The first 200 lines.
" Michael Rennie was ill "
" The day the Earth stood still "
" But he told us where we stand "
" And Flash Gordon was there "
" In silver underwear "
" Claude Rains was the Invisible Man "
" Then somethin' went wrong "
" For Fay Wray and King Kong "
" They got caught in a celluloid jam "
" Then at a deadly pace "
" It came from outer space "
" And this is how the message ran "
" Science fiction "
" Double feature "
" Will build a creature "
" See androids fighting "
" Brad and Janety "
" Anne Francis stars in "
j Forbidden Planet}
" At the late-night "
" Double feature "
" Picture show "
" I knew Leo G. Carroll "
" Was over a barrel "
" When Tarantula took to the hills "
" And I really got hot "
" When I saw Janette Scott "
" Fight a triffid that spits poison and kills "
" Dana Andrews said prunes "
" Gave him the runes "
" And passing them used lots of skills "
" But when worlds collide "
" Said George Pal to his bride "
" I'm gonna give you "
" Some terrible thrills "
" Like a "
" Science fiction "
" Double feature "
" Will build a creature "
" See androids fighting "
" Brad and Janety "
" Anne Francis stars in "
j Forbidden Planet}
" At the late-night "
" Double feature "
" Picture show "
" I wanna g0 "
" To the late-nighty "
" Double feature "
" Picture show "
" By RKO
" To the late-nighty "
" Double feature "
" Picture show "
" In the back row "
" To the late-nighty "
" Double feature "
" Picture "
" Show "
Mereka datang.
Aku ingin orang tua dan kakek-nenek.
Semua keluarga dekat.
Senyum! Tahan sebentar. Bagus!
Hei, Ralph. Selamat.
Selamat.
Sampai jumpa. Selamat.
Jadi, aku rasa kita berhasil melakukannya, ya?
Tidak diragukan lagi.
Kau dan Betty tidak dapat dipisahkan sejak kalian bertemu di tempat kursus Scott.
Sejujurnya, Brad, dia adalah satu-satunya alasan kenapa aku datang awalnya.
Maksudku...
Okay, guys, inilah dia! Kalian siap?
Lihat, Betty akan melempar bunganya.
Siap? Baik, ini dia!
Aku mendapatkannya!
-Aku dapat!! -Hey, teman.
Sepertinya bisa jadi berikutnya adalah giliranmu.
Siapa yang tau.
Cukup lama. Sampai nanti, Brad.
Kita harus pergi, Betty.
Ayo, masuklah.
Sampai jumpa, Betty! Dah! Dah!
Sampai nanti, Brad.
Dah, Betty!
Brad, bukankah tadi menakjubkan? Bukankah Betty terlihat cantik berseri-seri?
Satu jam yang lalu dia hanyalah Betty Munroe yang tua dan polos.
Lalu sekarang dia adalah Nyonya. Ralph Hapschatt.
-Iya, Janet. Ralph adalah pria yang beruntung. -Betul.
Aku selalu menangis pada setiap pernikahan.
Semua orang tau Betty adalah seorang koki kecil yang hebat. Betul.
Ralph akan masuk dalam kandidat untuk kenaikan jabatan pada tahun ini.
Betul.
- Janet. -Ada apa, Brad?
Aku ingin mengatakan sesuatu.
"Aku sangat suka..."
"...kemahiranmu dalam mengalahkan gadis lain..."
"...untuk mendapatkan bunga dari mempelai wanita"
Brad.
"-Walau banyak hambatan, aku tetap berusaha -Janet"
"Masa depan adalah milik kita, jadi mari kita rencanakan." "Janet"
"-Jadi jangan katakan untuk tidak. -Janet."
"Aku ingin mengatakan sesuatu dan itu adalah Sial, Janet."
"Aku mencintaimu."
"-Walau jalan yang panjang harus kulalui. -Janet."
"-Ada bara di hatiku dan kau menghidupkannya. -Janet."
"Hanya ada satu orang yang tergila-gila padamu dan itu aku." /"Janet"
"Aku ingin mengatakan sesuau padamu Sial, Janet."
"Aku mencintaimu."
"Cincin ini untuk membuktikan bahwa aku bukanlah penipu."
"Ada tiga cara agar cinta dapat tumbuh..."
"...yaitu baik, buruk atau biasa saja."
"J-A-N-E-T Aku sangat mencintaimu."
