The first 200 lines.
Terjemahan Indonesia Oleh Dewi Gracia
Kita hidup dipihak yang salah dari lintasan
Tapi teman-teman pria, yang biasa menelpon
Mereka tidak pernah keberatan sama sekali
Mereka datang ke sisi yang salah dari lintasan.
Lalu seseorang menghancurkan hatiku di Little Rock
Jadi aku bangun dan meninggalkan pototngannya di sana.
Seperti domba kecil yang hilang, samapi saya berkeliling
Iku datang ke New York dan aku mendapatkannya.
Pria itu sama seperti dimana-mana
Ketika aku masih mudah dan bertekad untuk menang dan menyantap dan mengerogoti.
Dan aku bekerja untuk itu sepanjang waktu
Sekarang, suatu hari dalam pakaian mewahku.
Aku akan pulang kerumah dan memukul hidung. Dari orang yang menghancurkan hatiku.
Orang yang menghancurkan hatiku.
Orang yang menghancurkan hatiku di Little Rock
Little Rock, Little Rock Little Rock
Aku belajar banyak sekali di Little Rock
Dan inilah beberapa saran, aku ingin berbagi..
Temukan seorang pria
Siapa yang pemalu atau berani.
Atau pendek atau tinggi
atau muda atau tua.
Sepanjang dia adalah milyuner.
Untuk anak-anak dari jalan kecil, Aku melakukannya dengan sangat baik di Wall Street.
Padahal aku tidak pernah memiliki saham
Dan sekarang aku dikenal di Bank-bank besar.
Aku pulang kerumah, Dan berikan rasa terima kasihku.
Untuk orang yang menghancurkan hatiku.
Orang yang menghancurkan hatiku
Orang yang menghancurkan hatiku
Di Little Rock
Dorothy, tunggu sebentar.
Louie, minta Tuan Esmond untuk datang ke ruang ganti kita.
Ya, Nona Blake.
Kenapa terburu-buru? Dia tidak akan lari.
- Aku tahu, tapi aku tidak sabar. - Untuk apa?
Dorothy, Apakah kamu tidak memperhatikan? Kantongnya menggembung.
Ini sekantung permen karet.
Itu persegi, seperti kotak untuk sebuah cincin.
Aku pikir dia punya hadia untukku.
Hanya kamu yang bisa saat dipanggung dengan sorotan dimatamu,
dan masih melihat berlian didalam saku seorang pria.
Terima kasih, Louie.
Tuan Esmond. Berdoalah, masuk.
Terima kasih, Aku suka sekali.
- Hai, Gus. - Selamat malam.
- Kamu sangat cantik. Luar biasa! - Terima kasih.
Kamu juga baik.
Wah, itu membuatku hangat didalam.
- Tuan Esmond! - Apakah ini ukurannya?
Itu tidak pernah bisa terlalu besar. Apakah kamu pikir itu terlalu kecil, Dorothy?
- Itu harus memiliki bola tinggi disekitarnya. - Apakah cocok dijarimu?
Ya, itu sangat pas.
Ayah, Aku berani bertaruh kau membuatku gadis yang paling bahagia di dunia.
Apa yang kamu kerjakan, Menaruh lagi Novocain dilipstikmu?
Ayah? Ayah? Bolehkah aku memberitahu Dorothy?
Jika kamu menginginkan.
Dorothy, Tuan Esmond dan aku akan menikah.
- Satu sama lain? - Tentu saja, untuk siapa lagi?
Aku selalu berpikir Lorelei akan berkahir dengan Menteri Keuangan.
Dorothy, Coba tebak, Kita akan berlayar pada hari Sabtu.
- Di Isle de Paris -"Ile" de Paris.
- Kami akan menikah di Eropa. - Mengapa tidak menikah disini, baru pergi?
- Atau apakah itu sudha kuno? - Kami sudah membuat rencana kami.
Silahkan masuk.
Panggilan jarak jauh untuk kamu dari Dayton, Ohio.
