The first 200 lines.
BERDASARKAN NOVEL FIRE & BLOOD KARYA GEORGE R. R. MARTIN.
Tully sudah ke sini.
Kami menemukan salah satu kamp mereka di depan.
Namun, sesuatu yang aneh telah terjadi di sana.
Mereka semua pasukan Riverlands.
Siapa yang membunuh mereka?
Kami tidak menemukan tanda-tanda musuh mereka.
Mereka tidak tumbang di sini.
Waspadalah!
Ini jebakan!
Ikuti aku!
Kita terangi jalan!
Kita terangi jalan!
Pertempurannya bukan ini.
Siapa mereka?
Kematian kita.
Criston Cole!
Pengkhianat, perebut takhta
dan perusak keadilan.
Majulah untuk mendengar takdirmu.
Jika aku menyerah
maukah kau mengampuni nyawa anak buahku?
Aku berjanji kepada orang mati, Cole.
Kubilang aku akan membangun kuil dari tulang pengkhianat.
Aku masih butuh banyak tulang.
Jika ada pertempuran di sini, banyak dari kalian akan mati juga.
Itu sebabnya kami datang.
Apa cara yang lebih baik untuk mati
selain dengan pedang di tangan?
Sesuai keinginanmu.
Kalau begitu, mari kita mulai.
Aku sendirian melawan kalian berdua.
Apa itu cukup sebagai perlawanan?
Mereka di sini.
Aku berduka atas temanku, Ser Luthor
dan 14 orang terbaiknya.
Sebanyak 25 anggota Garda Kota dibunuh atas nama Raja Daeron.
Lord Ormund mengejek kita di kota kita sendiri.
Dia ingin menunjukkan bahwa aku tak bisa memerintah
bahkan kerajaanku sendiri.
Para bangsawan menyaksikan saat dia mempermalukanku.
Di mana pasukanku?
Ser Criston telah menghalangi mereka.
Barisan depan masih dua pekan dari Tumbleton.
Penghinaan itu harus dijawab sekarang.
Kita harus melakukan yang seharusnya
membakar para penjahat.
Lantas, Ormund akan mendapatkan keinginannya.
Ratu yang membunuh rakyat setia tak bisa dipercaya.
Kita tahu di mana pengkhianat itu bersembunyi.
Jika aku terbang langsung ke benteng Footly...
Dengan naga?
Hewan buas yang terkenal dengan kelembutan dan presisi
dalam pertempuran.
Ya. Sungguh mengagumkan.
Api yang dikeluarkannya
bisa membedakan dengan sihir murni siapa yang tak bersalah dan siapa...
Aku tak mau dengar omongan orang yang pertarungan terbesarnya
adalah gangguan pencernaan.
Aku sependapat dengan para lord dan lady, Yang Mulia.
Pasukanmu bergerak makin dekat.
Kau akan menjawab penghinaan ini dengan kekuatan.
Namun, secara diskriminatif.
Jika tunggu sedikit lebih lama...
Apa yang dikorbankan?
Ingat ramalan itu, panggilan sucimu.
Apa pun yang kau lakukan demi mewujudkannya itu dibenarkan.
Aegon sang Penakluk membakar ribuan orang di Medan Api.
Ribuan. Serta menduduki kerajaan selama beberapa generasi.
Sang Penakluk membakar tentara musuh.
Bukan rakyat yang berlutut.
Penguasa mereka berlutut kepadamu.
Rakyat akan dengan senang hati mengikuti keledai jika artinya...
Ayahku akan membencinya.
Nah, itu dia.
Namun
kesabaranku ada batasnya.
- Aku akan mengirim pembunuh. - Baiklah.
Setidaknya aku bisa bertemu iblis itu sebelum dia mati.
Tidak, bukan kau.
Aku akan mendapatkan kepuasanku.
Ya
Tapi pembunuh paling efektif itu yang tak menonjol.
Para fanatik masih berkeliaran di luar gerbang kastel kita
atas perintah Lord Ormund.
Itu tugasmu.
Yang Mulia, ada detasemen pasukan Velaryon di sini
prajurit
yang siap membantu Pangeran Daemon dan...
Kurasa tidak.
Berapa prajurit Velaryon yang tersisa di Landasan Raja?
Sekitar 60 orang, Yang Mulia.
Mintalah lebih banyak kepada ayahmu.
Mereka mungkin dibutuhkan untuk mengamankan kota.
Lantas, siapa yang kau kirim ke Tumbleton?
Itu tugas yang berbahaya.
