Raise the Red Lantern

Raise the Red Lantern (大红灯笼高高挂)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Raise the Red Lantern 1991 720p BluRay x264 ganool
A Commentary by IchoBaBa
original sub by palalo. resync untuk rilis versi bluray ganool.

Tags

BluRay
x264
720p
720
ganool
Published on: 2014-07-28
Downloads: 158
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ibu, Hentikan!

Kau telah berceloteh selama 3 hari.

Aku telah memikirkan hal itu.

Ya sudah, aku akan segera menikah.

Bagus! Kepada pria seperti apa?

Pria seperti apa? Apa itu terserah kepadaku?

Kau selalu berbicara tentang uang. Kenapa tidak menikah saja dengan pria kaya?

Menikah dengan pria kaya dan kau akan hanya menjadi selirnya.

Biarlah aku menjadi seorang selir.

Bukankah itu takdir seorang wanita?

Nona, mencari seseorang?

Namaku Songlian.

Kita pernah bertemu, ingat tidak?

Wah, anda nyonya ke 4! Tolong tunggu sebentar...

Kita telah mengirim tandu pengantin untukmu. Apa tidak sampai kerumah?

Aku jalan kaki kesini.

- Biar aku yang bawa. - Aku bisa sendiri.

Tunggu disini. Aku lihat dulu.

Siapa kau?

Nyonya ke 4, silahkan masuk.

Jadi kau nyonya ke 4!

Ya, aku nyonya ke 4!

Bawakan koperku kedalam.

Disini dimana kau akan tinggal.

Namaku Chen Baishun, pelayan rumah ini. Selalu bersedia melayani.

Kenapa ada banyak sekali Lentera Merah?

Itu karena anda kemari!

Nyonya ke 4, Ini adalah bagian dari adat keluarga.

Aku disini untuk melayanimu.

Kau akan segera terbiasa.

Nyonya ke 4. Kami disini untuk mendandani anda dan mengganti baju anda.

Tuan, selamat atas pernikahanmu.

Bagaimana pijat kakinya?

Kaki seorang wanita sangatlah penting.

Jika mereka merasa nyaman, maka semakin sehatlah ia...

...dan dapat melayani suaminya dengan lebih baik.

Angkat lentera itu.

Iya, yang itu.

Lebih tinggi...

Lihat keatas.

Wanita berpendidikan memang berbeda.

Sekarang buka bajumu dan pergi ke tempat tidur.

Matikan lenteranya.

Apa? Aku menaruh lentera ini agar aku dapat melihatmu.

Aku lebih suka suasana terang dan formal.

Siapa disitu?

Nyonya ke 3 sakit. Ia ingin kau menghampirinya.

Aku sedang tidur.

Ini darurat tuan.

Ia bilang tuan harus datang.

biarkan dia tunggu sampai besok.

Jika terjadi hal yang serius,

kami yang akan disalahkan.

Sial! Apa mau perempuan itu?

Aku harus mampir kesana dahulu. Atau ia tak akan membiarkan aku tidur semalaman.

Tuan pergi? Mau ke rumah ke 3?

Iya!

Nyalakan lentera di rumah ke 3!

Nyonya ke 4...

Nyonya ke 4...

Nyonya ke 4. Menurut tradisi,

kau harus menemui 3 nyonya lainnya.

Sarapan nanti saja.

Sudah tradisi untuk berbicara dan makan disini.

Tradisi keluarga Chen sudah berlaku sejak generasi lampau.

Sangat wajib untuk mengikuti tradisi ini.

Silahkan sujud kepada leluhur.

Pertama, pergi untuk meyapa tuan di rumah nyonya ke 3.

Sepertinya mereka masih tidur.

Kita kembali nanti saja.

Nyonya pertama, Nyonya ke 4 datang menengokmu.

Kakak.

Berapa umurmu?

19.

Kudengar kau kuliah.

hanya 6 bulan.

Hebat, kau wanita berpendidikan.

Kau akan terbiasa hidup disini.

Akurlah dengan kakak2 perempuanmu.

Layani tuan dengan baik.

Kau boleh pergi sekarang.

Demikian dosa, benar-benar dosa...

Umur berapa dia, 100 tahun? Sangat antik!

Nyonya ke 2, Nyonya ke 4 datang menengokmu.

Nyonya ke 4 kemari. Silahkan masuk!

Kakak ke 2.

Ayo, silahkan masuk.

Canti sekali kamu! Siapa namamu?

Songlian.

Namamu juga cantik.

Namaku Zhouyun. Panggil saja dengan namaku.

Kau kelihatan seperti pelajar.

Aku pernah kuliah selama 6 bulan.

Lalu kenapa kau berhenti?

Ayahku meninggal. Keluarga tidak mampu menyokong biaya kuliah.

Berapa umur ayahmu?

