The first 200 lines.
Alih Bahasa: Artha Regina
[Karakter, lembaga, nama, dan kasus dalam drama ini adalah fiktif belaka.]
Selamat, Pak Kepala Sekretariat./ Terima kasih.
Selamat./ Terima kasih.
Selamat./ Terima kasih.
Selamat.
Selamat.
Terima kasih.
Terima kasih.
[Kepala Sekretariat Kepresidenan Lee Chang Joon]
Aku saja.
Aku tidak bisa minum banyak karena aku harus kembali bekerja.
Kita semua telah bekerja keras, tentulah kita harus minum bersama.
Aku menonton konferensi pers-mu.
Kau sepertinya punya banyak bakat juga.
Jika kau mempertahankannya, kau bisa bekerja disini.
Kalian semua harus waspada.
Jaksa Hwang mungkin saja bisa masuk ke bidang kalian tanpa diduga.
Benar bukan?
Orang yang telah melakukan kejahatan tentulah...
...harus waspada entah siapa pun mereka.
Karena saya hanya punya dua tangan, saya mohon maaf.
Kami telah mengucapkan selamat pada Anda atas kenaikan jabatan Anda.
Untuk masa depan yang lebih baik.
Untuk masa depan yang lebih baik.
Saya bawa mobil sendiri.
Mari kita duduk.
KaBid Satu tidak bisa datang karena ada urusan keluarga. Aku mohon maaf.
Habis ini, kita harus bicara sebentar.
Perawat itu ingat sekali bagaimana persisnya.
Dia melihat ada seorang wanita cantik di bangsal hari itu.
Seorang wanita?
Kenapa Anda menjenguk Kim Ga Young?
Memang siapa itu?
Apa Anda menyentuh alat bantu napasnya?
Bantalnya Anda apakan?
Hm?
Bukankah dia terlihat sangat berbeda dari penampilannya di bangsal?
Dia sangat muda dan cantik, bukan?
Kurasa orang-orang zaman sekarang, menganggap gadis seperti dia ini cantik.
Tapi...,
...kau sendiri yang bilang "musuh terparah wanita biasanya sesama wanita lainnya."...
...bukankah ini agak kekanak-kanakkan menurutmu?
Anda mungkin pasti penasaran.
Apa aku terlalu lancang?
Polisi Korea sungguh membuatku tercengang.
Apa kau sendiri belum memeriksa rekaman CCTV rumah sakit?
Sudah.
Pasti kau tak bisa memeriksanya, ya?
Tidak mungkin dia menaruhnya sembarangan.
Lagipula dia bukan amatir.
Kukira Anda dan suami mau pergi untuk sementara waktu mau mengunjungi putri Anda...,
...tapi rupanya Anda cepat sekali kembali pulang.
Kau pasti tahu bahwa setiap istri yang baik ingin selalu mendukung suaminya...
...jika dia menerima surat penunjukan dari Presiden.
Tentu saja aku nanti mau pergi mengunjungi putriku.
Selamat atas kenaikan jabatan suami Anda.
Tapi...,
...bagaimana kalau itu bukan karena surat penunjukan dari Presiden...,
...melainkan karena Anda tidak mau Kim Ga Young...
...sadar kembali sewaktu suami Anda ke Korea lagi?
Bagaimana kalau Anda cemas mengikuti suami karena Anda khawatir...
...suami Anda mungkin kasihan pada wanita yang hampir meninggal itu?
Suamiku bukan seorang dermawan.
Dia tidak akan merasa kasihan karena seorang wanita yang tak dia kenal.
Karena aku punya banyak waktu, kau tak perlu berterima kasih.
Anda tidak akan bisa meninggalkan negara ini untuk sementara waktu.
Karena kasus pidana, Anda dilarang pergi ke luar negeri.
Coba saja.
Apa ada orang tertentu yang menurut Anda bisa menjadi kepala kejaksaan kantor kami?
Aku tak berhak menunjuk pengganti kepala kejaksaan.
Presidenlah yang akan memutuskan./ Oh, begitu.
Pertemuan berikutnya akan dimulai sepuluh menit lagi, Pak Kepala.
Astaga.
Anda pasti sibuk.
Ya.
Kami harus segera pamit.
Lain kali, kita harus kumpul-kumpul lagi.
Ya.
Jangan berlebihan.
Kau akan kembali ke kantor kita, 'kan?
Kau bisa naik mobil bersamaku.
Apa?
Ya.
[Kepala Sekretariat Kepresidenan Lee Chang Joon]
[Komisaris Kim Woo Gyun, Batalkan blokir nomor ini?]
[Panggilan masuk, Komisaris Kim Woo Gyun]
Akhirnya kau angkat juga.
Hadiah itu pasti sangat efektif.
Mau apa kau?
Makanya, kau harusnya angkat telepon dariku.
Bagaimana? Karena aku lagi di tempat parkir...
...bawah tanah sekarang. Haruskah aku menemuimu?
Kau tidak bisa datang kesini./ Berarti kau harus turun kesini.
Tidak akan ada yang tahu tentang hadiah itu kalau kau datang menemuiku.
Tunggu di situ.
[Haruskah kurilis rekaman yang membuktikan kau ada di dalam kamar tempat dia keluar?]
