The Apprentice: ONE Championship Edition

The Apprentice: ONE Championship Edition

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The Apprentice ONE Championship Edition S01E02-NF-WEBDL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝙽𝙵 𝚁𝚎𝚝𝚊𝚒𝚕

Tags

webdl
web
WEBDL
Published on: 2022-07-24
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Astaga, itu intens. - Brutal.

Itu pengalaman yang menegangkan.

Aku merasa kita semua terpanggang.

- Itu agak sulit. - Ya, tak ada yang aman, 'kan?

Kau tak pernah tahu apa yang akan terjadi, bahkan jika kau pikir kau tahu.

Astaga!

Awalnya kupikir Lara punya kesempatan untuk pulang,

tapi ternyata dia orang pertama yang datang.

Jadi, itu membuatku terkejut.

Karena kupikir, "Oh, tidak, siapa yang pulang?"

Tunggu. Dan Nazee?

- Tunggu, apa yang terjadi? - Mana yang lain?

Astaga. Entah Nazee atau Alvin yang akan dipecat.

Alvin mungkin keluar. Yang lebih lemah adalah Alvin.

Kejutan!

Kurasa tak adil bagiku untuk tereliminasi,

mengingat aku melakukan banyak hal untuk tim.

Kurasa hal utama yang kupelajari dari berada di tiga terbawah

adalah kau harus sangat teliti.

Satu kesalahan kecil bisa menurunkanmu ke tiga terbawah.

Hei, Chatri menegurku dengan keras!

JOY SINGAPURA

KEXIN JERMAN

ALVIN SINGAPURA

NAZEE AMERIKA

NIRAJ INDIA

LARA FILIPINA

JESSICA VENEZUELA

SHO JEPANG

MONICA AMERIKA

ROMAN AMERIKA

CLINTON SELANDIA BARU

EUGENE AMERIKA

PAULINA INDONESIA

IRINA RUSIA

LOUIE FILIPINA

TEIRRA THAILAND

Masuk ke tugas fisik minggu ini,

aku merasa kami lebih tak sabar dan lebih bertekad.

Pekan lalu, kami kalah dalam tugas fisik dan tantangan bisnis.

Sekarang, kami harus menang.

Kami di Sentosa

di Fort Siloso Skywalk.

Kandidat, lihat ke sini!

Aku melihat ini adalah skywalk yang sangat, sangat tinggi,

dan aku tak tahu apa yang terjadi.

Astaga.

Apa?

- Renzo, itu gila. - Kami tahu, Bung.

Kurasa itu GSP.

Itu GSP?

Hai, apa kabar?

Astaga. Benar!

Baik, apa kabar?

Aku melihat ke atas dan,

Lihatlah, itu Georges St-Pierre.

Aku mencintaimu, Georges!

Woo-hoo!

Di sebelahnya ada

Renzo Gracie.

Jelas salah satu momen terhebat dalam hidupku.

Baiklah, kembali ke atas.

Ini bagian yang sulit.

- Sial. - Astaga.

Aku sangat takut ketinggian. Itu ketakutan terbesarku

dan aku merasa akan mati.

Aku sangat, sangat takut ketinggian.

Tapi kupikir aku bisa memotivasi para kontestan.

Itu perasaan terburuk dalam hidupku.

Ayo, Georges!

Tiga langkah lagi.

Ya!

Ya!

Ya, Pak!

Aku tak bisa lakukan itu lagi.

Itu hal yang sangat menantang.

Astaga. Sakit.

Kami dua atlet dan kami kesulitan melakukannya.

Astaga.

Aku akan sangat terkesan dengan kontestan yang bisa menyelesaikan tugas ini.

Bagaimana pembukaan tadi?

Biar kuperkenalkan

Pemegang sabuk hitam tingkat enam Jiu-Jitsu Brazil,

legenda hidup serba bisa, Renzo Gracie.

Di sampingnya adalah bela diri campuran Terhebat Sepanjang Masa,

juara kelas welter terhebat sepanjang masa,

Georges "Rush" St-Pierre.

Ketakutan terbesarku adalah ketinggian dan aku berhasil.

Itu artinya kalian juga bisa.

Ingat, tak ada keberanian tanpa rasa takut.

Langit adalah batasnya jika kau percaya.

Mustahil bukan apa-apa.

Ayo lakukan ini.

Rock and roll.

Selamat datang di Fort Siloso Skywalk.

Ketinggian kesuksesanmu akan ditentukan

oleh risiko yang bersedia kau ambil di sini hari ini.

Dan dengan itu, tugasmu adalah ini.