53.

Sangat muda!

Hidup tidak bisa ditebak.

Teh, nyonya ke 4.

Adik ke 4, silahkan minum tehnya.

Kau berasal darimana?

Fengcheng.

Mereka menanam teh disana.

Ayah punya bisnis teh.

Tokonya telah tutup sekarang.

Ibumu memperbolehkan kau menikahi orang dari tempa yang sangat jauh?

Ia ibu tiriku.

Oh begitu.

Lalu, bagaimana pijat kakinya semalam?

Apa akan seperti itu tiap malam?

Bodoh.

Kau tidak bisa mendapatkannya sesuai keinginanmu.

Dimana tuan akan datang...

...nyonya tersebut akan mendapat pijat kaki dan lentera nyala.

Dengan istri muda dan cantik sepertimu...

...sepertinya aku tidak akan menikmati thak istimewa ini untuk sementara waktu.

Tapi jangan meremehkan kepentingan dari adat ini.

Jika kau mampu mendapatkan pijat kaki setiap hari...

...kau akan segera berkuasa di rumah tangga ini.

Yizhen, ayo berkenalan dengan bibi ke 4.

Bibi ke 4!

Betapa sia-sia! Aku hanya punya seoran putri.

Hari mulai larut.

Kita harus menengok nyonya ke 3.

Maaf, aku berbicara terus-terusan.

Tentu kau harus bertemu nyonya ke 3.

Dulu ia adalah penyanyi opera terkenal.

Suaranya bagus dan parasnya cantik juga.

Tapi kelakuannya agak buruk.

Meminta tuan datang ketika...

...malam perkawinanmu!

Sangat tidak sopan!

Bukankah ia sedang sakit?

Sakit? lebih tepat manja!

Apa tuan sudah pergi?

Baru saja. Mereka membereskan lenteranya.

Ayo bertemu dengan nyonya ke 3.

Nyonya ke 3 mengatakan ia sedang tidak enak badan...

...dan ingin bertemu denganmu lain kali saja.

Putra nyonya ke 3, Feilan.

Seumuran dengan Nona Yizhen.

Ayo bertemu degan Bibi ke 4.

Bibi ke 4!

Nyonya ke 4...

Nyonya ke 4...

...ini Yan'er.

Tuan menyuruhnya untuk menjadi pelayanmu.

Yan'er, beri salam kepada nyonya ke 4.

Nyonya ke 4.

Kita telah bertemu sebelumnya. Wataknya jelek, bukan?

Tidak, ia gadis yang baik. Cekatan dan pekerja keras juga.

Sudah tinggal disini bertahun-tahun.

Rambutnya tidak berkutu kan? Aku benci kutu.

Biarkan nyonya ke 4 memeriksamu.

Berlutut. Mari kita periksa rambutmu.

Bau apa itu? Cepat cuci rambutmu!

Apa kau tidak dengar?

Baru saja aku cuci kemarin.

dan cuci pakaian kotorku sekalian.

Pergi, cepat!

Atau nyonya ke 4 akan marah, ayo!

Yan'er!

Yan'er!

Kenapa kau belum mencuci rambutmu?

Tuan berbaik hati padamu dan kau berpikir ia akan mengangkatmu sebagai istri.

Kau menjadi nyonya ke 4?

Kau terlahir sebagi pelayan.

Layani Nyonya ke 4 dengan baik!

Jangan membuang waktumu berangan-angan!

Dan jangan lupa untuk mencuci rambutmu!

Dimana Meishan?

Nyonya ke 3 datang.

Doctor Gao sedang menulis resep untuknya.

Ini dia adik ke 4.

adik ke 3, ini adik ke 4 kita.

Kau belum berkenalan kan?

Adik ke 3!

Songlian masih baru disini. Jadi dia baik-baik.

MUlai sekarang, kalian sesama saudari harus menjaga baik satu sama lain.

Mari makan.

Kenapa kau tidak makan?

Aku tidak suka daging.

Ada hidangan sayuran apa hari ini?

Tuan, hari ini kita punya...

...jamur harum, chrysanthemum rambut lumut, sarang burung...

...jamur 3-kali goreng, sayuran 5-warna...

...vegetarian hot-pot dan juga jantung kaktus.

Menurut tradisi...

...yang lenteranya menyala boleh mendapat apa yang ia mau.

Apa yang kau inginkan?

Aku ingin bayam dan tahu.

Bawakan bayam dan tahu.

juga sedikit toge.

Nyonya ke 4...

Tuan memintamu menunggu di depan pintu untuk instruksi.

Instruksi apa?

Tolong tunggu diluar.

Tuan biasanya memberi instruksi sebelum ia kembali.

Tapi kenapa kita harus menunggu diluar?

More Indonesian subtitles for Raise the Red Lantern

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left