The first 188 lines.
"Rahasia Lili Merah" Sub by WeTV & Ripped by skysoultan
♔ Follow @skysoultan on Instagram ♔
Duduklah.
Ada urusan apa mencari saya?
Direktur Xu,
perusahaan kalian ini benar-benar bagus.
Hanya saja sikap karyawannya
tidak baik.
Saya pertama kali datang
tapi sudah diusir keluar.
Ini agak tidak sopan kan?.
Saya tadi melihatnya,
Zhuo Yang biasanya
tidak begini menyambut orang.
Apa kalian berdua ada perselisihan?
Saya rasa, dia seharusnya mau
marah mewakili temannya.
Saya katakan hal yang sebenarnya padamu,
saya baru berkelahi dengan Lin Heping.
Kalian berdua sudah
bukan remaja.
Kenapa begitu bertemu langsung berkelahi?
Apa karena Nan Sheng?
Demi orang yang sudah meninggal,
apa itu perlu?
Tidak perlu kah?
Kamu datang mencari saya sebenarnya ada urusan apa?
Baiklah, saya akan langsung pada intinya.
Saya hari ini datang
sebenarnya adalah untuk meminta kompensasi.
Tempat itu dibuka oleh temannya Profesur Su.
Tidak bisa merusak barang,
lalu pergi begitu saja.
Ini bonnya.
Saya harap
kamu menunjukkannya pada Lin Heping.
Totalnya 35.400.
Ini adalah hal kecil, tidak masalah.
Selama orangnya tidak apa-apa sudah cukup.
Letakkan saja bonnya di sini.
Nanti,
saya akan menyuruh bagian keuangan mengirimnya padamu.
Baiklah, terima kasih.
Saya pergi dulu.
Saya tidak antar kamu.
Bye-bye.
Pak Ben.
Pak Ben.
Pak Ben.
Ben...
Jangan ketuk lagi.
Tidak akan ada orang yang membuka pintu untukmu.
Rumah ini akan segera dihancurkan.
Penghuninya sudah pindah dari lama.
Sudah pindah?
Kalau begitu apa Anda tahu
dia pindah ke mana?
Saya punya urusan yang sangat penting mencarinya.
Tapi saya tidak bisa menghubunginya.
Saya tidak tahu.
Terima kasih.
Halo, Xiao Zhang.
Cepat bantu saya periksa,
di mana kantor
Sutradara Jin Ke itu.
Jangan tanya kenapa.
Ben ini pindah rumah.
Saya tidak bisa menghubunginya.
Saya harus tahu dengan jelas
apa yang terjadi.
Baiklah, cepatlah.
Pak Yan.
Benar-benar tidak mudah bertemu denganmu
Bu Li.
Bagaimana bisa, Pak Yan?
Membuatmu menunggu lama,
mohon maaf.
Saya dengar kamu menghilang beberapa hari ini.
Karyawanmu juga tidak bekerja lagi.
Mencarimu ke mana-mana.
Lin Heping hari ini ijin tidak masuk karena sakit.
Perusahaan kalian ini
sebenarnya apa masih mau lanjut?
Pak Yan,
ini hanya kadang-kadang terjadi saja.
Berikutnya tidak mungkin terjadi lagi.
Ali, saya sudah bilang padamu
jangan buat masalah lagi.
Kamu terus membuat saya kecewa.
Kamu tahu dewan direksi
jelas-jelas tidak akan
memaafkanmu dengan begitu mudah.
Kalau mereka tidak
mementingkan muka Lin Heping,
mereka tidak mungkin berinvestasi pada Lipingge,
membantu kalian IPO.
Menurut Pak Yan,
saya berhari-hari
bekerja tanpa mengenal siang dan malam,
apa semuanya tidak berguna
di mata dewan direksi?
Saya hanya ingin bicara terus terang padamu,
dewan direksi akan segera meminta
Lin Heping untuk menggantikanmu sebagai direktur.
Siapa yang bilang mau menggantikan saya?
Seluruh direktur.
Kenapa?
Apa kamu mau membuat keributan di mana-mana?
Ali,
saya harap kamu sendiri
bisa bekerja dengan baik
untuk posisimu sendiri dan perusahaan ini.
Kamu urus saja sendiri dengan baik.
Waktunya sarapan.
Cepat habiskan sarapannya.
Kemudian minum obatnya.
Cepat makan, mumpung masih panas.
Kenapa kamu memandangi saya?
Saya bukan obat.
Kamu melihat saya juga tidak bisa membaik.
Cepatlah makan,
saya nanti masih ada urusan.
Kamu belum tahu kan?
Saya beri tahu kamu
novel "Bertemu di Barcelona" saya itu
dibeli oleh seorang sutradara.
Dia mau membuatnya jadi sebuah film.
Keren tidak?
Beneran?
Dibuat jadi film?
Kalau begitu apa saya sudah menggali tambang emas?
Tambang emas apa?
Kamu lihat, kamulah tambang emas itu.
Jangan tempelkan emas di mukamu,
saya beri tahu kamu.
Dari awal memang begitu.
Kamu lihat,
saya sebenarnya dari dulu sudah menyadari
bakatmu.
Karena itu saya membuatmu tetap tinggal di dalam negeri.
Tidak membiarkanmu kembali.
Kalau tidak, dari mana kamu bisa dapat kesempatan ini?
Betul kan?
Saya menyadari
kulit mukamu sekarang ini
tebal sampai mau mengelupas.
Dari awal memang begitu,
saya yang menyadari hal tentangmu duluan.
Saya jadi agenmu saja.
Jangan omong kosong lagi.
Saya mau pergi dulu, cepatlah makan.
Kamu lagi-lagi membantu saya.
Kalau kamu suka pada saya, katakan saja.
Kenapa harus memaksa dirimu sendiri?
Kalau kamu menghadapi kesulitan apa pun,
kamu juga katakan pada saya.
Saya akan membantumu.
Bagaimana mungkin?
Tidak mungkin.
Ingat minum obat tepat waktu.
Sudah bangun ya?
Kemarilah makan sarapannya,
baru pergi kerja.
Tidak perlu, saya makan di perusahaan.
Kemarilah.
Ada sesuatu yang mau saya bicarakan denganmu.
Lagi-lagi ada masalah yang mau dibicarakan dengan saya.
Kali ini ada apa lagi?
Apa ini?
Apa ini?
Saya kemarin mencari Qiao Man.
Sikapnya terhadap urusan ini
jauh lebih terbuka daripadamu.
Saya tahu kamu mau melindunginya,
tapi
dia tidak menolak.
Dia mengatakannya sendiri,
dia bilang akan membuat perjanjian sendiri.
Kenapa kamu tidak berani terang-terangan?
Kenapa kamu memanfaatkan kesempatan saat saya tidak ada?
Kenapa kamu tidak berani
mengatakannya pada saya sebelum melakukannya?
Apa saya belum pernah mengingatkanmu?
Apa saya tidak menyuruhmu melakukan ini?
Apa kamu sudah melakukannya?
Kamu tidak melakukannya.
Jadi saya hanya bisa
mencari Qiao Man sendiri.
No comments yet. Be the first to leave one.