Release info

비켜라 운명아 It's My Life E49 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-01-11
Downloads: 9
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"It's My Life"

"Episode 49"

Apa-apaan ini?

Aku yakin ini alamatnya.

Itu artinya dia tinggal di rumah ini?

Mungkinkah dia bekerja untuk keluarga yang tinggal di sini?

Biar kucari tahu.

Siapa itu?

Halo. Bu Yang Sun Ja

tinggal di sini, bukan?

Ya, dia tinggal di sini. Siapa ini?

Begitu. Aku suaminya

Yang Sun Ja. Itu benar.

Bu Yang tidak ada di rumah saat ini.

Lalu kapan istriku, Sun Ja, pulang?

Aku tidak tahu. Kembalilah saat Bu Yang di rumah.

Halo?

Dia ketat sekali.

Itu wajar saja.

Tidak sembarang orang boleh masuk ke rumah mewah seperti ini.

Tapi bagaimana ini?

Haruskah aku menunggu di sini sampai dia pulang?

Katanya, dia suaminya Bu Yang.

Tapi Bu Yang bilang suaminya menghilang sejak Nam Jin kecil.

Itu aneh.

Nomor yang Anda hubungi tidak aktif. Silakan tinggalkan pesan

setelah bunyi berikut.

Apa yang kamu pikirkan?

Beraninya kamu menyentuh putriku.

Sudah kutegaskan kepadamu

bahwa aku tidak ingin melihat kamu dan ibumu lagi.

Kenapa kamu terlihat sangat serius?

Hai. Kamu datang pagi sekali.

Ada apa?

Kenapa kamu terlihat sangat lesu seolah-olah tidak bisa tidur?

- Tidak. - Ya, itu benar.

Apakah karena ucapan ayahku semalam?

Jika begitu, jangan khawatirkan soal itu.

Aku akan mengurusnya.

Bagaimana mungkin aku tidak khawatir?

Semua ini gara-gara aku.

Apa maksudmu gara-gara kamu?

Lebih tepatnya, ini gara-gara kita.

Aku tidak mau kamu dan ayahmu menjadi jauh

karena aku.

Apa maksudmu?

Maksudku, kita sebaiknya tidak terburu-buru.

Bukan itu yang ingin kudengar.

"Jangan khawatir."

"Aku bisa menunggu sampai dia merestui hubungan kita."

"Selagi menunggu, kita harus merawat hubungan yang bahagia."

"Aku tidak akan pernah melepasmu sampai hari kematianku."

Itulah yang ingin kudengar darimu.

Kurasa caraku mengatakannya membuatmu marah.

Aku akan menunggu.

Aku tidak akan pernah melepasmu.

Sebenarnya, aku cukup sabar.

Aku tidak akan meninggalkanmu kecuali kamu yang meninggalkanku.

Lalu kenapa kamu mengatakan kita sebaiknya tidak terburu-buru?

Maksudku, aku belum berniat memajukan hubungan kita.

Jadi, kamu tidak perlu berdebat dengan ayahmu dan menjadi marah.

Aku yakin dia akan melihat

ketulusan kita seiring waktu.

Itukah yang kamu maksudkan? Aku salah paham.

Astaga. Kamu cepat sekali marah,

lalu cepat tersenyum lagi. Seung Joo yang pemarah.

Apa? Seung Joo yang pemarah?

Selamat pagi.

Suasana apa ini?

Benar sekali. Terasa dingin di luar,

tapi di sini panas.

Pak Koo, kamu juga mau pelatihan pendisiplinan?

Pelatihan pendisiplinan?

Pak Ahn, kamu sedang mendapatkan pelatihan pendisiplinan?

Ya. Itu sangat berat.

Benar juga. Apakah rencana untuk meyakinkan Nona Han Mi Ra lancar?

Itu tidak akan mudah, tapi kami akan terus mencoba yang terbaik.

Kamu mungkin tidak tahu bahwa aku cukup sabar.

Kami akan menemui Nona Han setelah rapat pagi ini.

Jika hari ini tidak berhasil, kami akan mencoba lagi besok.

- Jika besok tidak berhasil... - Kami akan mencoba lagi lusa.

Astaga. Kalian berdua sangat kompak.

Ya, Pak Heo.

Apa? Sekarang?

Sebanyak 50.000 dolar?

Ya. Menurutku,

adik ipar Pak Han, Ko Seon Gyu,

membujuk kakaknya melakukan ini.

Ya. Aku juga berpikir begitu.

Apa tindakanmu?

Jika uang itu bisa menghibur

istrinya Pak Han meskipun sedikit,

sebaiknya kuberikan uangnya.

Sudah kuduga kamu akan bilang begitu.

Namun, tampaknya Pak Han tidak tahu soal ini.

Itulah yang membuatku khawatir.

Kamu khawatir dia akan berpikir kamu mencoba menyelesaikan

masalah nyawa dengan uang, bukan?

Benar.

Bukan kamu yang menawarkan hal ini.

