The first 200 lines.
STRONG GIRL NAM-SOON
Sial. Hee-sik.
Agen Gang tertangkap pengawal Rusia.
Apa?
Astaga. Mengagetkan saja.
Apa itu?
Hei, Gang Nam…
Hei!
Hei, Gang Nam-soon!
Berhenti!
Kubilang berhenti!
Hei!
Apa ini masuk akal?
Itu bukan Black Widow,
tapi Sadako.
Rencana yang kau bicarakan itu,
maksudmu mencuri komputernya?
Ya.
Kupikir rencanamu sangat cemerlang.
Kau sadar akan ketahuan, ya?
Bukan hanya ketahuan.
Jangan khawatir.
Aku berpakaian seperti ini karena sudah memikirkannya.
Kurasa aku melakukannya dengan baik. Aku memang hebat.
Hebat apanya?
Berikan tanganmu.
Kenapa kubiarkan kau masuk sendiri?
Ini semua salahku. Aku yang salah.
Pavel.
Grup mafia yang membesarkan Ryu Si-o,
rumornya menjalankan jaringan narkoba yang luas.
Jika begitu,
skala pendistribusian narkoba lebih besar dari yang kita bayangkan.
Gan I-sik.
Selama kau memeriksa komputer, aku akan mencari tahu jaringan itu.
Kemari.
Hantu macam apa yang ceroboh seperti ini?
Lantas, apa yang terjadi dengan putrimu?
Maksudku saat di Kenya.
Apa yang terjadi usai dia membeli rumah diplomat yang terbakar.
Cepat ceritakan.
Kenapa kau begitu penasaran?
Tolong ceritakan.
Aku tak bisa menonton drama
karena bisa menggila saat penasaran.
Kau benar-benar tidak sabar. Tidak boleh begitu.
Joong-gan!
Jun-hee yang meski sudah tua, namanya masih sangat trendi.
Baiklah.
Dia meruntuhkan rumah diplomat yang hangus terbakar,
lalu membangun kembali rumah di atas tanah itu.
- Permisi? - Ya.
Apa kau haus?
- Ya, aku haus sekali. - Minumlah.
Baik. Terima kasih banyak.
Apa ini?
Tiba-tiba, keluar minyak di tanah itu!
Sejak saat itu,
dia mulai menghasilkan uang yang sangat banyak.
Ini lebih dramatis daripada drama sungguhan.
- Namun, bukan hanya itu. - Apa?
- Tolong ceritakan! - Tidak mau.
Ayah?
Ayah akan kembali ke Korea?
Selama ini,
Ayah berada di mana?
Baiklah.
Jika sudah beli tiket pesawat,
tolong beri tahu aku Ayah sampai pukul berapa.
Akan kukirim orang ke bandara.
Baik.
"Keinginan menuju puncak sambil meregangkan tangan…"
Halo, Geum-ju.
Baru saja…
Ayah meneleponku.
Begitu? Ayah?
Ayah?
Ayah akan kembali ke Korea.
Tunggu.
Ayah berada di mana, dan melakukan apa selama ini?
Tibet.
Katanya menjadi guru atau semacamnya.
Aku tidak tanya terlalu detail.
Mataku kunang-kunang.
Sungguh di luar dugaan.
Geum-ju.
Padahal kabar baik jika Ayah masih hidup,
tapi kenapa aku malah merasa sangat cemas?
Ibu bagaimana?
Ibu akan menjadi pezina.
Hubungan mereka benar-benar sedang membara sekarang.
Kita harus bagaimana?
Kenapa kau masih tanya?
Menurutmu, apa itu masuk akal?
Kau!
Jangan bilang apa pun ke Ibu!
Tidak bilang!
Ayah?
Ayah…
Aku tidak akan memedulikan orang lain sekarang.
Jika disuruh bersikap sesuai usiaku,
aku akan memperlakukanmu dengan lebih baik
di depan semua orang.
Jun-hee.
Pasti seru sekali.
Apa-apaan ini?
Nenek, kami sudah berdiri di depanmu dari tadi.
Kau sepertinya lupa.
Tidak apa-apa.
Nenekku juga sering lupa belakangan ini.
- Hei. - Astaga.
Kami datang lebih dahulu daripada kalian.
Untuk apa orang setua kalian naik ini?
Pembuluh darah kalian bisa pecah.
Sebentar.
Jangan bertengkar. Kita naik yang lain saja.
Sayang.
Aku tidak akan bertengkar. Jangan khawatir.
Astaga…
Hei!
Hei!
- Kapan orang itu ke sana? - Kau baik-baik saja?
Sayang, kita tidak perlu naik wahana ini.
Kita lakukan hal yang klasik saja.
- Apa? - "Tangkap aku kalau bisa."
Bukan begitu.
"Aku akan menangkapmu!"
Joong-gan, jangan lari di tengah jalan!
Takutnya terluka!
Tidak mau! Aku akan lari di tengah!
Nam-in.
Kau akan sangat tampan kalau berat badanmu turun sedikit lagi.
Coba makan satu butir lagi.
Makan satu lagi.
Hanya satu.
Orang yang kalah tidak bisa makan
dan akan mati kelaparan.
Begitu aku memberi sinyal, buat aku terjatuh.
Kau belum makan.
Siapa namamu?
Binbin.
EPISODE 9 AKAR KEJAHATAN
Kau sepertinya tidak tahu
bahwa Nam-soon diserang oleh Lee Myung-hee di Doogo.
Ibu, kudengar Ibu memanggilku?
Nam-soon.
Ibu dengar…
kau hampir terluka karena Hwa-ja.
Kau tidak apa-apa, 'kan?
Ya.
Dia di mana sekarang?
Kenapa melakukan itu?
Jawab.
Kenapa melakukan itu?
Aku membencinya.
Jika tidak ada dia,
aku bisa hidup sebagai putrimu.
Gang Nam-soon telah merebut…
semuanya dariku.
Apa kau membenci dunia ini?
Juga membenci Tuhan?
Buat Tuhan memihakmu.
Apa kau ingin tahu bagaimana caranya?
Introspeksi dengan sungguh-sungguh.
Lalu, tebus kesalahanmu.
Jika begitu, Tuhan,
dan aku juga…
akan memaafkanmu.
Myung-hee.
Cobalah hidup dengan baik.
Kau juga…
bisa menjadi putriku.
DAFTAR EKSPOR, MANAJEMEN LOGISTIK GLOBAL
Hei, Bu Baek.
Apa yang dikirim dari Doogo ke luar negeri?
Semua pembeli yang melakukan transaksi dengan Doogo
berkaitan dengan luar negeri, ya?
Kau akan terus bicara seperti itu?
Kau lebih muda daripada aku, 'kan?
Bukankah tidak masalah?
Apa?
Kau lebih muda daripada aku, 'kan?
Kau jelas terlihat lebih muda daripada aku.
Bu Baek lahir tahun 1980.
Dia sudah paruh baya.
Kenapa kau mengungkap usia orang lain sesukamu,
Pak?
Aku sudah gila.
Kupikir aku lebih tua.
Ada apa denganmu?
Komputer di ruangan pemimpin dicuri.
Amankan semua fail di komputer kalian.
Amankan…
Kata tim keamanan, kemungkinan besar kamera pengawas diretas.
Semua video hari sebelumnya hilang.
Sepertinya tidak akan bisa dipulihkan.
Aku sudah memeriksa tempat pencuri itu melompat.
Ternyata titik buta.
Kebetulan ada kamera pengawas di ujung perempatan.
Aku sedang memintanya.
No comments yet. Be the first to leave one.