Secrets of War

Secrets of War (Oorlogsgeheimen)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Oorlogsgeheimen Secrets Of War (2014) AllDVDRip Ganool
A Commentary by indraupik
kunjungi IDFL.me

Tags

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
TS
ganool
Published on: 2014-12-17
Downloads: 28
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Satu kosong./Satu-satu

Lambert!

Tuur, kau menyalip aku!/ Aku yang lebih cepat.

Ayo, tangkap aku.

Aku akan menangkapmu.

Kalau kau berani, jangan bergerak.

Akan kubunuh kau.

Lambert!

Mau taruhan, aku bisa naik dalam sekali jalan./Tunjukkan padaku.

Hei, lihat.

Tunggu dulu.

Apa yg kau lakukan di sini?/ Hanya lewat saja.

Dengan mainan kayu itu?

Hentikan./Diam, bodoh.

Kau pergilah dan kembali ke desamu sendiri.

Itu hanya mainan./ Lari, Lambert!

Menurutmu kau mau pergi kemana?

Akan kita apakan dia?/ Ayo kita ikat dia di rel kereta.

Aku akan menangkap kalian, dasar anak nakal.

Secara mengejutkan dia cepat.

Dimana mereka?/ayo, cepat.

Pergi kemana mereka?/ Mereka masuk ke sini.

Di sini gelap.

Ke sini.

Ayo pergi./ Kalian tunggu saja.

Aku akan menangkap kalian.

Tuur, mereka pergi.

Tuur?

Tuur?

Tuur, kau bisa dengar aku?

Aku di sebelah di sini.

Tuur.

Hei, kau baik-baik saja?/Iya.

Wow. Lihatlah ini.

Apa?/Seseorang tidur di sini.

Apa itu?/Bukan apa-apa.

Tikus.

Tuur, ayo.

Apa itu?Sebuah komik.

Tulisannya dalam bahasa Inggris.

Andrew.

Hei, Tuur...

Mereka sudah pergi. Ayo.

Pantainya sudah aman.

Tempat ini rahasia kita, oke?

Tapi kita akan cari tahu siapa yg ada di bawah sana.

Kita balapan ke desa./ Yang benar saja.

Lain kali jika aku bertemu mereka, langsung aku ketapel saja mereka.

SECRETS OF WAR/RAHASIA PERANG Terjemahan manual oleh INDRAUPIK

Sedikit terlihat seperti Belgia./ Dan Greenland.

Aku akan pergi ke ayahku./ Sampai nanti.

Ayah!

Tahu kita sedang.../Pulanglah ke rumah. Ayah segera menyusul

Pergilah. Aku duluan./Tidak.

Ibu!

Katrientje, minggirlah!

Yuhuu, aku sudah selesai!/ Leo, bisakah kau yang pergi?

Sekarang gilirannya Tuur./Bukan!

Tapi terakhir kalinya.../ Jangan berdebat, Tuur. Pergilah.

Aku sudah selesai!

Apa kau kemari untuk menjemputku, nak?

Dengan rambut putihmu yang indah.

Ooh, kita akan pergi ke pekan raya.

Menembak untuk dapat hadiah.

Ayo.

Lagi?

Apa kamu pergi ke gua?

Semua babi milik petani Witteman telah disita.

Kamu jauh-jauh dari gua itu. Kamu bisa tersesat.

Aku tak akan tersesat. Aku hafal tiap terowongannya.

Ayah, mungkinkah seseorang telah...?

Kau jangan ikut campur!

Kita semua sudah sepakat.

Iya. Jangan pergi ke sana lagi. Apa kau dengar ayah?

Pokoknya titik.

Bapa kami yang ada di surga

Muliakanlah nama-Mu

Kerajaan-Mu datang

Jadilah kehendak-Mu di bumi bagaikan seperti di surga

Memberi kami di hari ini makanan dan ampunilah dosa-dosa kami

Seperti kami mengampuni mereka yang berbuat dosa terhadap kita

dan janganlah membawa kami jatuh ke dalam godaan, tetapi jauhkanlah kami dari yang jahat.

Amin.

Blackie sudah ada di luar. Ayo, cepat.

Pegang tanganku./Inggris ada di sini untuk membebaskan kita!

Bukan, Inggris sedang dalam perjalanan untuk mengebom Jerman.

Kami akan menghancurkanmu. Kami akan menghancurkan kalian semua, dasar Jerman!

Diamlah!

Ayo!

Ayo cepat.

Ayo, ayolah.

Hati-hati. Cepat masuk ke dalam.

Teruslah berjalan.

Benar-benar cuaca yg buruk. Ayo masuklah cepat.

Cepat.

Masuklah. Ke dalam./Cepatlah.

Semuanya sudah di sini? Dimana Roeland?

Menemukan sesuatu tentang gua itu?/Stt, diamlah.

Kembang api. Tentu saja, itu suara pekan raya. Apa kalian juga ke sana?

Kembang api.../Pekan raya...

Hei.../Kapan kalian mampir untuk minum-minum?

Kami masih punya sebotol schnapps.

Minggu depan.