Dia meminta uangnya. Jadi, meskipun ada kesalahpahaman,

kamu hanya perlu menjelaskannya kepada Pak Han.

Ya.

Aku terlalu malu bertemu dengan Anda.

Jika dipikir-pikir,

ibuku tampaknya ingin mengatakan sesuatu kepadaku kemarin.

Aku tidak bisa memahami perasaannya karena terlalu memikirkan masalahku.

Ibumu sangat khawatir

akan membebanimu.

Aku putranya. Dia tidak membebaniku.

Kenapa Nam Jin bersama gadis itu?

Itu tidak ada gunanya.

Gadis itu terlihat seperti ayahnya.

Dia tidak akan melawanku selama aku memiliki ini.

"Han Mi Ra"

Bu Choi, rapat untuk kontes kedua akan segera dimulai.

Baiklah.

Tema kedua kontes ini adalah "Kecantikan Wanita Dewasa".

Untuk menambahkan keunikan dari Han Mi Ra,

yang akan muncul di publik setelah tujuh tahun,

kita harus menggabungkan keanggunan dan kemisteriusan.

Aku menyukai desain draf Pak Jang dan Nona Jung.

Namun, kalian berdua harus memperbaiki desainnya.

Apa yang sebaiknya kami perbaiki?

Pak Jang, pakaian Anda elegan, tapi agak biasa.

Ini terlihat seperti pakaian wanita paruh baya pada umumnya.

Baiklah.

Aku akan menambahkan gaya Han Mi Ra pada desainnya.

Baiklah.

Untuk desain Nona Jung, kain adalah masalahnya.

Linen mudah kusut, jadi, modelnya harus berhati-hati.

Lalu bagaimana kalau memakai kain yang tidak mudah kusut?

Kurasa kain campuran poliester juga pilihan bagus.

Aku juga menyukai desain Nona Seo.

Desainnya lebih memperlihatkan gaya Han Mi Ra daripada yang lain.

Ini mewah dan elegan.

Han Mi Ra akan tampil untuk kali pertama setelah tujuh tahun.

Daripada desain yang biasa dan populer,

bukankah kita membutuhkan sesuatu yang baru dan memesona?

Itu benar, tapi seperti yang Ibu lihat di kontes pertama,

itu percuma saja jika pakaiannya kurang laku.

Banyak pelanggan akan mengembalikan dan meminta perbaikan.

Perlukah kita mengambil risiko itu?

Lalu bagaimana kalau kita membuat sampel-sampel

untuk dievaluasi?

Ide bagus. Mari kita lakukan itu.

Karena jadwal kita padat, mulailah membuat sampelnya segera.

Benar juga. Ibu, apakah Nona Han telah setuju akan tampil untuk kita?

Dia pasti akan tampil di peragaan busana kita, jadi, tenang saja.

Baiklah. Mari kita tutup rapatnya.

- Terima kasih. - Terima kasih.

Siapa itu?

Ini Ahn Nam Jin.

Mi Ra, aku juga di sini.

Aku tidak ingin menemui kalian, jadi, pergilah.

Kamu benar-benar akan seperti ini?

Kita seharusnya menyelesaikan kesalahpahaman ini.

Kamu tidak akan bertemu denganku lagi?

Paman Beluga.

- Soo Ji. - Hai, Soo Ji.

Soo Ji, Bibi Lumba-lumba juga di sini.

Bibi Lumba-lumba itu lucu.

Masuklah.

Ini sama dengan ini.

Beluga dan ini.

Kamu bisa menontonnya.

- Nona Han. - Aku tidak ingin bicara denganmu.

- Kamu salah paham. - "Salah paham"?

Semua foto yang dikirimkan Bu Choi tertanggal kemarin.

Wajah Soo Ji terlihat jelas di foto itu.

Boleh kulihat fotonya?

Seandainya aku tahu Bu Choi mengutusmu,

aku tidak akan menemuimu sejak awal.

Apa maksudmu, dia mengutusku?

Bu Choi berkata begitu kepadaku.

Katanya, dia mengutusmu.

Mi Ra, kami berkompetisi melawan timnya.

Aku tidak bisa menjelaskan detailnya karena ini mengenai perusahaan,

tapi entah putranya Bu Choi atau Nam Jin

akan mewarisi Hyunkang

melalui tiga ronde kontes.

Jadi, untuk apa kami mengikuti perintah Bu Choi?

Tunggu.

Bukankah ini kafe tempat kami bertemu denganmu?

Kurasa begitu.

Jika kubawa Soo Ji untuk dipotret seperti katamu,

kenapa tidak ada foto dari akuarium?

Foto-foto ini akan terlihat lebih jelas karena siang hari.

Tapi

hanya kamu yang tahu

aku berada di depan kafe.

Di mana kamu dan Bu Choi

kebetulan bertemu?

Kami bertemu di kafe itu.

Maka itu sudah jelas.

Kurasa dia mempekerjakan seseorang untuk memotret Soo Ji.

Kurasa itu mungkin saja.

Apa yang Bu Choi katakan?

It's My Life subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for It's My Life

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left