Season 1

Release info

Ashita, Watashi wa Dareka no Kanojo S01E12 DSNP id
A Commentary by furosty
Disney Hotstar Retail

Tags

other
Published on: 2022-07-20
Downloads: 5
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 137 lines.

RESERVASI DIBUAT, HARAP KONFIRMASI SOTA TSUJI

Aku ingin pergi denganmu.

Agensi tidak mengizinkan kami menginap.

Kalau begitu, jangan beri tahu agensi.

Aku akan berada di Stasiun Shimoda pukul 13.00 pada tanggal 9.

Semua terserah padamu.

Yuki, kau datang.

Aku merencanakan hari ini agar kau bersenang-senang.

Aku akan melakukan yang terbaik agar perjalanan ini berkesan bagimu.

Sota, terima kasih sudah menyewaku selama dua hari penuh.

Aku tahu.

Yuki, kau datang untuk bekerja, bukan?

Benar.

Dia sudah melihat bekas luka di wajahku,

dan dia bersedia membayar.

Aku tidak pernah berniat menemuinya tanpa melalui agensi...

tapi aku tahu Sota tidak akan memaksakan dirinya kepadaku.

Jadi, aku di sini untuk bekerja.

EPISODE TERAKHIR

Kau baik-baik saja?

Ya, aku baik-baik saja.

Terima kasih.

Tidak usah. Kau saja yang pakai.

Jangan cemaskan aku.

-Baiklah. -Tapi terima kasih.

Maaf kita basah kuyup.

Aku sangat tidak beruntung.

Bagiku, yang lebih penting adalah kita bersama siapa.

Jadi, aku senang berada di sini bersamamu, Sota.

Mungkin mereka jual payung?

Yang ini manis!

PONDOK TIRAM

-Gawat! -Astaga!

Luar biasa!

-Sepertinya lezat! -Terima kasih banyak.

Lihat pemandangan indahnya.

Indramu sangat selaras dengan apa yang ada di sekitarmu, Yuki.

Apa?

Kau tidak ragu mengatakan sesuatu indah atau lezat.

Menurutmu begitu?

Ya.

Kau pasti lelah.

Aku baik-baik saja.

Tapi bepergian membuat kita banyak berjalan.

Kau jarang bepergian?

Tidak. Aku harus menghapus riasanku jika aku bermalam.

Permisi.

Ikan ini adalah kakap mata emas yang ditangkap di sini.

Selamat menikmati.

Tampak lezat!

Benar.

Permisi...

Ya?

Bolehkah aku memotret makanannya?

Tentu! Dan silakan membaginya melalui media sosial.

Sebenarnya aku tidak memakai media sosial.

Maaf.

Begitu rupanya. Maaf.

Kalau begitu, ini untukmu.

Aku tidak tahu harus mulai dari mana.

Aku juga.

Ini dia.

Indah sekali!

Terima kasih.

SOTA TSUJI

YUKI

Kalian pengantin baru?

Astaga! Bukan.

Kami bukan pengantin baru.

Terima kasih!

Apa?

Kau tidak perlu melakukan itu.

Tidak apa-apa.

Terima kasih atas tehnya.

Sama-sama.

Ini nikmat.

Benar juga. Di sini ada pemandian luar ruangan.

Kau baik-baik saja?

Ya, aku baik-baik saja.

Kalau begitu, sampai nanti.

Ya.

Yuki, bagaimana di sana?

Suhunya sempurna. Sungguh nikmat.

Lihat! Bintang-bintangnya sangat indah.

Benar.

Terima kasih sudah menunggu.

Sama-sama.

Kebetulan kita di sini, kau mau berjalan-jalan?

Tentu.

Tempat ini luas.

-Benar. -Silakan.

Bahkan ada lantai dua.

-Kau benar. -Ya.

Ikan koi!

Kau benar!

Kau...

masih memakai gantungan itu?

Kau juga masih memakai gantungan ponsel pemberianku, 'kan?

Ya.

Aku...

tidak bisa melupakanmu, Yuki.

Aku memutuskan untuk mengatakannya kepadamu hari ini.

Aku mencintaimu, Yuki.

Sungguh.

Ingat apa yang kau katakan sebelumnya?

Kau bisa punya tabungan yang kau bahas tadi...

karena orang tuamu membayar uang sekolah dan biaya hidupmu, bukan?

Tabungan itu bukan milikmu sendiri.

Itu sangat berharga, dan kau harus hati-hati soal itu.

Saat itu, hal tersebut tak terpikirkan olehku.

Tapi aku sadar bahwa aku harus bersyukur atas apa yang kumiliki,

dan itu membuatku berpikir bagaimana caraku menggunakan uang itu.

Aku ingin mendukungmu.

Aku ingin melindungimu, jadi...

Apa artinya "melindungi"?

Apa?

Kau ingin kita bersama, Sota?

Kau ingin aku berhenti bekerja?

Begini...

Meski aku di sini karena kau membayarku?

Mungkin bisa dibilang begitu...

tapi aku hanya ingin lebih mengenalmu.

Aku ingin tahu tentang rasa sakit dan bekas lukamu.

Aku ingin menanggungnya bersamamu.

Kalau begitu, akan kuberi tahu.

Ini...

karena aku menumpahkan air mendidih ke tubuhku saat masih kecil.

Apa?

Aku tidak punya ibu yang memasak untukku.

Ibu...

Ibu, aku lapar.

Ini, makanlah.

Meski dia melihatku menangis karena air mendidih,

dia terus tidur.

Jika dia langsung membawaku ke rumah sakit,

bekas lukaku mungkin tidak terlalu parah.

Tapi yang kukatakan tadi mungkin saja bohong.

Tomorrow, I'll Be Someone's Girlfriend subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Tomorrow, I'll Be Someone's Girlfriend

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left