The first 200 lines.
"Perkenalkan, ini Sekolah Mimi"
Halo, aku Bin Yeon Joo 25.
"Jo Eun Hee, Kim Sung Yeon, Bin Yeon Joo"
"Semuanya berusia 24 tahun"
"Hyun Min dan Shin Young bertemu Mimi School"
"Hari menyenangkan bersama Mimi School"
"Menu hemat satu hari Mimi"
Enak.
"Menu hemat pertama adalah restoran babat makan sepuasnya"
"Makan"
"Isi ulang tanpa akhir"
"Sungguh, mereka makan tanpa akhir"
Aku belum pernah lihat yang seperti itu.
"Mereka membuat rugi tempat ini"
"Menu hemat kedua adalah zona karaoke pencari perhatian"
"Eun Hee sungguh"
"Mengguncang panggung"
- Dia tidak peduli dengan kalian. - Sama sekali tidak.
"Dia ratu keseruan"
"Selesai"
"Jangan berasumsi sebelum selesai"
- Dia menakjubkan. - Dia bangun lagi.
"Tenaga besarnya seperti zombi"
- Itu perlengkapan insider. - Ini perlengkapan insider.
"Ini perlengkapan insider terhebat milik Mimi"
"Ini pesta jagung berondong"
"Ibu Yeon Joo, tamu khusus"
"Meletup"
"Terima kasih"
Kali ini...
"Dan"
"Menu hemat Mimi School belum berakhir"
Mereka bergembira di rumah, sungguh hemat.
- Aku jadi sangat penasaran. - Ini sangat menyenangkan.
- Dingin sekali. - Ayo masuk.
- Rumah adalah tempat terbaik. - Benar sekali.
- Bersantai di rumah sungguh nyaman. - Ini tempat sembunyi sungguhan.
- Benarkah? - Rumah siapa ini?
- Ini tempat sembunyi sungguhan. - Kita sudah sampai?
- Ya. - Kita sudah sampai.
Rumah siapa ini?
- Ini rumahku. - Ini rumah Yeon Joo.
Mereka tahu kata sandinya, jadi, bisa datang sesuka mereka.
Karena teman akrab, mereka bahkan berbagi kata sandi.
- Mereka semua tahu. - Aku bisa memahami mereka.
Saat masih sekolah, kami pakai studio teman jadi tempat sembunyi.
- Ini seperti studio biasa. - Begitu ternyata, studio.
- Ayo masuk. - Membangkitkan kenangan lama.
Ayo masuk.
- Bersih sekali. - Bukan begitu?
Kubersihkan rumah dengan baik.
"Selamat datang di tempat bersembunyi Mimi School"
Bersihnya.
- Lumayan, ya? - Rapi sekali.
Ini mengingatkanku pada studio temanku di universitas.
- Benar, bukan? - Dia menjaga rumahnya sangat rapi.
Kucoba menghias ruangan dengan memikat.
Seperti kamar gadis berusia 20-an.
- Begitu. - Rapi sekali.
Aku penasaran. Apa maksudmu dengan hemat?
- Benar. - Benar.
Apa maksudnya itu?
Saat kita masak di rumah
kami punya resep sendiri, namanya "Menu Mimi".
- Menu Mimi School? - Ya.
- Menu Mimi? - Benar, Menu Mimi.
- Itu sangat memuaskan. - Ya, itu sangat enak.
Maaf, bukankah kalian baru selesai makan babat?
Ya, tapi kami menghabiskan energi dengan menyanyi.
- Mereka pergi ke karaoke. - Mereka pergi ke karaoke.
- Benar. - Jadi, baru satu jam kemudian?
Kami bekerja keras selama satu jam.
Saat pergi ke restoran mahal,
kalian habiskan 100 dolar per orang, bukan?
Tapi kalian tidak perlu ke sana untuk menikmati makanan enak.
Menu Mimi memungkinkan kalian menikmati menu makanan di rumah.
Tagar Menu Mimi, tagar hemat,
- tagar 5 dolar. - Benar.
- Kita menonton dan coba di rumah. - Jadi, sangat hemat?
- Benar, kita bisa coba di rumah. - Begitu.
- Menu Mimi? - Menu Mimi.
- Kalian bisa menantikannya. - Benar.
- Ini 5 dolar per orang. - Dan...
Dia punya tangan emas.
- Eun Hee? - Ya.
- Jadi, kamu pandai memasak? - Ya, sedikit?
- Aku mudah dipengaruhi pujian. - Dia menyukainya.
Saat orang memujiku...
- Seperti itu? - Ya.
Aku butuh sosis untuk memasak.
Tolong belikan untukku.
Kamu hafal toserbanya, kamu saja.
- Kamu tahu area sini. - Aku ahlinya.
- Aku ikut. - Baik, ayo pergi.
Ayo pergi.
Kalian harus dengarkan Yeon Joo, ahlinya toserba.
