The first 200 lines.
Diterjemah oleh: Hazuan HZN @ SUAI
Persilakan duduk, teman kita ini.
Frank, kau harus lakukan yang dia katakan.
Dengar, aku punya masalah.
Aku sangat menyukai orang ini.
Tapi aku sedikit dilema.
Barang daganganku hilang.
Ketika kehilangan barang daganganku, agar aku merasa lebih baik...
...aku harus membunuh orang.
Hei, hei, tunggu!
Panjang umur, kata yang tak identik dengan perdagangan kokain.
Maksud aku, lihat saja yang terjadi pada Pablo Escobar.
Hal seperti itu harusnya tidak terjadi.
Aku ke Los Angeles untuk mengejar mimpi aku.
Seperti hal lainnnya, yang terjadi kebalikannya.
Aku mengejar mimpi orang lain.
Pesta penonton, calon aktor, direksi, eksekutif...
..sampah masyarakat dan pemimpi, semua ingin meraih posisi dalam rantai makanan.
Kebanyakan bahkan tidak tahu aturan permainannya.
Lalu, datanglah seorang yang penuh imajinasi dengan segudang triknya,
sang penyelundup mimpi,
satu-satunya yang blh membuat semuanya terjadi.
Awalnya, Aku membeli Klab Striptese, aku buat senyaman mungkin dan tersembunyi.
Lihat saja, semakin tersembunyi, semakin banyak antrian di pintu.
Lalu muncul narkoba, sebuah bisnes besar yang menjanjikan banyak peluang,
bisnes swasta, bebas pajak. Kau blh menjadikan pulaumu...
...syurga fiskal yang dikelilingi pasir putih dan gadis cantik.
Namun, itu saja tidak cukup.
Aku harus melihat kenyataan, agar tidak menjadi zombie seperti mereka...
...yang keluar di malam hari, berharap dapat peranan pada episode besar berikutnya.
Lalu, aku jumpa seorang kekasih, gadis sebelah yang bebas narkoba,
masih tinggal dengan orang tuanya, tekun belajar di kampus.
menggairahkan di tempat tidur, tak ada tepi keputusasaan.
satu-satunya yang blh menguraikan huruf "C" dengan arti Cinta.
Kupanggil dia "Mimpi aku", "Tambatan hatiku",
aku panggil dia "Realita godaan termanis aku" Aku memanggilnya "Ashley"
Untuk menatap masa depan,
...aku harus pastikan, Eddie dan aku, harus blh menjalankan plan kami.
Baiklah, apa yang kau punya untukku?
Apaan ini? Dimana wangku?
Cuma itu, itu sudah semuanya.
Tidak, ini belum semuanya. Dimana wangku?
Cuma itu.
Cuma ini?
Sebentar...
Oh, dari pacarku.
Halo Sayang! Ya.
Makan malam berdua. Ya, tentu, aku juga senang.
Baik, aku juga mencintaimu. Dah.
Maaf, sampai dimana tadi? Oh, Benar sekali...
Dimana wangku?
Cuma itu, sumpah!
Kau siallah tak guna! Kau tak berguna!
Dimana?
Cuma itu. Itu sudah semuanya.
Aku tak blh mengedarkannya!
Kalian biasanya punya barang .
Aku tak blh memaksa.
Kau harus beritahu Frank.
Jangan ckp apapun pada Frank! aku tak mahu dia dengar soal ini. Paham?
Aku harus beritahu Frank, dia sahabatku.
Aku akan waspada dalam bisnes.
Kau akan waspada dalam bisnes. Benarkah?
Kau tidak waspada dalam bisnes!
Aku akan membunuhmu! Paham? Kau harus dapatkan wangku!
Sekarang! Paham? Bagus./ Ya.
Sekarang, Enyah!
Kau tak bosan memegang penisnya?/ Bicara apa kau ini?
Kau dan Madsen.
Tiap kali dia mahu kencing, dia memanggilmu, kau berlari lalu memegangi penis kecilnya.
Dia memanfaatkanmu, kawan, dan kau tahu itu.
Sialan kau, Eddie.
Baiklah.../ Tidak, tapi kau yang sial.
Karena dia mencumbumu tepat di bokong!
dan, dia blh membayarmu berapapun dengan mudah./ Enyah kau dari sini!
Baiklah, tenang./ Tidak. Orang ini tidak menghargaiku.
Ya, karena yang dia ckp benar, Tony.
Dengar, kita punya peluang mendapatkan wang lebih banyak.
Bicaralah pada Madsen,
Apa dia blh menambah pasokan barang lebih banyak untuk kita?
Pasti tidak blh.
Pasti blh, karena dia mahu mendengarmu.
Kau kira barang nya akan kami jual sendiri?
Kau dapat bagian yang sama dengan kami,
kau blh hasilkan wang lebih banyak daripada yang diberikan Madsen.
kau tahu itu./ Aku tak tahu.
Dia tidak paham maksudnya. Dia tidak paham!
Tenang, Eddie, kita paham.
Ayolah, Tony. Kau mahu bicara padanya?
Aku akan bicara padanya.
Benarkah?/ Ya.
Yakin?/ Ya, sudah aku ckp aku akan bicara padanya. Jelas?
Kerjakan dengan baik!
Skotlandia menyebalkan!
Menurutmu, dia akan bicara padanya?/ Tidak.
Frank, sudah ckp jam 6:00, kau tahu keluargaku sangat tepat waktu.
