The first 200 lines.
A-Apa maksudmu itu?
Bu-Bukan aku yang memilihnya.
Punyamu lebih besar dariku.
Jadi, orang yang interseks beradaptasi sesuai pasangan yang dipilihnya, ya.
Kalau terlahir sebagai wanita, maka akan temukan seorang pria!
Aku keluar duluan!
Asyik!
Aku punya kartu jamur, lo!
Ayo kita main setelah selesai mandi!
A-Apa?
Aku takkan main kartu denganmu!
Kuharap pesawat koloni kembali dengan selamat ke Sidonia.
Itu sih kalau Sidonia masih ada.
Di sini markas utama satelit kedua Planet Tujuh.
Kumparan, jawab. Kumparan.
Kami bisa dengar dengan jelas.
Tempat ini seperti sur—
Ada apa?
Ada apa?
Markas utama, di sini kumparan!
Kita dalam bahaya!
Gau—
mari menuju kemenangan dengan cahaya
iza yuke hikari are
kesatria, kesatria, kesatria sidonia
knights, knights, knights of sidonia
kesatria, kesatria, kesatria sidonia
knights, knights, knights of sidonia
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
ZAINUDDINARI MEMPERSEMBAHKAN
benteng perang kita hanya tempat 'tuk istirahat
seikan ni yuku toride ha yuiitsu no ansokuchi
menggigil dan bersedih, menuju perang dalam mimpi
shousou ni uchifurue yuen ni ha sei to shi
kesatria, kesatria, kesatria sidonia
knights, knights, knights of sidonia
oh kesatria, kesatria, kesatria sidonia
oh knights, knights, knights of sidonia
kita harus putuskan 'tuk berkumpul sekarang
koko e iza tsudowan to michibikareshi ha
bawa semangatmu 'tuk hadapi musuh
kokorozashi tazusaete tachimukae
demi lindungi hidup cerah kita dengan cinta
mamoritsugu ai to kagayake inochi
terus maju dengan tekad bulat
kakan ni susumu warera
kesatria sidonia
sidonia no kishi
m -1 -98 l 408 -98 l 408 15 l -1 15
REUNI
Aku
Aku
mencari jaringan gen terminal.
Apa yang akan terjadi kepada Killy?
Kita semua mendukungnya, 'kan.
Taruh tiang itu di sebelah sini.
Baik.
Tunggu, Tsumugi.
Kalau kena, bagaimana?
Jangan khawatir.
Aku takkan mengenaimu, kok.
Dorong ke belakang sedikit.
Permisi!
Ren!
Maafkan aku.
Tanikaze.
Gardes tak bisa terbang secepat dirimu.
Memang tak ada yang terluka sih,
tapi kau harus lebih hati-hati, ya.
Ah, baik.
Kalau begitu, jangan terus murung seperti itu.
Ayo kita kembali membantu.
Anu, Tanikaze.
Bagaimana kau bisa tahu perasaanku?
Kau terkejut barusan.
Kau tak tahu, ya?
Aku bisa tahu perasaanmu lewat mukamu.
Apa kau tersenyum?
Duh, jangan lihat aku, dong!
Tsumugi!
Akhirnya kita pindah juga, ya.
Ya, akhir-akhir ini kita sangat sibuk.
Aku sudah tak sabar untuk masak bahan ini.
Aku yakin resep buatan nenekku sangat enak.
Aku menantikannya.
Aku pulang.
Selamat datang!
Aku pulang, Tsumugi.
Yuhata!
Mereka sudah pulang!
Apa?
Tunggu sebentar, ya!
Yuhata ada di sini?
Tunggu!
Kau tak boleh ke atas sekarang.
Tunggu dulu di bawah.
Kenapa?
Apa yang kaurencanakan?
Tunggu!
Izana!
Tanikaze!
Eh?
Kenapa barang-barangku ada di sini?
Ini...
Tsumugi, sudah selesai, lo.
Permisi.
Tunggu, Tsumugi?
Ke sini.
Ada apa ini?
Apa ini?
Baiklah.
Kalian boleh buka mata.
Ada apa ini, sih?
Jreng!
Wah!
Apa ini?
Kootatsu!
Bu Hiyama yang memberikannya!
Aku tahu ini Kootatsu.
Yang kutanyakan adalah kenapa seluruh isi kamarku dipindahkan?
Hanya kamar ini yang punya tikar.
Masih ada banyak ruangan untukmu.
Omong-omong, kamarku di sebelah kamar milik Tanikaze.
Kita harus hemat tenaga setelah dukungan kemarin.
Karena itu, sekarang aku akan tinggal di sini.
Izana!
Hebat!
Kau bisa mengupasnya hanya dengan satu tangan!
Tsumugi, berhentilah bermain-main.
Yuhata sangat berisik sekali, ya.
Selamat pagi.
Pagi.
Kau sudah biasa dengan seragammu?
Ya, sedikit.
Kalau begitu,
ayo kita coba pengendalian sepuluh jarimu.
Otak manusia sangat hebat, ya.
Ya, terkadang aku merasa terlahir dengan sepuluh jari di satu tangan.
Coba kau sesuaikan jarimu dengan pengendalinya.
Baik.
Itu akan berikan info Gardes milikmu langsung lewat otakmu.
Kau akan merasa jadi Gardes-nya kalau tutup mata.
Kalau ini, masih belum terbiasa.
Aku pulang.
Nenek, kau ada di sini.
Jarang sekali.
Apa yang terjadi dengan matamu?
Tanganmu juga?
Aku terpental saat peringatan gravitasi.
Kau harusnya lebih hati-hati.
Ini bukan masalah besar, kok.
Ada perlu apa kau ke sini?
Hanya ambil pakaianku yang tersisa, kok.
Bagaimana rumah barumu?
Aku punya teman sekamar kemarin. Jadi, sedikit menarik.
Kau terlihat lebih feminin sekarang.
Sudah kuduga, Tanikaze yang sudah melakukannya untukmu, 'kan.
Ap- Ti-Tidak, kok!
Oh ya, Izana.
Ikut aku.
Aku masih punya beberapa pakaian saat aku masih muda.
Pilih saja sesukamu.
Desainnya unik sekali, Nek.
Bagaimana kalau yang ini?
Oh, bagaimana, ya?
Kau terlihat seperti saat aku muda!
Pakai ini dan kita jalan-jalan keluar, ya!
Eh?
Aku tak mau pakai pakaian itu!
Terlalu vulgar, tahu.
Begitu, ya.
Maaf ya, aku terlalu berlebihan karena mengenang masa lalu.
Apa boleh buat.
Tapi, sebentar saja, ya.
Nenek, ayo kita pulang.
Hanya sebentar, kok.
Kukira toko itu ditutup!
Nenek!
Ah.
Terima kasih sudah menemaniku.
Hampir semua teman-temanku menghilang.
Sudah lama aku tak pernah lakukan hal seperti ini lagi.
Nenek sepertinya sangat awet muda.
Aku senang lihat wajah bahagiamu.
Ah, maaf, Izana.
Aku harus pergi bekerja sekarang.
Maksudmu aku harus pulang sendiri?
Maaf, ya!
Semoga tak ada orang yang kukenal.
Izana?
Apa yang kaulakukan?
Anu, nenekku yang menyuruhku pakai pakaian ini, lalu...
Padahal aku sudah bilang tak mau.
Ya.
Apa yang kaulakukan di sini, Nagate?
Aku hanya sedang dalam perjalanan pulang.
Ah. Begitu, ya.
Peralatannya sudah seabad lebih!
Akhirnya sampai!
Tsugumori Tipe 17!
No comments yet. Be the first to leave one.