The first 200 lines.
SmilyMADman Subs Diterjemahkan oleh Muhammad Khairul Septian
SEBUAH PRODUKSI DAIEI CO. LTD.
PERJALANAN ZATOICHI SI BURONAN
Diproduseri oleh IKUO KUBODERA
Cerita Asli oleh KAN SHIMOZAWA Naskah oleh SEIJI HOSHIKAWA
Sinematografi oleh CHIKASHI MAKIURA
Tata Artisktik oleh SEIICHI OTA
Musik Orisinal oleh AKIRA IFUKUBE
Disunting oleh HIROSHI YAMADA
Dibintangi oleh:
SHINTARO KATSU
MIWA TAKADA, MASAYO BANRI
JUNICHIRO NARITA, KATSUHIKO KOBAYASHI, JUTARO HOJO
HIROSHI NAWA, TORU ABE
Disutradarai oleh TOKUZO TANAKA
Ayo, ayo! Cepat naik!
Ada lagi yang mau naik?
Ada yang mau jadi lawan kelimaku?
Kalau tidak, hadiahnya milikku! Hadiahnya jadi milikku!
Hei, dia buta.
Ayo Zato! Lawan dia!
Lima orang tumbang!
Mantep!
- Apa yang kau mau? - Apa kau Zatoichi?
Apa? Siapa kau?
Terserah. Aku akan membunuhmu.
Hentikan ini!
Jangan bergerak atau aku marah!
Buta begitu bisa apa?
Matilah, dasar buta!
Sekarang kau sudah bikin aku sangat marah!
Diamlah, buta!
Kau tidak sehebat itu.
Tapi kenapa mencoba membunuhku?
Jelaskan.
Kubilang jelaskan!
Ibu -
Apa?
Aku tak bisa melihat.
Semuanya jadi hitam.
Sial.
Sakitnya. Sakitnya.
Jelaskan padaku. Jelaskan!
Kenapa kau ingin membunuhku?
Aku menginginkan 10 ryo
yang dipasang pada kepalamu.
Sepuluh ryo di kepalaku -
Siapa yang memasang harga itu?
Beritahu namamu saja. Siapa namamu?
Kisuke Monju.
Di mana ibumu tinggal?
Ibuku...
bukanlah apa-apa... selain yakuza.
Ibu!
Di mana dia tinggal?
Hei! Oyabun Ogishi sudah tiba.
Permisi.
Selamat datang.
Oyabun Ogishi!
Yo! Nenek dengan hachimaki* yang selalu bersemangat!
*Ikat kepala.
Selamat datang.
Hei, kenapa kalian lama sekali? Cepat bawakan kami minuman.
Kau lebih bersemangat daripada keramaian di luar!
Kashimoto* Ogishi, terima kasih sudah datang.
*Bos perjudian.
Sakichi, di cuaca seperti ini, aku senang melihat tempat ini sangat ramai.
Yagiri, Tamamura, kalian semua di sini.
Cuma di festival ini kita bertemu bersama.
Ah, ya, benar.
Anma-san, ada apa gerangan?
Aku datang untuk menemui ibunya Kisuke Monju.
Kisuke?
Cih! Si bodoh itu lagi-lagi bikin masalah.
Jadi, apa kau...
Ya. Apa yang dia perbuat?
Ada apa? Kau membuatku takut!
Tolong maafkan saya. Saya telah membunuhnya.
Kau membunuh Kisuke?
Ya.
- Membunuhnya? - Ya.
Kisuke sudah meninggal?
Ya.
Datang dengan terang-terangan seperti ini
berarti kau bukan orang jahat.
Yang aku ingin tahu,
apa kalian berdua bertarung dengan penuh kehormatan?
Ya, itu adalah pertarungan yang adil berdasarkan jingi*.
*Kode etik yakuza.
Begitu ya. Aku senang mendengarnya.
Saya membawakan ini dari Kisuke.
Ada 10 ryo di dalamnya.
Dia meminta untuk memberi ini padamu
sebagai uang saku daripada suvenir.
Itu yang dia katakan.
Si anak bandel itu!
Ibu tahu ini akan terjadi suatu hari,
meninggalkan ibumu sendirian seperti ini.
Inilah hukumanmu!
Tapi Ibu tak akan meratapimu.
Hidup sebagai seorang yakuza, kau harus selalu siap mati.
Kau pasti telah melakukan sesuatu yang baik
sehingga tidak mati di pinggir jalan.
Ichi, kau masih ingat suaraku?
Engkau pasti Tokuro Yagiri-san, kan?
Aku akan membalas dendam!
Itu bukan kesalahanku. Tunggu.
Tunggu dulu!
Itu kau, kan, yang memasang uang pada kepalaku?