Terima kasih, aku akan segera ke sana. Pasti Ayahku
Aku berharap tidak ada yang terjadi. Aku akan menemuimu dimejaku, sayang.
Ayah! Jangan pernah melewatkan si tua Gus. Tepat pada isyaratnya, Sayang sekali sayang.
Tidak ada yang salah kali ini.
Anak lelaki tua itu tidak akan membiarkanmu melakukan pernikahan dengan putranya.
Dia lebih suka mendorongnya menyusuri poros elevatornya.
Dorothy, Aku berlayar pada hari Sabtu, Dengan atau tanpa Tuan Esmond.
Dan aku tidak akan kembali sampai dia datang dan menjemputku.
Ketika kita di Perancis, Dimana ayahnya tidak bisa meneleponnya dua kali sehari...
Gus tidak akan membiarkanmu pergi sendiri.
Terkadang Tuan Esmond sangat sulit untuk mengatakan tidak padaku.
Yah, itu sangat mungkin.
Kita tidak bisa memeriksa groupnya jika kamu tidak tetap bersama.
Peter? Randall? Sanford? Sims?
- Stevens? - Lihat itu.
Stevens? Willard J. Stevens?
- Mengapa kamu tidak menjawab - Aku lagi sibuk.
Nak, oh, Bocah!
Periksa paspor kamu disebelah sana.
Apakah ini jalan ke Eropa, Perancis?
Kemana?
Tidak, sayang. Perancis ada di Eropa.
Siapa yang bilang bukan?
Apa kamu bilang, "Amerika Utara, Meksiko"?
- Jika itu kemana aku ingin pergi. - Pemeriksaan lolos.
- Kapal ini akan pergi ke Cherbourg, Perancis. - Terima kasih banyak, mengerti?
Apa bakatnya semua orang yang berjaket biru? Sebuah band?
Itu tim olimpiade. Mereka berlayar dengan kapal ini.
Tim Olimpiade, untukku? Bukankah itu mengingatkan seseorang?
- Dibs pada the shot-putter. - Dorothy Shaw!
Ingat, Kamu adalah pendampingnya.
Mari kita luruskan hal ini.
Pedamping melihat bahwa tidak ada orang lain yang bersenang-senang.
Tidak ada yang mendampingi pendampingnya. Itu sebabnya aku tepat untuk pekerjaan ini.
Tolong paspornya.
Aku pikir anda akan terlambat. Ini tiket anda.
Mereka ada di meja paspor.
Kamu sedang mengejar si pirang ya.
Brunette adalah temannya.
Kita tidak perduli apa yang dia lakukan.
- Aku perduli. - Selamat bersenang-senang, nak.
Ayolah kawan, mari kita naik.
Selamat jalan.
Andaikan kapal itu tenggelam.
Apa yang akan kamu selamatkan dari tenggelamnya?
Gadis-gadis itu tidak bisa tenggelam.
- Disebelah sini, mademoiselle. - Terima kasih.
Ya, Itu seperti sebuah kamar, bukan?
Oh, Lihat! Jendelanya bundar!
Ya, sayang. Taruh saja disebelah sana, Frisbee.
Dan, Frisbee, Tunggu aku di dermaga.
Lorelei...
- Dimana Dorothy? - Aku tidak tahu.
Seseorang bersiul dan tiba-tiba dia menghilang.
Akankah dia membawa pengaruh yang buruk?
Dorothy bukan orang jahat, jujur. Dia hanya sedikit bodoh.
Selalu jatuh cinta pada seorang pria hanya karena dia tampan.
- Ya ampun, bukan itu... - Aku kan terus memberitahunya,
Sangat mudah bagi orang kaya dan jatuh menjadi orang miskin.
Tapi dia bilang "Iya, Tapi..."
Jika mereka tinggi, gelap dan tampan dia melupakan statistik vitalnya,
Samapi terlambat.
Itu sebabnya ada aku sebagai temannya.
Dia membutuhkan aku untuk mendidiknya.
Ya, Tetapi sangat sedikit wanita yang luar biasa bersedia untuk belajar.
- Aku kira itu benar adanya. - Taruh ini ditempat yang aman.