Tugas yang membutuhkan kekuatan.
Ratu, delegasi dari Klan Baratheon telah tiba.
Yang Mulia
aku dikirim untuk mewakili Klan Baratheon
untuk menjawab panggilanmu.
Di mana Lord Borros?
Lord Borros memohon kesabaran, Ratu.
Dia membawa pasukannya ke Pegunungan Merah
untuk melawan Raja Burung Bangkai
yang telah menyerang Stormlands selama berbulan-bulan.
Ratunya memanggilnya ke utara
dan tiba-tiba terpikir olehnya bahwa dia harus pergi ke selatan.
Tugas tuanku adalah menjaga kerajaan dari ancaman Dornish.
Seperti tugasnya untuk menjaga putraku
saat dia datang untuk berbincang dengannya di bawah atapnya.
Setelah Raja Burung Bangkai ditaklukkan...
Tuanmu membuat kesalahan dengan menganggap bandit biasa
ancaman yang lebih besar bagi kepentingannya daripada aku.
Aku bisa mengecapnya pengkhianat
dan menggantungmu menggantikannya.
Aku tak bermaksud tak hormat, Yang Mulia.
Kepadamu atau kepentinganmu.
Ini hanya masalah waktu.
Waktu?
Jika ada hal lain yang bisa kutawarkan saat ini
aku pasti akan mengatakannya.
Berikan sabukmu.
Ada laporan?
Besok hari pasar.
Kau ingat hari pasar di Landasan Raja?
Sebelum semua ini?
Kios buah.
Angsa menggericau.
Pedagang berteriak.
Pai panas.
Kita meremehkan semuanya, bukan?
Kurasa semua akan segera sama seperti dahulu.
Namun, kita tidak sama, bukan?
Kita belum bertugas saat itu.
Mematuhi perintah Ratu.
Tidur di bukit.
Sendirian.
Dia melarangku pergi ke kedai, Hugh.
Tak boleh minum segelas bir pun dengan teman-teman.
Apa gunanya memiliki naga jika tak ada orang yang melihatnya?
Kau mau kembali ke tempatmu yang sebelumnya?
Mengais di antara debu?
Tidak.
Meski aku tak bisa bilang hidupku membaik.
Kau bisa?
Baiklah.
Sampai jumpa dua hari lagi.
Ser Hugh.
Ayo.
Tinggalkan kami.
Kau pasti akan melakukan hal yang sama.
Bukankah aku sudah mengampunimu?
Bahkan di hadapan orang-orang
yang menyebut kebaikanku sebagai kelemahan?
Apa kau begitu tak tahu terima kasih hingga bersikeras...
Helaena mengandung.
Jadi, kau melarikan diri.
Untuk melindungi nyawa bayi itu
juga Helaena.
Namun, kau tetap bersikeras salah menilaiku.
Jika anaknya laki-laki
bukankah akhirnya kau akan merasa itu diperlukan?
Untuk menyanderanya, setidaknya.
Untuk memancing Aemond
atau Ormund lewat harga dirinya?
Atau sekadar mengamankan kekuasaanmu dari tantangan tiada akhir?
Kau ditemukan oleh penjaga.
Aku tak bisa membiarkan ini begitu saja.
Helaena melakukan apa yang kubujuk.
Jika kau harus kejam, biarlah aku yang menderita.
Ampuni dia.
Kalian berdua harus dikurung lebih ketat.
Penjagaanmu digandakan.
Kalian tak lagi boleh berjalan-jalan di hutan sakral.
Aku menerima penilaian ini...
Penilaianku tak butuh penerimaanmu.
Rhaenyra, kau tahu siapa dia.
Dia rapuh. Kau tak boleh mengurung...
Sebelumnya tidak.
Namun, kini aku harus melakukannya.
Dia tak boleh terlihat.
Jika dia diketahui mengandung pewaris Aegon
aku akan terpaksa melakukan apa yang kau takutkan.
Kalau begitu, kirim kami jauh ke tempat terpencil...
Mengirim kalian?
Sekarang?
Putramu masih bebas.
Sepupumu membuat kekacauan di dalam tembok kotaku.
Hari ini pun aku harus menghadapi pengkhianatan kejam lainnya.
Kau seorang Hightower.
Bagi istanaku, kau adalah musuh.
Kalau bagimu?
Jangan mengujiku.
Apa yang dia katakan?
Helaena hamil.
Apa ada orang lain yang tahu?
Kurasa tidak.
Kau sendiri tak curiga?
Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.