Ada sangat banyak
resep toserba sederhana yang enak belakangan ini.
Dia akan beri tahu cara membeli bahannya secara hemat.
Kalian harus menonton ini.
- Ini saran hebat. - Ini di sekitar Sinchon?
Jadi, ini hemat?
"Ekspedisi toserba"
Terima kasih.
- Halo. - Halo.
Ini toserba favoritku.
- Toserba ini? - Ya, aku sering kemari.
- Kamu sering kemari? - Ya.
"Mereka datang"
Kamu suka toserba?
- Ya, aku suka. - Kenapa?
Karena ada promo setiap bulan.
- Apa? - Setiap bulan berubah.
- Promo setiap bulan? - Kamu harus mencatatnya.
- Benarkah? - Ya.
Apa itu?
"Begitu!"
Kamu lihat? Beli satu, gratis satu? Terkadang beli dua, gratis satu.
- Aku juga rutin membeli ini. - Setiap bulan berubah.
- Itu bagus. - Jadi, setiap toko berbeda?
Jika di toko lain tidak ada promo beli dua, gratis satu,
aku kemari untuk beli ini.
Jadi, kamu mempelajarinya.
Tapi ini berubah setiap bulan.
Karena ini hari terakhir bulan ini,
- ini produk promo hari ini. - Aku tidak tahu itu.
- Tapi besok tidak lagi. - Begitu.
Berarti akan ada produk promo di toko lain.
Di hari pertama setiap bulan, aku berkeliling toserba.
- Itu kebiasaan yang hemat. - Hari pertama setiap bulan?
Ya, itu sangat hemat.
Kini ada aplikasi toserba.
- Aplikasi toserba? - Ya, ada.
Jika pakai aplikasi, kita tidak perlu ambil ketiganya.
Walau beli tiga, kita bisa bawa pulang satu saja.
Dua lainnya disimpan dalam aplikasi.
- Benarkah? - Dua lagi bisa diambil belakangan?
- Kamu tidak tahu? - Aku tidak pernah tahu.
- Aku sungguh tidak tahu. - Benarkah?
Ya, ada aplikasinya.
Aku tidak tahu ada aplikasi seperti itu.
- Sosis. - Sosis.
- Kamu pernah mencoba ini? - Tidak.
Ini sangat hemat dan lezat.
- Jadi, kamu beli dua? - Ya, kita beli dua.
- Kita beli dua sosis. - Kita beli dua sosis.
Serta hidangan penutup.
- Pernah coba mochi roll? - Tidak.
Ini sangat enak.
Shin Young tampak sangat terkejut.
- Aku sungguh terpikat olehnya. - Dia tampak sangat terkejut.
Ini keik tiramisu, rasanya juga enak.
Ini lumayan enak.
Dia bilang 5 dolar, bukan?
- Kupikir itu akan lebih. - Kupikir itu akan lebih.
"Dia bilang 5 dolar, bukan? Kupikir itu akan lebih"
Maaf.
Berapa banyak yang kamu beli?
Apa 5 dolar akan cukup?
Kamu harus ingat, 5 dolar per orang.
- 5 dolar per orang? - Ya, 5 dolar per orang.
Karena mereka berlima,
- jadinya 25 dolar. - Jadinya 25 dolar.
- Astaga. - Kenapa? Apa?
- Kita butuh minuman ringan. - Minuman ringan?
Kita harus beli ini, beli dua gratis satu.
- Karena banyak orang? - Ya.
Apa tiga soda akan cukup?
- Apa ini cukup? - Tidak.
Untuk hidangan penutup...
"Mereka mencari camilan lagi"
- Ini dia. - Apa ini?
Anak nakal ini.
- Kita harus beli minimal satu. - Dia bilang, "Anak nakal ini".
Dia pilih satu dari ujung.
Anak nakal di ujung lebih segar.
Mereka seperti bayi baru lahir.
Ini es krim.
Aku juga. Saat beli susu, aku ambil yang di belakang.
- Kamu harus belajar lebih banyak. - Benar.
- Aku tahu kamu pakai aplikasi - Benar.
untuk membeli barang.
Tapi kamu
agak berlebihan.
- Boleh kukurangi? - Tidak.
Bagaimana perasaanku, melihatnya hampir menangis?
Dia tidak berniat menguranginya.
- Aku tahu. - Kita hanya butuh sosis.
"Mereka belanja seolah untuk pesta besar"
- Benar. - Kamu harus perhatikan
suaranya.
Kami juga minta kantong.
- Lihat itu. - "Kami juga minta kantong."
Suaramu...
- Mendadak dia tampak lebih cantik. - Lima sendok, tolong.
- Kenapa? - Aku terdengar terlalu baik?
- Benar, poinnya. - Suaranya berubah.
- Baiklah. - Terima kasih.
Ada lagi.
- Dia lucu sekali. - Kenapa kamu terus berakting?
No comments yet. Be the first to leave one.