Release info

Time Slip Dr Jin E08 120617 HDTV H264 720p-HANrel
A Commentary by kodok.bertelur
Visit

Tags

HDTV
hdtv
720p
720
HD
Published on: 2012-06-27
Downloads: 39
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahkan oleh: kodok.bertelur a member of idfl.us

Episode 8

Kau sudah datang?

Ya.

Silahkan istirahatlah.

Ada sesuatu yang ingin kuberitahu.

Ah... ya.

Bisakah kau pindah secepatnya?

Young Rae-ku akan segera menikah dengan Tuan Kim.

Ibu.

Dokter Jin juga harus tahu.

Jika ada pria asing menginap di rumah wanita yang akan segera menikah, orang lain akan ganjil melihatnya.

Juga, aku tak mau dia disalahkan atas keributan pada saat perayaan mendatang.

Untuk membalas budimu, meskipun aku membuat sepasang sepatu dari rambutku, itu takkan cukup.

Tapi, harus dengan apa lagi aku memintamu?

aku harap kau mengerti.

Ya. Saya mengerti.

Terima kasih.

Silahkan istirahatlah.

Kenapa kau tidak melamarku?

Kenapa kau bicarakan itu sekarang? Sangat aneh...

Aku bisa melarikan diri, kau tahu

Apa yang kau bicarakan?

kau ingin menunda pernikahannya?

aku tidak bilang takkan melakukannya,

ini hanya sangat mendadak. Aku ingin pelan-pelan dan butuh waktu memikirkannya.

Berhenti berbicara hal-hal konyol seperti itu!

Jika kau menunda pernikahan yang telah Perdana Menteri setujui, maka akan terlihat seperti apa kita jadinya?

Jadi Ibu memaksakan pernikahan ini hanya untuk menghindari itu?

Hei, Young Rae.

Jika tidak, apakah itu karena lebih penting jadi mertua dari keluarga yang kuat?

aku sungguh tidak tahu.

Jika aku menikah dengan perasaan ini...

aku merasa sepertinya aku akan berdosa terhadap Tuan Kim,

dan aku takut akan hal itu, Ibu.

kau mengubahku...

Menjadi seorang ibu yang menjual anaknya sendiri.

Bukan seperti itu.

Ini permintaan wanita yang sudah menikah...

Pernikahan adalah peristiwa yang mengubah seorang anak wanita, diserahkan kepada anak orang lain.

Seperti apa kehormatan rumah tangga itu?

Akankah putriku menerima cinta dari suaminya?

Meminta pertimbangan satu hal saja. Khawatir tentang semua hal-hal sekecil itu...

Itulah

keserakahan seorang ibu.

Apa lagi yang ku harapkan?

Hanya berharap Young Hwi berhasil dalam hidupnya dan...

aku ingin melihatmu menikah dengan keluarga yang tepat dan menerima banyak cinta dari suamimu sebelum aku mati.

Lalu aku akan bisa menghadap almarhum ayahmu.

Apa kau sungguh tak tahu perasaan ibumu?

Ibu!

Saya sudah memberimu banyak masalah.

Bagaimana mengecewakannya. Kau harus pergi saat kami telah bergantung padamu.

tak usah terburu-buru seperti ini.

aku merasa seolah-olah aku memerintahmu.

Tidak Anda tidak. Banyak yang harus ku kerjakan di klinik, dan ini kesempatan besar untuk pindah dari sana.

Mari...

Selamat tinggal dan tetap sehat.

Dokter Jin!

aku tak melihatmu di klinik akhir-akhir ini jadi aku bertanya-tanya apa yang terjadi.

Jika aku tahu sebelumnya, aku tak akan membuatmu merasa tidak nyaman.

Mari...

Terakhir kali...

yang kau katakan padaku... apa maksudmu?

Cerita tentang "dunia lain".

Itu bukan apa-apa.

Jangan khawatir tentang itu.

Itu...

Selamat atas pernikahanmu.

Apa? Pernikahan?

Jadi kau diusir?

Bukan seperti itu, hanya aku pikir sudah terlalu banyak mengganggu mereka.

Jadi karena itu kau diusir.

Untuk saat ini, aku akan tinggal di sini. Sampai aku menemukan tempat tinggal.

Siapa yang punya banyak waktu di dunia ini? Mendesak? Aku lebih terburu-buru dari siapa pun!

Bukan sembarang orang. Putri bungsu Tuan Kim Pa Sun sakit.

Huh. Cuma sakit begitu saja. aku punya uang. Uang!

Tunggu sebentar.

Kami membuat obat dengan rajin, tapi takkan cukup apabila diberikan pada semua orang disini.

-Ya Tuhan... -Lalu bagaimana?

Dan kami takkan memberikannya kepada kalian jika bertengkar seperti ini.

Jadi aku telah memutuskan.

Obat akan diberikan pada mereka yang punya peradangan paling parah duluan.

Tidak! Tidak! Berikan padaku dulu! aku!

Diam.

Dokter Klinik akan menilai gejalanya. Tapi mereka tak memprioritaskan entah itu kau teman mereka atau bukan.

Bangsawan atau rakyat tak dibedakan. Berapapun uang yang kau beri, hanya yang paling parah sajalah yang akan diberi duluan.

Kalian mengerti?

Kebetulan...

Kau pernah melihatku sebelumnya?

Nona, Tuan Kim tiba.

