The first 200 lines.
Bagi monster, kita adalah monster.
Tyler. Kau bisa mendengarku?
Dengar, aku tahu kau marah.
Ayolah, Tyler.
Clark dan aku khawatir.
Apa pun yang kau pikir terjadi, itu hanya...
Hanya masalah orang dewasa.
Penumpang sekalian, tolong...
Waktu yang aneh untuk terbang.
Ya.
Hari Pertama
Dia dari Alpha, Beta.
Elizabeth!
Elizabeth!
- Pak Honolulu. Kursiku. - Ya?
Dia temanku.
Elizabeth!
Duduk dan kencangkan sabuk pengamanmu.
Pastikan juga sandaran kursi dan meja nampan...
Berada di posisi tegak penuh.
Dia pasti tidak mendengarku.
Biar kuambilkan.
Hai.
Clark.
Aku melihatmu di LaGuardia makan pretzel.
Itu sangat mengejutkan.
Pengacaraku menelepon saat transit. Tyler tidak tahu.
Sekarang.
Lihat, kita ada di film indie jelek.
- Dia tak bisa dengar kita? - Tidak.
Kenapa kau pergi ke Chicago?
Aku masih terdaftar sebagai Algojo atas harta Arthur.
Karena aku bertanggung jawab membawa jasadnya ke Meksiko.
Tapi aku turut berduka untuk Tyler.
Sulitkah mengingat nama kami?
- Nama siapa? - Semua wanita yang ditiduri Arthur!
- Aku biasanya tidak tahu... - Kau tidak pernah membuat kesalahan.
Aku...
Elizabeth.
Bagaimana keadaan Tyler?
Tidak bagus. Tapi dia tidak mau mengakuinya.
Permisi, Pak. Kau menghalangiku.
Tentu. Maaf.
Kau gila. Apa dia mengganggumu?
Tidak. Dia...
Penumpang sekalian, ada sedikit masalah di Chicago.
Kita dialihkan ke Kota Severn, Michigan.
Seharusnya tidak terlalu lama.
Tolong tinggalkan kelas satu.
Tak apa, Brian.
Dia hanya penggemar.
Silakan kembali ke tempat duduk dan kencangkan sabuk pengaman.
Seharusnya aku tidak pergi. Maafkan aku.
Cepatlah pulang.
Baik. Aku sedang di antah-berantah.
Hadirin sekalian, kami mendapatkan lebih banyak informasi...
Mengenai situasi global saat ini...
Dan kami akan terus mengabari Anda. Terima kasih atas pengertiannya.
Sepertinya kita tidak saling mendengarkan.
Kau tahu apa itu Duta Besar PBB?
Dia pernah ke Nepal.
Dia telah melakukan pekerjaan kemanusiaan di Belize.
- Dia sudah bepergian ke mana-mana. - Hei, aku akan sewa mobil...
- Dari meja penyewaan. - Brian!
Hanya jika kau dan Tyler mau...
Asistenku baru saja menyiapkan jet. Dalam perjalanan.
Luar biasa.
- Ke Chicago? - Ya.
Dia agennya. Aku pengasuh.
Ruang tunggu kelas satunya di sana. Brian? Mari kita ambil itu.
Tyler. Shay, bisa bawa dia? Tyler.
Sampai jumpa.
Tugasmu adalah mengeluarkanku dari sini!
Maafkan aku.
Jangan khawatir.
Bisa beri tahu aku di mana meja penyewaan mobil?
Tidak ada mobil. Semuanya sudah disewa.
Astaga. Aku harus pergi ke Chicago.
Baiklah, Steve Martin.
Biar kutelepon John Candy dan kalian akan pulang untuk Pengucapan Syukur.
Bantu aku naik pesawat sekarang.
Itu bukan pilihan. Kau dengar aku?
- Itu bukan pilihan! - Pak.
Kau harus tarik napas.
Persetan kau.
Tiarap.
Benar begitu.
Perhatian, Hadirin sekalian...
Semua penerbangan telah dibatalkan saat ini.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia...
Kematian di dalam firma logistik penting internasional...
Bisa menyebabkan bencana di masa depan...
Terlepas dari jumlah kasus menurun secara dramatis.
Kane, jika menonton ini, kau harus mendengarkanku.
Ini sungguhan. Bawa anak-anak ke rumah orang tuamu sekarang.
Hanya lalui jalan alternatif, jangan jalan tol.
Permisi.
Astaga!
Tuhan punya rencana.
Ya. Semoga saja.
