Yowamushi Pedal: Grande Road

Yowamushi Pedal: Grande Road

Download Indonesian Subtitle

Release info

[Anti] Yowamu Pedal - Grande Road - 13 (720p) [22B1A9A8] Track02
A Commentary by undeathx
http://antifs.eu/yowamushi-pedal-grande-road/

Tags

720p
720
Published on: 2015-12-17
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku juga.

Kapten Kinjou, juga?

Cepat sekali.

Cepat sekali.

Apa ini kekuatan sesungguhnya kakak kelas tiga Sohoku?!

Gawat. Kita melaju cepat sekali ....

Tekanan yang hebat sekali!

Kalau dibandingkan dengan mereka, kami bukan apa-apa ....

Apa ini cara kelas tiga bersepeda di Interhigh ...

... saat mengincar kemenangan?

Songong!

Ya.

Kak Makishima!

Kami sudah siap.

Segeralah tinggalkan kami.

Untuk mengejar SMA Hakone kami hanyalah beban.

Segera tinggalkanlah kami dan pergi duluan.

Tidak bisa.

Ini pesan dari Kinjou, kalau kalian masih punya tugas.

Lihat punggung kami.

Sampai tiba di gunung.

Di keadaan kami tidak bisa menang kecuali mengejar SMA Hakone ...

... yang bisa kami lakukan ...

... hanya melihat saja.

Jangan berbalik. Maju, majulah tanpa gentar.

Don't turn back osorezu mae e mae e

Kita tak punya waktu menoleh.

yosomi shiteru hima wa nai

Mustahil

no way kienai itami mo daite

mendekap

perih yang tak bisa lenyap,

karena justru itu yang hubungkan kita.

hosoi ito wo tsunage

Satu peluang dari sikap agresif yang teguh.

One chance nogasazu seme no attitude

Belahlah takut itu dengan kedua tanganmu.

sono ryoute de kirisake kyoufushin

Dendam yang tak mudah tergoyahkan,

kantan ni wa yuzurenai revenge

itulah yang membuka jalan yang terkunci.

tozasareteta michi wo hirake

Penyesalan yang menumpuk itulah

kasanatteku koukai mo itsuka mirai ni kaete ikeru

yang jadi bekal masa depan.

Kesalahan yang terkumpul itupun

machigatte hiroiatsumeta garakuta wo migake

yang buat sampah sepertiku berubah.

Aku tak 'kan pernah menyerah.

I will never ever give up

Karena ada kemenangan yang harus kuambil.

mada torimodoseru glory

Meski harus kutelan pahitnya linang air mata.

nagashita namida no nigasa nomikonde

Aku tak 'kan pernah menyerah.

I will never ever give up

Meski harus babak-belur, nanti.

boroboro ni nattatte

Tekad kita yang terhubung ini,

tsunage sono ishi wo

juga rasa aspal ini

asufaruto no aji wasurenai ze

tak kulupakan.

Tak kulupakan!

wasurenai ze

Habis-Habisan di Danau Yamanaka

Habis-Habisan di Danau Yamanaka

Cepat sekali!

Yang memimpin memang Juara SMA Hakone!

Mana Sohoku?

Kita tidak bisa tinggal diam di sini!

Kelas tiga Sohoku maju ke depan!

Mereka mulai bergerak!

Berjuang!

Tinggal beberapa kilometer lagi sampai gunung.

SMA Hakone mencoba memperlebar jarak dan mengakhiri balapan ini.

Di keadaan yang akan jadi bukan pertandingan lagi jika tidak mengejar mereka.

Yang bisa kami lakukan ...

... hanya melihat saja.

Gantian!

Terlihat!

Terlihat, SMA Hakone!

Masih belum.

Gantian!

Cepat sekali!

Gantian, Kinjou!

Aku masih belum berguna dalam hal apa pun.

Di balapan aku hanya menarik Kapten Kinjou setengah jalan.

Sohoku bisa tertinggal Hakone saat ini ...

... karena kekuatanku tidak cukup!

Mundurlah, kelas satu.

Kerja kalian sudah bagus.

Kerja kalian sudah bagus?

Aku tidak melakukan apa-apa.

Demi tim ini, aku belum melakukan apa-apa.

Tapi, kenapa mereka menyuruh kami mengikuti mereka sampai gunung?

Jika ditinggal lebih baik ....

