Release info

나도엄마야ㅡI'maMothertooㅡE90 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2018-10-09
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 90"

"Bu Choi Kyung Shin"

Halo?

Aku ingin kamu mendengarkan aku baik-baik.

Sebaiknya kamu ke luar negeri. Itu yang terbaik untukmu.

Jangan macam-macam dan lakukan saja apa yang kukatakan.

Kamu mengerti?

Kenapa kamu tidak menjawab?

Apa yang kamu lakukan?

Kyung Shin, ini aku.

Baiklah.

Ji Young.

Jenny tidur di rumahku.

Baiklah.

Kenapa kamu meneleponnya semalam ini?

Itu...

Jenny sedang berpikir apa dia dia harus bersekolah ke luar negeri.

Dan aku pikir sayang sekali jika kesempatan ini hilang.

Itu sebabnya aku bicara jujur.

Aku ingin memberitahunya untuk sekolah di luar negeri

daripada membuang-buang waktunya.

Sebagai orang dewasa, janganlah terlalu melindungi dia.

Kamu juga harus berpikir rasional

dan mengirimnya ke luar negeri demi masa depannya.

Jangan hanya memanjakan dia.

Kami akan memutuskan itu sendiri.

Dia masih dalam proses melupakan apa yang terjadi,

jadi, jangan terlalu menekannya.

Baik, aku rasa aku sudah kelewatan.

Beristirahatlah.

- Kemarilah. - Baik.

- Siapa itu? - Kyung Shin menelpon.

Kenapa dia menelepon semalam ini?

Untuk meyakinkan Jenny pergi ke luar negeri.

Aku sudah bilang akan mengurusnya. Kenapa dia begitu gigih?

Kamu bilang kali pertama kamu bertemu Jenny

adalah di dekat rumah ayahmu, bukan?

- Ya. - Sedang apa dia di sana?

Dia tidak punya teman di sana atau lainnya.

Entahlah. Aku tidak pernah memikirkannya.

- Apa tidurmu nyenyak? - Ya. Di mana Pak Shin?

Dia sudah berangkat kerja.

Maaf karena aku datang larut malam kemarin.

Kenapa minta maaf? Kamu selalu diterima di sini.

Kemarilah dan duduklah.

Jenny, aku ingin bertanya.

Apa mungkin ibu kandungmu seseorang yang aku kenal?

Begitu rupanya. Aku rasa aku tidak mengenalnya.

Kamu pasti sangat kesal kemarin.

Semangatlah. Kami akan selalu berada di sisimu.

Kamu bahkan memiliki keluarga bibi dan pamanku.

Kamu tidak sendiri.

Terima kasih.

- Hei, You Jin. - Hyun Joon.

Aku dengar Pak Shin Sang Hyuk adalah putra kedua dari Grup A One.

Itu artinya dia adikmu, bukan?

Ya.

Aku membaca artikel tentang bisnis barunya, Lotieler.

Itu kelihatannya sangat menarik.

Perusahaan kami ingin berinvestasi dalam bisnis itu

dan mengembangkannya di seluruh dunia.

Bisakah kamu memperkenalkan adikmu kepadaku?

Aku Jang You Jin.

Aku Shin Sang Hyuk. Senang bertemu denganmu.

Aku Yoon Ji Young.

Aku kuliah di universitas yang sama dengannya,

dan dahulu dia sangat terkenal

karena sangat pintar dan cantik.

Apa maksudmu? Hyun Joon yang tercantik.

Hyun Joon cantik?

- Ayo duduk. - Baik.

Aku melakukan riset menyeluruh mengenai bisnismu,

dan itu sangat inovatif dan mengejutkan.

Kamu seperti ingin menciptakan dunia yang dikelola dengan internet.

Kamu sangat memahami konsep realitas virtual

yang ingin aku terapkan.

Tentu. Aku pikir pusat perbelanjaan akan menjadi seperti itu.

Itu sebabnya kami ingin berinvestasi secara eksklusif dalam bisnis ini.

Aku belum yakin. Kami masih terbuka untuk investor lain.

Tapi aku ingin memprioritaskanmu.

Aku tidak keberatan selama kami bisa memimpin dan mengambil inisiatif.

Demi aku?

Jika peduli, kenapa mengungkapkan masa laluku seperti itu?

Aku tidak akan pergi.

Aku akan tinggal di sini dan tetap ada di hidupmu selamanya.

Aku akan mengikutimu selama sisa hidupku!

Semua yang Anda minta berjalan sesuai rencana.

Saat Pusat Perbelanjaan Lotieler meluncurkan sistem tanpa pegawai,

para peretas akan menyerang sistem sekaligus.

Setelah sistem pembayaran berantakan,

wartawan akan menulis dan mengunggah artikel negatif.

"Kami Tidak Siap untuk Sistem Tanpa Pegawai."

"Peresmian Paksa Malah Berakhir Kacau."

- Itu yang akan mereka tulis. - Baik.

Mereka juga perlu menyoroti fakta bahwa dia adalah CEO kejam

yang mencoba mencuri pekerjaan dengan sistem tanpa pegawai.

