Release info

미운 우리 새끼 My Ugly Duckling Episode 103 [IKLAN]
미운 우리 새끼 My Ugly Duckling Episode 103 [TANPA IKLAN]
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Guests: Lee Seung-gi. Sub untuk video dengan iklan/tidak ada cuplikan episode selanjutnya (durasi: 01:45:49 => download di www.omberbagi.com)

Tags

other
Published on: 2018-09-10
Downloads: 10
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kamu sudah makan?

Aku sudah makan tadi.

Kamu sudah makan, Bu?

Ya.

Aku makan banyak.

Kamu tidak makan malam?

Ya.

Makan malam? Ini pukul berapa?

- Itu tadi makan malam. - Terlalu dini untuk makan malam.

Aku cukup minum susu sebelum tidur.

Orang yang sudah tua seperti kami jarang makan.

Orang yang sudah tua sulit mencerna makanan.

Kamu secara alami mengalaminya?

Aku makan paling banyak dua kali sehari.

Kami butuh tidur panjang.

Ya.

Benar.

Apa ibumu berumur 60-an?

- Benar. - Pasti.

- Jika diingat... - Berumur 60-an itu bagus.

Umurku sudah lebih dari 70-an.

Rasanya baru kemarin aku masih muda.

Hidup begitu fana. Itu menyedihkan.

"Mereka membicarakan hal berbeda"

Kenapa kamu berkata begitu?

Bandingkan dengan usia 50-an dan 70-an.

Ada perbedaan besar.

Ya.

Ya. Aku merasakannya.

Manusia berubah secara drastis dalam 20 tahun.

Bandingkan dengan usia 50-an dan 70-an.

Maksudku,

aku sebaiknya menjalani hidup seakan 10 tahun lebih tua.

Mungkin ini saatnya bertanya.

Apa menurutmu acara ini sudah dimulai?

Atau belum dimulai?

Kurasa acara ini mencetak sejarah baru

di industri hiburan.

Tidak kusangka acaranya dimulai seperti ini.

Aku bingung kita sudah mulai atau belum.

Semuanya sangat nyata.

Benar-benar nyata.

Lucunya, Seung Gi mengaku

tidak pernah didekati oleh selebritas wanita.

- Dia mengaku begitu. - Ya.

Benarkah?

Benar.

Orang lain mengaku pernah didekati oleh 10 selebritas.

Bagaimana bisa didekati oleh 10 selebritas?

Apa kamu mengajak orang-orang yang kamu kencani

lebih dahulu?

Ya. Biasanya aku yang berinisiatif.

Itu karena penampilanmu.

Kini aku sadar. Penampilanmu seperti murid SMA.

- Aku? - Ya.

Itu sebabnya...

Penampilanmu rapi.

Lalu aku harus bagaimana?

Penampilanmu seperti orang baik

- yang bisa diandalkan. - Ya. Itu alasannya.

- Seperti itulah citra dirimu. - Ya.

Jang Hoon, kamu kenal dia.

Dia punya berbagai bakat.

Aku juga suka minum-minum.

Dia sangat menyenangkan saat ditemui langsung.

- Lebih menyenangkan daripada di TV. - Biasanya seperti itu.

- Pandanganku padamu berubah. - Ya?

Tadinya kupikir kamu hanya anak-anak.

Tapi hari ini aku sadar

ternyata kamu pria yang liar.

Kamu memancarkan aura itu.

- Benarkah? - Ya.

- Terima kasih. - Suaramu juga gagah.

- Dia memang dikenal awet muda. - Kamu terkesan elegan.

Menjalani wajib militer itu sulit, tapi dia berhasil dengan baik.

Saat dia kembali,

citranya benar-benar berubah.

Tadinya kupikir dia hanya anak-anak.

Apa yang dikatakan teman-temanmu

yang sudah menikah tentang pernikahan?

Kamu akrab dengan Kang Ho Dong

dan Cha Seung Won. Kamu akrab dengan orang seperti mereka.

Mereka berdua

sangat menyarankanku untuk menikah.

Mereka bilang berkeluarga

- sangat membahagiakan. - Mereka teman baik.

- Ya. - Membuatmu merasa stabil.

Dua orang yang tadi kusebutkan memuji pernikahan.

- Bagaimana dengan yang lain? - Lainnya

"Apa komentar orang lain?"

selalu menghela napas saat membicarakannya.

- Kamu akrab dengan Lee Seo Jin. - Ya.

Apa komentar Seo Jin tentang itu?

- Seo Jin... - Dia tidak berkata apa pun?

- Seo Jin belum menikah. - Dia belum menikah.

Dia akan menyewa tempat di panti wreda.

- Sungguh? - Ya.

Dia menyarankan kami tinggal bersama

- di panti wreda. - Kalian akan tinggal bersama.

"Seung Gi, tinggallah bersamaku di panti wreda"

- Kenapa berkata begitu? - Dia sering bercanda.