Tidak! Apa yang aku pikirkan?

Ini perintah.

Ini pertarungan tim.

Saat ini, aku harus fokus pada yang ada di depanku!

Apa, Naruko?

Aku merasakan hal yang sama denganmu.

Mengakhiri balapan di sini ....

Dan disuruh melihat punggung mereka sama saja membunuhku.

Tamat sudah Interhigh-ku.

Sudah berakhir ....

Karena aku masih kurang kuat.

Jangan samakan aku denganmu—

Kita ini sama!

Padahal masih punya tenaga, tapi malah ragu!

Aku juga bisa bilang itu padamu!

Sial!

Kita sudah ...

... berakhir.

Onoda.

Dia melihat ...

... punggung mereka.

Lihat punggung kami.

Lihat, hebat sekali.

Kelas tiga yang berusaha sekuat tenaga ...

... hebat sekali.

Baru kali ini aku melihatnya sedekat ini.

Saat aku bersepeda bersama Kak Makishima,

dia berkata sesuatu tentang sepeda.

Sepertinya aku hanya bisa berkomunikasi dengan bersepeda.

Dia bilang hanya bisa berkomunikasi dengan bersepeda.

Bagaimana, ya .... Rasanya kita sedang berkomunikasi.

Ini memang aneh ..., tapi itulah yang aku rasakan.

Saat ini, aku merasa kelas tiga ingin mengatakan pada kami ...

... jadilah lebih kuat.

Lebih kuat ....

Mereka tetap menjaga kami agar bisa memberi tahu itu.

Demi kami ....

Demi kami nanti ....

Paman, Kak Makishima, Kapten Kinjou ....

Mereka melihat Sohoku ....

Masa depan kami!

Naruko!

Ya, songong!

Hah?

Terima kasih, Onoda.

Makasih, Onoda.

Eh?

Aku sudah sadar!

Ya!

Mungkin butuh satu menit untuk berubah ....

Bisa juga satu tahun.

Tapi, jika kalian ingin kami melihat punggung kalian, akan kulihat!

Aku akan lihat punggung kalian sampai berlubang!

Tugas siapa yang sudah berakhir?

Itu kau, 'kan!

Ya, itu aku!

Aku juga!

Suasananya berubah.

Pasti ulah Onoda.

Lebih cepat lagi, Tadokoro!

Sisanya, jangan sampai tertinggal!

Siap!

Bagaimanapun juga sebelum gunung, mereka harus kami kejar ...

... dengan tekad enam orang!

Sudah terkejar, SMA Hakone!

Dengan ini potongan harapan sudah terhubung, Kinjou!

Tidak, belum!

Mereka datang.

Tinggalkan mereka, Shinkai.

Oke, Juichi.

Susul barisan mereka, Tadokoro!

Ya!

Akan kami ikuti barisan mereka, dengan tekad enam orang!

Kita benar-benar mengejarnya!

Ini belum berakhir, kelas satu. Fokuslah!

Kita akan mengikuti barisan, menyusul barisan!

Kita akan bertarung!

Mereka ...

... benar-benar ingin menyusul barisan ...

... SMA Hakone!

Ganti, Tadokoro!

Ya!

Kami sudah menduga bisa membuat jarak lebar di jalan datar.

Sudah kuduga, Kinjou.

Kau mengejar dengan tekanan yang sampai bisa dirasakan dari jauh ...

... apa pun risikonya ...

... harus berhasil mengejar.

Apa itu Sohoku, Kinjou?

Tersisa 3,2 kilometer untuk sampai memasuki gunung.

Jika tertinggal di sini, kita langsung berakhir.

Cara bertarung melawan peserta ...

... yang berkumpul di SMA Hakone adalah ...

... kekuatan tekad enam orang yang dipegang teguh ...

... untuk terus maju!

Saat ada hati yang hampir hancur, yang lainnya menolong dan membantu ....

Jika terselamatkan, akan berubah jadi rasa pantang menyerah.

Tekadnya akan disalurkan lewat sepeda, yang membuatnya bergerak pasti.

Menyadari adanya orang di belakang, sudah membantu mendorong punggung.

Meski mereka berada di belakang, tapi rasa percaya mereka menolong kami.

Kekuatan penuh bersama ....

Itulah cara balap sepeda kami!

Itulah cara Sohoku melaju!

Kami berhasil menyusul barisan mereka!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left