The first 193 lines.
Ada yang selamat!
Di sini! Cepat bantu!
Angkat puing-puingnya!
Jangan khawatir, sekarang sudah aman.
Titan tembok membentuk barisan, lalu menuju luar tembok.
Kelihatannya mereka tak bermaksud menyerang kita, tapi...
Sebenarnya ada apa ini?
Terlebih, mengenai mimpi aneh yang mengerikan itu.
Rumahku...
Gara-gara Eren Yeager, rumahku...
Apanya yang sedikit pengorbanan?
Berani-beraninya kau!
Putranya meninggal, tahu!
Belum lagi yang keruntuhan tembok...
Bukan, Eren membunuhnya!
Tepat sekali.
Eren Yeager telah membunuh rakyat negaranya sendiri.
Namun, jika dia tak membangkitkan Titan tembok,
orang Eldia di pulau ini akan dibantai oleh orang-orang dari luar.
Benar!
Kekaisaran Eldia akan bertahan hidup di bawah pengorbanan mulia!
Kita sudah menang!
Tiada kemenangan tanpa pengorbanan.
- Semua pengorbanan itu layak! - Ya!
- Ayo abdikan jiwa kita! - Abdikan jiwa!
Hitch.
Ini gawat.
Dalam situasi panas begini,
kemungkinan besar akan terjadi bentrok antarwarga.
Mungkin kita perlu menyiapkan perlengkapan.
Bawa semua perlengkapan anti-huru-hara sebanyak-banyaknya!
Siap!
Astaga. Apa yang dilakukan oleh orang-orang Shiganshina ini?
Dari rubanah?
Kalau berteriak,
akan kusayat tenggorokanmu.
Pertama lepas jaketmu dulu.
Saking lemahnya, kukira kau ini nenek-nenek.
Tak kusangka aku akan bisa membantingmu, Annie.
Dari semua orang yang ada, rupanya kau,
Hitch.
Pokoknya harus ke rubanah.
Jika tidak kutahan, bisa-bisa kota ini...
Tolong!
Percuma.
Aku sudah menyayat diriku.
Aku bisa menjadi Titan kapan saja.
Kau hanya bisa tunduk kepadaku.
Apa iya?
Kalau selemah itu, mana mungkin kau punya tenaga untuk berubah jadi Titan, 'kan?
Mungkin saja.
Tetapi tak tahu kalau belum dicoba.
Dreyse! Ada apa?
Dreyse! Aku buka, ya!
Dreyse!
Ternyata kau cerdas juga, Hitch.
Berisik.
Jika kau mau meninggalkan kota, aku tak punya alasan menghalangimu.
Terlebih, aku jadi bebas dari tugas memandangi wajahmu di rubanah.
Baguslah.
Dengan begini, berakhir juga.
Dari ocehan soal laki-laki konyolmu itu.
Kau tahu dari mana?
Jangan-jangan, kau...
Memang selalu sadar?
Selama empat tahun...
Aku seolah bermimpi hal yang samar.
Hanya suara celotehmu,
dan suara Armin yang terdengar dari jauh.
Di saat selain itu, selalu sama,
aku dalam kegelapan.
Karena itu, berkat cerita yang kalian utarakan,
aku jadi tahu sebagian besar situasi di luar.
Lalu...
Tiba-tiba saja aku terpental keluar.
Kemudian aku mendengar suara Eren.
Memusnahkan dunia?
Dia serius mau melakukannya?
Titan tembok benar-benar bangkit.
Lihatlah ke bawah kaki mereka.
Pekerjaan berarti yang kulakukan sejak menjadi prajurit,
hanyalah membereskan mayat dan puing-puing,
sisa-sisa amukan dirimu dan Eren.
Coba jawab aku sekarang.
Bagaimana perasaanmu melihat mayat orang-orang yang diinjak-injak demi tujuan besar kalian?
Karena sudah mendengarnya berkali-kali, aku pun berpikir.
Berpikir hal yang tak pernah kupikirkan.
Dulu bagiku, membunuh berarti mendapat pujian.
Kalau sudah melewati perbatasan negara,
aku diajari bahwa boleh membunuh prajurit maupun rakyat sipil tanpa pandang bulu.
Demi tugas menyelamatkan dunia dan penebusan dosa kami, orang Eldia.
Semua perbuatan kami dibenarkan.
Aku sudah dengar situasi kalian dari Armin.
Intinya...
Kalian ingin menghentikan itu, 'kan?
Berarti mayat di bawah puing-puing hanya pengorbanan kecil?
Tidak.
Aku sama sekali tak peduli mengenai penyelamatan dunia.
Hah?
Aku tak peduli dengan semuanya.
Aku...
Begitu lahir langsung dibuang oleh orang tuaku.
