Station 19

Station 19

Download Indonesian Subtitle

Season 5

Release info

Station 19 S05E11 The Little Things You Do Together-DSNP-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝔻𝕚𝕤𝕟𝕖𝕪 ℍ𝕠𝕥𝕤𝕥𝕒𝕣

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-03-15
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Seragam kita seharusnya begitu.

Baju antariksa perak.

Membuat takut semua yang melihatnya.

- Mirip Sullivan. - Benar.

- Aku mau membuat popcorn. - Terima kasih.

- Ya. - Bagus!

- Baik, dengar... - Apa kau...

Kita sudah bahas ini, tetapi apa kau yakin

- tak mau aku ikut... - Astaga.

besok untuk pilnya dan semua itu?

Pikirkanlah.

Mungkin aku jadi pendamping aborsi terbaik.

Lihat?

Siapa selain pendamping aborsi

akan tahu kau butuh

- lelucon kelam? - Terima kasih, setuju.

Kau akan jadi orang terbaik sedunia untuk ini...

- Kutentukan besok. - Tidak. Aku sayang kau, hanya...

Sebaiknya ini perlu dilakukan oleh Theo dan aku...

Ya, Theo menuduhku menghindari hubungan kacauku sendiri

dengan terlibat dalam hubunganmu.

Entah apa maksudnya.

Pikirmu aku tak perhatikan kau tak bisa,

tak tahan bersamanya?

Kita belum membahasnya

karena kau belum bahas,

jadi kupikir kau belum siap atau apa.

Kita belum bahas karena masalahmu sedang banyak,

atau kau akan bilang sesuatu karena

kau bukan tipe teman "tunggu aku siap".

Itu benar. Mau bahas sekarang?

- Tidak, terima kasih. - Kita bisa.

Telepon besok kalau butuh. Aku sayang kau.

Baik.

Memesan dalam bahasa Spanyol,

- dengan aksen Castile... - Aku...

- Itu restoran Spanyol. - Kuberi nilai tujuh.

- Serius? Tujuh? - Tujuh.

- Tujuh? - Tujuh.

Boquerones.

- Gazpacho. - Begitu cara bilangnya.

Senang kita lakukan ini.

Teknisnya, sudah pernah kita lakukan.

Saat itu kita lakukan ini.

- Jelaskan "ini". - Kau tak mau penjelasan.

Tidak. Aku lama memikirkanmu. Jangan...

Pikirmu alasan semuanya mudah

saat kita bersama adalah karena kita berperang?

Tidak.

Kurasa...

kita bagus bersama.

- Sial. - Maaf.

- Bukan kau, ini Beckett. - Apa?

Beckett.

- Wah. - Hei.

Senang bertemu kalian bersama.

Aku bersama para pemimpin dinas.

Ya? Aku tak sabar.

Pasti kau akan dihubungi kantorku.

- Banyak sekali. - Ya, atau,

aku harus kemari setiap hari.

Aku bercanda, Kepala.

Aku mau pulang, tenggelamkan kesedihan, dan menantikan panggilanmu.

Malam.

- Tak bagus. - Benar.

Dia orang Denmark, banyak generasi perawatan kesehatan.

Dia "Tipe A dalam hal terbaik".

Dia kru dayung, dan pemanah peraih penghargaan.

Pilihanku genius. Dia Mensa.

Lihat, foto bayinya mirip Andrea.

Kau yang hamil, dan itu sel telurmu.

Seharusnya aku menang yang ini.

Tunggu, mau kau yang hamil?

Bukan itu maksudku.

Maksudku... Entah apa maksudku.

Aku lebih suka pilihanku.

Lagi pula, tak ada jaminan genius jika kita ikuti pilihanmu.

Tepat. Jadi, apa pentingnya mana yang kita pilih?

Jika tak penting, pilihanku saja.

- Kita kembali ke awal? - Tidak.

Tidak. Aku sudah terlambat untuk sif, dan kau juga.

Kita bahas nanti. Aku mencintaimu.

- Terima kasih kopinya. - Dengan senang hati.

- Apa? - Kau harus tahu,

sesi terakhirku dengan Diane kemarin,

jadi aku sudah bisa ikut panggilan.

Saat Diane memberitahuku sendiri, kau boleh ikut.

Terima kasih, Kapten,

karena tak melaporkan jahitanku. Kini aku paham itu salah.

Aku mirip guru BK di pelajaran tambahan, Warren?

Aku tak butuh nasihatmu. Atasi dan jadi lebih baik.

Masalah akan lebih besar jika tak dihadapi,

jadi jangan sampai kesalahan ini menentukan sisa kariermu,

atau mengakhirinya.