Masing-masing dari kalian

akan turun dari jembatan setinggi 11 lantai ini,

lalu naik kembali menggunakan tangga tali

sampai kau mencapai titik awalmu lagi.

Tim dengan waktu tercepat akan dinyatakan sebagai pemenang hari ini.

Dua legenda olahraga yang kutonton saat tumbuh.

Sial. Aku harus lakukan ini di depan mereka. Astaga.

Pemenang akan merayakan dengan penuh gaya di Bar Square di Andaz Singapura.

Para pemenang juga akan mendapat hadiah yang bisa bermanfaat

dalam tantangan bisnismu berikutnya.

Saat kita tahu ada keuntungan, itu bukan soal kemenangan yang manis.

Ini menjadi tentang kekalahan yang sangat buruk.

- Ayo mulai bekerja! - Ya!

- Kau bisa. - Kau bisa, Eugene!

Awalnya kupikir itu akan sangat mudah.

Tapi saat aku melangkahi langkan, semuanya berubah.

Kau bisa.

Sial. Tak ada jalan keluar. Aku harus melakukan ini.

- Ayo, Kexin! - Kau bisa.

Ayo lakukan ini!

Tiga, dua,

satu, mulai!

Ayo, Kex!

- Perlahan. - Kerja bagus.

Sedikit tekanan dari pengungkit.

Oh, sial!

Ya!

- Sempurna, ayo! - Perlahan!

Gunakan lenganmu, kau bisa istirahat.

Kelihatannya mudah, tapi, astaga.

Tangga itu sangat sulit.

Astaga. Ini sangat sulit!

Jangan cemas. Jangan tarik terlalu keras. Tarik biasa saja.

- Itu dia! - Ayo, Kexin!

- Kexin! - Aku benci ini!

Kau bisa.

- Lalu dorong! - Ya, Eugene!

Ya, Eugene!

- Ayo! - Kau bisa!

Sial, lenganku!

Hal paling menakutkan yang pernah kulakukan.

Astaga.

Ini salah satu hal tersulit,

dan paling menegangkan yang pernah kulakukan.

Ayo, Alvin. Kau bisa.

Ayo, Jess. Kau bisa.

Aku gugup.

Aku tak takut jatuh dan mati. Aku takut tak menyelesaikan tugas.

Ayo!

Ayo, Jess!

- Jess! - Kalian pasti bisa.

Kau hampir sampai. Ayo pergi.

Aku hanya ingin turun secepat mungkin.

Ya! Turun! Ayo!

Tali ini sangat menyebalkan.

- Itu dia. Itu bagus. - Lancar dan kuat.

Berdiri di tangga.

Jangan tergesa.

Semua ada di kaki, Sayang.

- Perlahan. - Kerja bagus.

Astaga.

- Kau hebat. - Itu dia.

Ayolah, Jess, kau bisa.

- Kau hampir tiba. - Jess!

Ya!

Gunakan kakimu! Kaki!

- Jess! - Ayo!

Ayo!

Oh, sial!

Tahan!

Kau sudah dapat.

Ingatlah untuk pegangan.

Aku panik.

Tanganku gemetar. Aku tak bisa mengangkat tubuhku.

Ayo, Jess!

Ya.

Aku menolak untuk tidak berhasil.

Hal terbesar yang kami lakukan untuk tim saat ini

adalah berharap ada keberanian dan kekuatan untuk menyelesaikan tugas,

karena ini sangat sulit.

Lenganmu akan terpompa. Kakimu akan lelah.

Letakkan kakimu, Niraj. Kakimu.

Itu sangat sulit karena pada akhirnya lenganmu akan lelah.

Tapi sesulit apa pun itu, kau harus terus maju.

Kita sudah kalah dua kali.

Kita harus memenangkan tantangan ini.

Saat aku melangkahi langkan, saat itulah aku merasa,

"Astaga. Ini terjadi." Dan...

Aku mulai panik.

- Luar biasa. - Tunjukkan kemampuanmu.

Sho... Dia pucat sekali.

Lemaskan tanganmu.

Dia ketakutan, dan aku berpikir,

"Bagaimana dia bisa menyelesaikan tugas ini?"

- Kau tak apa? - Ya.

Aku sudah siap.

Tiga, dua, satu, mulai!

Jantungku mulai berdebar.

Aku hanya berusaha menjaga kecepatan.

Aku tak mau mengecewakan timku.

- Ya, Sho! - Kau punya kekuatan!

Aku tahu GSP juga takut ketinggian, dan dia bisa melakukannya.

The Apprentice: ONE Championship Edition subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Apprentice: ONE Championship Edition

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left