- Apaan itu? - Sepucuk surat kredit.
Manisnya! Kamu menuliskanku sebelum aku pergi.
Bukan, Surat kredit seperti uang.
Uang?
Bawa saja ke Bank di Paris.
Indahnya!
Tulis kalau aku setiap hari. aku akan sangat kesepian.
Aku membelikan kamu hadiah kecil.
Ayah! Ayah:
Hanya ada satu dari kamu di seluruh dunia yang luas ini.
Maaf, Salah kamar.
- Siapa itu? - Orang asing. Dia salah kamarnya.
Bagus untuk dilihatnya. Berdoa dia tidak hanya melihat seseorang pergi.
tempat yang tenang yang kita punya disini.
Masuklah, Sobat. Kawan-kawan, temuilah tim estafet.
- Hai. - Apa kabar?
Kita mengadakan pesta pelayaran.
Taruh fonograf disana.
Masuklah, semuanya.
Anggap saja seperti rumah sendiri. Aku akan mengambil kacamata.
Siapa yang punya sampanye?
Simpan semua atlet itu untukmu sendiri.
Kebetulan sekali! Itu rencanaku juga.
Geng! Siapa yang butuh gelas?
- Aku ingin berbicara dengan kamu. - Baik.
Aku ingin memberitahumu...
Aku ingin mengingatkanmu tentang sesuatu yang sangat...
Tolong hentikan itu, sangat mengganggu sekali
Sayang, banyak caranya tergantung kamu berperilakunya dalam perjalanan ini.
Seperti yang kamu tahu, Ayah sudah mati dalam pernikahan kita.
Bahkan skandal sedikitpun...
Aku tidak tahu apa yang bisa aku lakukan.
Astaga, cintaku. Kamu tidak perlu mengatakan itu padaku.
Aku akan memberikan apapun untuk berlayar bersamamu, sayang.
Aku juga. Aku tidak tahu apa yang dapat aku lakukan tanpamu.
Aku tidak tahu apa yang dapat aku lakukan tanpamu.
Aku tidak yakin. Kamu bisa menjadi anak yang nakal kadang-kadang.
Kamu tidak perlu khawatir tentang aku.
Aku melakukannya.
Semua pengantar diminta turun! Panggilan pertama. Semua pengantar diminta turun!
Selamat tinggal sayang
Ingatlah aku sayangku, saat mereka mencoba menggodamu.
Meskipun aku tahu bahwa kamu perduli, kamu tidak akan menulisnya dan menyatakannya
Meskipun berkeliaran... Kamu masih di alun-alun?
Aku akan bermuram durja, Tapi kirimkan pelangi itu kepadaku.
kemudian bayanganku akan terbang.
Meskipun kamu akan pergi untuk sementara waktu.
Aku tahu bahwa aku akan tersenyum, dengan sayangku...dengan... dengan..
- Dengan sayangku...dengan..dengan - Indahnya..dengan...dengan
Selamat tinggal sayang, selamat tinggal
- Kita akan pergi dan bertemu di pantai yang indah - Sayang.. selamat tinggal
Selamat tinggal, sayangku yang cantik
Kamu terus ingatlah bahwa kamu adalah kesayanganku
Ketika mereka mencoba menggodamu Aku...Aku!
Meskipun aku tahu bahwa kamu perduli, Kamu tidak akan menulis dan menyatakannya.
Deklarikan bahwa meskipun berkeliaran, Kamu tetap tinggal di Alun-alun.
Aku akan merasa suram
Tapi kirimkan pelangi itu kepadaku.
Lalu bayanganku akan terbang.
Meskipun kamu akan pergi untuk sementara waktu
Aku tahu bahwa aku akan tersenyum, dengan sayangku...dengan... dengan..
Dengan sayangku...dengan..dengan
Aku akan dikamar sendirian.
Di setiap pelabuhan meridian
Dan aku akan bersama buku harianku
Dan buku itu karangan tuan Gideon
Selamat tinggal sayang.
No comments yet. Be the first to leave one.