Peaky Blinders

Peaky Blinders

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

Peaky Blinders S03 Complete BluRay
A Commentary by denot7
Peaky Blinders S03 Complete 720p.BluRay.x264-Pahe.in Just Resync * Terimakasih utk penerjemah, semoga selalu beruntung, bahagia, dan banyak uang :D

Tags

BluRay
Published on: 2019-03-13
Downloads: 375
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Oh, ada seorang wanita.

Ya.

Seorang wanita...

yang kucintai.

Aku dekat dengannya.

Kala musim dingin yang suram.

Di saat tertentu dalam waktu dekat,

Tn. Churchill ingin bertemu denganmu.

Tn. Shelby,

dia ada pekerjaan untukmu.

Kita akan berhubungan.

DUA TAHUN KEMUDIAN

Oh, terima kasih.

Biar kugendong.

Beberapa dari kami sudah tahu kata-katanya.

Jalan.

Kala pertengahan musim dingin yang suram

Embusan angin dingin mengerang

Bumi berpijak sekeras besi

Jalan.

Air bagaikan batu

Jalan.

Salju telah turun, saling menimbun

Salju saling menimbun

Kala pertengahan musim dingin yang suram

Kala itu

Datang juga kavalerinya. Terlambat seperti biasanya.

Saudara-Saudari terkasih.

Kita berkumpul hari ini untuk menjadi saksi perkawinan suci...

antara Thomas Michael Shelby dan Grace Helen Burgess.

ARROW HOUSE, WARWICKSHIRE

Apakah kau, Thomas Michael Shelby, mengambil Grace Helen Burgess

sebagai istri yang sah menurut hukum?

Ya.

Apakah kau, Grace Helen Burgess,

sungguh bersumpah untuk mencintai,

menghormati, dan taat sampai maut memisahkan kalian?

Ya.

Aku sekarang menyatakan kalian sebagai suami dan istri.

Ayo, Nak.

Minggir kalian!

- Ayo, Arthur. - Tunggu aku!

Ayo, potret!

Ayo, Nak. Bawa mereka masuk.

Tommy.

- Bawa para bajingan ini masuk. - Siap.

John! John Boy! Bawa mereka semua masuk.

Lekas, kalian semua! Kembali ke rumah!

Hei, Pol.

Bilang nona-nona Lee semua lukisan sudah kubayar.

Oh, Pol. Ada beberapa tamu tak diundang.

Curly, Charlie. Dapur.

Lima menit.

Sebenarnya kami dikabari akan ada kokaina saat pesta.

Jeremiah, John Boy, dapur, ayo.

Aku bersumpah tuan-tuan kavaleri itu memintanya.

Aku disuruh bertanya pada yang muda. Akankah ada kokaina?

Nona, aku muda, berwawasan, dan persediaanku banyak.

Pilihanmu sudah bijak.

Ayo, dapur, sekarang.

Arthur, nona ini mau kokaina.

Tak ada kokaina hari ini.

Dapur, ayo.

Kupikir Tommy akan ke sini.

- Mana mereka? - Tak tahu.

- Arthur, John, mana mereka? - Entah.

Dengar, kami bingung.

Kau harus merencanakannya. Tommy.

Baik, tuan-tuan, kalian sudah di sini.

Hari ini adalah pernikahanku.

Ya, kau bilang tak akan ada seragam.

Kendati begitu, John,

terlepas dari perseteruan ini, aku tak mau itu mengotori pestaku.

Untuk kepentingan Grace, semua harus berjalan lancar.

Para bajingan di luar sana adalah keluarganya.

Jika sampai kalian, para keparat, mempermalukannya,

kerabat, sepupu, kuda, anak-anak kalian...

Jika sampai...

- Tom? - Kenapa?

Kalau kokaina?

Para wanita itu menyenangkan, ya?

Tidak...

Jangan ada kokaina.

Jangan ada kokaina. Jangan main wanita.

Jangan ada ramalan. Jangan ada pacuan.

Jangan mengambil bensin dari mobil sialan mereka.

Kau, Charlie...

- berhenti melebih-lebihkan soal aku. - Aku cuma mau mereka menyukaimu, Tom.

Tetapi yang terpenting untuk kalian para keparat,

terlepas dari provokasi kavaleri, jangan sampai ada perkelahian.

Hei!