Aku tahu./ Apa yang terjadi?
Jalannya macet, jadi... Maaf.
Tak apa, aku senang kau sudah disini. Ayo masuk.
Tunggu, jadi apa acaranya?
Apa mereka disana, hanya untuk menungguku makan?
Ya, benar.
Oke./ Kau gugup?
Apa? Tidak, tidak./ Kau gugup.
Ya, aku gugup./ Ayo sayang, tak apa, masuklah.
Jangan khawatir.
Semuanya, ini Frank.
Hei./ Apa kabar?
Silahkan duduk./ Ya.
Inilah aku.
Terima kasih.
Ini menakjubkan.
Madsen, apa kabar?/ Hei, apa kabar?
Bagaimana kabarmu? Baik?
Ini barang bagus./ Lihat ini!
Bagaimana menurutmu?/ Itu yang kumaksud.
Kalian sedang minum?/ Ya.
Aku mahu ambil minum, kau mahu?/ Ya, kenapa tidak?
Aku berterimakasih, kau melibatkanku dalam kasus ini, Pak.
Maksudku, blh bekerja denganmu, idaman kami di Akademi./ Oh ya?
Tentu saja!
Kasus Kartel Meksiko yang kau tangani jadi legenda.
Lebih dari 40 dakwaan?/ 48, siapa pula yang mahu menghitung?
Kudengar Polisi setempat membuka kembali kasus ini.
Haruskah kita tinggalkan TKP, sebelum mereka mencemarinya?/ Tidak perlu.
Tidak ada tanda-tanda masuk dengan paksa.
Pelakunya pasti sudah mereka kenal.
Perjuangan kecil.
Dua mayat, tewas sekitar jam 6:00 atau 06:30.
Ini kasus pembunuhan berganda pertamamu?/ Ya.
Kau tak apa-apa dengan darah?/ Ya.
Jika kau blh menunda sarapanmu, nanti kubelikan burger.
Belum terbiasa, ya?
Siapa yang membunuhmu, Madsen?
Maxwell, DEA.
Oh...
wang yang dihasilkan orang ini, blh untuk beli kopi semahal apapun.
Maxwell, DEA, kau yang pertama sampai di TKP ini?/ Ya.
Apa yang membuatmu berpikir jika orang ini banyak wang?/ Jam Rolex yang dipakainya.
Ada yang lain?/ Tak ada perabotan di tempat itu.
Aku menemukan dua mayat, Narkoba berserakan dimana-mana,
tak ada saksi, tak ada yang tahu siapa mereka.
Ada teori?/ Yang pasti bukan kekerasan dalam rumah tangga.
Pelanggaran kesepakatan.
Kalian jeli.
Terimakasih atas kerjamu, kami ambil alih dari sini.
Kau harap aku menjauh dari pembunuhan berganda ini?
Ini pembunuhan berganda, dan Investigasi Federal yang sedang berlangsung.
Kau harus menjauh.
Jika ada informasi yang mungkin bermanfaat untuk penyelidikan...
...tolong hubungi kami. Selain itu, tinggalkanlah kami.
Kau sudah punya SIM?/ Haraday, Ayo pergi!
Simpan kartunya di popokmu, nak.
Sedang berlangsung?
Apa-apaan?
Hei.
Hei!
Kemari, keparat!
Kenapa kau membunuh Madsen?/ Aku tidak membunuhnya!
Omong kosong!/ Aku disana mahu ambil sesuatu.
Siapa yang membunuh mereka?/ Aku tak tahu.
Semuanya sudah tewas saat aku masuk...
...lalu kau datang, jadi aku sembunyi.
Kau tak apa?
Apa yang terjadi?
Kami terlibat perkelahian, dia merebut pistol cadanganku...
...dia mencoba menembakku, aku menembaknya dua kali di dada.
Aku mendengar empat kali tembakan./ Ya, aku tak pandai matematika.
Aku mahu kau membuat laporan.
Ini penyelidikan Federal -mu, kaulah yang membuat laporan.
Jangan bergerak! Polisi!/ Astaga!
Tahan! Astaga! Ini aku.
Franky, Astaga!
Kau sangat bodoh sekali. Aku blh membunuhmu.
Kau tak dengar aku berteriak "Polisi"?
Terus apa?/ Terus apa? Kau mahu menembak Polisi?
Kau tak boleh menembak Polisi. Apa kau bodoh?
Ayolah.
Kau benar-benar gila./ Kubalas kau, Frank,
Kau masuk di waktu yang sempurna.
Buka itu!/ Apa ini?
Buka saja.
Astaga!
Dia pergi untuk barang ini? Aku tak percaya, kawan.
Si Gendut itu tak pernah mengedarkanya./ Sebentar lagi Natal.
Berapa yang dia mahu?
Boleh aku minta ini?/ Ya.
Frank?
Berapa yang dia mahu?
Aku membunuhnya.
Apa? Kau baru saja ckp, "Kau membunuhnya".
Eddie, kau jangan mengenakan mantel bulu.
Maksudku, itu kejam.
Aku suka bulu.
Sangat menggairahkan./ Ya. Persetan dengan kelinci.
Berikan remote nya./ Tidak, aku sedang nonton kartun.
Berikan remote nya!
Astaga, Aku sedang nonton.../ Nona-nona, keluarlah dari ruangan ini.
Brengsek.
Bisakah kalian keluar?!
No comments yet. Be the first to leave one.