Suh Ra?

Kenalanku mencari putrinya.

Kisahnya sama dengan Suh Ra, jadi, kuberikan fotonya kepadanya.

Siapa dia? Kamu memberikannya kepada siapa?

Hanya kenalanku.

Siapa? Beri tahu sekarang juga.

Beri tahu sebelum ibu memukulmu.

Ada apa dengan Ibu? Ibu menakutiku.

Kita sedang bekerja.

Lalu, kenapa? Semua orang tahu kita sudah menikah.

Ini bukan masalah.

Hae Rim.

Kamu amat dingin kepadaku,

tapi kamu begitu hangat di sisi Han Ji Sup.

Baik. Teruslah tersenyum.

Tidak lama lagi, kalian tidak akan tersenyum

seperti itu.

- Kenapa ke kantor? - Kamu membawa fotonya?

Aku bukan pengutang.

Haruskah kamu ke kantorku

hanya untuk beberapa foto?

Ibuku tiba-tiba memintanya. Kamu tahu segugup apa aku?

Kukira dia akan membunuhku.

Puas?

Aku sibuk, jadi, harus pergi.

Kudengar kamu menemukan adikmu yang hilang setelah 24 tahun.

Lalu, kenapa?

The Secret of My Love subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Secret of My Love

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left