The first 200 lines.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Episode 27"
Kenapa berdiri saja? Kamu tidak akan keluar?
Jae Wook.
Ada apa dengan bekas luka di punggungmu?
Kamu memintaku menjahitkannya saat kuliah.
Aku memberikan 24 jahitan.
Bagaimana bisa tidak ada bekas jahitan?
Jae Wook. Apa yang terjadi?
Kamu tidak menulis apa pun soal bekas luka di buku harianmu.
Boleh kulihat?
Silakan.
Ji Sup. Jangan gugup.
Berpikirlah.
Itu bekas luka yang cukup besar.
Bagaimana bisa
itu menghilang tanpa jejak seperti ini?
Sungguh?
Kamu tidak ingat?
Kamu merayakan ulang tahun di bar,
terlibat perkelahian, lalu ditusuk dengan botol pecah.
Kurasa
Kang Jae Wook sungguh berandal ceroboh.
Perkelahian saat mabuk dan senjata...
Sejujurnya, aku tidak ingat.
Tapi menimbang aku tidak punya bekas luka,
aku pasti menghilangkannya saat berada di luar negeri.
Sungguh?
Kamu tahu
aku suka berjemur di musim panas.
Aku mungkin tidak suka orang-orang menatapku.
Kamu pasti amat beruntung.
Apa maksudmu?
Tidak banyak dokter yang sungguh bisa menghilangkan
bekas luka sebesar itu.
Aku mau menemui dokter itu jika bisa.
Kamu ingat
pergi ke rumah sakit mana? /- Tidak.
Akan kuberi tahu jika aku ingat.
Aku juga penasaran.
Omong-omong, ada apa?
Kamu datang untuk menemui Kakek?
Tidak. Aku ingin menemuimu hari ini.
Aku?
Aku masih gugup
kamu datang menemuiku.
Jae Wook.
Aku tahu kamu adikku, tapi kamu terlalu rumit.
Aku tidak paham pikiranmu
dan itu membuatku merasa jauh darimu.
Bisakah kamu memberitahuku agar aku bisa mengerti?
Saat membatalkan pertunangan,
kamu sudah merencanakannya?
Apa maksudmu?
Dirimu yang kukenal tidak akan membatalkan pertunangan semudah itu.
Karena aku tahu benar apa perbuatanmu agar dia setuju
menikah denganmu.
Kenapa bagiku
kamu tampak memanipulasinya?
Kamu menghancurkan harga dirinya dengan membatalkan pertunangan.
Kenapa kamu sekarang mendekatinya lagi?
Berhenti.
Aku tahu kamu menyayangi Hae Rim,
tapi batasi perhatianmu terhadapnya
sebagai sahabat.
Apa? /- Mau kuberi nasihat?
Walaupun aku mencampakkan Hae Rim,
kamu tidak boleh memilikinya.
Hae Rim tidak akan pernah berlari ke pelukanmu.
Jadi,
kamu harus mencampakkannya
sebelum dia mencampakkanmu lagi.
Apa maksudmu? Apa itu tadi?
Kamu masih tidak mengenalnya usai semua perbuatannya kepadamu?
Dia tidak mencintai kita berdua. Dia mencintai dirinya sendiri.
Kamulah yang nanti akan terluka. Sadarlah!
Sekarang kamu berkata jujur.
Kamu memang adik yang ceroboh dan tidak dewasa.
Baik. Biar kuberi nasihat juga.
Aku tahu kamu tidak peduli dengan Hae Rim.
Dia hanya ada dalam ambisi menjijikkanmu.
Berhenti mempermainkannya jika kamu tidak menyukainya!
Mempermainkannya? Aku mempermainkannya?
Aku?
Kamu kira aku bermain-main?
Aku tidak tahan melihatmu menangis karena cintamu.
Jika amat mengkhawatirkannya, kamu bisa melindunginya sendiri.
Lantas, jangan kehilangan dia kepadaku dan lindungilah dia.
Jae Wook.
Maaf.
Aku pasti hilang akal tadi.
Terima kasih.
Mendengarmu berkata begitu
membuatku makin berani untuk berjuang.
Istirahatlah.
Han Ji Sup.
Kamu pengganti Jae Wook.
Kamu sungguh merasa menjadi adiknya In Wook?
Beraninya kamu mengguruinya?
In Wook hanyalah penghalang di jalanmu.
Kamu harus menyingkirkannya
untuk mendapatkan Hae Sol dan Suh Ra kembali.
Sadarlah.
Kakek.
Aku pasti bukan cucu Kakek
karena aku amat menyedihkan.
