The first 179 lines.
Bangun!
Bangun! Bangun! Berhenti tidur!
Matahari sudah terbit!
Babi Shadow, bangun! Bangun!
Bangun! Bangun!
Bangun! Bangun!
Apa yang kau lakukan?
Kau salah mengatakannya. Aku harus menghukummu!
Tidak! Berhenti! Kapan aku bekata salah?
Kau tak mengakuinya, hah?
Kau adalah seekor babi Shadow!
Aku menyerah. Kalau begitu kau harusnya aku panggil apa?
Kita akan menikah hari ini. Menurutmu kau seharusnya memanggil aku apa
setelah kita menikah, istriku?
Suami.
Apa yang kau bilang?
Suami!
Kenapa?
Tidak cukup?
Tidak cukup.
Aku mau...
Aku akan buka pintunya.
Datang!
Siapa yang membunyikan bel pada momen yang kritis seperti ini?
Siapa?
Hai. Hah?
Halo. Tn. Huo memintaku mengantarkan ini untuk kalian.
Semoga pernikahan kalian berdua membahagiakan!
Terima kasih.
Siapa itu? Siapa yang menghancurkan pagi indahku sepagi ini?
Ini kue kesukaanku!
Dia bahkan mengirim kita hadiah!
Kalau begitu aku akan memakannya.
Tunggu sebentar! Kau tak bisa! Kau belum membasuh wajahmu dan menggosok gigimu.
Nyonya istriku,
setidaknya perbolehkanku makan satu gigitan!
Tahanlah! Makanlah setelah kita kembali dari pernikahan!
Setuju?
Baiklah!
Aku akan melakukan apa yang dikatakan istriku. Tapi...
Tapi apa?
Tapi aku harus melakukan sesuatu yang sangat penting lebih dulu.
Hal penting apa?
- Biar kuberitahu kau sesuatu. - Mengapa kau menjadi rahasia-rahasian? Tak ada siapapun di sini.
Mendekatlah!
Bagaimana bisa kau curang?
Waktu Pertunjukkan
Jumpa Kau Pada Waktunya Episode 8
Aku telah menemukan kakekku.
Jika dia tinggal, tidakkah kau takut mereka akan mengetahui rahasianya?
Apa saja yang kau ingat?
Ji Zi Qi, aku harap kau akan terus bahagia ke depannya,
dan tak ada lagi alasan untuk muram atau sedih.
Aku bisa melihat
dia benar-benar sangat baik padamu.
Jika kau menyukainya, maka beritahu dia dengan berani.
Sebenarnya, aku...
Aku...
Lihat saja yang aku lakukan.
Ibu, kami akan kembali. Jagalah dirimu baik-baik.
- Itu saja. Kami sedikit terburu-buru. Da-dah. - Hei, tunggu sebentar.
Tunggu sebentar. Mengapa kau begitu terburu-buru? Aku masih mau mengatakan sesuatu pada Feng Ying.
Feng Ying, aku mau memberitahumu,
ketika kau punya waktu, seringlah kembali dengan Zi Qi untuk menengokku dan kakekmu.
Jangan biarkan aku terlalu merindukan kalian berdua.
Kak Kelly, aku akan mengandalkanmu untuk menjaga kakekku.
Jangan cemas. Percayalah padaku, aku akan menjaga kakekmu dengan baik.
Kalau begitu aku akan mengandalkanmu menjaga Zi Qi kita, oke?
Ibu! Bagaimana kau bisa mengatakan itu di depannya? Itu memalukan buatku.
- Jangan katakan hal-hal seperti itu! - Apanya yang mesti dipermalukan?
Kuberitahu kalian,
hati-hati ketika kau mengemudi. Pelan-pelan saja. Jangan terburu-buru sampai ke rumah.
Kalian berdua boleh berbincang dan saling mengikat bersama. Mengerti?
Ibu! Baik!
- Baik, baik. Aku akan merindukanmu. - Dah, Kak Kelly.
Jagalah dirimu. Aku akan merindukanmu!
- Hei! Biar kuberitahu kau-- - Tidak, tidak perlu.
Kami akan keluar sendiri. Tak perlu mengantar kami.
- Aku-- - Ibu, aku mencintaimu.
Love you! Aku akan merindukanmu!
Hati-hati! Hati-hati mengemudi!
Oke!
Apa ini?
Ji Zi Qi itu sangat pelupa!
Hei! Lobak pedas dan lobak asinanmu!
Zi Qi! Zi Qi!
Mengapa mereka mengendarai mobil Tim Shadow?
Mengapa kau berebutan menggunakan toilet seperti ini?
Aku tergesa-gesa!
Bau!
Aku sedang membuat kari sekarang untukmu yang cocok dengan ubi.
