The first 200 lines.
Tahun 1969 Manusia Mendarat di Bulan Populasi Dunia Sebanyak 3,6 Milyar
Tahun 2009, Teleskop Kepler Diluncurkan Untuk Mencari Planet Seperti Bumi. Populasi Dunia 6,76 Milyar
Tahun 2153, Roket Peneliti Paleo-17 Mendarat di Planet Tanis
Populasi Dunia Sebanyak 24,34 Milyar Kekurangan Bahan Makanan dan Air Menjadi Hal Yang Biasa
Tahun 2174 Pertempuran Demi Sumber Daya Bumi Yang Terbatas Mencapai Titik Klimaksnya.
Pesawat Luar Angkasa Elysium Diluncurkan.
Hanya kalian yang tersisa dari kami.
Semoga berhasil. Tuhan memberkati.
Dan semoga sukses.
Bower.
Bower.
"Jika kehilangan ingatan ringan terjadi...
...itu adalah hasil dari tidur panjang yang lama... "
Letnan!
Letnan Payton!
- Siapa kau? - Aku Bower.
Kopral Bower, pak.
Bower? Bower?
Kau baru bangun dari tidur panjang yang lama.
- Bower? - Ini kekurangan fokus.
Bisa singkirkan senter itu dari mataku?
Maaf, pak.
Kita ada di mana?
Di atas kapal Elysium.
Elysium?
Dimana kita?
Aku tidak tahu.
Di mana para awak yang lain?
Apa ini jadwal kerja kita?
- Giliran kita? - Aku yakin begitu.
Bukankah mereka seharusnya kemari membangunkan kita?
Aku tidak tahu.
Maukah kau menyalakan lampunya?
Ada masalah dengan sumber tenaga listriknya, pak.
Siapa yang membangunkanmu?
Pastinya komputer yang ada di pesawat.
Tak ada orang lain di sini selain kita.
Udaranya dingin.
Aku sudah bangun lebih dari sejam yang lalu dan masih tak ingat apa pun.
Terakhir kali aku merangkak keluar dari tempat tidur itu...
...butuh waktu cukup lama untuk aku mengingatnya.
Apakah...
Apakah ini penerbangan terakhirmu, pak?
Entahlah.
Pak, apa kau tahu kemana tujuan kita?
Aku ingat pelatihannya.
Tapi tidak tujuan dan misinya.
Kupikir kau sudah tahu.
Jika ini benar-benar pesawat kita...
...maka ruangan ini mestinya terkunci dengan baik...
...dan di belakang pintu itu seharusnya ada anjungan.
Astaga.
Seseorang berusaha untuk keluar.
Letnan.
Tak satu pun penggeraknya yang bekerja.
Ya, benar.
Tanpa jaringan, kita tak bisa berkomunikasi.
Tunggu.
Setidaknya kita bisa membuat tempat ini berfungsi.
Aku bahkan tidak memikirkan itu.
Baiklah. Astaga.
Letnan Payton di radio. Apa ada yang mendengarkan?
Ini Letnan Payton dari tim penerbangan---
Sial.
- 5. - Bagaimana kau tahu?
Ini Letnan Payton dari tim penerbangan 5.
Apa ada yang mendengar?
Apa ada yang menjawab?
Ini Letnan Payton dari tim penerbangan 5.
Apa ada yang terjaga disana?
Tim 4 semestinya kemari untuk giliran penerbangan mereka.
Dimana mereka mungkin berada?
Mungkin mereka tak bisa sampai kemari.
Kemana dia pergi?
Sistem daya pasti ada yang longgar sirkuitnya...
...atau seseorang membuka jaringan yang tak mau terkunci.
Bagaimana menurutmu?
Ada seseorang di atas sana.
Itu ventilasi.
Sistem terus menyalakan diri lagi setelah terjadi lonjakan.
Itu bisa berarti apa saja.
Kurasa kita harus keluar dari tempat ini.
Aku lebih suka keluar daripada terperangkap di tempat ini.
Tes, tes.
Diterima.
Bantu aku naik.
Letnan dua kita pastilah pernah melewati ini.
Hanya ini satu-satunya jalan.
Disini gelap.
Jangan cemas. Cari saja jalan keluarnya.
Akan kupandu kau dari sini untuk membuka pintunya dari luar.
Bagaimana kemajuan kita?
Kau lihat sesuatu?
Belum ada.
Hanya sebuah lubang udara.
Bagaimana denganmu?
Lonjakan daya terus terjadi seperti yang kau katakan tadi.
