Release info

여름아 부탁해 Home for Summer E33 NEXT VIU
여름아 부탁해 Home for Summer E34 NEXT VIU
여름아 부탁해 Home for Summer E35 NEXT VIU
여름아 부탁해 Home for Summer E36 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF
Sub by VIU, Synced for NEXT Version. Download di oppa.kdramaindo.tv. Selamat menonton😊

Tags

other
Published on: 2019-06-19
Downloads: 8
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Home for Summer"

"Episode 33"

Siapa yang mengantar dia?

Siapa wanita itu?

Dia ibu mertuaku.

Siapa?

Ibu mertuaku. Ada apa?

Kamu mengenal ibu mertuaku?

Ya, dia pernah datang ke restoranku.

Begitu rupanya.

Aku akan menyapanya sebentar.

Ayo pergi saja.

Apa?

Sebenarnya aku terburu-buru.

Begitu rupanya. Maaf.

Tidak apa-apa. Kamu tidak perlu turun.

Baiklah. Kalau begitu, hati-hati.

Satu hal lagi.

Tidak perlu memberi tahu Jun Ho kamu bertemu denganku.

Aku tidak akan memberitahunya.

- Kalau begitu, aku akan pergi. - Baiklah.

Astaga, lihat wanita itu.

Bisa-bisanya dia pamit di mobil meskipun aku melarangnya turun?

Astaga. Sungguh tidak sopan.

Jun Ho, kamu tidak pernah memikirkannya dengan serius, bukan?

Pernahkah kamu berpikir

untuk menceraikan Geum Hui, lalu menikahiku?

Tidak, aku tidak pernah memikirkannya.

Kalau begitu, mulailah pikirkan.

Sang Mi.

Mulailah pikirkan.

Jika ada pria baik, jodohkan dengan Sang Mi.

Lalu, aku akan menyerahkan klinikku kepada menantuku,

lalu pergi bersamamu.

Astaga. Kamu membuat kakak terkejut.

Kenapa menerobos masuk begitu?

Pria yang Kakak pacari adalah Dokter Han?

Jawab aku. Apa dia Dokter Han?

Kamu akan terus mencampuri hubungan kakak?

Jadi, aku benar. Itu Han Jun Ho.

- Ju Sang Won. - Akhiri sekarang.

Kakak tidak akan berhenti hanya karena kamu meminta.

Kakak.

Baiklah.

Berhenti bicarakan kakak. Kakak ingin bertanya.

Kenapa kamu marah? Kamu tidak seperti biasanya.

Kakak dengar kamu mengenal Geum Hui.

- Itukah alasannya? - Kakak mengenalnya juga?

Dia teman SMA kakak.

Kakak berselingkuh dengan Han Jun Ho meskipun tahu itu?

Jawab saja pertanyaan kakak!

Kenapa kamu bersikap seperti ini?

Geum Hui bahkan mengadopsi anak demi mewujudkan keluarga bahagia.

Jadi, jangan hancurkan hatinya. Akhiri hubungan dengan Dokter Han.

Kamu hanya mencemaskan perasaannya dan bukan perasaan kakak?

Kakak yang memulainya.

Siapa pun yang memulainya,

hati kakak juga akan hancur jika berpisah dengannya.

Kakak tidak seharusnya memulai ini sejak awal.

Kamu tidak tahu kamu tidak bisa mengendalikan perasaan?

Pokoknya, akhiri itu.

Keluar. Tidak ada lagi yang ingin kakak katakan kepadamu.

- Kakak tidak akan mengakhirinya? - Kamu tidak mendengar? Keluar!

Jika Kakak meneruskannya, aku tidak akan diam saja.

Apa yang akan kamu lakukan?

Aku akan memberi tahu Ayah jika perlu.

Apa katamu?

Jadi, akhiri.

Silakan beri tahu Ayah.

- Kakak. - Beri tahu Ayah!

Apa Geum Hui baik-baik saja?

Apa maksudmu?

Kenapa?

Apa terjadi sesuatu kepadanya?

Kudengar Geum Hui dan Jun Ho tidur di kamar berbeda semalam.

Apa? Mereka tidur terpisah?

Kata siapa?

Yeo Reum.

Kenapa? Kenapa mereka tidur terpisah?

Yeo Reum bilang mereka bertengkar

karena dia melakukan hal salah.

Tapi aku tidak tahu detailnya.

Pantas saja.

Dia tidak makan banyak. Aku merasa sikapnya aneh.

- Sungguh? - Ya.

Mereka tidak pernah bertengkar sebelumnya.

Apa yang terjadi?

Kenapa kamu minum banyak?

Astaga.

Jun Ho, bangun. Lepas bajumu sebelum tidur.

Arloji apa ini?

Jun Ho, bergeser.

Terima kasih.

Mandilah. Aku membuat sup pollock kering.