Kau sakit jiwa.
Kau begitu gembira, dan bahkan bernyanyi.
Mungkinkah hari itu kau dan Zi Qi sudah--
Meskipun waktu pertama itu ketika Ji Zi Qi dan aku
berdua terluka di perampokan supermarket itu,
yang aku yakini mengenai perubahan takdir adalah tidak selalu berarti membuahkan hasil yang lebih baik.
Tapi bukan itu yang aku pikirkan sekarang.
Apa maksudmu?
Lihat. Karena pesan teks itu, aku menemukan kakekku dan bahkan menyelamatkan hidupnya.
Bukankah itu artinya aku mengontrol takdirku?
Itu bagus sekali. Kau bisa mengontrol takdirmu sendiri, tak sepertiku.
Bagaimana jika kau lakukan ini? Beritahu Ji Zi Qi untuk mengirimkan kita nomor loteri.
Kau! Mengapa kau selalu memikirkan tentang nomor loteri? Berambisilah dalam hidup, oke?
Benar, hanya itulah ambisi yang aku punya.
Jadi kali ini aku harus berhati-hati,
tak mengganggu kelanjutan waktu,
dan ikut campur dengan nomor loteri yang harusnya menang.
Aku tak menyangka kalau kau akan memikirkannya dengan sangat rinci, dan mengatakan hal-hal yang bahkan aku tak mengerti.
Tidakkah kau sedikit melebihkan? Tolonglah?
Kau lebih baik berhenti main-main! Hal yang paling penting sekarang adalah pertandingan Tour de Taiwan!
Cepat dan fokus kembali pada masalahnya!
Baik. Aku harus berfokus sekarang.
Ulang tahunmu besok. Apakah kau mau pergi keluar?
Dia mencari tahu ulang tahunku tanpa sepengetahuanku.
Bagaimana kau tahu kapan ulang tahunku?
Rahasia!
Ambilkan tisu toilet untukku!
Begitu bau! Pikirkanlah sendiri!
Hei! Hei! Aku...
Sudah jam 9.
Feng Ying, masih ada tiga jam sebelum ulang tahunmu.
Sudahkah kau memikirkan, harapan pertama apa yang kau mau untuk ulang tahunmu?
Harapan pertama - di hari ulang tahunku, aku mau menggenggam tangan orang yang kusuka.
Ji Zi Qi, siapkan tanganmu.
Tangan orang yang dia suka.
Itu aku!
Sudah jam 10. Dua jam hitungan mundur.
Biarkan harapan yang kedua mulai.
Harapan kedua.
Kembali ke jalur tikungan itu dan lakukan apa yang ingin kau lakukan.
Mengapa kau belum mengirimiku pesan yang ketiga?
Maaf, maaf! Bawang menggigit sesuatu tadi. Sudahlah.
Jam terakhir menghitung mundur. Apakah harapan ketigamu?
Harapan ketiga - aku akan memberitahumu besok.
56, 57, 58,
59, 60! Sudah waktunya!
Aku pasti yang pertama, kan? Selamat ulang tahun!
Aku menantikan bertemu denganmu besok. Selamat malam!
Selamat malam.
Aku di sini duluan.
Dia terlambat!
Feng Ying, di mana kau? Mengapa kau belum di sini?
Tak mungkin dia lebih gugup dariku dan pergi untuk menata rambutnya, kan?
Dia sungguh tak perlu!
Meskipun dia gugup, dia pasti sudah mengatasinya. Ini sudah lebih dari sejam.
Raja terlambat!
[Feng Ying, di mana kau? Mengapa kau belum di sini?
Pesannya bilang "terbaca". Mengapa kau tak membalas? Ada apa?
Apa yang mungkin terjadi?
Tidak sopan!
Feng Ying, di mana kau?
Mengapa kau tak membalas? Aku cemas.
Pesan terbaca lagi? Ada apa?
Feng Ying bodoh.
.
.
.
.
.
Angkat! Angkat!
Menyambungkan anda ke kotak suara. Biaya dikenakan setelah bunyi bip.
Tak menjawab?
Tak mungkin.
Hadiahnya...
Feng Ying bodoh!
.
Apa yang harus kulakukan? Tak ada tempat berlindung!
.
.
Menghubungkan anda ke kotak suara.
.
.
.
.
Menghubungkan anda ke kotak suara. Biaya dikenakan setelah bunyi bip.
Menghubungkan anda ke kotak suara. Biaya dikenakan setelah bunyi bip.
Pesan terbaca dan tak ada jawaban. Tak menjawab teleponmu. Katakan saja jika ada apa-apa!
Berhenti bermain sembunyi dan mencari!
No comments yet. Be the first to leave one.