The Last Woman Standing

The Last Woman Standing

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Last Woman Standing (2015) BluRay Ganool AG
A Commentary by tag-dgn
Semoga Pas dan cocok

Tags

BluRay
ganool
Published on: 2016-02-05
Downloads: 41
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Semoga bahagia pada pasangan.

Doakan mereka. 3, 2, 1 Selamat menempuh hidup baru.

Terima kasih. Terima kasih semuanya.

Kau punya anak berbakti, punya usaha sendiri dan menikah sekarang.

Nantinya saat kau sudah tua, kau tak perlu kuatirkan apa2.

Bagaimana dengan putrimu?

Sama seperti dulu, tak ada kemajuan sama sekali.

Dia tidak merasa cemas, itulah yang mengkhawatirkanku.

Jika masalah ini terjadi sebelum pembebasan, itu akan mudah di urus.

Ia harus dengarkan kata orangtua

Ia harus menikah dengan orang yang kami pilih untuknya.

Jika ia tak setuju, ia ingin kabur dengan orang yang tak punya karir layak, itupun tak masalah

Saat ia semakin tua, setidaknya ada seseorang bersamanya.

Sekarang lihatlah.

Dia bahkan tak punya pasangan seperti itu

Kau harus mengundang kami di hari pernikahannya

- Kami akan pergi ke pernikahannya. - Aku akan, aku akan.

Aku akan undang kalian semua.

Mereka berdua akan melewati suka dan duka.

Mereka akhirnya melepaskan diri dari status lajang mereka.

Jadi kusarankan semua orang disini..

...memberi tepuk tangan pada mereka dan bersulang...

... untuk memberkati mereka. Apa kalian sudah siap?

Ikuti aku, mari kita teriak sama-sama. Cium, cium.

Aku seorang yang banyak menderita.

Tapi masih tidak bersedia menyerah.

Tak peduli seberapa banyak aku sudah bilang pada diriku sendiri untuk menyerah saja.

Aku tak pernah bertemu orang di hidupku yang mencintaiku dan aku mencintainya.

Tetapi bagiku, aku sekarat untuk...

...memiliki seseorang mencintaiku. Yang bisa bersamaku.

Menemaniku sepanjang hidup.

Cinta adalah prinsip yang sudah lama ku berlakukan.

Mengapa aku harus kompromi?

Halo, nona Wang.

Peraturan pelatihan untuk pegawai baru. / Baik, aku akan periksa.

Tuan Xu juga sudah tiba di Shanghai.

Baiklah, aku akan ingatkan tentang kontraknya.

Halo sayang.

Aku akan segera selesaikan. Aku mau beritahumu..

Aku baru dapat penghargaan pegawai terbaik.

Baik, kau harus traktirku makan, masa aku yang traktirmu? Kau lebih kaya dariku.

Halo, Sa Jie. Hai, aku Xiao Sheng.

Iya, bisa kau tolong berikan aku waktu setengah jam lagi.

Aku akan mengirimmu dokumen baru.

Ini layanan pelanggan jaringan mak comblang.

Kami temukan, kau tidak login lebih dari setengah tahun

Boleh aku tanya jika kau punya...

Merepotkan.

Aku percaya bahwa suatu hari ada orang yang tepat akan menerima sinyalku.

Kemudian membawa pesawat luar angkasa padaku.

Hanya jika aku bisa menunggu, tak apa-apa ditinggalkan.

Cinta sejati, dimana kau berada?

Siapa persisnya dirimu?

Apa kau mati atau hidup?

Halo.

Ibu, aku masih lajang, tidak mati.

Bukankah kau kemari untuk berpura-pura mau mati?

Bagaimana laporan pemeriksaan tubuhmu?

- Kau harus kokoh dan kuat. - Laporannya masih belum keluar.

Sapalah pada dokternya.

Kenapa? / Apa kau berusaha menghinaku?

Bisakah kau pakai pakaian yang sedikit lebih sopan?

Disini rumah sakit, aku tidak berjalan di pentas peragaan.

- Dokter Bai, dokter Bai. - Dia datang.

Cepat, berdiri. Berdiri.

Bisakah kau pakai pakaian yang warnanya bagus? Baiklah gadis pintar.