Kakek amat memercayaiku,
tapi aku terus mengecewakan.
Kukira takdirku menjadi dokter, tapi aku tidak bisa menjaganya,
Hae Rim, atau bahkan perusahaan.
Aku tidak bisa menjaga apa pun.
Tolong menyerahlah denganku.
Jika tidak melepaskanku,
akan terlalu menyakitkan bagi Kakek.
Maafkan aku.
Bagaimanapun, aku akan tetap pergi di hari itu.
Sudah kubilang, ikut atau tidak itu keputusanmu.
Yang harus kulakukan hanyalah menerima keputusanmu.
Kenapa In Wook di sini?
Pertama, aku mau bertanya.
Hae Rim dan In Wook tampaknya saling menyukai.
Kenapa mereka tidak bisa bersama?
Kenapa Jae Wook boleh,
sedangkan In Wook tidak?
Kini seharusnya kamu bertindak alih-alih bertanya, bukan?
Tapi pertanyaanmu amat sederhana,
jadi, akan kujawab.
In Wook adalah saingan Jae Wook.
Dia mungkin kini berbulu domba,
tapi kita tidak tahu kapan dia akan berubah menjadi serigala
dan menyerang Jae Wook dan aku.
Hae Rim adalah tameng yang kita butuhkan untuk menghentikan itu.
Apa itu menjawab kenapa In Wook dan Hae Rim tidak bisa bersama?
Apa itu artinya Hae Rim juga umpan
bagi Anda dan Jae Wook?
Beraninya kamu mengguruiku?
Aku punya satu pertanyaan lagi.
Apa yang terjadi jika Jae Wook tidak pernah siuman?
Itu tidak akan terjadi, jadi, jangan khawatir.
Bagaimana bisa Anda memastikan itu?
Tidak. Aku hanya bilang kekhawatiranmu tidak akan terjadi.
Kamu tidak khawatir
jika Jae Wook tewas, kamu tidak akan pernah kembali
ke kehidupan lamamu.
Walaupun
sesuatu terjadi kepada Jae Wook,
akan kukirim kamu kembali ke kehidupan lamamu.
Tapi kamu harus merebut Grup Gangin sebelum itu.
Aku bisa mengisi kekosongan
yang kamu tinggalkan.
Apa Grup Gangin
tujuan akhirmu?
Ibu.
Siapa pun yang mendapatkan Grup Gangin,
kamu tetap harus menjalankan pekerjaan yang sudah diberikan.
Berhati-hatilah dengan In Wook.
Sejak kamu membatalkan pertunangan,
dia tampaknya mendekati Hae Rim lagi.
Jika kamu kehilangan Hae Rim kepadanya,
kamu akan kehilangan Grup Gangin sekaligus.
Langkah berikutnya yang mengikuti itu adalah
menyingkirkan Han Ji Sup.
Sudah pasti kamu tidak akan pernah
bisa melihat keluargamu lagi.
Tunggu sebentar.
Siapa itu Yang Mi Ryung?
Seseorang yang pasti tidak kamu ingat.
Hae Rim pasti memberitahumu.
Dia sudah tidak ada di dunia ini.
Jadi, kamu tidak perlu mengingatnya, ya?
Aku akan kembali. Pasti.
In Wook. Maaf, tapi menyerahlah dengan Hae Rim.
Kamu mungkin kehilangan cintamu,
tapi aku akan kehilangan keluargaku, yang merupakan hidupku.
Aku harus kembali kepada mereka hidup-hidup.
Kamu pulang larut.
Sedang apa kamu di sini? Ini sudah larut.
Bolehkah aku masuk?
Masuklah.
Pintu tidak dikunci.
Ini cokelat hangat dengan banyak susu.
Kamu dahulu menyukainya.
Kamu benar.
Saat aku kecil, ibuku membuatkanku cokelat hangat
dengan banyak susu.
Itu sehangat senyumannya dahulu.
Dahulu aku segalanya baginya.
Itu sebelum Yuh Rim lahir.
Berapa lama kamu menunggu?
Bibirmu membiru.
Aku membelikan ini untukmu saat kamu mulai sekolah kedokteran.
Kamu menyimpannya sampai sekarang?
Inilah alasanku tidak bisa melepaskanmu.
Kamu mau bilang apa?
Hae Rim.
Kamu bertanya bagaimana perasaanku yang sesungguhnya, bukan?
Aku
sungguh tidak ingin kehilanganmu.
Aku mau memberi tahu ayahku sekarang
No comments yet. Be the first to leave one.