Baik, aku akan memastikan itu.

Dan beri tahu Seung Mi untuk mencari tahu keadaan mereka.

Baik.

"Sup Pasta Kedelai dengan Daun Lobak Kering"

Ini.

Apa ini?

Menurutmu apa? Aku belanja bahan makanan.

- Ini belanja bahan makanan? - Apa ada masalah?

Ini akan menjadi sarapan menakjubkan.

Aku akan memasak sarapan untuk semua orang besok.

Tapi itu tampak tidak tulus, bukan?

Kamu harus membuang prasangka

bahwa kamu harus memasak menggunakan bahan mentah.

Yang penting rasanya enak dan mengenyangkan.

Aku sangat yakin Ji Bbong yang memberi tahu Pak Han

bahwa aku tidak membuat sarapan.

Aku akan mengejutkan semua orang dengan sarapan besok.

Aku harus membeli lebih banyak lagi.

- Masuklah. - Baik.

- Kalian sudah pulang. - Ya.

Halo, Kyung Shin.

Aku membeli obat herbal untuk Ibu, dan aku datang untuk makan malam.

- Sang Hyuk juga akan segera datang. - Baik.

- Hei. - Halo, Ayah.

- Duduklah. - Baik.

- Apa semuanya baik-baik saja? - Ya.

Apa Ayah sehat?

Apa Ayah tidur dengan nyenyak?

Ya, tidurku nyenyak.

Bagus. Apa Ayah cukup makan?

Apa ada yang ingin Ayah makan?

Tidak, tidak usah.

Jika ingin sesuatu, jangan ragu untuk memberitahuku.

Baik, aku akan memberitahumu.

Astaga, lihat kamu menanyakan semua pertanyaan itu.

- Di mana Tae Woong? - Dia sedang kursus.

Begitu rupanya.

Kyung Shin, aku akan membantumu memasak makan malam.

Kyung Shin selalu masam.

Di sisi lain, Ji Young sangat ceria dan suka mengobrol.

Begitu rupanya.

Kita akan menyantap hidangan laut kukus.

Tolong siapkan bahannya.

Kyung Shin, aku ingin tanya.

Pernahkah kamu melihat ponsel Jenny di kamar rias?

Pertanyaan macam apa itu?

Maafkan aku.

Seseorang memberitahuku bahwa mereka melihatmu keluar dari kamar rias.

Aku tidak pernah melihat ponselnya.

Beraninya kamu menuduhku soal itu?

Kenapa kamu menatapku seperti itu?

Maafkan aku.

Apa mungkin kamu sudah kenal Jenny?

Tidak, bagaimana aku bisa mengenal seseorang seperti dia?

Sang Hyuk bahkan menanyakanku hal yang sama.

Kalian keterlaluan.

Maafkan aku.

- Tae Woong, kamu suka ikan, bukan? - Ya.

Kamu makan lahap sekali.

Sang Hyuk, apa bisnis barumu berjalan lancar?

Ya, Ayah.

Orang-orang berpikir bisnisnya akan memiliki masa depan yang cerah.

Aku punya teman yang bekerja sebagai investor,

dan perusahaannya ingin berinvestasi dalam bisnisnya.

Kamu tidak punya banyak waktu sebelum peluncuran.

Kamu harus melakukannya dengan baik.

Jangan khawatir. Semuanya berjalan dengan baik.

Astaga, ibu sangat bangga padamu.

Bagaimana kamu bisa sehebat ini?

- Aku? - Ya.

Itu karena aku mirip Ayah.

Tentu saja. Dia putraku.

Astaga, kamu hanya mengatakan itu ketika dia berhasil.

Ada apa?

Aku mencium sesuatu yang bau. Aku sekarang baik-baik saja.

Kamu pasti tidak suka ikan.

Aku tidak terlalu suka ikan.

Sayang.

- Ada apa dengan dia? - Aku ingin tahu ada masalah apa.

- Apa kamu baik-baik saja? Ada apa? - Aku baik-baik saja.

Ada apa, Ji Young?

Apa kamu menyantap makanan basi saat makan siang?

Tidak, makanan kami sama. Dan aku baik-baik saja.

Astaga, apa kamu hamil?

Maaf?

Astaga, pasti itu.

- Astaga. - Apa itu benar?

Entahlah.

Kamu harus ke rumah sakit besok.

Ya, dia benar. Sang Hyuk, antar dia ke rumah sakit.

Segera antar dia setelah kamu bangun.

Baik, aku akan mengantarnya.

Astaga.

Apa kamu benar-benar hamil?

Apa kamu tidak punya alat tes kehamilan?

Aku sudah menggunakan semuanya.

Aku tidak percaya aku harus menunggu sampai besok pagi.

Aku tidak sabar mendengar hasilnya.

Aku mungkin tidak hamil. Jangan terlalu berharap.

Baiklah.

Mari kita tidur supaya kita bangun awal esok pagi.

Aku ingin punya bayi yang mirip denganmu.

- Bagaimana jika anak perempuan? - Dia akan tetap cantik

selama dia tidak sebesar kamu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left