Datang kesini akan membuat suasana hatiku bagus.

Juga karena Aku bersamamu.

Kenapa ekspresimu sangat murung?

Kenapa? Apa karena pernikahan mendadak ini dan kau tak mau?

Um .. Tuanku.

Kesinilah.. Ada tempat yang harus ku tunjukkan padamu.

Kau tahu di mana ini?

Saat kecil, ketika hidungku ingusan, saat pertama memegang tongkat, aku ganggap itu pedang.

Young Hwi mengalahkanku.

Dengan hati marah, diam-diam aku mulai berlatih pedang.

Hujan maupun salju, tak ku lewatkan satu hari pun.

Setiap selesai latihan,

aku bertekad menulis kata sedikit demi sedikit.

Young Rae

aku bertekad menunggu selamanya.

Untukmu datang padaku.

Kumohon datanglah padaku.

Apa katamu?

aku memintamu menjadi salah satu orangku

kau dan semua orang yang kau pimpin.

Itu...

Apa itu yang terbaik, seseorang yang sedang mencari renungan dan keseimbangan diri bisa menjadi...

... Ketua kelompok perampok?

Jika tukang jagal, hanya bisa memutuskan mana sapi yang akan disembelihnya.

Jika seorang ksatria, hanya menjadikan pedang untuk menebas musuhnya saja.

aku berkata begini karena sepertinya kau berguna.

Lalu...

Dengan memanfaatkanku

siapa yang ingin kau bunuh?

Di kota ini, Joseon.

Bukan bangsa Lee, tetapi keluarga Ahn-Dong Kim di Joseon.

Pohon usang busuk yang mengisap darah orang-orang baik di Joseon.

Aku akan menyayat dari akarnya.

Maukah kau...

Menjadi pedangku?

Percakapan rahasia apa ini, begitu lama sekali?

Pertanyaan yang pendek

namun jawaban yang sangat panjang.

Nah, kepada sarjana yang tak punya posisi resmi,

kau berbicara lelucon yang tak berguna, itulah sebabnya.

Oh, benar! aku dengar kau akan menjadi kerabat Perdana Menteri.

Pasti sangat aneh.

Ah .. um .. hari ini

aku mabuk sangat cepat.

aku akan pergi sekarang.

Hati-hati di jalan.

Karena kau,

aku sudah minum bagus.

Tolong tenanglah. Ketika Anda bangun leher Anda akan jauh lebih ringan.

aku mohon padamu.

Saya akan melakukan yang terbaik.

Lalu... anestesinya tolong.

Ah, s-s-Soju, s-Soju bius.

Tunggu, lihat ini!

Minggir.

Hei, Petugas Lee!

Apa yang kau lakukan? Bangun!

Tuanku. Apa yang kau lakukan disini pada jam segini?

Ah .. tapi orang ini ..

Bajingan ini.

kau berani-beraninya menaruh pisau ke leher istri bangsawan?

Sepertinya kau ingin mati.

Ini bukan operasi yang sangat sulit.

Tutup mulutmu!

Ada orang di luar sana?

Segera bawa orang-orang ini keluar!

Ya.

Tuanku. Tuanku.

Tuanku, Anda tidak bisa melakukan ini. Tuanku!

aku tak menyentuh pisaunya! aku hanya mengikuti dia!

aku akan berbicara denganmu nanti.

aku harus mengubah mereka menjadi dokter yang lambat.

aku meminta mereka untuk melakukannya!

Aku...

Meskipun aku tahu itu bertentangan dengan martabat keluarga bangsawan,

aku pikir tak masalah selama aku bisa menghapus hal-hal buruk.

Jadi diam-diam aku memanggil mereka.

Apa kau sadar dengan tindakanmu?

Bisa-bisanya kau sebagai seorang wanita membiarkan orang asing menaruh pisau di lehermu?

Jika beritanya menyebar, apa yang akan kau lakukan?

Kabar itu

atau pisau bukan hal yang kutakutkan.

Satu-satunya yang ku takutkan...

Adalah Anda, Tuanku.

Apa?

Sejak aku terserang tumor ini, Anda mengabaikanku.

Anda menghabiskan malam di istana, bahkan ketika hari libur.

Dengan alasan untuk rapat, atau bertemu teman-teman,

Anda tidak pulang.

Istriku, itu karena...

Anda tahu perasaan seorang wanita yang diabaikan oleh suaminya?

Perasaan bahwa seluruh tubuhku terasa seperti...

Telah berubah menjadi tumor. Perasaan yang sungguh mengerikan...

Apa Anda tahu?

Ya Tuhan... habislah kita.

Kita akan mati.

Lihat aku! Kau tahu siapa orang itu?

Dia adalah janda Ratu Bangsawan...

Keponakan mertua! Keponakan mertua!

Ratu yang menjanda...?

Ahh, dia adalah orang tertua di istana! (putra sulung)

Bahkan keluarga Ahn-Dong Kim pun tak bisa bertindak sembarangan!

Kita sudah membuat marah putra sulung keponakan mertua.

Kita sekarang mati.

Ah, Tuanku! Lakukan sesuatu, apa saja!

Ini tak boleh terjadi. Tunggu sebentar.

Bisakah kau...

Mengangkat tumornya sampai bersih?

Ya.

Time Slip Dr. Jin (Dakteo Jin / 닥터진) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Time Slip Dr. Jin (Dakteo Jin / 닥터진)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left