The first 200 lines.
[Film ini terinspirasi sebuah lagu tahun 2000 yang berjudul "Nada Sou Sou". Diaransemen oleh BEGIN, Liriknya oleh Moriyama Ryouko.]
Permisi.
Selamat pagi!
Pagi.
Ah! Panas sekali disini!
Selamat pagi.
Pagi.
Selamat pagi.
Pagi!
Selamat pagi.
Hei, Youta.
Yo!
Permisi!
Halo.
Hei! Halo.
Tolong tanda tangani ini.
Baiklah, baiklah. Panas sekali!
Hei, kau sudah besar!
Tahun depan dia sudah mau masuk SD.
Pagi!
Hai, halo.
Halo.
Hai, bibi, punggung sudah baikkan?
Aku baik-baik saja. Kau juga jaga kesehatan.
Baiklah, terima kasih.
Halo.
Terima kasih atas kerja kerasmu, Youta.
Ah, kau juga.
Halo, bibi.
Ah! Bibi, kau selalu kelihatan cantik.
Kau hanya bicara saja, sebenarnya tidak kan.
Benar, bibi tahu saja.
Oh, You-chan hari ini kau sudah selesai? [You-chan adalah nama panggilannya. -chan bisa digunakan untuk memanggil teman dekat]
Iya. [You-chan adalah nama panggilannya. -chan bisa digunakan untuk memanggil teman dekat]
Ada apa, You-chan? Kenapa kau kelihatan begitu gusar?
Kau tahu lah...
Aku tahu! Dia pasti ingin kencan dengan pacarnya yang cantik.
Kencan?!
Bukan, bukan! Adik perempuanku.
Adik perempuanku baru saja meninggalkan pulau.
Dia diterima disekolah SMU disini.
Kau punya adik perempuan?
Iya, dia sekolah di SMU Naha Selatan.
Apa!?
Dia sangat pintar, sama sepertiku!
Apa yang kau bicarakan?
Siapa yang mendapat nilai paling jelek di sekolah?
Jelas itu kau!
Karena itu lah kau berhenti sekolah!
Benarkan?
Hei, wajah adikmu seperti apa?
Dia cantik tidak?
- Tidak juga. Apakah dia cantik?
Siapa namanya?
Tunggu, putar dulu.
Hati-hati!
Beritahu aku!
Apakah kau takut aku akan menyukainya?
Bagaimana mungkin aku seperti itu pada adik teman dekatku?
Kuberitahu kau, dia hanya gadis desa.
Anak nakal yang dibesarkan di pulau.
Dia tidak memiliki daya tarik, sama seperti anak laki-laki!
Dia selalu menjadi juara satu saat mengikuti pertandingan sumo dipulau.
Pertandingan sumo?
Benar. Seorang anak yang luar biasa nakalnya.
Oh! Aku harus kembali kepekerjaanku.
Nanti, aku akan kembali. Jangan lupa, untuk mengenalkanku padanya!
Tidak akan! Aku tidak akan mengenalkannya padamu.
Harus!
Tidak!
Ayolah! Hati-hati dong!
Tunggu...
Kau harus baik padanya.
Mulai hari ini,
dia akan menjadi adikmu.
Ibu...
akan segera menikah.
Apakah dia baik-baik saja?
Hanya terluka disini.
Dia baik-baik saja.
Kau yang bernama Youta?
Aku harap, kau bisa bersahabat dengan Kaoru.
Kaoru-chan, ini Niinii. [Niinii - sebutan yang biasa digunakan anak kecil untuk memanggil "kakak laki-laki" dalam bahasa Okinawa.]
[Niinii - sebutan yang biasa digunakan anak kecil untuk memanggil "kakak laki-laki" dalam bahasa Okinawa.]
Terima kasih karena sudah mau menunggu. Tacos dan Taco-rice. [Taco-rice: Makanan khas Okinawa. Tacos dimasukan kedalam nasi, dengan salsa yang pedas.]
[Taco-rice: Makanan khas Okinawa. Tacos dimasukan kedalam nasi, dengan salsa yang pedas.]