Baiklah, baiklah, tunggu sebentar.

- Bibi, apa kabar? - Apa kabar?

- Nona Sheng benarkan? - Benar.

Dokter Bai / Halo / Hai, Halo.

Akhirnya bertemu secara pribadi. / Iya.

Aku mau ambil laporan test darahku. Sayang, aku akan segera kembali.

- Ibu, ibu. - Ayo, ayo.

Sudah cukupkah kau ini semua?

Iya, bantu aku memeriksa apa Tuan Xu sudah mendarat atau belum?

Aku akan pergi sendiri ke perusahaannya.

Xiao Zhou, turunlah sekarang juga.

Uhm...

Apa ini semacam kendaraan curian?

Ada apa / Pagi, nona Wang / Ini adalah asisten baruku.

Dia adalah direktur pemasaran, Sheng Ruxi. Ayo pergi / Baiklah.

- Ma Sai. - Bagaimana kau tahu?

Aku sudah melihat informasimu sebelumnya.

Aku rasa kau punya mata X-Ray, Sheng Jie, kau sangat lihai.

- Dia sangat tampan. - Iya, super tampan.

Sangat mempesona.

Xiao Zhou, cepat, kita akan pergi jam 5.

Ruxi Jie, kau lupa...

Aku minta cuti seminggu lalu. Aku harus pergi lebih awal hari ini

Aku tahu, tapi sekarang, kita punya sesuatu yang penting, jadi kau tak bisa pergi dulu.

Aku tak bisa.

Kau tak bisa?

Aku tidak hanya punya asisten yang mengkhianatiku...

Bahkan bossku tak menunjukkan kebahagiaannya.

Maaf, aku harus lakukan sendirian.

Tak masalah, urus saja urusanmu sendiri.

Aku sendiri tidak akan masalah.

Lebih baik kucarikan seseorang untuk pergi bersamamu. / Siapa?

Tuan, bisa kau tinggalkan nomor QQ-mu padaku? / Oke.

Sesuatu hal luar biasa terjadi.

Batalkan saja. Ketika aku menelpon terakhir kalinya, aku punya perasaan buruk.

Halo.

Batalkan? Kalian berdua nampak kompak satu sama lain.

Siapa? Aku sedang bicara mengenai Tuan Xu, oke.

Maaf, maaf, aku akan kasih angpao lebih.

Pergilah.

Pelan2 saja mengatur kebahagiaanmu, aku pergi dulu.

Sheng Jie

Kau kena flu?

Liftnya sudah terbuka, maaf.

Oh, berkabut.

Maaf sudah membuatmu menunggu.

Tapi tuan Xu sedang pergi dan tak kembali dengan cepat.

- Jadi, kalian berdua... - Oh, tak apa-apa.

Tolong sampaikan pada Tuan Wu, selama kami bisa menemuinya...

Tak apa2 bagi kami untuk menunggu.

Makasih.

Baiklah.

Aku barusan mencari orang2 di sekitar sini. Seharusnya ini sekretaris itu.

Lihatlah, apa yang dia lakukan 20 menit yang lalu!

Kue Bossku yang kuambil enak sekali Tepuk tangan, cinta padamu.

Uhm... / Bossnya sudah kembali 20 menit yang lalu.

Dia membuat kita jadi gelandangan.

Pagi jam 10, aku tidak mengambil parfum edisi khusus yang aku mau beli dari toko.

- Kau tidak mengambilnya? - Iya, lihatlah.

Nona, kami benar2 butuh 15 menit saja bertemu tuan Xu.

Aku berharap kau bisa buat pengecualian untuk kami.

Aku barusan bilang padamu, Tuan Wu tak akan kembali secepat itu.

Nona, kau lupa bunga lavender ungu di propinsi, benarkan?

Karena dia sudah kembali, tolong beritahu tuan Xu.

Tolong atur waktunya untuk bertemu kami.

Xiao... / Sheng / Xiao Sheng.

Xiao Sheng, kita sudah ngobrol beberapa kali di telepon.

Ini pertama kalinya kita bertemu secara pribadi, kau muda cantik.

- Kau kena flu? - Tidak.

Sebenarnya, hari ini aku kemari untuk meminta bantuanmu mengenai...

