Family Reboot

Family Reboot

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Family Reboot S01E05-DSNP-WEB-DL-WEBRip
A Commentary by Sh1Ft3R
𝐇𝐨𝐭𝐬𝐭𝐚𝐫 𝐑𝐞𝐥𝐞𝐚𝐬𝐞

Tags

Web-DL
web-dl
webrip
web
WEB-DL
BRip
Published on: 2022-06-27
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

-Katakan ke mana kita pergi. -Tunggu, ini hanya peta.

KELUARGA PADA UMUMNYA

Sebagai keluarga, kami punya kegiatan yang berbeda.

MELAKUKAN PERJALANAN LIMA HARI

Semoga bisa lebih dekat sebagai sebuah keluarga.

MENGAKRABKAN KEMBALI

Bagaimana wajahku?

Kita hampir sampai.

DAN MENGULANG KESERUAN

SUMMERVILLE, CAROLINA SELATAN

Mulai, Nak.

-Tangkap, Griff. -Ayo, Tyler.

Ayo, Ty!

-Astaga! -Griff!

Lari!

-Ya! -Kau membiarkan dia membuat home run.

-Hei, Sayang, bel berbunyi. -Biar kuperiksa.

Hai. Kami adalah keluarga Marin.

Hai, aku Shawn, si Ayah.

Aku Becki, si Ibu.

Hei, aku Tyler, 18 tahun.

Aku Ryan, 14 tahun.

Aku Griffin, sepuluh tahun.

-Hei, Kalian. Lihat, ada paket... -Apa itu?

...dari Family Reboot. Ayo lihat.

-Oke. -Menurutmu apa itu?

-Entahlah. -Kau perlu membukanya...

-Kau bisa membukanya. -...dan kita cari tahu.

Oke.

Wow. Lihat itu.

-Keren. -Mari kita lihat.

-Astaga! -Keren!

Itu pasti saat perjalanan ke sana.

-Ya. -Ya. Ingat peta besar itu?

-Tyler, topi favoritmu. -Ya.

-Kau tahu kau masih menginginkan topi itu. -Griffin mau. Lihat senyum itu.

Aku ingin menyimpan topi itu.

-Itu seru. -Yah, itu... seru.

Tak kusangka sudah delapan minggu lalu. Rasanya seperti kemarin.

-Ya. -Tapi begitu banyak yang telah terjadi.

Pikirkan betapa gilanya hidup kita sebelumnya.

Ya.

8 MINGGU SEBELUMNYA

Pertanyaan keempat, "Apa sinonim dari 'meyakinkan'?

A, latihan, B, sukarelawan,

C, kepercayaan, atau D, membujuk?"

D.

Setiap orang memiliki jadwal sibuknya masing-masing.

Aku mengajar Griffin dalam homeschool, lalu aku bekerja sendirian

dalam hal memastikan semua tugas di rumah beres.

-Itu akhir pelajarannya. -Oke.

Untuk IPA...

Menjadi ibu dari tiga anak laki-laki adalah kekacauan yang terukur.

Hari-hari biasa selama seminggu, Ryan pergi ke sekolah,

Tyler pergi bekerja, lalu Griffin dan aku mulai bersekolah.

Kami pergi untuk pembelajaran kooperatif

atau belajar beberapa subjek lain yang bisa dilakukan di rumah.

Sangat menyenangkan menjadi yang termuda

karena aku bisa lebih sering bersama ibuku.

Hai, Sayang.

-Hai, Ayah. -Hei, apa kabar?

-Bagaimana harimu? -Baik. Kau sendiri?

-Bagus. -Aku mengelola bisnis keamananku sendiri.

Jadi, beberapa minggu aku habiskan di sini,

beberapa minggu di kantor di Greenville.

Aku sering bertelepon dengan vendor dan pelanggan,

berusaha menjaga kelancaran operasi usahaku.

Aku selalu berharap ada lebih banyak waktu dalam sehari untuk keluarga

dan untuk menyelesaikan semua hal.

Aku harus menelepon dan mengirim surel. Aku akan kembali.

-Baiklah. -Baiklah.

Kau ingat pernah berkata kita belum pernah ke museum yang satu itu?

-Ya. -Aku pikir kita harus...

-Hei. -Hei. Aku berangkat kerja.

Oke. Sampai nanti.

-Dah. -Akan ada makanan untukmu

-di kulkas saat kau pulang. -Baiklah.

Hari-hariku cukup padat. Aku pergi bekerja dan pulang setelah semua orang tidur.

Jadi, aku jarang menghabiskan waktu dengan siapa pun,

kecuali rekan kerjaku, dan itu agak sulit.

Jadi, aku senang menantikan rencana kalian untuk kami.

-Apakah sulit melakukan kayak? -Ya.

-Hai, Bu. -Ya, Sayang?

Aku akan bersepeda dengan teman-temanku.

-Oke. Sampai nanti. -Baiklah.

Hei, akan ada makanan di kulkas untukmu

-ketika kau pulang. Ibu menyayangimu. -Oke. Aku juga, dah.

Jadi, karena perbedaan usia mereka,

sulit untuk membuat semua orang melakukan hal yang sama.

Kami memiliki minat dan jadwal yang berbeda.

Menurutku kami sangat dekat, tapi kami sangat sibuk, dan anak-anak

berada dalam tahap yang berbeda dan melakukan hal yang berbeda.

Aku menelepon Family Reboot karena kami suka petualangan. Kenapa tidak?

Tapi kami berlima tidak pernah bisa melakukan sesuatu, jadi, ini luar biasa.

Aku sedikit gugup.

Aku kurang suka meninggalkan ponselku.

Rasanya akan aneh, tidak memiliki ponsel di pinggulku.

Aku tidak bisa membayangkan tidak ada telepon untuk urusan kerja.

