The first 200 lines.
Dia menulis novel itu.
Aku tahu
cara dia menulisnya.
Dong Ju.
Katakan yang sebenarnya.
Ayolah.
Kamu bilang ayahmu menyimpan buku harian.
Bukankah begitu caramu menulis novelnya?
Benarkah?
Ya,
semacam itu.
Apa maksudmu "semacam"?
Ini bukan buku harian biasa seperti yang orang duga.
Itu memang bisa dibilang buku harian.
Pokoknya, dia punya catatan.
Boleh kulihat sekarang?
Dia menghilangkannya saat pindah.
Bagaimana ayahmu bisa tahu?
- Apa? - Sepertinya ayahmu
tidak ada di TKP.
Bagaimana dia tahu semuanya?
- Itu... - Kang San!
Aku akan memberitahunya.
Dia tidak pernah menjelaskan bagaimana mendapatkan informasinya
jadi, entah bagaimana dia tahu.
Tapi tebakanku adalah
Lee Ha Neul mungkin meminta bantuan ayahku.
Saat itu, satu-satunya orang dewasa yang bisa dia percaya
adalah ayahku.
Lalu
aku yakin Lee Ha Neul memberikan rekaman video itu kepada ayahku.
Rekaman video?
Maksudmu rekaman pembunuhan
27 tahun lalu?
Benar.
Aku ingat dengan jelas memberikannya kepada seseorang.
Siapa, ya?
"Episode 12"
Menyebalkan sekali.
Apa gunanya otakku?
Kenapa aku tidak ingat?
Berhentikan memikirkan itu dan siapkan lauk.
Sebentar lagi jam makan siang.
Aku hampir mengingatnya. Aku bisa merasakannya.
Kenapa kamu ingin mencari mainan?
Itu bukan mainan biasa. Suamiku membuatnya dari nol.
Semua orang yang melihatnya ingin mengambilnya.
Mereka semua bilang itu mahakarya.
Jika itu mahakarya,
seharusnya kamu menyimpannya. Kenapa malah dibuang?
Aku tidak membuangnya. Saat aku menutup toko buku,
kami harus segera pindah,
jadi, aku pasti memberikannya kepada seseorang.
Aku masih menangis saat memikirkan hari itu.
Aku tidak bisa menemukan rumah untuk ditinggali,
jadi, aku meninggalkan putraku di rumah orang tuaku.
Lalu aku pergi mencari rumah.
- Pasti tetangga. - Tetangga?
Kamu bilang kamu memberikannya kepada orang saat pindah.
Benar. Pasti salah satu tetanggaku.
Siapa, ya?
Itu tidak penting. Mereka mungkin sudah membuangnya.
Siapa yang menyimpannya selama ini?
Tetangga?
Kalau begitu, kamu tidak yakin apakah rekaman video itu ada.
Aku yakin ada.
Bagaimana kamu bisa yakin?
Karena itu penyebab ayahku meninggal.
Apa maksudmu?
Pada malam Kang San
melintasi waktu dan mendatangiku,
ayahku
dibunuh.
"Tahun 1995"
Cepat buka pintunya!
Buka!
Astaga.
Ada apa ini?
Di mana adik Lee Ha Neul?
Kenapa kamu mencarinya di sini?
Ada apa ini?
Rahasia.
Ya, dia pergi lewat pintu belakang.
Tangkap dia bagaimanapun caranya.
Di mana Lee Ha Neul sekarang?
Bagaimana aku tahu hal yang bahkan tidak diketahui detektif?
Begini,
aku berusaha membantu Lee Ha Neul.
Anak itu mendatangiku
dan meminta bantuan.
Seharusnya kamu bantu saat itu. Kenapa kamu mencarinya sekarang?
Kalau begitu, Ha Neul mungkin akan meneleponmu
karena dia cukup memercayaimu untuk meminta bantuan.
Silakan pergi.
Aku berjanji kepada putraku akan pulang lebih awal.
Aku sudah terlambat.
Apa yang kamu tonton dengan ini?
Kenapa kamu peduli
dengan apa yang kutonton?
- Di mana kasetnya? - Kaset apa?
Apa Lee Kang San mengambilnya dan kabur?
Kang San tidak tahu apa-apa!
Itu artinya kamu tahu semuanya.
Kamu seharusnya malu, dasar sampah.
Keluar!
Hei.
Sial.
Orang yang menghapus catatan kecelakaan tabrak lari
dan menutupi kasus itu adalah Byun Jong Il.
Aku sudah memastikannya.
Pria itu membunuh ayahku.
Astaga, ini hari yang indah.