Hei, ini Tim. Coba tinggalkan pesan, aku benci ponsel, dah!
Hai, aku lupa pengisi dayaku, jadi, harus meminjamnya.
Flu ini tampaknya substansial.
Tapi jangan khawatir.
Tidak ada yang mengidapnya di sini.
Sementara itu, tujuh tersangka...
Atas nama keselamatan dan mungkin kerusuhan.
Detail lebih lanjut akan kami sampaikan pukul 11.00.
Aku baru saja mendengar mereka bilang tak akan biarkan penumpangnya turun.
Orang-orang di pesawat itu sakit.
Astaga.
Mereka masih punya hak sebagai warga negara.
Lalu jika mereka butuh perawatan medis.
- Bu, silakan duduk. - Kurasa itu tidak penting.
Kami bisa mengendalikan ini.
Flu ini membunuh semua orang.
Kita semua akan mati jika mereka masuk ke sini.
Maukah kau mati demi orang tak dikenal?
Mungkin tidak.
Maaf, permisi.
Pesan Terbaru Ponsel Tim
Mereka membawa kopernya.
Terima kasih.
Semua bagasi yang tersisa hanya akan tersedia di atrium.
Di bawah Fitzgerald. Semoga berhasil.
Permisi.
Aku penggemarmu besarmu.
Terima kasih.
- Boleh foto bersama? - Ya, tentu.
Baiklah.
Kukira kau akan berpikir di saat seperti ini...
Dia terkenal. Bukan masalah besar.
Kuberi tahu, dia tak akan terlalu terkenal...
Jika semua orang di planet ini mati.
Ahli Epidemiologi Tertegun Oleh Tingkat Kematian Flu
Urusan serius.
Kau ingat aku? Aku teman ayahmu.
Paman Clark.
Menurutku kau sangat pintar.
Kurasa kau tahu persis...
Telepon apa yang ibumu terima di New York.
Semalam.
Ayahmu...
Aku tak tahu apa yang akan terjadi dengan flu ini.
Peradaban adalah mekanisme perbaikan diri yang kompleks.
Sama rumitnya dengan manusia.
Hanya sadar diri sampai tingkat tertentu.
Hei, kau mengerti.
Ditambah, apa pun yang terjadi...
Aku Paman Clark-mu.
Mungkin aku buruk, ya...
Yang terburuk bukanlah saat kita mengatakan...
Ini yang terburuk.
Ibu!
Ibu.
Apa dia butuh bantuan?
Entahlah.
Aku berhenti bekerja beberapa jam lalu.
Peralatanku ada di truk, untungnya.
Kurasa ini sungguh terjadi, Bung.
Kau bisa melihatnya di luar sana.
Seperti...
Menatap mata orang-orang.
Seolah-olah seluruh dunia seperti ini sekarang.
Mereka yang ada di pesawat itu adalah pahlawan.
Mereka semua.
Kita akan melalui ini.
Optimismeku masih utuh.
Kau yakin itu bukan kepercayaan diri karena minum alkohol?
- Mungkin. - Mungkin.
Hari Ketujuh
Dahulu kau ada di kelasku.
Kau sangat pucat dan semua anak lain mengejekmu.
Aku tak menghentikan mereka.
Bisakah kita memutar yang lain?
Selama ini, aku minta maaf. Dan kau masih pucat, tidak apa-apa.
- Untuk Rachel. - Astaga! Ganti salurannya.
Tidak! Ini TV-ku, Jalang.
Ikan raksasa. Maaf, aku lupa.
Clark Thompson?
Dilarang merokok.
Kulihat dari berkasmu ini, kau melakukan beberapa bisnis...
Dengan Goldman Sachs.
Apa itu laman LinkedIn-ku?
Aku jelas tidak bisa membiarkan ini tersebar luas.
Tapi aku mencari orang yang berguna. Orang yang bijaksana.
Orang-orang terampil.
Sepertimu.
Aku tak yakin aku tahu apa yang kau bicarakan.
Maksudku zombi, Bung.
Bagus.
Jauhi komunitas pantaiku.
Keamanan Dalam Negeri
Siapa pria itu?
Hadirin sekalian, ini adalah Agen Nick Roker...
Dari Keamanan Dalam Negeri dengan sebuah pengumuman.
Aku tahu ini masa-masa sulit...
Tapi kami ingin kalian sedikit lebih menghormati...
Fasilitas di sini. Terutama toilet.
Tak ada kabar terbaru untuk Anda saat ini.
No comments yet. Be the first to leave one.