Ini akan menjadi aneh. Mungkin akan sedikit menyenangkan.

Aku pikir kami berada dalam masa sibuk dalam hidup kami,

dan ini akan memaksa kami untuk kembali

melakukan sesuatu bersama-sama, bukan secara terpisah.

Apakah menurutmu anak-anak akan baik-baik saja?

Mereka mungkin stres. Kita lihat saja nanti.

Saatnya menyerahkan ponsel kalian. Siapa yang siap?

-Ya. -Bukan aku.

Kalian terdengar sangat sedih. Ini akan menyenangkan.

-Pasti. Mari kita lakukan. -Seminggu tanpa teknologi.

Ini akan menjadi luar biasa. Semoga ada banyak hal yang bisa dilakukan.

Melaju perlahan.

Menurut kalian kita akan ke mana?

-Kurasa melakukan zip-lining. -Ya.

-Mungkin ke pondok. -Pondok di hutan?

-Oke, kita punya peta. -Baiklah. Bagaimana?

Kita memiliki petunjuk.

Ini sedikit berbeda dari yang biasa kita lakukan.

Ini sangat kuno.

Tersesat mungkin akan lebih menakutkan dari biasanya.

Teknologi telah berkembang pesat.

Aku tidak tahu ke mana tujuan kami pagi ini ketika kami berangkat,

tapi aku sudah siap berpetualang.

Kapan terakhir kita pergi ke suatu tempat bersama-sama?

-Saat pesiar, bukan? -Ayah bekerja...

-Ya. -Ya.

-Itu dua Natal yang lalu. -Ya. Astaga, sudah lama sekali.

-Ini sangat jauh. -Ya, agak jauh.

Kita ke tempat terpencil.

Jalan masuknya agak misterius.

Kami berandai-andai tanpa henti.

-Rumah yang manis! -Wow!

PALMER'S POINT, CAROLINA SELATAN

Lihatlah lumutnya. Manis sekali.

-Bagaimana menurut kalian? Kalian suka? -Ya.

-Kita sampai. Terkunci. -Seharusnya ada kunci.

-Kita harus... -Ada kunci rahasia?

-Di bawah... -Periksa di bawah keset.

Kukira kuncinya ada di bawah keset, tapi tidak ada.

Di bawah bebek. Itu pasti.

Tidak ada!

Aku berharap untuk membuka pintu dan langsung masuk,

tapi itu tidak terjadi.

-Ini gila! -Halo, Keluarga Marin?

-Apa kabar? -Hai.

Namaku Arel. Aku akan menjadi pemandu kalian.

Aku Arel Moodie. Aku motivator dan pelatih kehidupan

spesialis menciptakan dinamika positif dalam keluarga.

Petualangan ini adalah tentang kalian bersenang-senang, mengakrabkan diri,

dan memiliki waktu berkualitas dengan orang yang paling kalian cintai.

Tapi hal pertama yang harus kita lakukan adalah masuk ke rumah.

Dan kalian harus punya kuncinya.

Jadi, kita lakukan aktivitas pertama yakni mencari tahu

cara membuka kunci ke rumah yang indah ini.

-Baiklah. -Baiklah, ikut aku.

Ini dia, petualangan lainnya.

Kita selalu suka petualangan, bukan?

-Sangat suka. -Ya.

Inti dari kegiatan ini adalah agar kalian semua bisa bersama-sama.

Kalian tidak diizinkan untuk melepaskan satu sama lain

-sepanjang aktivitas. -Astaga.

TERIKAT BERSAMA

Beginilah cara kerja permainan ini. Di setiap plate,

kalian akan mengambil hulahop baru, kalian saling berpegangan tangan,

oper hulahop dari orang pertama ke orang terakhir,

dan terus bergerak saat melakukannya.

Tapi di base ketiga, tujuannya adalah mengembalikan hulahop

dari orang terakhir ke orang pertama,

lalu kembali untuk memulai tahap berikutnya dalam petualangan ini.

Jadi, ketika bermain bisbol, kita tidak berlari mengitari base

tanpa pelindung kepala, jadi, kami siapkan topi/helm untuk kalian.

Topi itu tak boleh lepas sama sekali.

Ya ampun.

Pakai dan pergilah ke home plate.

Bagaimana perasaan kalian?

-Senang. -Keren.

Topi paling nyaman yang pernah aku pakai.

Orang paling lucu memakai topi bisbol mungkin adalah ayahku.

Melihat ayahku memakai topi itu cukup lucu karena tubuhnya besar.

Kita mungkin harus lakukan sesuai urutan tinggi.

-Oke. -Karena jika tidak,

-akan aneh mengopernya. -Baiklah.

-Berdiri di sebelah Ayah. -Mulailah dengan yang kecil, kau.

-Kau yang pertama. -Kenapa harus aku?

Kau akan memimpin, Nak.

Ini dia! Mari kita mulai. Satu, dua, tiga, mulai!

-Terus bergerak! -Teruskan.

-Injak base. -Terus bergerak.

Terus melangkah.

Dia membantu. Anak yang manis.

-Ke bawahnya. -Bagus. Terus bergerak.

Kau mengontrol kecepatan, Griff.

-Ini dia. -Jangan lupa injak base.

-Tidak! -Topinya tak boleh jatuh!

-Bantu dia! -Aku baik-baik saja.

Terus bergerak.

Tantangan hulahop itu jelas sangat heboh.

Aku terbiasa mencari jalan keluar sendiri

daripada dikacaukan banyak orang.

-Aku berusaha. Aku bisa. -Bagus.

Tapi aku merasa keluargaku adalah tim yang hebat.

Sekarang, kalian harus mengembalikan semua hulahop itu

More Indonesian subtitles for Family Reboot

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left