MINDHUNTER

MINDHUNTER

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

Mindhunter-Ep5
A Commentary by unickunru
sub amatiran

Tags

other
Published on: 2017-10-24
Downloads: 36
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Namanya Benjamin Barnwright,

tapi semua orang memanggilnya Benji.

Kembali ke kota, seperti kataku dulu.

Benji di rumah menonton TV di malam pembunuhan?

Itu yang dia sampaikan dan aku percaya.

Dia biarkan kami memeriksa mobilnya, tak ada surat perintah.

Dan kami tak temukan apapun kecuali rambut Beverly Jean,

tapi di kursi penumpang, seperti perkiraanmu.

Kursi penumpang bukan cara terbaik memindahkan mayat,

menurut opiniku.

Tapi katamu dia dirumah sendirian menonton?

- Itu bukan alibi kuat. - Kenapa?

Bukankah itu yang umumnya orang lakukan di malam hari?

Benjamin pastinya seperti orang kebanyakan.

Dia bekerja di tempat yang sama sejak SMU,

mengantongi belanjaan di A&P.

Bekerja di A&P? Dia punya akses ke mobil pengantaran?

Tidak. Hanya bekerja di situ saja.

Dia menunggu kita?

Dia sedang berkabung, kukira lebih sopan kalau memberitahunya.

Kita harusnya membawa bir.

- Bisa kubawakan kopi? - Tentu.

Ini instan. - Aku tidak usah, makasih.

Akan kutunggu.

Uh...

Aku ada donat juga. Setengah toping- setengah kue.

Aku ingin donat. Makasih, Benjamin.

Makasih sudah menemui kami, Mr. Barnwright.

Benjamin.

Aku Bill Tench, ini Holden Ford. Kami dari FBI.

Dia bilang kalian akan membantu kasus ini.

Kamu turut berduka tentang pacarmu.

Aku masih tak percaya.

- Sudah berapa lama kamu bersamanya? - 18 bulan.

Jadi ini cukup serius.

Kami baru bertunangan.

Langkah yang besar.

- Aku sudah mengenalnya saat bertemu dia. - Bagaimana bisa?

Uh, kami melihat hal dengan cara yang sama.

- Dan berapa umurmu? - 26 tahun.

Kamu bermain olahraga di SMU? Kutebak bukan tim futbol.

- Band? Debat? - Bukan.

Lalu apa yang kamu lakukan?

Uh, tak ada.

Pekerjaanmu sekarang bagus. Punya tempat sendiri dan lain-lain.

Tempat ini untuk Beverly Jean.

Dia minta kamu untuk pindah?

Aku ingin kami punya privasi.

Dimana kamu sebelumnya?

Beberapa blok di Chestnut.

- Dengan keluargamu? - Dengan ibuku.

Pasti sulit untuk ibumu, melihatmu meninggalkan rumah.

Kurasa dia senang melihatku melanjutkan hidup.

Dia mencintai Beverly Jean seperti aku.

Mrs. Barnwright juga ke gerejaku. Persatuan Metodis Pertama.

Jadi kalian berdua bertemu di gereja?

Yeah. Kamu dan Rose.

Sebagian besar dengan pengawasan kini. Aku tak bisa pergi jauh.

Apa ibumu orangnya disiplin?

Maksudmu ketat?

Yeah. Dia berkuasa?

Uh...

Dia hanya menangis.

Kuyakin ini sulit membesarkan dua anak tanpa ayah.

Yeah, dia berpisah saat aku usia 10.

Seperti apa ayahmu? - Aku kurang ingat.

Kamu dan Beverly Jean pernah bertengkar?

Cukup wajar untuk pasangan muda.

Kadang-kadang.

Pertengkaran soal apa?

Hanya hal bodoh.

Seperti apa?

Seperti, uh...

Film apa yang akan dinonton.

Ada ketegangan menjelang pertunangan?

Tidak, pak.

Kamu dapat tempat ini untuknya? Dia suka?

Dia, uh...

Dia ingin membuatnya cantik saat dia pindah.

Kapan dia akan pindah?

- Setelah pernikahan. - Tradisional, huh?

Itu untuk ibumu?

Itu cuma untuk menjaganya tetap wajar.

Apa dia perawan sampai di pernikahan?

Mungkin dia tak mau menunggu.

Para gadis suka bermain-main sama seperti laki-laki.

Itu tidak apa, Benjamin.

Kami mengerti, itu...

Itu pribadi.

Kami tak akan mengusiknya.

Uh...

Beverly Jean, uh, penga...

pengala...

Pengalaman pertama seksualmu?

Yeah.

Tapi dia baik.

Entah kenapa semua ini ada hubungannya dengan yang terjadi padanya...

Dengar, Benjamin. Kami dari unit khusus FBI.

Kami menyelidiki pembunuhan saat ada sudut seksual didalamnya.

Mungkin tak mengenakkan, tapi ini yang kami kerjakan.

Itu mengerikan, yang terjadi padanya.