Baiklah./Iya.

Tidurlah yang nyenyak./ Selamat malam.

Tuur./Ayo.

Si Roeland dengan pakaian bodohnya./Itu urusan dia.

Itu seragam pemuda Hitler! Nijskens ingin menjadi peliharaannya Jerman.

Ayah juga bekerja untuk Jerman./ Ayah menginspeksi sapi-sapi.

Itu pekerjaannya dan harus ada yang melakukannya.

Pergilah tidur. Kau juga.

Pecundang./Hei!

Ayah?/Iya?

Tidurlah, sekarang. Kau butuh tidur.

Aku tak ingin berkunjung lagi!/ Itu hanya untuk minum-minum.

Akan terlihat mencurigakan jika kita tiba-tiba berhenti di sana.

Kau mungkin benar, tapi aku sudah tak tahan melihat Nijskens lagi.

Wajah sok suci dia./ Aku mengerti.

Tapi kita tak bisa ambil resiko.

Langsung ke sekolah. Berusahalah dengan keras, nak.

Tentu saja.

Tuur!/Semoga harimu menyenangkan anak-anak.

Sampai jumpa nanti siang./Dah.

Ayahku ingin aku bergabung dengan pemuda Hitler, seperti Roeland.

Benarkah?

Lagipula apa pekerjaan mereka?/ Bernyanyi, berbaris.

Lihat.

Kau seorang pecundang, Sjeng.

Iya!

Tuur.../Matilah kalian semua, dasar Jerman!

Tuur Ramakers! Hentikan itu sekarang juga.

Aku tak ingin dengar kata- kata 'Jerman'. Mengerti?

Hukuman untukmu setelah pulang sekolah. Cepat, masuk.

Kalian semua. Cepat, masuk.

Tuur, 360 dikurangi 42 berapa hasilnya?

Tidak menyimak lagi?/300...

Anak-anak, pak guru...

Ini adalah Maartje Driessen, Keponakan dari keluarga Holtermans.

Dia tinggal bersama mereka untuk sementara.

Dan dia akan belajar di sekolah kita.

Nah Maartje, kuharap kau senang di sini.

Pak guru, anak-anak...

Masuk dan duduklah di sebelah Lenneke.

318./Sudah terlambat.

Tapi aku.../Apa?

'Aku tak boleh bilang Jerman'.

'Aku tak boleh bilang kacang'.

Apa?

Darimana kau dapatkan ini?

Apakah kau masuk ke dalam...?/ Lupakan saja. Darimana kau dapat ini?

Di gua.

Berapa kali kami bilang padamu?

Berbahaya jika kau sendirian./ Tapi aku ke sana dengan Lambert.

Ada banyak barang lagi di sana. Ayah, seseorang tinggal di sana.

Itu bukan urusanmu./Tapi...

Kau dengar ayahmu. Pergilah ke kamarmu.

Ikut denganku ke gua?/ Kau tak diperbolehkan, iyakan?

Tidak peduli?/Hei, Lambert.

Apa yg kau lakukan siang ini?/ Aku... um, aku...

Dia ikut denganku./ Kami mau pergi ke gua.

Gua?

Di sekitar sini ada gua? Kami belum pernah melihat sebuah gua.

Boleh aku ikut?/Itu sangat jauh.

Tidak apa-apa./ Jaraknya 6 jam jalan kaki.

Aku bisa jalan 10 jam dengan mudah.

Kenapa kau bertingkah sangat bodoh? Dia tak pernah melihat sebuah gua.

Kenapa aku harus peduli?

Dia sangat baik hati./Dia tak boleh tahu tempat rahasia kita.

Tentu saja tidak. Aku tidak gila.

Lihat. Kereta batu!

Bidik jendelanya.

Ah!/Lihatkan? Aku mengenainya 3 kali!

Ayo, pergi.

Hei. Ikut tidak?/Iya.

Ayo teman-teman.

Lewat sini.

Naik ke atas.

Gua itu punya terowongan panjangnya bermil-mil.

Seperti sebuah labirin. Jika kau tersesat, kau tak akan menemukan jalan keluarmu.

Wow./Iya, marlstone.

Terbuat dari tulang belulang binatang laut yang tak terhitung jumlah. Jutaan tahun yang lampau.

Ikut tidak? Kukira kau ingin melihat sebuah gua.

Jangan jauh-jauh.

Kurasa, lewat sini.

Tetaplah di belakang Tuur.

Kalau tidak kau bisa mati.

Tubuhmu akan membusuk perlahan-lahan.

Dan belatung akan memakannya...

...tulang belulangmu...

...tak berbekas!

Oh, tidak.

Tuur?

Tuur, apa yg terjadi? Nyalakan kembali lilinnya.

Aku kehabisan korek api./Apa?

Kita tak bisa melakukannya tanpa cahaya.

Apa kau punya korek api?/ Tidak punya.

Pegang tanganku. Kita buat rantai manusia, jangan dilepaskan.

Apa ini tanganmu?/Ini.

Tuur, kamu dimana?

Tuur?

Secrets of War subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left