Release info

[Parasit - Sang Bidal] 20 Hukuman dan Kejahatan
A Commentary by Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tags

other
Published on: 2015-04-11
Downloads: 28
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Eh?

Satu rekanku mati.

kalian tak sadar bahwa sebagai manusia, kita diberi banyak berkah

you guys do not notice that we are gifted just by being humans

kita adalah predator alami

we are absolute predators

kita pun tak mempunyai musuh

we do not even have any enemies

mungkin ada hewan lain yang memerhatikan kita

maybe there are other animals watching us

dan suatu saat berpikir, "kita akan kalahkan mereka"

and thinking that someday "we will beat them down"

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Sang Bidal

oh, kita punya otak 'tuk berpikir keras

oh, we have the brains to think hard

Sang Bidal

Parasit

Parasit

ZainuddinAri

mempersembahkan

Sang Bidal

ZainuddinAri

ZainuddinAri

mempersembahkan

mempersembahkan

Parasit

Sang Bidal

ZainuddinAri

mempersembahkan

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

Parasit

Sang Bidal

dengan berpakaian sesuka kita

wear our favorite clothes

tak ada lagi keraguan menjadi manusia

we are at no doubt human beings

akan banyaknya kehidupan kecil

many small lives

takdir mereka saat lahir adalah mati untuk orang lain

they were born with the fate of dying for someone

bayi manusia

a human baby

kapankah mereka 'kan mengetahui

when will they find out

di saat semuanya dilahirkan, maka kitalah

that at the point they were born, we are

sang penguasa bumi?

winners of earth

ah, diriku menangis seorang diri

aa hitori naiteita

karena dirimu di sampingku, terasa begitu jauh

tonari no kimi ga tooikakeru

maka dari itu, kujalani hidup ini

dakara bokura yorisoi ikiru

segemerlap mungkin

kirameku made

untuk apa aku hidup selama ini?

for what have I been living for?

kapan 'kan kutemukan jawabannya?

when will I find out the answer?

jawaban yang hanya untukmu

an answer that is only for you

akan jadi apa diriku di lingkungan sekitarku kelak

what will myself and (the) first scenery I saw

Kita berhasil!

Hukuman dan Kejahatan

Habis mereka.

Gotong mayatnya.

Lalu ubah rute evakuasinya.

Laksanakan!

Mereka bukanlah makhluk hidup.

Mereka adalah mesin yang dikendalikan oleh iblis.

Untuk hentikan sebuah mesin,

kita cukup hancurkan motornya.

Faktor penting untuk hancurkan jantung mereka,

bukanlah daya tembus serangannya,

melainkan, daya serangnya yang merata.

Yang kita butuhkan,

adalah senapan gentel 16 peluru kaliber 8 mm.

Barusan suara apa?

Bukankah itu suara tembakan?

Mana mungkin.

Hoi, sebenarnya ada apa ini?

Harap tenang, semuanya!

Pelaku hanya beri tembakan peringatan untuk takuti kami.

Selama di sini, tak perlu ada yang dikhawatirkan!

Demi keselamatan, kami akan tunggu situasi sedikit mereda,

dan lanjutkan evakuasi.

Dasar manusia.

Mereka cukup cerdik juga.

Lalu, apa tindakan kalian sekarang?

Kami akan lanjutkan proses evakuasi.

Negatif.

Selanjutnya pun masih sama.

Kenapa bisa?

Harusnya tak begini.

Apa mereka sudah menyadarinya?

Komandan.

Berdasarkan isi catatan dari detektif yang mati dibunuh,

meskipun tak ada bukti, tapi patut diperhitungkan.

Telepati?

Ya, aku baca bagian yang itu.

Mulai sekarang, lebih baik kita semakin berhati-hati.

Aku akan kirimkan Uragami ke regumu.

Gunakanlah dia.

Masalahnya, orang itu...

Aku minta waktu sebentar.

Ada apa?

Begini, soal Hirokawa...

Masih ada warga sipil di ruang konferensi lantai dua?

Benar.

Kami sudah agendakan pertemuan untuk hari ini.

Ada kemungkinan mereka tak dengar pemberitahuan ini.

Kalau hanya itu, tak perlu khawatir.

Kami akan kirim orang untuk pastikan ke sana.

Justru kalau lihat pasukan bersenjata seperti kalian,

pasti mereka akan ketakutan, 'kan?

Yang ada, nanti situasinya semakin parah.

Beliau benar.

Kami akan naik ke lantai dua, dan menuntun mereka ke sini.

Mereka mulai bergerak, ya.

Jangan biarkan ada yang tinggalkan gedung.

Hambat pergerakan mereka.

Siap!

Maaf pembicaraannya jadi terganggu.

Tolong kirimkan si pembunuh berindra keenam itu.

Aduh, yang benar saja.

Lepas borgolnya, dong.

Kalau ada apa-apa, benda ini justru menghambatku, 'kan?

Aku takkan kabur, kok.

Lagian, bagaimana caranya bisa kabur dari tempat yang dikepung polisi begini?

Oke, baiklah.

He, Migi.

Kita juga harus bantu.

Kita 'kan bisa beri tahu mereka.

Jangan.

Tak boleh. Tolong ikuti perintah yang ada.

Sampai acungkan senjata api ke warga sipil begitu! Memangnya kalian siapa?

Maaf.

Aku ingin segera dievakuasi.

Eh?

Baik.

Begitu, ya.

Kendaraannya yang ini, ya.

Lo?

Mereka malah berdempetan begitu!

Mana bisa aku memindainya!

More Indonesian subtitles for Parasyte -the maxim-

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left