The first 110 lines.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
Shin Sol-i. Kau sungguh tak ada harapan.
Sol-i, ibu sudah buat naengchae jokbal kesukaanmu.
Dia di kamar terus selama akhir pekan. Tak keluar sama sekali.
Kenapa, ya? Mungkinkah dia ditolak orang yang dia sukai?
Sol-i ditolak?
Berani-beraninya dia…
Aku bilang "mungkin".
Dia bisa dengar.
Astaga. Menjauhlah!
Shin Sol-i.
Pukul berapa ini? Kenapa terlambat?
Maafkan aku.
Kau buat surat cinta di lembar jawaban
dan mengacaukan pementasan sekolah.
Orang tuamu tahu soal tingkahmu ini?
Halo, Bu.
Shin Sol-i, murid kelasmu ini sering berulah.
Bu Moon, sebenarnya bagaimana kau mengatur murid-muridmu?
Maafkan aku, Pak.
Biar aku beri peringatan.
Masuklah, Sol-i.
Jaga sikapmu.
Sol-i, Sol-i, Shin Sol-i!
Bagaimanakah rasanya menyatakan cinta di depan umum?
Shin Juliet, siapakah Romeo yang begitu kau cintai itu?
Tak bisakah kau beri tahu aku?
Wang Se-hyeong, hentikan.
Kenapa? Ini sudah telanjur. Lebih baik terus terang saja. Benar, 'kan?
Ajak dia berpacaran.
Siapa kau? Lepaskan!
Se-hyeong, kalau kau bosan, mau main denganku?
Lepaskan, Woo Dae-sung.
- Apa? - Aku tak bisa bernapas. Ampun!
Maaf, Shin Sol-i.
Maafkan aku, Shin Sol-i.
Kawan.
Bilang padaku jika ada yang mengganggumu.
Ya, terima kasih.
Aku mau berlatih. Sampai besok, Kawan!
Apa Woo Dae-sung pengawalmu?
Kalau aku, pasti sudah pindah sekolah
karena malu.
Aku malu satu kelas denganmu.
Teman tak pantas berkata begitu.
Kang Ha-young, apa katamu? "Malu"?
Benar. Sungguh memalukan!
Kembali ke bangkumu selagi aku masih sabar!
Yang benar saja.
Kau tak apa?
Ya, aku tak apa.
Terima kasih sudah mencemaskanku.
Aku permisi sebentar.
Sol-i, sebentar lagi pelajaran dimulai. Kau mau ke mana?
Sol-i, duduklah di sini!
Ayolah! Kita belajar bersama.
Ya.
Kau salah menghitung yang ini.
Jangan pedulikan aku. Aku bisa lihat kunci jawaban.
Sol-i, makan ini dan bersemangatlah.
Terima kasih.
Omong-omong, Sol-i, sungguh tak ada orang yang kau sukai?
Tidak ada.
Begitu, ya? Maaf.
Aku mau belajar di kelas.
Kurasa benar-benar tidak ada. Ya, 'kan?
Kakak!
Aku merindukanmu.
Selamat datang, Heon.
Ada apa ini?
Geon ingin memberi kejutan kepadamu.
Astaga putraku.
Kau makin tampan dan tinggi!
Ini hadiah untukmu.
Aku dan Ibu membeli pernak-pernik MUFC.
Makan yang banyak, Kak.
Kau juga.
BIG LITERATURE
Cha Geon, lekas sikat gigi dan tidur.
Sebentar lagi.
Sudah malam. Lekas tidur.
Ayolah, sebentar lagi.
Lekas!
Biar kuselesaikan ini dahulu.
MENULIS PESAN SHIN SOL-I
Sudah tidur?
Sedang apa?
Shin Sol-i.
UJIAN NASIONAL 2006 RAPOR UJIAN PERCOBAAN JUNI
Sol-i.
Mari kita bicara sebentar.
Tadi siang wali kelasmu menelepon.
- Kenapa? - Dia bilang
sepertinya belakangan ini kau kurang fokus belajar.
Dia tanya apa kau ada masalah,
tapi ibu dan ayah tidak tahu apa-apa.
Ibu.
Ayah.
- Kenapa? - Ya?
Apa aku…
pindah sekolah saja?
Apa maksudmu?
Apa ada yang merundungmu?
Kenapa mendadak ingin pindah?
Tidak apa. Hanya saja…
SMA Yuil sekolah anak-anak pintar.
Akhir-akhir ini aku merasa tidak cocok.
Naiklah.
Kawan, kau tak sakit, 'kan?
Tidak. Aku tidak sakit.
No comments yet. Be the first to leave one.