Jangan berkelahi. Jangan ada perkelahian.

Jangan berkelahi.

Jangan ada perkelahian!

Bagus.

Minggir kau!

Mereka menunggumu.

Grace, kau ditunggu di bawah.

Orang-orang sudah lapar.

Aku tadi menidurkan Charles.

Aku akan turun jika kau tak begini.

Ya, baiklah.

Tommy.

Kurasa hari ini adalah penyebab tingkah anehmu belakangan ini.

Aku tahu ada bisnis yang kau pikirkan.

- Akan selalu begitu. - Ya.

Dengar, aku minta maaf soal seragam mereka.

Ya, mereka memakainya, 'kan?

Aku tahu bukan cuma itu.

Kau sudah begini berminggu-minggu.

Katakan kepadaku bisnislah yang membuatmu begini.

Bukan penyesalan atas diriku.

Katakan dengan lantang.

Ini bisnis, Grace.

Semua ini tentang bisnis kotor.

Aku cemas, Grace.

Aku mencemaskanmu.

Aku mencemaskan anak kita.

Beginilah saat aku cemas. Aneh bagimu, tetapi tidak bagiku.

Aku bisa merasa cemas sekali sambil tetap melanjutkan.

Memang tak menyenangkan dilihat dan tak menggembirakan.

Mengerti?

Maafkan aku.

Kita baru saja bersumpah untuk berbagi segala hal.

Katakan kepadaku yang membuatmu cemas.

- Berdirilah... - Jangan.

Pidato Arthur.

Aku mencemaskan pidato Arthur.

Mengerti?

Aku juga.

Tommy, mau apa kau?

Tommy.

Ada setengah tentara Inggris menunggu kita di bawah.

Mereka tentara Irlandia Raja.

Kami menunggu mereka di lumpur selama dua minggu.

Tommy.

Ada setelan yang jika aku lepas, aku tak bisa memakainya lagi...

Itu bagus.

Halo, Ny. Shelby.

Maaf karena sudah sibuk dengan pikiranku.

Sekarang, mari sempurnakan upacara ini.

Hei, Vincent...

Hewan apa yang punya penis di atas punggungnya?

Kuda kavaleri.

Dia paham.

Sial.

Di mana mereka?

Kau pendamping prianya, Arthur. Cari mereka.

Ya.

Itu omong kosong.

Kita bagian dari gerakan dan organisasi politik.

Itu bukan "pertemuan kecil rahasia",

itu pertemuan saja.

Ini soal dunia, orang-orangnya,

pandangan politik kita saat ini, dan situasi terkini.

Kita harus mengevaluasi kembali cara pemerintah...

- Memang aneh. - Dia melihat ke sini.

Apa?

Dia ke sini.

Sungguh.

Sial. Itu yang lain.

Apa maksudmu "yang lain"? Ada berapa?

Ada dua yang mencuri pandang.

Aku suka yang satunya. Tak berbahaya.

Pasti karena lipstik pemberian Tommy dari New York.

Aku melihat kalian tak punya pendamping.

Aku juga sendirian.

Boleh bergabung?

Tommy? Tom...

Aku tak lihat.

Tak lihat apa pun. Maaf, Bung.

Kau harus turun.

Baik. Kami sudah selesai. Kau baik?

- Ya. Sangat baik. - Begitu?

- Kau mabuk? - Tidak.

Tidak.

Ini.

Baiklah, seteguk saja.

Linda itu wanita baik, Arthur.

Wiski yang enak.

Pria baik terkadang perlu menahan diri, bukan?

Kalau begitu, kusebutkan ini dalam pidatoku?

Tidak, kecuali kau mau dipecat, Arthur.

Maaf, Nona.

Oke.

Dengar.

Suruh pelayan siapkan sampanye.

Sebentar lagi kami turun.

Sampanye, ya. Baiklah.

- Sudah di sini. Aku siap. - Bagus.

Dari mana asalmu?

Aku pengungsi.

Dari mana?

Rusia.

Beberapa bulan ini,

Thomas mengembangkan kepentingan bisnis dengan Rusia.

Kulihat dia memercayakannya kepadamu.

Kau butuh izinnya bahkan untuk bicara denganku.

Posisi seniorku di Shelby Company

memungkinkanku tak perlu meminta izin dari siapa pun...

More Indonesian subtitles for Peaky Blinders

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left