247°F

247°F

Download Indonesian Subtitle

Release info

247 Degrees Fahrenheit Indonesian Subtitled
A Commentary by FanAnner
Cuma nyoba nerjemahin. Asli 100% usaha sendiri.

Tags

other
Published on: 2012-10-26
Downloads: 58
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Orang tuamu itu sangat baik.

Apanya, makan malamnya?

Makan malam untuk seluruh pesta pernikahan.

Sekarang semuanya sudah tahu satu sama lain dan hari-hari akan menjadi indah.

Apakah kau lihat dia berlari sehabis minum-minum?

Semuanya. Maksudku...

Tempat tidur di katalognya bagus, iyakan?

Kalau kau bilang begitu. Kau tahukan, buatku, tempat tidur ya tempat tidur.

Ya, bagaimana kalau kita melihatnya?

-Mungkin. -Besok pagi?

Baiklah, kau mau aku keluar dari tempat tidur untuk melihat tempat tidur?

Itu bukan cuma tempat tidur.

Tempat tidur kita.

Kita lihat nanti, oke.

-Ya? -Kita lihat nanti.

Aku cuma mencintaimu.

Jamie. Jamie!

Jamie!

Jamie! Jamie!

Jamie, bangun! Bangunlah, kumohon!

Jamie!

berdasarkan kisah nyata

3 Tahun Kemudian

Jenna!

Jenna!

Jenna.

Ayolah, aku sudah mencarimu kemana-mana.

Aku sedang mendengarkan musik. Aku tidak bisa mendengarmu.

Jadi, tidak apa-apa kita tinggalkan mobilnya di sini?

Ya, ya, musimnya turis-turis datang masih lama.

Cuacanya... Sialan, cuacanya begitu sempurna.

-Sempurna. -Ini akan menjadi akhir pekan yang bagus.

Kami mencintaimu, cuaca. Kami mencintaimu, cuaca.

Ian ada di sana.

Semuanya menunggu kita, jadi jangan bersikap kasar.

Aku tidak tahan menunggu pesta malam ini. Ini harus dengan undangan.

Itu sangat keren.

Dan dia benar-benar seksi... Ian.

Apa kau dapat gambar yang bagus?

Ya.

Ini, lihatlah.

Itu sangat bagus.

Ya, aku suka yang ini. Kau lihat bagaimana pembingkaiannya?

Ya.

Oh, ya.

Kau sangat berbakat.

Maksudku, bakat seperti itu sangat membuatku kagum.

Terima kasih.

Ayolah, semuanya sudah menunggu.

Oh, gadis-gadis sudah datang.

Ya, dia manis.

-Renee. -Hai, semuanya.

Apa kabar, Renee?

Ian, ini Jenna. Jenna, ini Ian.

-Hai. Senang bertemu denganmu. -Terima kasih sudah mengundang kami.

Oke, bla-bla-bla. Ayolah, mari berangkat.

-Kita mau pergi kemana? -Aku rasa kita mau pergi naik perahu.

-Perahu. - Ya, ayo.

-Kenapa naik perahu? -Butuh waktu sekitar satu jam

untuk naik mobil mengitari danau, jadi kita naik perahu.

Woo! Apa kabar, dunia?

Pasti menyukai ini.

-Kawan, ini menyenangkan. -Memang menyenangkan.

Woo! Baiklah, ayolah, kawan, biar aku yang mengemudi.

-Dia milikmu. -Ya?

-Ya. -Baiklah.

Perhatikan saja kapal yang lainnya dan hormatilah.

Bagus bukan?

Woo!

Ya.

-Woo! -Aku tahu, aku tahu. Michael!

-Apa? -Berhenti.

Maafkan aku. Kau tahu aku tidak bisa menolong diriku sendiri.

Ya, bisa kau coba? Serius, cobalah.

Baiklah, aku coba.

Michael!

Ngomong-ngomong, ada apa dengan hari peringatan bulan mei?

Begini, para penduduk lokal memperingatinya.

Ini festival besar setiap tahunnya.

Jadi pada dasarnya ini memberi mereka keberuntungan selama musim panas.

Dan ini seperti sebuah alasan untuk mereka agar bisa mabuk-mabukan.

Bukannya ini tradisinya paganisme?

Aku rasa sepertinya kita akan berpesta seperti orang-orang pagan malam ini.

Aku akan bercinta denganmu seperti orang pagan malam ini.

-Dasar mesum! -Hei!

Aku akan mendapatkanmu malam ini. Tunggu.

Aku suka Jenna. Dia sepertinya menarik.

-Oh, Tuhan. -Dia manis.

Kau terdengar seperti Renee. Itulah yang selalu dia katakan...

...dia sangat pintar dan menarik dan menyenangkan.

Dan mungkin dia begitu, tapi dia sulit untuk didapatkan, kawan.

-Apa? -Di mana tas-tasnya?

Di mana tas-tasnya?

Kau bilang kau mau ambil tas-tasnya, kau ingat?

Tunggu, apa kita tinggalkan di sana?

Tidak, tidak, itu sudah ada di kabin.

Wade sudah mengambilnya. Ini perahu miliknya.

Siapa Wade?

Wade adalah seorang raksasa, pria ganas yang aku sayangi.

Itu adalah Wade yang di atas sana.

-Apa kabar, Wade? -Apa kabar, Wade?

Ayo kesini.

-Dia seperti seorang pegulat. -Dialah alasan kenapa kita ada di sini.

