The first 200 lines.
Tidak ada seorang pun di desa.
Astaga! Tuan Arvin begitu tidak populer.
Seberapa tidak populer pun, tak mungkin sampai seluruh orang desa menghilang.
Seharusnya karena tahu kau mau datang, jadi, semuanya melarikan diri.
Jika mengetahui aku akan datang,
semuanya akan antre panjang untuk bersalaman denganku.
Celi, tidak apa-apa.
Para kurcaci pasti akan selamat.
Kaum kurcaci itu suku yang berselisih dengan kami.
Apa ada kesalahpahaman antara kaum peri dengan kaum kurcaci?
Iya. Dahulu aku pernah gagal menawar harga di toko baju kurcaci.
Ini masalah pribadimu, tidak berkaitan dengan suku.
Aku berkeliling satu putaran, tidak ada orang di desa.
Aku juga. Sepertinya sudah ditangkap dan dibawa pergi.
Begitu, ya?
Untuk berjaga-jaga, aku akan coba mencari apakah ada orang terluka yang bersembunyi.
Kau bisa menggunakan sihir seperti itu?
Aku ini Healer, berkemampuan untuk menemukan orang yang lemah.
Benar-benar monster yang menjadikan orang terluka sebagai target.
Kekuatan suci,
tolong selamatkan orang yang ditelantarkan karena terluka.
Mohon beri petunjuk keberadaan orang yang lemah.
Kelihatan seperti Healer sungguhan.
Jelek sekali.
Pergilah mencarilah.
Jika sungguh ada orang yang lemah, kita harus pergi membantunya.
Di dekat sini ada reaksi.
Selain itu, dia sangat lemah.
Apa? Di mana?
Aku tidak lemah.
Maaf. Kau memang sangat lemah.
Namun, badanku sangat sehat.
Namun, jika tidak tahu mereka dibawa ke mana, tidak akan bisa menyelamatkan mereka.
- Benar. - Celi mendengarnya!
Penjahat membawa semuanya ke penjara kastel.
Di sana!
Sungguh menyerupai tempat yang disukai penjahat.
= DON'T HURT ME, MY HEALER! =
Aku khawatir sekali.
Aku khawatir sekali.
Apa Carla dan yang lainnya baik-baik saja?
Tenang sedikit.
Tidak perlu terlalu khawatir.
Perkataan bodoh apaan?
Perkataan bodoh apaan?
Shh.
Celi baru tertidur dengan susah payah.
Celi baru tertidur dengan susah payah.
Orang itu Dorman,
= EPISODE 12 TERIMA KASIH BANYAK UNTUK SEMUANYA. = penjahat yang sesungguhnya.
Iya. Tidak tahu "kemampuan komunikasi" Kakak berguna atau tidak.
Benar.
Semoga bisa segera kembali dengan selamat.
Carla.
Untuk apa kau membawa bunga?
Menyamar.
Terlalu mencolok. Buang saja.
Tiarap!
Teman-teman, bagaimana?
Ada kejanggalan, tidak?
Dia itu...
Buronan!
Itu Brigan.
Gaya tiarapnya sungguh istimewa.
Siapa yang akan datang ke tempat seperti ini?
Para kurcaci masih belum mengatakan, Goshintai itu berada di mana?
Iya. Tidak boleh bertindak kasar pada mereka pula.
Bagaimanapun, mereka itu tukang yang terbaik.
Tidak terluka sama sekali baru bisa terjual dengan harga tinggi.
Ternyata dia itu partner Dorman.
Kelihatannya benar begitu.
Sungguh orang yang menjelekkan reputasi petualang.
- Penyelidikan selesai. - Kau telah bekerja keras.
Sepertinya, ada sebuah penjara yang dikelilingi dinding yang tinggi di sisi kiri kastel.
Bagus. Untung saja malam ini bulan baru.
Kita menyelinap masuk selagi gelap gulita.
Harus tenang. Dilarang berbicara.
Ada apa?
Bahasa isyaratmu sangat menyebalkan.
Aku mengusulkan agar Ryoko yang membawa kita masuk.
Sangat sulit dimengerti.
Kau sungguh bisa melakukannya?
Jika hanya dua orang, bisa kusimpan dalam tubuhku dan membawanya masuk.
Menyimpan di dalam baju...
Masukkan ke tas saja.
Sudah sampai.
Tenang. Ada dua prajurit sihir yang berjaga di luar.
Penjara ini dipasang sihir kegelapan, jadi, aku tidak bisa masuk.
Kalian berdua hati-hati.
Mengerti. Terima kasih.
Sepertinya, tidak ada yang menjaga.
Bahkan, tidak dikunci.
Untung saja Brigan itu orang yang malas.
Datang bertanya pada kita lagi?
Tak peduli ditanya berapa kali, kami tidak akan bilang Goshintai berada di mana.
Tenang. Bisa terdengar oleh penjaga di luar.
Kami ini teman kalian.
Benar.
Aku begitu baik dan penuh kasih,
datang untuk menyelamatkan kaum kurcaci yang tidak begitu kusuka.
Diam! Masalahnya akan semakin rumit.
