The first 200 lines.
Baiklah! Aku sudah baikan sekarang.
Selamat Pagi, Tada-kun.
Selamat Pagi, Kaga-san.
RoboGirl?
Ya, RoboGirl.
Akhir-akhir ini orang-orang di Klub Festival memanggil ku seperti itu.
Kau tahu, karena aku terlihat seperti sedang menari robot.
Ah... ya,itu benar Tarian Awa mu itu seperti ini.
Apa?
Aku tidak seburuk itu.
Aku juga agak menahan pendapatku...
Ketika libur musim panas dimulai, akan ada festival tari Awa.
Dan...
Dan pantai. 'kan?
Kaga-san...
Terima kasih untuk Kaga-san karena menjengukku setiap hari,
luka-ku hampir sembuh semua.
Tapi...
Aku masih tidak bisa menanyakan tentang foto yang hilang kepadanya.
Apa Kaga-san sudah tahu kalau Linda dan aku sudah saling kenal?
Dan... Aku masih memiliiki perasaan...
Pesta Masalah
...untuk Linda?
Hey, Banri, RoboGirl.
Ketua, ayolah!
Sudah, sudah.
Dia memanggilmu dengan cinta.
Hey, Tada Banri, apa demammu sudah sembuh?
Ya...
Terima kasih semuanya, aku sudah kembali normal.
Terima kasih untuk semua yang kau dan Nana-senpai lakukan.
Tada-kun membawa oyakodon miliknya untuk makan siang hari ini.
Dia melakukannya dengan baik.
Iya 'kan?
Um... Jangan katakan itu didepan orang lain.
Ngeselin.
Ngeselin.
Hey, ayolah.
Berhenti mengasihani diri sendiri.
Biar aku jelaskan kalau festival yang akan kita ikuti dilaksanakan saat libur musim panas.
Ini.
Terima kasih.
Tari Awa
Perhatikan tanggal dan waktunya, juga kostum,sandal,dan aksesoris nya.
Kita hanya punya 2 hari lagi untuk berlatih bersama.
Apa?!
Aku tidak bisa memesan ruangan ini.
Walaupun kita tidak bagus, tidak usah khawatir.
Aku yakin Linda dan aku yang akan diperhatikan.
Diperhatikan?
Apa maksudmu?
Kosshi-senpai dan aku akan berada paling depan.
Kostum kami lebih indah dari kalian.
Itu hebat!
Tarianmu juga indah
Aku yakin itu pasti akan mengagumkan.
Mau tukar denganku?
Mari lakukan yang terbaik, Linda.
Yeah.
Apa yang aku khawatirkan?
Aku tidak punya alasan untuk merasa cemburu, dengan siapapun Linda-senpai berteman.
Baiklah, bubar!
Kalau kalian kurang yakin dengan tarian kalian, berlatihlah sendiri.
Itu saja!
Sampai bertemu lagi.
Tada-kun, ayo pergi ke café.
Aku akan mentraktir untuk kesembuhanmu.
Ah... Maaf, kau duluan saja.
Aku ingin bicara dengan senior.
Um, Kosshi-senpai...
Ada apa, Tada Banri?
Ah... ada yang ingin aku tanyakan padamu.
Apa kau punya waktu?
Ada apa?
Um, pacarku...
Maksudmu RoboGirl?
Aku berjanji akan mengajaknya ke pantai,
tapi aku tidak tahu daerah sini, jadi aku tidak tahu bagaimana caranya kesana.
Oh... begitu ya?
Ow, ow, ow!
Pertama, semprot RoboGirl dengan cairan Anti-karat jadi air asin tidak membuatnya berkarat.
Apa kau bermalam disana? Hah?
Semalam, hah?
Kenapa kau bilang begitu?!
Tentu saja kau akan menginap.
Pergi ke pantai membuat rambut dan kulitmu terbakar.
Kamar mandi di penginapan tidak akan cukup untuk dua tubuh anak muda.
Dia pasti akan berkata kalau dia ingin mandi, atau dia lelah.
Itulah kenapa ada fasilitas sampai larut malam.
Dan itulah kesempatanmu!
Bukan itu yang mau aku tanyakan!
Aku ingin tahu pantai mana yang harus aku tuju dan kereta apa yang harus aku naiki.
Huh?
Kau mau naik kereta?
Apa kau tidak punya SIM?
Mobil?
Tidak, tidak punya.
Pergi ke pantai dengan kereta itu sulit.
Yeah.
Mungkin tidak apa kalau kau pergi dengan pria, atau gadis biasa.
Tapi membawa gadis berkelas yang memakai heels setiap saat
kedalam kereta yang mungkin tidak akan dapat tempat duduk...
Kau tidak bisa melakukan itu saat kuliah.
