The first 200 lines.
"Mereka berdua berbincang tulus untuk kali pertama dalam waktu lama"
"Aku kecewa padamu sejak perjalanan kita ke Pulau Jeju"
"Min Gue membuka hatinya untuk Ji An"
"Perasaanku terhadapmu tulus"
"Aku selalu tulus terhadapmu"
"Mereka menjernihkan kesalahpahaman mereka"
"Aku baik-baik saja sekarang"
"Apa menurutmu kita bisa menjadi nyaman dengan satu sama lain lagi?"
"Bisakah Ji An dan Min Gue menjadi lebih dekat sekali lagi?"
"Di perjalanan mereka ke Ulsan"
"Seorang anggota wanita baru, Min Sun, bergabung dengan mereka"
"Mereka segera mengadakan lomba untuk memenangkan kencan malam"
"Kemari!"
"Karena balon mereka gagal meletus"
"Mereka harus berlarut-larut"
"Cinta dan kecemburuan merebak di udara"
"Lihat mereka"
"Kyeong Hwan?"
"Terkejut"
"Ga Young dan Kyeong Hwan menikmati kencan menyenangkan"
"Kemarilah perlahan"
"Mereka merekam film romantis mereka sendiri"
"Dia bahkan mengirimi ayahnya surat video"
"Akankah mereka terus sedekat ini?"
"Merebut"
"Jantungnya berdegup"
"Begitulah, para anggota menghabiskan"
"Waktu yang luar biasa dan mendebarkan bersama"
"Bermain gitar"
"Kisah-kisah baru macam apa yang akan berkembang di Ulsan?"
Acara ragam romantis yang seru, Love Me Actually.
- Musim semi berlalu sekarang. - Benar.
Bunga-bunga bermekaran dan layu.
- Aku mencium aroma bunga. - Apa?
"Dia mencium aroma bunga di studio?"
Itu kemungkinan berasal dariku.
- Tidak, pastinya bukan darimu. - Benarkah?
- Itu datang dari kiriku. - Itu dariku?
- Bukan, itu lebih dekat denganku. - Itu pasti aku.
Tunggu.
Aku merasakan merah muda pada suasana.
- Ayolah. "Merah muda"? - Apa?
Itu Apink!
"Itu Apink!"
- Aku sungguh tidak tahu. - Para komedian sial ini.
- Aku tidak tahu. Sungguh. - Apa itu tadi?
"Dia menerima keramahtamahan hangat para komedian"
Halo, senang bertemu denganmu.
Aku Ha Young dari Apink.
Selamat datang.
Aku benar-benar bersyukur.
Kamu sudah lama debut, bukan?
- Itu sudah 8 atau 9 tahun sekarang. - Begitu rupanya.
- Sungguh? - Aku bertemu kamu sebagai pemula.
Bagaimana kesan pertamamu akan diriku?
Kamu pria yang sangat sopan.
Dalam perjalanan pulang, para anggota dan aku memuji
betapa menakjubkannya dirimu.
- Tapi... - Dahulu dia seperti itu?
- Ya. Dia begitu dahulu. - "Dahulu"?
Setiap tahun, aku bisa bertemu denganmu.
Aku pelan-pelan mulai mengenalnya lebih baik.
- Dia tidak begitu hebat lagi? - Dia bukan lagi pria sopan?
Dia menjadi lebih tidak misterius.
Itu tidak menggangguku. Lagi pula, aku tidak bisa berkencan denganmu.
- Kamu merajuk. - Ya, sangat.
Baiklah.
Aku menantikan bagaimana perasaan para anggota akan berubah.
Acara ragam romantis yang seru, Love Me Actually.
- Mari kita simak. - Baiklah.
"Laut indah dan damai"
"Ada sebuah restoran di tepi laut"
Pasti semua terasa enak di sana.
- Memang. - Ini berangin.
- Apa itu? - Aku suka pemandangan ini.
Lihat lautnya.
Kita akan makan apa?
Tim Mengerikan, kemarilah.
"Tim Mengerikan"?
- Benar. - Benar.
"Pagi ini, mereka memainkan sebuah permainan di Tanjung Ganjeolgot"
"Para anggota dibagi menjadi dua tim"
"Satu tim bernama Tim Mengerikan"
"Sementara tim satunya bernama Tim Pemenang"
"Mereka memainkan permainan kereta dengan balon"
"Berseru"
"Mereka menunjukkan keselarasan luar biasa"
"Mereka bagus"
"Tim Mengerikan langsung berhasil"
"Berikutnya giliran Tim Pemenang"
"Kenapa mereka begitu bagus?"
"Namun"
"Balon itu melayang pergi"
"Seung Yun tidak sengaja melepaskan balonnya di tengah angin"
"Selamat tinggal"
- Bagus. - Saatnya merayakan!
"Tim Mengerikan menang!"
Tim yang menang
boleh memesan satu menu ekstra untuk makan siang.
Duduklah.
- Ini benar-benar berangin. - Ini berangin.
Aku benar-benar lupa soal ini.
"Mereka duduk di dekat tim mereka"
Ini restoran Tiongkok.
Ini restoran Tiongkok Korea.