Tunggu, kau bajingan!
Jika kalian berbuat keributan, kalian akan membangunkan orang mati.
Tunggu!
Kashimoto Yagiri, kalau untuk membalas Kisuke, hentikan!
Pria ini punya hati yang murni,
dan Kisuke pasti bahagia untuk mati di tangannya.
Apa bagusnya dibunuh oleh orang yang buta?
Dia adalah Zatoichi, seorang kriminal brutal.
Kashimoto Yagiri, kau adalah tamu Shimonida saat ini.
Keputusan untuk membunuhku atau tidak
harus datang dari keputusan pewaris Shimonida.
Ini adalah hari pertama festival.
Aku tak ingin ada keributan di hari yang ditunggu orang-orang.
Itu benar.
Apa kau akan membiarkannya pergi?
- Kita harus ikuti dia. - Kenapa?
Tak terbayangkan kalau klan Shimonida membiarkan Zatoichi pergi begitu saja.
Saat waktunya tiba, aku akan bertindak.
Siapapun itu! Akan kuberi 20 ryo bagi yang bisa membunuhnya!
Aku lapar.
PENGINAPAN OBATA
- Onigirinya sudah siap? - Tunggu sebentar.
Hei. Onobu.
Siapa anma kumal di luar itu?
Pelanggan. Dia lucu.
Dia datang, lalu duduk, dan langsung minta makan.
- Dia bukan pengemis? - Katanya dia menginap.
Baiklah, dia nanti bisa memberiku pijatan.
Biarkan dia menginap.
Sudah siap!
Terima kasih.
Tolong buatkan teh.
Terima kasih.
Anma-san, ini tehmu.
- Silahkan. - Terima kasih.
Ah, mantep!
Kak, tolong jangan lihat saat aku makan dong.
Ini bukan pemandangan yang bagus.
Wajahmu sangat kotor. Penuh dengan debu dan keringat.
Padahal sebenarnya kau tampan. Sayang sekali.
Kakak sendiri adalah wanita cantik.
Jangan main-main.
Apa yang kau lakukan? Cepat bawakan!
Nona, kau butuh sesuatu?
Oh, aku paham. Pasti Tanakura-sensei, kan?
Hei, cepatlah,
bawakan beberapa botol sake untuk Tanakura-sensei di atas.
Nona, tak usah malu untuk minta apapun.
Terutama untuk tamu penting yang kami undang sendiri.
Ayah, aku butuh bantuan soal kartu bunganya.
Baik, Ayah ke sana. Permisi ya.
Kak, aku pengen nyuci baju.
Mana sakenya? Mana?
Kutanya mana sakenya.
Ya, pelayan sedang membawakannya.
Bukakan jendela. Panas sekali di sini.
Anma itu menginap di sini, tapi mau apa kau darinya?
Berhenti melawan. Cepat bawa dia keluar.
Kami ingin bicara dengannya, Onobu.
Aku tak tahu ini perihal apa,
tapi kalian merundung orang lemah.
Tidakkah kalian sok hebat?
Apa?
Beraninya kau bicara pada Oyabun seperti itu!
Dia cuma putrinya Shimazo.
Jadi kenapa kalau putrinya Shimazo?
Onobu, janganlan berkata tidak sopan seperti itu.
Oyabun Sakichi, tolong jangan marah padanya.
Ayah.
Shimazo-san, beritahu pada anma yang ada di tempatmu
untuk pergi dari desa ini sebelum sesuatu terjadi padanya.
Lihat saja kau nanti!
Anma-san, kau mau mencuci baju? Ayo kemari.
- Terima kasih banyak. - Ke arah sini.
Banyak sekali tumpukan cuciannya. Pasti sangat bau kan.
- Oh, hentikanlah. - Permisi, semuanya.
- Ah, Yagiri. - Shimazo, kau terlihat baik.
Tidakkah berbahaya jika klan Shimonida melihatmu di sini?
Aku sudah siaga. Anak buahku berjaga di pintu masuk.
Kau, pastikan tak ada dari mereka yang datang ke sini.
Kau sudah memberitahu suratku pada ronin itu?
Ya. Dia datang dengan istrinya tiga hari lalu
dan sedang menginap di lantai dua.
Dia lelaki yang kuat dan berotot, tapi tidak begitu pematuh.
Shimazo, ada cara lebih baik untuk membunuh Sakichi lemah itu.
- Apa maksudmu? - Onobu.
Sakichi ingin menikah dengannya.
Aku tak akan menikahkan Onobu dengannya!
- Kau cukup pura-pura saja - - Tidak!
Aku tak akan gunakan putriku sebagai alat!
Ini adalah pertarungan lelaki.
No comments yet. Be the first to leave one.