Keluargaku tahu bahwa selingkuhan ibuku adalah orang Eldia.
Orang yang mengadopsiku di penampungan,
adalah pria berdarah Eldia yang datang dari luar negeri.
Sepertinya dia dimasukkan ke penampungan karena alasan yang sama denganku.
Tujuan pria itu
adalah menempa diriku menjadi prajurit Marley,
untuk menyejahterakan kehidupannya.
Tanpa memikirkannya sama sekali,
aku ditanamkan seni bela diri dari negara asalnya.
Bagi pria itu,
nilaiku bergantung pada layak atau tidaknya menjadi prajurit.
Waktu berlalu.
Aku menjadi kuat sesuai harapan pria itu.
Pada saat itu, aku membalas rasa sakit yang kuterima darinya.
Aku membuat tubuhnya tidak bisa lagi berjalan normal.
Akan tetapi...
Pria itu merasa senang.
Katanya, \"Dengan ini kau bisa membunuh musuh tanpa senjata.\"
Ada apa? Cerita soal apa kau ini?
Selama empat tahun, aku terus mendengar celotehanmu.
Jadi, tak masalah kalau mendengarkan ceritaku sedikit, 'kan?
Karena itu, aku...
Sama sekali tak peduli.
Dari negara mana pun nyawa yang melayang atau bertahan hidup.
Aku tak pernah memikirkan nilai suatu nyawa,
termasuk nyawaku sendiri.
Hingga saat itu...
Di pagi hari saat mau pergi ke pulau.
Pria itu meminta maaf padaku sambil berlutut.
Dia bilang padaku bahwa semua ajarannya salah.
Lalu, dia memohon sambil menangis.
Memintaku untuk pulang.
Baik posisi sebagai pejuang,
maupun gelar kehormatan Marley.
Semuanya akan dibuang asalkan aku pulang.
Pria itu adalah ayah angkatku.
Aku dianggap sebagai putrinya sendiri.
Aku memiliki ayah yang menunggu kepulanganku.
Kemudian, sama sepertiku,
orang lain pun memiliki seseorang yang berharga.
Aku sudah berhenti berpikir untuk tidak peduli.
Aku merasa selama ini melakukan kesalahan yang tak bisa ditarik kembali.
Namun...
Jika itu demi pulang ke tempat ayah, aku tetap akan melakukan hal yang sama lagi.
Begitu, ya.
Aku senang bisa mendengarnya.
Tetapi, meski kau pulang ke tempat ayahmu,
kurasa yang ada hanya mayat dan puing-puing.
Kau benar.
(Informasi yang Terkuak: Rumbling)
(Selama 100 tahun, pencegahan palsu yang dilakukan Raja Fritz di usia 145-an
membuat Pulau Baladhi sejahtera. Hingga kini, tak ada yang tahu cara pecahkan \"Sumpah Perang\".
Tiga tembok di Pulau Paradis telah runtuh. Rumbling pun dimulai,
tinggal menunggu waktu hingga dunia dihancurkan.)
Percayalah! Sungguh!
Kakak dan omongannya...
Akhirnya hari ini...
Hari datangnya iblis dari pulau, telah tiba.
Tidak... Gabi...
Falco...
Rumbling sudah aktif!
Eren Yeager akan datang untuk mencabut nyawa kita semua!
Rumah keluargamu, bahkan keluarga istrimu juga akan diinjak-injak!
Kau tidak memiliki dasar yang bisa dipercaya!
Kalian bilang bermimpi hal yang sama?
Kalian mengigau agar kami mengeluarkan kalian dari sini?
Paling kalian bersekongkol agar bisa keluar dari sini, 'kan?
Seharusnya orang Eldia dari seluruh dunia juga menyerukan hal yang sama di penampungan!
Kau mau bilang itu juga persekongkolan?!
Itu bukan tidak mungkin!
Saat ini juga kalian dinyatakan bersalah dengan tuduhan konspirasi!
Kalian semua kami tahan!
Cepat berlutut!
Taruh tangan di belakang kepala!
Cepat lakukan!
Karena itu, berjanjilah.
Bahwa kau akan pulang.
Baiklah.
Aku berjanji.
Suara tembakan?
Instruktur!
Yeagerist telah berkumpul dan menguasai benteng ini.
Kita harus segera kabur!
Kalau ketahuan, entah bagaimana nasib kita.
Tidak.
Aku sudah tak punya tempat lagi.
Tulang punggung militer baru saja dipotong tengkuknya hingga meninggal.
Yeagerist didukung oleh rakyat, dan memegang kekuasaan pulau ini.
Orde lama seperti diriku ini hanya akan disapu bersih.
Untuk hidup sendirian di gunung saja, aku sudah tak punya tenaga lagi.
Kalau tidak ditolong Instruktur tadi,
No comments yet. Be the first to leave one.