Apa ada sesuatu dari kami yang tidak sehat atau...

Perusahaan lain yang membuat saran lebih baik pada perencanaan.

Kesempatan untuk bekerja sama selalu ada di sana.

Ini semacam pembicaraan tanpa dasar.

Kau harusnya paham bahwa kau bekerja di industri ini. / Tuan Xu, ada telepon.

Maaf. Tuan Tong.

Oh, kau sudah tiba? Baik, aku akan kesana.

- Maaf, lain hari saja kita bisa. - Tuan Xu..

Reaksi darimu dan sekretarismu..

...adalah reaksi yang aku lihat setiap hari selama 30 tahun.

Tentu saja, aku terbiasa.

Tapi, ada banyak pasien sepertiku

Kita semua tahu luka tak akan pernah di sembuhkan sepanjang hidup.

Jadi, kami harus cari cara lain untuk menutupinya.

Kenapa aku selalu ingin mempromosikan kerjasama ini untuk mengimpor mesinmu?

Semua karena alasan pribadi ini seperti kebanyakan pasien.

Sebenarnya aku ingin mengucapkan terima kasih padamu di pesta perayaan.

Tetapi, aku tak tahu, apa kau masih bersedia memberiku kesempatan ini.

Apaan itu?

Spesial efek riasan.

Spesial efek riasan, Sheng Jie, kau bahkan bisa lakukan ini.

Apakah ini berhasil atau tidak, kita masih harus menunggu babak kedua perundingan.

Pada akhirnya, kita akan melihat apa ini bisa menjadi bisnis menguntungkan.

Ini bukan acara kompetisi bakat dari...

...kisah sedih yang kau ceritakan, semakin banyak uang yang kau akan dapatkan / Iya.

Jika sebuah kisah bisa menutup transaksi 20 juta dolar.

Kau pasti melihat foto-fotoku di setiap toko buku bandara.

Kau benar2 layak di gelarin direktur.

Sangat lihai, aku akan coba lebih keras belajar darimu.

- Ada lagi pertanyaan? - Ada, ada.

- Kita belum makan, kan? - Iya.

- Oke, kau mau makan apa? - Boleh ku putuskan?

Di kedai ini, bakminya benar-benar enak.

- Kau sudah lama tidak kemari. - Iya.

Aku mengajak bossku / Halo / Biar dia coba bakmi spesialmu.

- Sheng Jie, kau suka pedas? - Tidak

Satu tidak pedas, yang satu lagi pedas / Oke

- Dan sebotol bir pake es. - Tak masalah.

Bagus sekali, sudah lama tak kemari, dulunya aku sering kemari bersama teman sekelasku.

Saat aku masih pelajar, disini seperti ruangan makanku.

Kami juga memutuskan bahwa suatu hari nama dari kedai ini akan berada di USA

Masuk daftar NASDAQ, benarkan, A huang? / Tentu.

Kau tidak jauh2 dari mimpimu.

Ini / Kau sangat perhatian.

Tentu saja, jika tidak bagaimana aku bisa jadi asisten yang baik. / Ma Sai..

Kau benar2 sesuatu dalam hal mendapatkan gadis2.. / Ayolah, apa yang ku punya.

Kau buat mereka proteksi yang bagus. / Aku tahu arahmu.

Aku bilang proteksi yang kau buktikan pada gadis2 tak hanya bersih tapi juga aman.

Maksudku... / Kau tidak harus jelaskan. Bisa kau buat bakminya dulu? / Baiklah.

- Ini. - Makasih.

Aku...

Ini bakmi mu.

Aku duluan ya

- A Huang, apa ini yang pedas? - Tidak, tidak pedas.

Wanita ini pesan yang tidak pedas. Aku pesan yang pedas.

- Benarkah? - Iya.

Tak masalah, tak apa2 untukku.

Tapi aku sudah cicipi ini.

Kau yakin? Maaf.

- Setiap kali, dia selalu salah. - Aku harus buat yang pedas atau tidak?

Semangkok yang tidak pedas.

Yang pedas / yang pedas juga oke / Pedas, baiklah.

Aku datang menyelamatkanmu.

Apa kau benar2 suka anak muda itu?

The Last Woman Standing subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Last Woman Standing

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left