Terima kasih, Pak.

- Kapten. - Herrera.

Senang kau ikut sif. Tak akan ada kesulitan

seperti dengan Kapten Bishop dan Kapten Sullivan?

- Tidak, Pak. Aku pemain tim. - Bagus.

Aku tahu Hughes menghargai kau menggantikannya.

Kapten... Sean?

Tak penting. Sampai nanti.

- Hei. - Kau sedang apa?

Cara bagus menyapa teman.

Aku bantu menggantikan Hughes.

Bukan, maksudku kenapa kau di sana?

Aku sudah ceritakan.

Itu kesalahan keduamu.

Dia bukan rekan kerja berduka dengan pacar.

Diam. Tak ada yang tahu itu.

- Tahu dari mana? - Hughes cerita, aku akan diam

jika kau juga diam.

Aku tak yakin apa yang dibahas

saat menunggu aborsinya datang.

- Hai, maaf terlambat. - Tak apa.

Akan kulakukan USG vagina sekali lagi.

Baik, tetapi tak usah kulihat.

- Tentu. - Ya.

Suara dimatikan.

- Baik. - Siap.

Terima kasih.

Baik.

- Kau siap? - Ya.

Indahnya menjadi wanita

Kau menyanyi lagu acara? Sekarang?

Penantiannya sepadan

Senangnya memakai maskara

Tersenyum sebagai wanita

- Baik, sudah siap. - Ya.

Mungkinkah kau salah dan tak ada bayi di dalam?

Kau resmi 5,5 minggu.

Kini kau kuberi mifepristone.

Ini langsung menghentikan kehamilan.

Karena petualangan medismu...

aku mau kau tunggu sejam.

Aku mau periksa tensimu sebelum kau pulang.

- Ya? - Ya.

- Ini. - Terima kasih.

Hubungi aku jika kau mual.

Jika muntah, kau rentan obatnya hilang sebelum bekerja.

Kita tak mau itu.

- Berikan. - Terima kasih.

Aku akan kembali.

Menurutmu anggur apa paling cocok dengan aborsi?

Mungkin anggur merah beraroma hutan, ya?

- Pasti itu. - Vic, hentikan.

Hei, hanya kita.

Ya?

Kau tak harus bercanda.

Canda adalah diriku, jika mau,

- kau boleh pergi. - Tak apa.

Baik.

- Hei. - Hei.

- Apa perasaanmu? - Luar biasa. Hebat.

Bagus. Selama semuanya bagus,

kau kuberi pil kedua. Misoprostol.

Empat tablet yang kau minum beberapa jam lagi di rumah.

Kau tahu metode buccal ?

Cara di mana kubiarkan lumer di mulut selama 30 menit?

- Tepat. - Ya.

Rahimmu akan berkontraksi dan melepas semua isinya.

- Baik. - Berlangsung 1-2 hari,

dan serupa dengan haid banyak.

- Ada pertanyaan? - Tidak, aku baik-baik saja.

Baik, semuanya bagus.

Jika ada yang aneh,

apa saja, hubungi aku.

- Ya? Punya nomorku? - Ya, aku janji.

- Akan kupastikan. Ya. - Baik.

Terima kasih, Dok.

Rasanya antiklimaks.

Tampaknya hanya akan banyak duduk,

jadi sebaiknya kau pulang saja.

Tidak, aku akan menemanimu.

Serius, aku tak apa-apa. Katanya seperti haid banyak.

Ya, aku dengar...

Aku sempat membaca...

Baik, kau dan penismu

akan beri tahu aku dan dokterku cara kerja aborsi medis?

Itu...

Maaf.

Maaf, itu bentakan refleks.

Maksudku, jika kau...

Kau tak harus...

Kuberi tahu, kesepuluh kalinya, aku mau.

Terima kasih.

Warren. Kita sudah kehilangan satu truk.

Bisa baik pada yang ini?

Bahkan bagian paling sepele tugasku bisa dibahas.

Kukira kau sudah bicara dengan Diane.

Sesi-sesi itu menyia-nyiakan petugas damkar berkualifikasi.

Ya, benar, jika kau masih semarah ini.

Aku tak butuh bantuan.

Aku tak menekan amarah, tak menyampaikan duka,

dan tak bertindak karena rasa bersalah.

Namun, kau membentak kerja dan letnanmu.

Warren, aku tak main pangkat. Intinya masih ada sesuatu.

Seisi bangunan ini kacau,

- tetapi hanya aku yang bermasalah. - Aku...

Hei.

More Indonesian subtitles for Station 19

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left