Apa dia tahu?

Mark, serius?

Dia hanya tahu soal dadanya. Itu petugas lainnya...

- Sulit untuk merahasiakannya. - Kuingin bicara pada Mrs. Barnwright.

Kita harus menepi di telpon umum, beritahu dia juga?

- Itu akan adil. - Bagaimana dengan air mata?

- Aku tak percaya. - Pikirmu dia memalsukannya?

- Kurang lebih begitu. - Mengingat yang telah dia alami?

- Itu pasti membuat kita bebas. - Jelas dia anak mama.

Atau dia tahu cara bermainnya.

Apa maksudmu?

Dia perjaka? Dia menjual donut?

Semua itu bisa saja sudah dilatih,

apalagi sejak dia tahu kita akan datang.

Benjamin tampaknya tidak bersandiwara padaku.

Dua Federal di ruang tamu mu akan membuat orang gugup.

Lihat dia, pikirmu dia bisa memindahkan mayat dengan mudah?

Tidak tanpa bertumpahkan air mata.

Aku selalu mengkhawatirka Benjamin.

Dia tinggal denganmu saat dia bertemu Beverly Jean?

Dia begitu semangat punya pacar.

Apa Beverly membalas perasaan itu?

Katanya Beverly tergila-gila padanya.

- Kamu menemuinya? - Tentu saja.

Bagaimana kebersamaan mereka?

Mereka... normal.

Beverly menggodanya. Dia seolah tak menyukainya, tapi kutahu dia suka.

Benjamin bilang mereka kadang berdebat.

Apa kamu menemuinya?

Pagi ini.

Dia dalam masalah?

Kami hanya meinginspeksi kasusnya lagi,

bicara pada orang yang mengenal Beverly Jean.

Aku tak pernah mendengarnya berdebat.

Benjamin itu lembek, tahu.

Seperti apa dia sebagai seorang anak?

Dia selalu sensitif, tapi saat ayahnya pergi, dia...

Apa maksudmu?

Yah...

dia mulai banyak menangis, di kamar.

Dia tak mau meninggalkan rumah.

Itu pasti sulit.

Aku harus meninggalkan anak-anak di masa mereka membutuhkannya.

Rose membantu, tapi dia masih kecil.

Di masa-masa sulit itu. Aku banyak berdoa.

Kemudian Rose bertemu Frank dan dia pindah dengan kami.

Frank Janderman.

Itu benar.

Mereka baru punya anak.

Cucu pertamamu?

Selamat.

Orang-orang lalu bicara soal Frank, tapi aku tak pernan mendengarnya.

Aku mencintainya dari saat pertama bertemu. Masih cinta.

Apa Benjamin merasakan hal yang sama?

dia mulai keluar rumah.

Dia jadi bergaul dengan Frank.

Frank melindunginya.

Dia tak akan biarkan siapa saja didekat Rose.

Dia malah mempekerjakan Benji agar aku tak bekerja dua giliran.

Kadang Rose bilang aku lebih mencintainya dibanding dia.

Kapan ini?

uh... mereka menikah saat usia 18,

jadi Rose pasti telah...

berumur 15, 16 saat itu.

Frank pindah kerumahmu. Kenapa?

Aku tidak ingat.

Dia ada beberapa masalah di rumah dengan ayahnya, seperti anak lain.

Tapi ayahnya memberi tempat untuk mereka saat mereka nikah.

Dan Benjamin di rumah denganmu sampai dia bertemu Beverly Jean?

Itu saat yang aneh.

Kami begitu bahagia Rose dan Frank memiliki anak,

kemudian Benjamin kehilangan cintanya dengan cara mengenaskan.

Ibu sama dengan putranya.

Pikirmu ada gen untuk menangis?

Aku terus bertanya-tanya kenapa Beverly dengannya sejak awal.

Dia mungkin suka kalau dia lebih tua,

enak diajak bicara. Dia sensitif.

"Setengah toping, setengah kue"?

Tentu.

Kuyakin Beverly menyuruh si Benji malang

menangani keberhasilannya.

Mungkin dia ingin pria baik dengan gaji tetap yang mencintainya.

Terserah kamu, Ocasek.

Ada apa?

Kita sudah selesai.

Kujamin Mrs. Barnwright ini hanya formalitas.

- Ini bukan formalitas. - Aku tahu ini formalitas.

Jadi sisa siapa lagi?

Masih ada Alvin.

Kamu tak ingin dia ikut dalam komunitas. Kalian berdua.

Siapa yang jauh-jauh datang untuk menurunkan populasi?

Jika kamu memburu para gadis, kamu ke kota besar.

Kamu bebas dengan pejalan kaki.

Kenapa memilih tempat seperti ini?

Bagaimana pengembara bisa tahu dimana pembuangannya?

- Hai. - Akhirnya.

Aku punya hal-hal seru untuk diperiksa.

Ooh. Pekerjaan?

Yeah, ini kurang seksi,

More Indonesian subtitles for MINDHUNTER

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left