Itu akan menyulitkan untuk RoboGirl.
Sebenarnya, menunjukkan padanya bagaimana berkencan dengan pria biasa.
Dia mungkin akan mengatakan
"RoboGirl tidak bisa menerima ini! Ini sudah berlebihan!"
Apa kau tidak punya uang lebih?
Huh?
Tentu saja tidak.
Mungkin kau harus mulai mendapatkannya.
Kau tidak bekerja 'kan?
Tidak.
Kau harus bekerja.
Tanpa uang, kau tidak bisa pergi kemanapun.
Kalau kau membiarkan perempuan secantik itu pergi, kau tidak akan pernah bertemu yang seperti itu lagi.
Bekerjalah seperti hidupmu sedang dipertaruhkan!
Kau tidak memberikan kesan kalau kau bekerja keras.
Oh, Aku juga berpikir begitu.
Kau mungkin berpikir kau sudah bekerja keras,
tapi tidak ada gunanya kalau kau tidak menunjukkan itu padanya.
Kau harus menunjukkan padanya kalau kau seorang pria.
Benar, Tada Banri?
Tidak.
Tidak?
Tidak. Kau tidak boleh bekerja.
Ya, tapi...
Tiiidak! Aku tidak bisa lagi sering bertemu denganmu kalau seperti itu.
Tidak boleh.
Aku tidak akan mengizinkannya.
Tidak boleh.
Tapi aku butuh uang sebelum aku mengajakmu ke pantai.
Aku akan bayar untuk diriku sendiri.
Tidak, aku bahkan tidak punya uang untuk biayai diriku sendiri.
Aku pikir itu normal kalau seorang murid bekerja part-time.
Aku tidak bekerja.
Tapi kau dari keluarga kaya.
Kalau begitu, seperti ini saja.
Aku yang akan mengajakmu ke pantai.
Tidak apa, 'kan?
Itu menyelesaikan semuanya 'kan?
Apa kau mau bilang kalau kau yang akan membayar kebutuhanku?
Ahem...
Apa kau benar-benar mengerti, Tada-kun?
Mengerti apa?
Aku mau selalu bertemu denganmu.
Apa kau mengerti itu?
Aku ingin menghabiskan waktu lebih banyak denganmu.
Tapi aku tidak ingin kau berpikir kalau aku mengganggu jadi aku menahan diriku.
Sebenarnya aku putus asa.
Kau?
Ketika kau tidak ada, aku selalu berpikir apa yang sedang kau pikirkan dan lakukan.
Kenyantaan nya, aku berharap aku bisa bersamamu 24 jam sehari.
Hal yang kau lihat, dengar, makan, dan rasakan...
Aku ingin tahu semuanya.
Aku ingin merasakannya juga.
Semuanya, tanpa kecuali.
Tapi aku tahu kalau aku canggung, terlalu ikut campur, dan mengganggu ketika aku seperti itu.
Aku tahu itu seperti penguntit dan menakutkan.
Aku sudah belajar, iya 'kan?
Kau benar.
Jadi kalau kau kerja, Aku tidak akan bisa menahan diriku lagi.
Apa?
Itu membuatku ingin kau menjadi lebih kecil.
Sampai sekecil ini.
Jadi aku bisa membawamu setiap saat.
Aku akan memberimu makan, membawamu ke kasur mengganti pakaianmu,
menyembunyikanmu untuk melindungimu,
dan meletakkanmu di tas ku, jadi tidak ada yang bisa mencurimu!
Atau mungkin, aku akan meletakkanmu di gulungan sushi dan memakanmu.
Apa?!
Itu sangat mengejutkan...
Ah! Kalian bermesraan ketika masih siang begini,
Nona Berisik!
Apa yang kau lakukan disini!
Aku melihatmu ketika aku sedang jalan.
Aku dengar dari Yana.
Lukamu pasti menyakitkan.
Terima kasih.
Aku sudah baikan.
Tada-kun, ayo pergi.
Nona Berisik menyebarkan aura yang sangat mesum.
Aku tidak pernah mengira akan mendengar kata "sangat mesum" dari mulutmu...
Oh, Aku harus pergi kerja sekarang.
Lihat?
Oka-chan juga bekerja.
Semua orang melakukannya.
Huh?
Ya...
Aku ingin bekereja part-time, tapi Kaga-san tidak mengijinkanku.
Apa?
Kekkai-sub
Itu hal yang normal kalau bekerja.
Sebenarnya, kami sedang mencari pekerja part-time sekarang.
Apa kau mau melamar?
Apa?
Apa? Benarkah?
Benar, benar.
Itu adalah café di Daikanyama.
Daikanyama...
No comments yet. Be the first to leave one.