Bagaimana bisa?

Dia adalah pamanku. Dia menyewakan kabinnya setiap tahun.

Dan dia memutuskan untuk membiarkan kita di sana selama hari peringatan bulan mei.

Jadi kita dapat hadiah.

Oh, kawan, kau ingat ganja yang dia berikan saat musim panas yang lalu?

Ayo, sayang, mari pergi.

Mm-hmm.

Apa?

Oh, kau tahu, sesuatu yang keren

bahwa Wade memberi kita tiket untuk pesta besar malam ini.

Jadi aku harap kau mau berdansa.

Apakah kau merokok?

Apakah aku merokok?

Setiap saat. Tidak juga,

meskipun Wade suka berpikir semua orang suka melakukannya.

-Si besar Wade, apa kabar, kawan? -Bagaimana kabarmu?

-Senang bisa bertemu. -Oh!

-Ini pacarku Renee. -Aku tidak lihat ada batu di sana.

-Apa kabar? Senang berkenalan denganmu. -Halo. Apa kabarnya hari ini?

-Hei, ini dia. Hei, Ian. -Bagaimana kabarmu?

-Baik. Bagaimana kabar ibumu? -Kau melewatkan hari ulang tahunnya lagi.

-Lagi. -Jangan khawatir.

Hei, Wade, ini Jenna. Jenna, ini Wade.

-Halo, Jenna. -Hai.

Hei, Beau! Apa kabar, kawan?

-Oh, ya ampun. -Siapa ini?

-Oh, ini adalah Beau. -Beau. Oh.

-Hai. -Dia menyukaimu.

-Dia tidak terlalu menyukaimu, kan? -Dan itulah Beau.

-Beau, pergi dari sini. pergilah. -Oh, dia sangat manis.

Dia sangat bersahabat.

Minuman Sambutan untuk semuanya. Aku buat sendiri.

Kalian terlalu baik. Ini dia.

Satu untuk wanita yang cantik.

-Ini dia. -Terima kasih, pak.

-Jenna. -Tidak, terima kasih.

-Apa kau yakin? -Ya.

-Baiklah. -Biar aku yang minum.

Hei, Wade, di mana kau taruh tas-tasnya?

-Di dalam pintu sana. -Baiklah.

Ya, sebuah perayaan panggilan untuk daging.

-Daging apa? -Terang bulan.

-Ya ampun. -Ooh.

-Mari bersulang. -Satu hanya bisa berharap.

Terang bulan.

-Pastikan untuk kembali dan makan. -Oh, aku tidak pernah melewatkan dagingnya.

-Wade, tidak apa-apa kalau aku..? -Tidak masalah.

Aku buatkan untuk kalian. Ada banyak bir di kulkas.

Dan kalau kalian mau lagi, beritahu aku saja.

-Wade, kau hebat. -Kau luar biasa.

-Mari kita lakukan. Pesta! -Baiklah, bersenang-senanglah, kawan-kawan!

Ayo, Beau, mari pergi.

-Wow. -Baiklah, biar aku lihat dulu.

Ini sangat indah.

Jaman daging sekitar 7,000 tahun sebelum Masehi.

-Apa? -Oh, ya.

Dan itu akan ada di mana-mana saat festival pagan.

-Itu adalah tradisi besar pagan. -Orang-orang gua yang kita temui itu.

-Aku harap Wade segera kembali. -Dia akan kembali.

Aku tidak mau dia merasa kita tidak tahu terima kasih.

Tidak, tidak, dia baik-baik saja. Dia pasti akan kembali.

Baiklah, kalian berdua, kamar tidurnya ada di atas.

Kalian berdua bisa ambil satu. Yang satunya lagi untuk Jenna.

Bagaimana denganmu?

Aku? Aku di sofa saja.

Ya, sepertinya urusan kita sudah selesai.

Hei!

Kau tahu, kau bisa ambil kamar tidurnya.

Tidak, tidak apa-apa. Ini adalah sofa ternyaman di dunia.

Oh, Tuhan.

Benar-benar, ya.

Aku tidak berpikir kita mau mendengar apa yang akan terjadi nanti.

-Mau kuambilkan bir? -Ya, tolong.

Keren.

Baiklah, ya, aku pikir...

...kau bisa melihatku membuat makan malam.

Tidak, tapi aku akan membantu.

Bahkan lebih baik.

-Bersulang. -Bersulang.

Jadi kenapa jurusan sastra Inggris?

Karena dia suka kemelaratan.

Aku tidak lihat kau membuat usaha.

Oh, kerja bagus. Karena aku tidak perlu melakukannya.

Renee membawa pulang banyak uang ke rumah. Benarkan, sayang?

Dia memakai celana juga, kalau kau tidak keberatan dengan itu.

Mm-hmm, agar aku bisa melepaskannya.

Tidak, serius, kenapa?

Aku tidak tahu. Aku selalu punya daya tarik dengan kesusastraan.

Dan aku selalu suka menulis.

Aku mulai dari ilmu sains,

tapi aku merasa itu bukan arah yang benar untukku.

-Ilmu sains? -Ya.

-Dia hebat dalam Fisika. -Fisika? Benarkah?

Sesuatu yang hanya Tuhan yang tahu.

Ya, sesuatu yang hanya Tuhan yang tahu.

Jadi apa yang akan kau lakukan, mengajar?

Tidak, aku tidak berpikir aku mau mengajar.

More Indonesian subtitles for 247°F

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left