Begitu menemukan rekaman videonya,
aku bisa mengungkap kebenaran tentang kasus Danau Sopyung
serta kebenaran tentang kematian ayahku.
Tapi rekaman videonya tidak ada di antara barang peninggalannya.
Itu tidak benar. Aku hanya belum menemukannya.
Kamu pernah dengar tentang Gereja Cheonyoung?
Itu sekte.
Dan An Hyun Mook pastornya.
Dia direktur Panti Asuhan Cheonyoung
tempat kakakku dan aku tinggal.
Aku tahu.
"Gereja Cheonyoung, Kamu harus mencintai"
Kita harus menemukan pria dengan tato salib ini.
Kenapa?
Aku melihat bayangan seorang pria melalui tulang yang kutemukan.
Dan dia punya tato salib.
- Kamu yakin? - Ya. Aku yakin.
"Gereja Cheonyoung"
Menurut laporan forensik dari BFN,
potongan kayu yang kami temukan
dari TKP Jeon Doo Hyun dan Shin Kyung Chul
"Ditemukan potongan kayu dari bahan yang sama"
cocok dengan bahan salib kayu ini.
Seperti yang kalian tahu, kalung ini milik istri Byun Jong Il.
Lalu salib ini
adalah simbol kultus bernama Gereja Cheonyoung.
Dilihat dari cara pelaku meninggalkannya di TKP,
ini jelas kejahatan balas dendam terhadap gereja.
Bukan begitu.
Menurut pernyataan No Myung Nam,
Byun Jong Il memerintahkan mereka untuk membunuh Jeon Doo Hyun.
Ada hal penting yang ingin kusampaikan.
Panti Asuhan Cheonyoung tempat Lee Ha Neul tinggal
dan Kapel Cheonyoung
adalah pendahulu Gereja Cheonyoung sekarang.
Saat itu, direktur panti asuhan
dan pendiri Kapel Cheonyoung
adalah An Hyun Mook yang saat ini
menjadi presdir Gereja Cheonyoung.
Semuanya kembali ke Lee Ha Neul.
Karena belum mengidentifikasi identitas tulang,
kita tidak bisa memeriksa apakah Lee Ha Neul masih hidup.
Pelakunya pasti meninggalkan potongan kayu salib di TKP
karena suatu alasan.
Mereka pelaku sebenarnya dalam kasus Danau Sopyung dari 27 tahun lalu,
tapi tidak pernah dicurigai.
Polisi kotor ini menutupi kasusnya.
Lalu pemimpin kultus itu, An Hyun Mook,
adalah rekannya. Ini yang ingin dikatakan pelakunya.
"Gereja Cheonyoung"
Gereja Cheonyoung telah menjadi kultus besar sekarang.
Selama tiga tahun terakhir, mereka mendirikan 10 cabang di Korea.
Mereka merekrut sekitar 100.000 anggota.
Mereka punya program ceramah yang cukup agresif.
Kamu bilang 100.000 anggota?
Ya. Anggotanya murid dan ibu rumah tangga.
Jangkauan anggotanya bervariasi.
Tapi mereka membuka sesuatu yang disebut Pusat Belajar.
Mereka bukan hanya memeras uang dan barang berharga,
tapi juga menghasilkan keuntungan
melalui skema piramida ilegal.
Kenapa polisi tidak menyelidikinya?
Tidak ada yang melapor karena takut akan pembalasan.
Tapi dari mana kamu mendapatkan semua informasi ini?
Kamu bisa menemukannya jika pandai meneliti di internet.
Aku juga tahu mereka jadi lebih kuat dengan menyumbang
kepada sekelompok politikus tertentu.
Orang zaman sekarang pandai meneliti di internet.
Lebih tepatnya aku.
"Jung Yong Dae"
Permisi.
Hei.
Kamu sudah menonton berita?
"Kantor Polisi Daeguk"
Jangan terkejut. Cobalah tetap tenang.
Semalam,
No Myung Nam mencoba bunuh diri.
Apa?
Tapi yang lebih penting,
kudengar seseorang berusaha menyamarkannya sebagai bunuh diri.
Seorang pria berusia 60-an diselidiki polisi sebagai tersangka
atas pembunuhan yang terjadi dua tahun lalu.
Pria itu tidak sadarkan diri usai berusaha mengakhiri hidupnya.
Investigasi kejam polisi dikritik sebagai penyebabnya.
Pak Cho Dong Min akan memberikan laporannya.
Semalam sekitar tengah malam,
seorang pria berusia 60-an ditemukan pingsan di sebuah mobil
yang diparkir di dekat sebuah penatu di Iseong-gu, Seoul.
No comments yet. Be the first to leave one.