- Itu karena dia belum menikah. - Kamu harus memperhatikan

ucapan mereka yang sudah menikah.

- Benar. - Itu sungguh...

Seo Jin memiliki banyak mantan kekasih.

- Aku tahu itu. - Astaga, Bu Sun Mi.

Bahkan kami sudah lupa soal itu.

Apa kamu jurnalis?

Jangan memprovokasi kami.

Kamu tidak akan bisa menebak tanggapan kami.

"Para ibu-ibu jurnalis sulit ditebak"

Omong-omong, pernahkah kamu berpacaran

dengan wanita lebih tua, walau hanya sebentar?

Saat itu, aku lebih tertarik dengan wanita yang lebih tua.

- Saat masih muda. - Ya.

- Wanita yang lebih tua - Ya.

sepertinya bisa memimpin hubungan dengan baik.

- Ya. - Aku terpikat oleh khayalan itu.

Aku tidak pernah berhasil mengencaninya.

Walau aku menyukainya,

aku tidak berhasil mengencaninya.

Saat kamu menyukai seseorang,

apa kamu menyanyikan "Because You're My Woman"

kepadanya?

"Pernahkah dia menyanyikan 'Because You're My Woman'?"

- Untuk membuatnya kagum? - Jika kamu menyanyikannya

untuk memikat wanita...

Ya. Dia pasti pernah.

Untuk memikat wanita. Ya.

Jadi...

Aku menyanyikan itu untuknya,

tapi mungkin dia tidak sadar bahwa itu untuknya.

"Dia pernah menyanyikannya untuk seorang wanita"

Rasanya malu jika menyanyikannya secara terang-terangan.

Aku menyanyikannya saat ada banyak orang.

Biasanya, penyanyi tidak menyanyikan lagunya sendiri.

Aku tiba-tiba saja mengajukan diri.

Banyak sekali wanita yang lebih tua.

Ada empat wanita yang lebih tua di sini.

Bagaimana jika kamu menyanyikannya sedikit untuk mereka?

Bagaimana jika kamu menyanyikan sedikit?

- Ini... - Mereka wanita tertua

yang kukenal.

- Tapi. - Cukup. Kami juga wanita.

- Dan... - "Cukup."

Ubah "Kamulah kekasihku"

menjadi "Bu Ok Jin, kamulah kekasihku".

"Dia akan menggantinya menjadi 'Ok Jin, kamulah kekasihku'"

Kamu tidak keberatan?

- Mungkin terdengar lancang. - Tidak apa-apa.

Saat ini, rasanya aku seperti berumur 25 atau 26 tahun.

"Ok Jin kembali berumur 20-an tahun"

Dia akan mendengarkannya seakan dia masih muda.

- Usiaku perlu kusesuaikan. - Ya.

Dia menjiwai suasananya

agar bisa menikmati lagunya.

"Dia menjiwai lagunya"

Sulit dipercaya.

Membayangkan usianya semuda itu pasti sulit baginya.

Dia tidak memiliki pengalaman akting.

- Kamu aktor. - Ya.

Bayangkan saja jika usiamu sekitar 65 tahun.

"Apakah Seung Gi akan berakting seperti kakek berusia 65 tahun?"

Kamu yang menyesuaikan umurmu.

- Bayangkan kamu tua. - Itu lebih baik.

- Benar, bukan? - 65 tahun.

"Wanita berusia 73 tahun ini senang"

Usia dia lebih tua delapan tahun.

Untuk kali pertama di Mom's Diary, kita bisa mendengarkan

nyanyian Seung Gi yang berumur 65 tahun.

Ya.

Kenapa kamu meminta anak-anak bersikap seperti 65 tahun?

Jika begitu, 64 tahun saja. Usiamu 64 tahun.

Usiaku 64 tahun.

Aku mulai.

Astaga.

Tanganku agak gemetar.

Tanganku lemah.

"Kamulah"

Kamu harus menatapnya.

"Kamulah kekasihku"

Ya.

"Ok Jin, kamulah kekasihku"

"Itu benar"

- Apa itu? - Apa?

Kenapa kamu mengganggunya saat dia menyanyi?

- Seung Gi tidak bisa fokus. - Tapi dia menjawab.

Itu unik sekali.

Dia menjawabku seketika.

Sebagai pria yang lebih muda, aku merasa tenang.

- Benar. - Dia menjawab seketika.

Benarkah? Di sini?

"Tur Don Byeok berlanjut"

- Aku memesan tempat. - Ini Tur Don Byeok.

Mereka pergi ke Rusia.

Aku akan menyehatkan kalian hari ini.

Pintu gerbang dibuka.

- Dia pasti menyewa tempat. - Ikuti aku.

Tentu saja. Aku sudah memesan tempat.

Kita berjalan terlalu lama hari ini.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left