"Ini lebih bagus dibandingkan yang dimiliki Betty Munroe." / " Brad "
"Sekarang kita bertunangan dan aku sangat bahagia." / "Brad"
"-Kau telah bertemu ibu dan kau tau ayah. - Brad."
"Aku ingin mengatakan sesuatu dan itu adalah Brad, aku kesal."
"Untukmu juga."
"Brad."
"Sialan."
"Aku kesal."
"Janet."
"- Untukmu. - Aku juga mencintaimu."
"Ada satu hal lagi yang tertinggal Ah-ooh."
"Itu adalah pergi menemui pria yang memulai semua ini." "Janet"
"-Ketika kita bertemu dalam ujian, sainsnya. -Janet."
"-Membuatku melihat ke arahmu, lalu panik. -Janet."
"Sekarang aku ingin mengatakan sesuatu dan itu adalah, sial Janet. . ."
"Aku mencintaimu."
"Sial, Janet."
"Brad, Aku kesal."
"Sial, Janet."
"Aku mencintaimu."
Aku ingin, jika aku diperbolehkan. . .
. . .untuk mengajakmu pada perjalanan yang aneh.
Ini terlihat seperti malam yang biasa saja. . .
. . .ketika Brad Majors dan tunangannya, Janet Weiss. . .
. . .dua orang yang masih muda, biasa, anak-anak sehat. . .
. . .meninggalkan Denton pada larut malam di bulan November. . .
. . .untuk mengunjungi Dr. Everett Scott. . .
. . .mantan guru mereka yang sekarang menjadi teman bagi keduanya.
Benar bahwa ada awan gelap badai . . .
. . .besar, hitam dan menggantung kearah yang mereka tuju.
Serta ban cadangan yang mereka bawa perlu dipompa.
Tapi mereka, hanya anak-anak biasa dan saaat mereka pergi di malam hari. . .
. . .mereka tidak akan membiarkan badai merusak acara di malam mereka.
Saat pergi di malam hari.
Saat itu saat mereka pergi di malam hari mereka akan mengingatnya. . .
. . .dalam waktu yang cukup lama.
" Aku tidak pernah menjadi orang yang mudah menyerah "
Meninggalkan kator sebelum masa tugasku selesai merupakan suatu hal yang mengerikan...
...setiap insting di tubuhku.
Tapi sebagai presiden...
Aku harus mementingkan Amerika terlebih dahulu.
Amerika membutuhkan presiden yang bekerja sepanjang waktu......
...lalu kongres yang bertugas sepanjang waktu...
...terutama pada saat sekarang ini....
Itu adalah pemotor ketiga yang melewati kita.
Mereka benar-benar menggantungkan hidup mereka di tangan mereka.
Betul, Janet. Hidup sepertinya tak berharga bagi orang seperti mereka.
Ada masalah apa, Brad, sayangku?
Kita mengambil jalur yang salah pada persimpangan sebelumnya.
Darimana para pemotor itu berasal?
Aku rasa kita harus putar balik.
Bunyi apa itu?
Pasti bannya gembos.
Sial! Aku tau seharusnya aku memperbaiki ban cadangan.
Kau tetap disini dan aku akan mencari bantuan.
Kau mau kemana? Kita berada di antah-berantah..
Bukankah kita melewati sebuah kastil beberapa mil sebelumnya?
Mungkin mereka punya telepon yang dapat digunakan / Aku juga ikut.
Kita berdua tidak perlu basah-basahan.
Aku ikut denganmu.
Selain itu, pemilik telepon itu bisa jadi seorang wanita yang cantik. . .
. . .lalu kau bisa tak kembali lagi.
"Dalam kegelapan."
"Dari malam yang paling gelap."
"Bersinar terang."
"Ada bintang yang menuntun."
"Apapun yang terjadi."
"Atau..."
"...siapa dirimu."
"Ada cahaya."
"Di atas rumah Frankenstein."
"Ada cahaya."
"Menyala di perapian."
"Ada cahaya, cahaya."
"Dalam kegelapan..."
"...dalam setiap hidup seseorang."
"Kegelapan harus pergi..."
"...ke dalam sungai dalam malam penih mimpi."
"Mengalir perlahan seperti morfin."
"Biarkan matahari..."
"...serta cahaya datang mengalir..."
"ke dalam hidupku."
"ke dalam hidupku."
"Ada cahaya."
"Di atas rumah Frankenstein."
"Ada cahaya."
"Menyala di perapian"
"Ada cahaya."
No comments yet. Be the first to leave one.