Baik.

Aku baru ingat. Dari mana kamu mendapat arloji ini?

Aku membelinya.

- Kamu membelinya. - Ya.

Begitu rupanya.

Baguslah.

Aku tidak enak karena arlojimu terlalu tua dan lusuh.

- Mandilah. - Ya.

Arlojimu tampak cukup mahal. Berapa harganya?

Kamu tidak boros karena tahu status keuangan kita, bukan?

Apa maksudmu status keuangan kita?

Apa?

Aku merasa mampu membeli arloji seperti ini.

Sepertinya kamu tidak berpikir begitu.

Sayang.

Baiklah. Aku mengerti. Jadi, habiskan sarapanmu.

Aku sudah selesai. Aku akan pergi sekarang.

Sayang.

Sang Mi, bibi mendengar rumor aneh tentangmu di klinik.

Astaga. Yong Soon, jangan...

Kenapa? Aku harus merahasiakannya?

Maaf, Kak Yong Jin.

Rumor aneh tentangnya?

Rumor apa?

Kamu tidak perlu tahu.

Hiraukan saja.

Apa itu, Yong Soon? Beri tahu aku.

Ini tentang Dokter Han dan Sang Mi...

Yong Soon.

Ya, Kakak. Maaf.

Aku tidak bisa memberitahumu, Kak Gyeong Ae.

Mereka pikir ada sesuatu di antara mereka?

Orang-orang itu konyol.

Mereka tidak punya pekerjaan lain?

Kenapa mereka mengarang rumor seperti itu? Menyebalkan.

Seperti kataku, hiraukan saja.

Ayah, ada yang perlu kubicarakan dengan Ayah.

Kenapa kamu tiba-tiba mengatakan itu

saat kita makan?

Katakan. Ada apa?

Ayah...

Ya. Katakan.

- Rumor itu... - Hei, ibu perlu bicara denganmu.

Ada apa dengannya?

Kamu tahu sesuatu?

- Tidak. - Sungguh?

Kamu sudah gila?

Apa yang kamu pikirkan? Kenapa kamu mencoba memberitahunya?

- Sang Won akan memberitahunya. - Apa?

Lebih baik jika aku yang bilang dan meminta restunya.

Apa? Restu?

Menurutmu ayahmu akan menerimanya?

Dia tidak punya pilihan sebab aku tidak bisa hidup tanpanya.

Kenapa menurutmu dia tidak punya pilihan?

Sepertinya kamu tidak tahu apa-apa tentang ayahmu.

Ayahmu berhasil sampai sejauh ini

padahal tumbuh dengan ibu tunggal yang merupakan pedagang kaki lima.

Kamu tidak tahu dia bisa sangat teguh.

Begitu dia tahu tentang kalian, kamu juga akan mendapat masalah,

tapi karier Han Jun Ho sebagai dokter akan hancur.

Ayahmu akan melakukan segala cara untuk menghancurkan kariernya.

Lalu, Ibu ingin aku bagaimana?

Maksud ibu jangan beri tahu dia tanpa rencana.

Pokoknya, tutup mulutmu.

Ada urutan dalam segala hal.

Urutan?

Sang Mi kenapa?

Bukan hal serius.

- Kamu tidak akan memberitahuku? - Dia bermain saham,

dan kehilangan banyak uang.

Dia bermain saham?

- Kamu jujur? - Tentu saja.

Aku bisa membantunya. Jadi, jangan cemaskan itu.

Larang dia melakukan hal seperti itu lagi.

Baiklah.

Apa maksudmu dengan status keuangan kita?

Aku merasa mampu membeli arloji seperti ini.

Sepertinya kamu tidak berpikir begitu.

Hai, Ibu.

Kamu sedang apa?

Aku hanya beristirahat di rumah.

Keluarlah. Ayo makan siang bersama.

Lagi? Kita makan malam bersama semalam.

Ayo bertemu lain waktu.

Aku agak lelah. Jadi, aku ingin beristirahat.

Kamu mau ibu ke sana?

Baiklah. Aku akan ke sana sekarang.

Ayah memberi tahu Ibu?

- Kamu juga tahu? - Ya.

Ini tidak akan menjadi masalah serius, bukan?

Semoga tidak.

Ibu akan berada di restoran seberang jalan.

Suruh kakakmu menemui ibu di sana.

- Uruslah klien. - Apa?

Aku?

Lalu, apa? Kamu akan membantu ibu selamanya?

Baiklah.

- Kamu di sini. - Ya, halo.

Ibu, mau pesan apa?

Apa saja.

Kalau begitu, risotto boga bahari dengan saus pasta kedelai

dan pasta mawar.

Baik.

Ibu ingin membicarakan sesuatu denganku?

Ayo makan lebih dahulu.

Ada apa? Beri tahu saja aku.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left