Agam

Agam (आगम)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Agam 2022 WEBRip id
A Commentary by Kudalumping
Durasi: 01:19:16

Tags

webdl
Published on: 2024-08-31
Downloads: 43
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 168 lines.

Menurut wasiat terakhir Kepala Biara.

Kepala Biara baru di pertapaan ini adalah Maharaj Naren.

Tolong jangan berpura-pura.

Naren.

Ada apa?

Apa yang kau pikirkan?

Sarla...

Hatiku bersedih.

Aku mencoba memberitahumu, tapi

tapi... aku tak bisa.

Naren...

Ada sesuatu yang ingin kuberitahukan padamu juga.

Tapi pertama-tama, kau harus berbagi dilemamu denganku...

Aku akan sangat menyukainya.

Kau juga akan merasa tidak terbebani.

Yang membedakan makhluk hidup dengan Brahma (Pencipta)...

adalah ilusi... yang juga disebut ketidaktahuan.

Saat makhluk hidup mengurangi dirinya dari ketidaktahuan

dia akan mencapai Brahma.

Jadi, dakwa pertamaku adalah

jika ketidaktahuan adalah kualitas Brahma yang tidak lazim

maka ketidaktahuan tidak bisa dihancurkan.

Karena setiap kualitas itu alami.

Teguh di bawah pohon yang memberinya perlindungan.

Sama seperti mimpi itu bohong

sering kali kita salah mengira tali sebagai ular di kegelapan

demikian pula, karena ilusi, kebohongan, dan ketidaktahuan ini

setiap makhluk hidup percaya dunia ini nyata.

Kenyataannya, tidak ada penciptaan dunia, tidak ada malapetaka atau ahli.

Atau seseorang yang menginginkan keselamatan.

Brahma adalah satu-satunya kebenaran... tidak lebih.

Menurut Advait Mat,

jiwa tidak melakukan perbuatan apa pun, atau mengalami kesenangan apa pun.

Maaf.

Ada janji terakhir?

Berjanjilah untuk tidak bohong atau menipu lagi.

Tidak... Aku tidak pernah menipu siapa pun.

Tanpa tipu daya apa pun.

Dewa mengunjungimu dalam mimpimu?

Aku tidak seberuntung itu.

Dewa memberkatiku dalam mimpiku.

Dengar, Nak.

Bagaimanapun juga, dia ibumu.

Maafkan dia.

Dia tidak melakukan dosa apa pun.

Bukannya cintaku cukup berharga

untuk memberimu kedamaian?

Sarla...

Aku sangat menyayangkan.

Saat ini aku membutuhkan cinta.

Cintaku bersamaku.

Tapi...

Naren.

Pakaian ini tidak punya eksistensi tersendiri.

Jiwa kita terjalin bersama dalam cinta.

Bagaimana bisa kain atau warna apa pun

hadir di antara kita?

Lupakan semuanya, Naren.

Aku harus memberitahu sesuatu yang penting.

Tapi kau tersesat dalam dirimu saat ini

Sarla.

Takdir adalah dasar dari setiap ikatan duniawi.

Dan takdir kita juga.

Nama Ram abadi.

Nama Ram abadi.

Nama Ram abadi.

- Sekotak daging manis? - Ya, benar.

- Oke-oke. - Ya.

- Silakan... - Sampai jumpa.

- Bibi... kunjungi kami lagi. - Tentu saja sayang.

Ada apa?

Kau merasa baik-baik saja?

Nama yang tidak disebutkan namanya hidup tanpa akhir.

Tidak ada kebenaran lain.

Ya ampun, ini desa orang mati.

Bagaimana?

Baunya aneh.

Bagaimana kalian bisa tinggal di sini?

Dibutuhkan seumur hidup

untuk mencapai posisi kami saat ini.

Kau beruntung

untuk sampai ke sini dengan mudah.

- Salam, ibu. - Semoga diberkati, sayang.

Biarlah... aku yang melakukannya.

- Tidak-tidak... - Duduklah.

Aku sudah selesaikan yang itu.

Aku akan melakukannya lagi.

- Ibu. - Ya, Nak.

Aku mau ke Godolia, dan aku kembali malam hari.

Nama Ram abadi.

Nama Ram abadi.

Nama Ram abadi.

Nama Ram abadi.

Daging manis Bhola ini sangat terkenal.

Aku bawa ini untukmu.

Itu lebih bagus.

- Aku akan menyelasaikannya. - Tidak.

Nak.

Ya, ibu.

Besok pergilah ke tepi sungai dan cari kayu.

Mereka menjual dengan harga murah.

Inflasi selalu tinggi.

Satu orang saja tidak bisa mengurus seluruh rumah.

Dan

bawalah kayu kering.

Kau bawa banyak kayu basah kemarin.

Itu mempersulit menantu perempuanku.

Sayang, sajikan banyak roti untuknya.

Apa yang terjadi?

Ada kematian dan asap di mana-mana.

Aku merasa tercekik.

Kau di sini sebagai ayahku, atau...

Aku tidak bisa jadi pemujamu.

Dan aku tidak punya kemampuan untuk menjadi ayahmu.

Siapa yang mengirimmu ke sini?

Kalyani Devi? Untuk penebusan?

Tidak.

Aku di sini untuk memecahkan dilema.

Dilema apa?

- Dilemaku... atau dilemamu. - Kita berdua.

Nak... aku harus pergi bekerja.

Aku harus mendapatkan uang, tapi aku kehilangan kesehatan.

Aku divonis mengidap suatu penyakit

dan aku tidak punya ahli waris.

Ibumu tidak bisa melakukan apa pun.

Dia tidak mau melakukan apa pun dengan sukarela.

Aku tidak pernah menyalahkannya.

Kau juga harus memaafkannya.

Setidaknya Kalyani bisa mati dengan tenang.

Om Shant... Shanti... Shanti...

Ini bukan salahmu.

Ini karena pakaian-pakaian ini.

Ini sandiwara... bohong.

Kita mengenakan pakaian ini

dan mengaku mencapai Dewa.

Tapi itu hanya untuk maksud mengumpulkan peminatnya.

Maafkan aku.

Dewa Krishna lahir pada malam yang gelap.

Di alam semesta tidak ada yang lahir dalam cahaya.

Setiap orang... lahir dalam kegelapan.

Bahkan saat benih bertunas itu tumbuh

dari kegelapan bawah tanah.

Bunga akan mekar di bawah cahaya

ia lahir...

Mereka dilahirkan dalam kegelapan.

Proses kelahirannya begitu misterius

hanya bisa terjadi dalam kegelapan.

Bahkan yang terjadi dalam dirimu

dikandung dalam kegelapan.

Puisi lahir

dalam kegelapan pikiran.

Meditasi lahir...

dalam kegelapan.

Kegelapan adalah

tempat yang tak tersentuh oleh cahaya pengetahuan.

Sudah berakhir.

Ayo.

Aku sudah bilang ribuan kali...

Ayo.

Aku mau jadi ibu bagi anak seperti Dewa Shiva.

Aku mau anak seperti Shiva.

Kau bisa memberiku itu.

Yang bisa kuberikan hanyalah berkahku...

Tapi anak yang lahir

harus diserahkan di rumah sakit jiwa Dewa

dan pertapaan ini.

Aku tidak pernah melihatnya lagi setelah itu.

Dia punya seorang anak, dan hasratku juga terpuaskan.

Agam subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left