Direktorat Jenderal Pajak.../ Suruh Beliau menunggu.
Kenapa Komisaris Kim?
Sunbae bilang sendiri kalau Lee Chang Joon itu prianya Kim Ga Young.
Tapi kenapa Komisaris Kim sekarang?
Buktilah yang berkata begitu.
Terus Lee Chang Joon?
Kim Ga Young pasti kalian sudah pindahkan, karena dia sudah siuman.
Kau tadi ada ke rumah sakit?
Mana mungkin aku tak kesana? Dengan kesaksian wanita itu, kita bisa...
Nanti kuhubungi kau.
Pertemuan berikutnya akan dimulai sepuluh menit lagi, Pak Kepala.
Memangnya aku lagi sakit menular?
Bisa-bisanya kau mengabaikanku seperti itu?
Kita ini sudah berteman selama 40 tahun.
Setelah melakukan hal seperti itu...,
...kau masih bisa mengungkit 40 tahun persahabatan kita?
Aku lagi putus asa sekarang.
Teganya kau begini padaku?
Gara-gara kau, aku kenal wanita itu./ Memangnya yang memaksamu itu aku?
Tolonglah aku.
Hanya kau orang yang bisa menolongku sekarang.
Kau yang menyebabkan hal itu sendiri.
Ya, dimana lagi? Tentu aku di kantor.
Apa itu?
Ya, baiklah.
Dari istrimu?/ Jangan bawa-bawa dia.
Hei!
Apa ada masalah?
Tutup mulutmu, dan mengundurkan dirilah dari satuan kepolisian.
Kalau situasi sudah agak tenang, akan kubereskan masalahmu.
Terima kasih, Chang Joon.
Aku juga sebenarnya tak mau memaksamu begini.
Pastikan wanita itu tetap bungkam.
Jika dia buka mulut, takkan kubantu kau. Takkan ada yang bisa membantumu.
Baiklah.
Baiklah.
Ya, Inspektur Han. Sekarang kau dimana?
Aku harus ke kantor polisi.
Aku mungkin akan ditegur karena kejadian yang menimpa Komisaris.
Kalau masalahku beres, nanti kuhubungi kau.
Ada hal yang harus kau lakukan di sana.
Jika kita tidak menangkapnya sekarang, Komisaris Kim akan lolos.
Apa?
Kau sudah tahu?
Segera kabari aku jika kau melihatnya ada di dekat dia.
Dia tidak bisa pergi ke luar negeri?
Yakin yang kaumaksud ini tentang putriku?
Tim investigasi khusus yang mengajukan surat permohonan itu.
Kemenhumkam ingin memastikannya dengan Anda...
Memastikan apa?
Bilang ke mereka, ini tak boleh disetujui.
Menurut pihak mereka, Anda setidaknya harus tahu.
Dasar Hwang Shi Mok itu.
Apa perlu kukasih dia pelajaran?
Hubungi Seo Dong Jae./ Baik.
Beraninya dia.
Beraninya dia.
Bukankah ini sudah keterlaluan?
Seharusnya kalian memberitahu kami lebih dulu.
Apa pikir kalian, kami akan membantu Komisaris kita kabur, begitu?
Tidak.
Hei, kita ini sudah melalui pasang surut, bagaikan keluarga.
Apa kalian senang membuat kami seperti orang bodoh?
Maaf./ Aku jadi polisi, sudah 30 tahun...,
...tapi belum pernah aku tercengang dan dipermalukan seperti ini sebelumnya.
Teganya kalian begitu pada Komisaris?
Atas hak apa kau menginterogasinya?
Apa nanti kata dunia?
Mereka akan bilang kita tak punya rasa kesetiaan.
Anjing saja tahu, kalau mereka tak boleh...
...menggigit majikannya, dasar kalian ini!
Maaf, tapi aku harus permisi sekarang.
Apa?
Ya, kau ini kenapa sebenarnya?/ Maaf.
Ya, pergilah.
Pergilah sana, dan pikirkan siapa yang mau kau tangkap berikutnya.
Nanti kita berhadapan lagi.
Tentu saja. Aku sampai ketakutan.
Inspektur Han, kenapa kau ini?
Dapatkan CCTV itu.
Jangan biarkan dia sampai dia memberikannya padamu./ Inspektur!
Sedang apa kalian berdua?/ Sebentar.
Inspektur.
Kenapa kau jadi seperti ini? Bicara saja dengan dia sendiri.
Aku harus ke rumah sakit.
Ga Young terluka.
Apa?
Dasar.
Brigadir Kim, CCTV...
Ada di laci mejaku. Ambil saja.
Komisaris, Yeo Jin lagi ke rumah sakit sekarang.
Karena Kim Ga Young.
Ya?
Hei, Jaksa Hwang. Kau sudah kasih selamat ke Kepala Kejaksaan Lee?
Aku sibuk. Aku harus pergi./ Hei!
Hei.
Soal istri Kepala Lee...
Kenapa dia dilarang ke luar negeri?
Apa itu misi pertamamu dari Hanjo Group?
Mereka sungguh akan mempercayaiku jika aku memberi informasi ini ke mereka.
Istrinya itu tersangka pembunuhan.
Pembunuhan?/ Kututup, ya, sekarang.
Pembunuhan...
No comments yet. Be the first to leave one.