Apa itu sungguh restoran Tiongkok?
Restoran yang unik sekali.
Jjamppong tampak lezat.
Lihat jjamppong itu.
- Ada makanan laut di dalamnya. - Itu tampak menakjubkan.
Bagaimana kita memesan?
Tim yang kalah hanya dapat mi dan nasi.
- Hanya kami dapat hidangan spesial. - Sungguh?
- Pesan mi saja. - Kami akan pesan hidangan spesial.
Mari coba menu termahal di sini.
Mau kita pesan babi atau ayam asam manis?
- Aku akan suka itu. - Kami mau satu yang besar, tolong.
- Satu yang besar? - Ya, satu yang besar.
Boleh kami tambahkan pangsit juga?
- Pangsit? - Aku suka pangsit.
"Itu pilihan yang bagus"
Mau kita pesan sesuatu yang akan menghangatkan kita?
- Mari pesan beberapa. - Benar.
- Itu datang dalam dua porsi. - Mari pesan daging babi juga.
"Kamu tidak boleh lupa daging babi asam manis di restoran Tiongkok"
Kita tidak bisa pesan itu.
- Mereka pesan babi pun tidak boleh? - Astaga.
Mereka akan memberimu satu jika kamu membuat mereka tertawa.
Kita benar-benar lupa fakta bahwa kita tim yang kalah.
Kita bisa curi sedikit saja dari tim lain nanti.
- Kami mau pesan - Itu sedih sekali.
mi kacang hitam dan mi sup pedas.
"Angin bertiup kencang"
"Angin mendadak lebih kuat"
- Ini dingin sekali. - Mari duduk lebih rapat.
Kenapa di sini begitu dingin?
- Itu lebih baik. - Dingin sekali di sini.
"Kyeong Hwan melepas jaketnya"
Tidak mungkin.
Lihat dia.
Pria yang sopan.
Sungguh?
- Ini, ambillah ini. - Terima kasih.
Dia setidaknya pakai lengan panjang, tapi kamu pakai lengan pendek.
Itu karena dia ada di meja yang sama.
- Dia tidak memperhatikan Ga Young. - Ga Young tidak menyukai ini.
Aku akan marah jika priaku melakukan itu.
- Benar. - Yang membuatnya mengesalkan
adalah ketika si pria bahkan tidak minta izin pada sang wanita.
Itu akan membuat wanita mana pun marah.
- Itu membuat frustrasi. - Tapi kudengar pria
memberi jaket mereka begitu saja kepada siapa pun yang kedinginan.
Tidak, aku tidak akan begitu kepada wanita yang tidak menarik minatku.
- Sungguh? - Itu menyebabkan kesalahpahaman.
- Benar. - Itu gestur yang sangat besar.
- Benar. - Hanya ada satu cara
agar tidak tampak mencurigakan atau kamu seolah mengincar seseorang.
Potong saja lengan bajunya dan serahkan itu.
"Potong saja lengan bajunya dan serahkan itu"
- Potong saja lengan bajumu. - Itu ide bagus.
- Itu lebih baik dari tidak ada. - Memang.
Aku bisa memberimu jaketku.
Kenapa celemek-celemek itu tidak kita ikatkan bersama?
Itu membantu.
Kami terlihat seperti
pasangan menikah di sebuah restoran.
- Terima kasih, Woo Jae. - Kalian mirip pengantin baru
- yang membuka hostel di sini. - Kamu datang jauh untuk makan.
Apa pendapatmu tentang Kyeong Hwan sebagai komedian?
Apa kamu tahu aku? Kelihatannya kamu tidak banyak menonton TV.
- Aku juga mau dengar darinya. - Bagaimana mungkin aku tidak tahu?
Adakah sketsaku yang kamu tahu?
"50 sen jika kamu mau tahu."
Bagaimana bisa kamu mengharapkan dia melakukan itu di sana?
"Tidak ada tanggapan"
Jujurlah.
Sungguh tidak ada yang kamu tahu?
Aku akan tahu jika mendengarnya.
Jika sesedikit itulah kamu tahu tentangku,
biarkan aku mendekatimu seperti pria biasa saja.
Aku tidak akan menjadi selebritas.
Dia tidak seharusnya bilang begitu.
Bagaimana dengan Ga Young di meja lain?
Kyeong Hwan menggunakan ucapan menggoda lagi.
Rupanya, ini kali pertama dia melihatku.
Dia bilang tidak tahu Kyeong Hwan sebagai komedian,
jadi Kyeong Hwan bilang akan mendekatinya seperti pria biasa.
Pria biasa.
"Terkejut"
Itu benar-benar mengejutkan.
- Tidak mungkin. - Dasar kamu tukang lapor.
- Kamu begitu lagi. - Aku tahu perasaan Ga Young.
"Dia begitu lagi."
- Lagi? - Aku hanya bilang
akan bersikap seperti pria biasa.
Dia begitu sadar akan reaksi Ga Young.
Dia tidak seharusnya keterlaluan.
Lihat betapa dia bersenang-senang tanpaku.
Dia sangat bersenang-senang.
Makanan kita sudah sampai.
No comments yet. Be the first to leave one.