Pengaturan reaktor dilakukan dalam inti jaringan.
Ia berusaha untuk terhubung kembali.
Tapi itu takkan bisa sampai diatur ulang lagi.
Bagaimana kau tahu itu?
Entahlah. Aku bahkan tak ingat--- Ya, Tuhan!
Tapi aku tahu segala sesuatu mengenai reaktor itu.
Itu bahasa pelatihan.
Kau pastilah ahli teknis mesin kita.
Kutemukan sebuah persimpangan.
Aku dengar. Apa terlihat menjanjikan?
Sama saja. Tak ada apa pun.
- Kuambil yang kiri. Ingatlah. - Kiri kalau begitu.
Payton.
Payton! Payton, kau dengar?
Aku tak tahu jika aku berputar dalam lingkaran.
Aku tak bisa bernafas.
Payton, apa kau dengar?
Aku di sini.
Tenanglah. Bernafas. Dengarkan saja aku.
- Aku hanya ingin berdiri. - Tenanglah.
- Aku tak bisa bernafas. - Berhenti dan dengarkan aku.
- Kembalilah kemari. - Kembali?
Apa kau bercanda? Aku bahkan tak bisa berbalik.
Kau tahu seberapa jauh aku pergi, Payton?
- Dengarkan aku. - Aku hanya mau keluar dari sini!
Alihkan pikiranmu di tempat lain.
Seperti di mana?
Mungkin ini bukan waktu terbaik untuk memberitahumu...
...tapi aku sudah membuka pintunya.
Apa kau bercanda?
Ya, aku bercanda.
Kau lihat? Itu tak begitu buruk.
Kita akan membuatmu melewatinya. Kita akan cari tahu ini bersama.
- Kau mendengarku? - Ya.
Kau habiskan 8 tahun di tempat tidur dalam kapal.
Dua menit di lubang angin itu takkan membunuhmu.
8 tahun?
Aku ingat kita sudah bertugas selama 2 tahun.
Jika kita adalah tim 5, itu artinya kita sudah di luar selama 8 tahun.
Aku tak merasa kau di sini karena kelalaian.
Kau adalah yang terpilih. Kita semuanya.
Ini sesuatu yang istimewa.
Seseorang pernah lewat sini.
- Tunggu. - Ada yang tak beres?
Di ujung. Sial, aku sudah berada di ujung.
Aku sudah berada di ujung!
Bower, apa yang terjadi?
Ada apa?
Bower, apa kau terluka?
Bower, apa yang terjadi?
Aku bisa mendengarmu bernafas. Apa kau baik saja?
Kau bisa mendengarku?
Bower, apa kau baik saja?
Aku menemukan Cooper.
Dia sudah mati. Aku di loker sepatu.
Bower?
Kau tak apa-apa?
Aku berada di kompartemen bagian atas.
Payton, aku sudah di luar.
Payton?
Bower, apa kau mendengarku?
Apa kau menyimak?
Payton, kau disana?
Payton, kau bisa mendengarku?
Payton, apa kau terima?
Payton?
Kopral, kau bisa mendengarku?
Kopral, kau bisa mendengarku?
Aku perlu bicara denganmu!
Tunggu! Berhenti!
Jangan lari lagi, kau mengerti?
Aku tak peduli jika kau mencuri.
Aku hanya ingin menanyakan dua pertanyaan padamu.
Bagaimana kau bangun?
Halo?
Halo!
Apa kau tuli?
Halo?
Ya, Tuhan!
Apa?
Jangan bergerak.
Tunggu. Tunggu sebentar. Aku bersama awak kapal.
Jangan bergerak.
Sungguh, aku bagian dari awak kapal.
- Lepaskan itu. - Apanya?
Sepatu.
Jangan macam-macam.
Apa itu?
Bower, apa kau menyimak?
Demi Tuhan, jawab aku.
Bower, apa kau mendengarku?
Apa kau menyimak?
Kau tidak mendengarku.
Tak ada prosedur untuk ini. Mereka tak bisa tulis buku untuk ini.
Setelah apa yang kulihat tadi, prosedur itu sudah keluar jendela.
Dengar, aku perlu kau menenangkan diri.
Hanya kau di luar sana yang kita miliki untuk mencari tahu hal ini.
Mari kita kembali ke orang-orang ini.
Orang-orang? Itu bukan orang.
Mereka sedang berburu.
Mereka mengambil mayat Cooper.
Mereka seperti segerombolan---
Mereka bukan manusia.
No comments yet. Be the first to leave one.