The White Lotus

The White Lotus

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The White Lotus S01E03 WEBRip X264-ION10
A Commentary by Cahyadi1996
(Durasi: 01;03;57) IG: @muhammadilhamcahyadi / Twitter: @m_ilhamcahyadi / FB: Muhammad Ilham Cahyadi

Tags

webrip
web
x264
BRip
Published on: 2021-07-28
Downloads: 112
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Paula?

Hai.

Hei.

Darimana saja kau?

Hanya jalan-jalan sebentar, aku tak bisa tidur. Mungkin karena pil obat Ketamine -nya.

Bangsat, bangsat. Sialan.

Bajingan.

Sialan!

Ayahmu nge-seks dengan pria, Mark.

Beliau punya 2 jenis kehidupan: Dia punya keluarga yang normal,

serta beliau juga punya kehidupan yang lain, yaitu sebagai seorang homoseksual.

Sialan.

Oh, mantap!

Tadi itu luar biasa sekali.

Aku mencintaimu, Rach.

Aku juga mencintaimu.

Aku tak sabar nge-seks denganmu di Tahiti.

Hai. Aku senang sekali ketika kau meneleponku. Baru saja diriku ini memikirkanmu.

Aku baru mau saja masuk ke kelas ini sebentar lagi.

Ya, aku juga mau bekerja sebentar lagi.

Kau tak pernah berbuat apapun saat bekerja.

Menurutmu aku bekerja keras sekarang,

tunggu saja sampai aku memulai bisnisku sendiri.

Apa yang kau bicarakan?

Entahlah, kurasa aku mau keluar dari zona nyamanku.

Ada seorang wanita disini,

tamu hotel sini,

wanita kulit putih yang kaya.

Dia mengajakku makan malam dan dia bilang

bahwa aku bisa memulai bisnis spa-ku sendiri.

Dia akan mendanai segalanya.

Ibu, kau harus menerima tawarannya.

Hotel ditempat kerjamu itu sedang mengeksploitasimu, Bu.

Jika wanita itu memintamu melompat, tanyakan padanya "Seberapa tinggi?"

Aku serius. Bekerjalah padanya.

Jalankan bisnismu sendiri, kau layak mendapatkannya.

Baiklah, kita lihat nanti.

- Beritahu aku terus perkembangannya. - Pastinya, aku sayang kamu.

Kuberitahu kau nanti, oke? - Oke.

Baiklah, sampai jumpa.

Armond.

Armond!

Kau tahu, rasanya tadi aku berpikir bahwa kau sudah mati, 'kan?

Bukan, aku kemari hanya sedikit lebih awal.

Hanya tidur sebentar, aku baik-baik saja.

- Kau baik-baik saja? - Aku baik-baik saja.

Ibu, mengapa kau duduk disini dan bukan di kamarmu saja?

Karena aku harus melakukan Zoom dengan kolegaku yang dari China,

serta aku tak suka tampilan belakang layar yang disana.

- Kapan Zoom pentingnya? - Sekali saja.

Aku bahkan tak suka tampilan belakang layar yang disini.

Cahayanya membuat diriku terlihat aneh.

Kau yakin hal itu karena pencahayaannya?

Quinn. Darimana saja dirimu?

- Aku tertidur di tepi pantai. - Kenapa?

Karena mereka berdua! Mereka yang memaksaku.

- Kini semua barangku rusak. - Barang apaan?

HP-ku, Nintendo-ku! Semuanya terseret ombak.

iPad-ku juga basah. Semuanya sudah rusak.

Sekarang apa yang harus aku mainkan?

Aku tak memberitahu dia untuk tidur di tepi pantai.

Tadi itu memanglah ide dari dia, Nicole.

Mereka berbohong!

Ayah, apapula masalahmu?

Ayahmu mendapatkan berita yang mengecewakan tadi malam.

- Dia terkena kanker? - Bukan.

Dia tidak punya penyakit kanker.

Dia baru saja mengetahui fakta tentang ayahnya

yang belum pernah dia ketahuinya.

Aku mau mendengarnya.

Kakekmu meninggal karena penyakit AIDS.

Bagaimana beliau bisa terkena penyakit AIDS?

Paula, nampaknya beliau telah nge-seks dengan seorang pria.

- Siapa itu? - Kakekmu.

Kenapa?

Karena beliau menyukai hal itu. Apalagi coba?

Beliau mungkin seorang introvert .

Atau seorang Biseksual .

Ayah, mengapa wajahmu terlihat begitu marah?

- Kau seperti penderita penyakit mental. - Berita itu ialah rahasia...

... yang ditutupi beliau dari ayahmu disepanjang hidupnya, Liv.

Kini, citra keren beliau semasa saat menjadi seorang ayah, semasa ayahmu masih kecil,

telah berubah secara signifikan.

Dia mungkin seorang bottom (seorang gay yang suka nge-seks dibagian pantat).

Itulah yang harus kau terima. Mengikhlaskannya.

Ayah, menurutmu apakah kakek ialah

seorang pria gemulai atau bagaimana?

Beliau mungkin tidak ada niat menjadi gay.

Banyak pria normal yang menyukai seks dari lubang pantat.

Ya, mungkin beliau malu untuk meminta kepada nenek agar

memasukkan dildo ke lubang pantatnya. / - Oh, Ya Tuhan!

Bisakah kita tidak membahasnya, tolong?

Meskipun dia tak mau posisi seks diatas, bukan berarti dia seorang pria bencong.

Beliau mungkin aslinya memang pemalu, Ayah.

Mungkin dia seorang bossy bottom (Seorang Gay yang menyukai lubang pantatnya disodok oleh penis seseorang).

Ya, mungkin juga kakek itu seorang power bottom (Seorang Gay yang menyukai saat penisnya menyodok lubang pantat seseorang).