Kepala desa ada?
Aku adalah kepala desa.
Ternyata begitu.
Cucuku yang meminta kalian datang untuk menyelamatkan kami.
Terima kasih.
Sekarang dia bersembunyi di tempat yang aman.
Sepertinya, target Dorman adalah Goshintai.
Goshintai bisa menghilangkan sihir kegelapan dengan kekuatan suci.
Kekuatan inilah yang ditakuti Dorman.
Kastel ini adalah benteng yang dibangun oleh nenek moyang kami.
Meskipun sudah menjadi reruntuhan,
Goshintai bersembunyi di dalam kastel ini.
Kuberi tahu kalian tempatnya,
tapi maukah kalian membantu kami mengalahkan Dorman dan menyelamatkan kami?
Kenapa?
Saat meminta bantuan,
bukankah berlutut dan bersujud adalah...
Perhatikan waktu untuk berbicara.
Kami berlutut dan bersujud.
Kami mohon.
Menghabiskan banyak waktu untuk mengumpulkan peralatan, tetapi akhirnya masuk juga.
Begitu cepat sudah menemui jalan bercabang, apakah berjalan lurus?
Iya. Berjalan lurus ada jebakan.
Kalau begitu, jangan mengatakan "iya".
Lain kali akan kuperhatikan.
Tidak ada jalan lagi.
Labirin ini sangat rumit. Apa salah jalan, ya?
Jika kita berjalan sesuai peta yang digambar kepala desa, pasti tidak akan salah.
Setelah menekan batu bertanda segitiga...
Ternyata seperti ini, ada jalan yang tersembunyi.
Bukan, akan ada jebakan.
Maaf, merepotkanmu lagi.
Kumohon agar kau mengatakannya lebih awal.
Lain kali, aku akan memperhatikannya.
Goshintai seharusnya berada di dalam ruangan ini.
Kau sudah menanyakan cara membuka pintunya, benar?
Sudah.
Memutar patung sebelah kanan 90 derajat ke arah kiri.
Baik, setelah diputar, apakah akan ada jebakan?
Benar, jebakan yang sangat sempurna.
Benar apanya!
Apa kau tidak ingin meningkatkan keterampilan istimewamu ini?
Aku tidak ingat kalau memiliki keterampilan istimewa seperti ini.
Setiap kali harus merepotkan Ryoko untuk menolongku.
Cepat beri tahu aku urutan membuka pintu yang tepat.
Sungguh membosankan.
Keterampilan kurcaci sungguh menakjubkan.
Terlalu hebat.
Pakaian dalam wanita yang dibuat oleh kurcaci, juga sangat hebat.
Jangan menyamakan hal ini dengan pakaian dalam.
Itu Goshintai, benar?
Sepertinya begitu.
Seharusnya tidak ada jebakan,
tetapi untuk berjaga-jaga, kau tetaplah di sini.
Baik.
Berbeda dari yang kupikirkan.
Terima kasih kalian telah memandu kami.
Apa?
Tuan Dorman telah lama menyadarinya.
Brigan, juga pemuda itu,
Dorman, pengendali sihir kegelapan.
Aku merasakan kekuatan Dark Elf, makanya datang mencari tahu.
Tidak disangka, malah mendapatkan kejutan besar.
Maksudnya, kau merasakan pesonaku, benar?
- Yang benar, kekuatan kegelapan. - Tidak merasakan pesonamu!
Sudahlah, berikan mahkotanya padaku.
Siapa yang ingin memberikannya padamu!
Tuan Arvin, mohon tunggu sebentar.
Serahkan saja ini padaku.
Karena kau adalah raja kegelapan yang jahat, ada yang ingin kukatakan padamu.
Apa?
Jika kau rela bagi setengah dunia dengan kami, mungkin kita masih bisa bernegosiasi.
Ini bukan ucapan yang seharusnya dikatakan oleh orang baik!
Maaf, aku tidak berniat untuk bernegosiasi,
tapi jika serahkan mahkota dengan patuh padaku, aku bisa membuatmu jadi pasukanku.
Lalu, aku akan memerintahmu, Arvin.
Tidak, aku saja yang memerintah.
Aku menolak semuanya!
Jika begitu...
Carla!
Menyebalkan, lepaskan Carla!
Bagaimana? Bersedia menyerahkan mahkota padaku?
Carla, kau baik-baik saja?
Nona Anna, terima kasih.
Aku datang karena merasa terlalu cemas.
Arvin, sekarang.
Baik. Goshintai, hancurkanlah sihir kegelapan itu.
Dungu.
Kenapa?
Tuan Arvin!
Arvin!
Lepaskan senjatamu.
Jika tidak mau wajahnya terluka, serahkan mahkota itu.
Tidak bisa, segeralah melarikan diri.
Jangan pedulikan aku sebelum Goshintai sempat direbut.
Namun...
Sebagai sandera, aku masih bernilai, jadi, jangan khawatir.
Lagi pula ini dialog yang diucapkan tokoh utama, aku selalu ingin mengatakannya.
Aku mengerti.
No comments yet. Be the first to leave one.