Tunggu, Niinii!
Aku disini.
Niinii!
Kaoru, sebelah sini.
Hei, paman, sekarang aku ingin menjemput adikku.
Ayah sudah pergi.
Youta...
Jika ibu sudah pergi...
Kalian berdua pergilah ketempat nenek di pulau.
Dan...
berjanjilah...
Tidak perduli apapun, kau akan tetap menjaga Kaoru.
Karena dia sendiri.
jadi kau harus melindunginya.
Youta.
Jangan menangis.
Saat air matamu mengalir...
Niinii!
Niinii!
Nada . [Tangisan.
Nada Sou . [Tangisan mengalir .
Nada Sou Sou. .
Segar sekali.
Aku mau minum!
Apakah kau yang memilihkan korden ini untukku?
Hah? Memangnya kenapa?
Bagaimana aku bisa menggunakan ini? Terlalu lucu...
agak kekanak-kanakan...
Ternyata seleramu buruk!
Bagus kok! Apanya yang salah?
Kaoru.
Kaoru!
Hah?
Jangan berjalan-jalan menggunakan pakaian itu.
Kenapa?
Kau ini sudah besar!
Sudah, sini bantu aku.
Ahhh!
Kenapa?
Aku tidak menyangka Niinii berubah menjadi kakek-kakek yang menyebalkan!
"Kakek-kakek"? Aku masih 21!
Kenapa? Semua orang kan memang menjadi tua setelah lewat dari 20.
AhhEhh?!
Kenapa?!
Apa ini?! Enak sekali!
Kalau tidak bagaimana aku bisa mendapat sertifikat memasak?
Niinii, apakah kau serius ingin membuka restoran?
Iya.
Kukira kau hanya bercanda.
Aku serius dalam mengatakan sesuatu.
Rencanaku pelan-pelan akan terwujud.
Benarkah...
Kaoru!
Jaga sikapmu.
Whow!
Enak.
Hei! Apa yang kau lakukan?
Malam ini, aku ingin tidur disini.
Apa? Tidak! Kau kan bisa menggunakan kamar disana.
Ayolah! Kita kan sudah lama tidak bertemu.
Kau takut yah?
Apa?
Suara hujan.
Tidak.
Kau pasti takut!
Tidak!
Ada banyak cerita yang ingin aku bicarakan.
Malam ini saja.
Mengingat kenangan yang lama.
Nenek merindukanmu.
Kau tidak pernah kembali untuk mengunjungi kami di pulau.
Aku sibuk dengan pekerjaanku disini.
Saat kau keluar dari sekolah, kau juga tidak memberitahu kami.
Kaoru.
Apa?
Kau sudah diterima diSMU terbaik,
jadi belajarlah yang giat.
Baiklah.
Yang aku tahu, kau adalah satu-satunya orang dari pulau, yang bisa masuk kesana.
Baiklah.
Hei, kau tahu tidak?
Tetangga kita, Mii-chan akhirnya sudah menikah!
Tidak mungkin!
Benar! Dia 4 tahun lebih muda dari istrinya!
Lalu, paman Yasu sudah memiliki pacar!
Kau serius?!
Kaoru?
Kaoru?
Kaoru?
Youta, ada apa?
Ada apa?
Aku tidak bisa menemukan Kaoru!
Kaoru!
Kaoru!
Kaoru!
Kaoru!
Kaoru!
Kaoru?
Kaoru!
Niinii!
Kaoru!
Niinii!
Aku ingin pulang kerumah, Aku ingin pergi ke teluk Kino,
tapi aku justru tersasar!
Niinii, Niinii!
Niinii!
Teluk Kino letaknya disisi lain dari laut ini.
Kita saja harus menaiki ferry untuk sampai kesini, ingat tidak?
Bukannya ibu berada diteluk Kino?
Ibu sudah meninggal.
Apa yang terjadi pada orang yang sudah meninggal yah?
...
Aku tidak tahu.
Kaoru.
No comments yet. Be the first to leave one.