Apa itu membuatmu jauh lebih baik?

Tidak, omongan kalian membuatku ingin muntah.

Ayah, kau tak boleh berkata begitu.

Dia boleh saja berkata apapun.

Kau tahu, jika dia punya dugaan negatif terhadap

ayahnya yang seorang gay, maka itu valid saja. Bukanlah masalah.

Pendapatmu itu seperti halnya homofobik (Seorang/sekelompok yang membenci aktivitas & pelaku homoseksual).

Pendapatku tidaklah begitu.

Namun begitulah adanya perselisihan.

Untungnya ayahmu berada di zona yang aman

dan ayahmu disini bersama dengan keluarga kita,

jadi dia bisa menjadi apapun yang dia mau.

- Sampai dititik tertentu. / Atau bagaimana? Kau ingin meniadakannya?

Mempublis jati dirinya? Menyukai dia layaknya penggemar fanatik K-pop?

Kau paham apa yang sedang aku hadapi, 'kan?

Ibu, aku butuh HP baru secepat mungkin. Aku akan benar-benar gila nantinya.

Kau memang sudah benar-benar gila.

Aku akan memesannya untukmu sekarang.

Jadi...

Kau cukup sange tadi pagi.

Ya.

Terbangun disampingmu, menurutmu bagaimana?

Apa itu masalah?

Kau tidak sange terhadapku?

- Ya. - Ya.

Hanya saja tidak setiap saat pula aku sange-nya.

Seperti halnya kamu.

Tadi itu bukanlah hal penting yang mau aku bahas.

Apa itu?

Apa tadi itu hal penting bagimu untuk dibahas?

Memang sedang dibahas.

Jadi menurutmu alasan kita menikah ialah nge-seks denganku?

Bukan, tidak begitu.

Baiklah, dengar. Ada hal yang lain juga.

Aku mencintaimu.

Kita ini pasangan kekasih. Kita juga berteman dengan baik.

Ya.

Ya Tuhan.

Menurutmu aku ini seorang pecandu seks?

- Hai, dengar. - Tidak.

Diriku?

Aku bisa saja romantis. Sebenarnya diriku ini seorang yang sensitif.

Jangan tuduh aku dengan cara begitu.

- Terima kasih. - Sama-sama.

Hai, kawan. Tunggu sebentar.

Jika kau melihat si Armond,

bisakah kau bilang padanya bahwa aku mau membahas sesuatu dengannya?

Tentu saja.

Ini bukanlah masalah kamar hotel.

Halo.

Bagaimana kabarmu pagi ini?

Aku harap kau bisa membantuku kali ini.

Aku punya hal penting yang harus aku perbuat.

Aku membawa abu mayat ibuku.

Kau tahu, jadi aku harus menaburkan abu ini ke tengah lautan.

Aku baru saja sadar kemarin, aku sebaiknya menyewa kapal.

Kami punya kapal pesiar milik hotel yang bisa kami sewakan.

Kapalnya tidak berlayar hari ini?

Karena aku harus menaburnya tepat dibelakang kapalnya.

Apa kau menyukai jika itu ditaburkan saat senja?

Iya, itu akan indah sekali.

Bagaimana kalau kapalnya berangkat jam 5 sore dari dermaga?

Bisakah aku memesan alkohol di kapal itu?

Menurutku sepertinya aku butuh itu untuk mabuk.

Tentu saja. Mungkin juga tambahan buah-buahan dan keju?

Bisakah dirimu memberitahu kapten kapalnya

bahwa aku mungkin akan sedikit emosional saat menaburkannya?

Aku hanya ingin dirinya bersiap-siap akan hal itu.

Bisa jadi emosiku menjadi tak stabil.

Sampai jumpa jam 5 sore.

Tapi pastikan saja kau memesan keju.

Terima kasih.

Christie, bisa kau gantikan aku di meja ini?

- Tentu saja. / - Ada barang yang harus aku ambil dari kantorku.

Tentu, itu bukanlah masalah.

- Apa? - Maaf.

Aku hanya mau memberitahumu bahwa tuan Patton

yang dari kamar hotel Palm ingin berbicara padamu.

Bangsat, apa kau bercanda?

Apa?

Menurutnya kita ini sedang merusak bulan madu mereka?

Persetan dengannya! Akan aku hancurkan bulan madu mereka.

Dia sedang makan di tepi kolam renang, jadi...

Aku menyukai gaya rambutmu yang baru. Diikat keatas begitu.

Terima kasih.

Bisakah kita memesan HP-nya untuk dikirim kesini?

Kita tidak lama lagi di pulau ini. Aku mengirim HP-mu ke rumah saja.

Kalau begitu aku perlu laptopmu, Bu.

Aku ada pekerjaan yang harus diselesaikan.

Hari ini saja aku harus melakukan Zoom sampai malam hari.

Apa yang harus aku perbuat sepanjang hari ini?

Nikmati sajalah pantai Hawai ini, jalan-jalanlah ke tengah lautan.

Tadi malam aku melihat ikan paus ditengah lautan.

Itu menakjubkan sekali.

Kau tak boleh tidur disana lagi nanti.

Ibu, dia itu menyukainya. Dia punya hubungan khusus dengan alam sekitar.

Lucu sekali kau punya rasa belas kasih yang tinggi

terhadap semua lapisan masyarakat kelas bawah

yang sama sekali tidak kau kenali, namun bersikap bodo amat terhadap keluargamu.

Ya, oke.

Yang mana kami ini mengenalmu dan sangat mencintaimu.

Generasi kalian hanyalah sebuah nilai suci saja.

Menggigit tangan seseorang yang telah memberimu makan. / - Terserahlah.

- Hai, Ayah. - Apa?

More Indonesian subtitles for The White Lotus

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left