Hana-Kimi

Hana-Kimi (花ざかりの君たちへ)

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

[Crunchyroll] Hana-Kimi - 06
Hana Kimi S02E06 CR WEB-DL Indonesian ID
A Commentary by Crunchyroll
Official Crunchyroll subtitles · Hana-Kimi S02E06 WEB-DL · Indonesian · ripped 2026-08-17

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-08-17
Downloads: 0
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Pakai saja.

Julia!

Mickey!

Selamat datang kembali!

Bagaimana di Hakodate?

Sangat menyenangkan!

Boga baharinya enak-enak!

Yah...

Siapa sangka kalau pria itu juga datang ke Hakodate, ya!

Kak Nanba tidak pernah kapok, ya.

Lalu, bagaimana?

Tentang kalian berdua!

Bagaimana? Apakah ada kemajuan sejak saat itu?

Apakah hal itu bisa disebut sebagai sebuah kemajuan?

Aku sendiri pun masih bingung.

Hei, Mizuki.

Ada apa?

Ini cuma pengandaian saja,

bagaimana kalau Sano sudah tahu identitasmu yang sebenarnya,

apa yang akan kau lakukan?

Jangan konyol!

Tenang saja.

Aku melakukannya dengan baik.

Makanya,

kubilang, 'kan, ini cuma pengandaian saja!

Bagaimana caramu mengatasi situasi saat berganti pakaian?

Pakaian dalammu tidak pernah terlihat olehnya, 'kan?

Lalu, bagaimana dengan pembalut, dan sejenisnya?

Apalagi kalian selalu berduaan di kamar!

Mana ada jaminan rahasiamu bakal selamanya tidak terbongkar!

Ya-yah, aku akan melakukan sesuatu.

Barangkali...

Kau benar!

Persis seperti katamu!

Ya, benar.

Hei!

Kau benar.

Aku cuma bercanda!

Semua akan baik-baik saja, kok!

- Kau benar... - Aku yang salah.

Kau... benar...

(EPISODE 6: TIDAK APA-APA, 'KAN?)

Kalau benar-benar ketahuan oleh Sano, apa yang harus kulakukan?

Tapi, kalau benar begitu,

seharusnya Sano tidak akan diam saja.

Aku juga tidak melakukan hal yang bisa membuat rahasia ini terbongkar.

Bagaimana menurutmu Yujiro?

Apa yang sedang kau lakukan di tempat begitu?

Ru-rupanya Sano!

Aku sedang main dengan Yujiro.

Yujiro...

Kau diajak main, ya...

Tapi...

Seandainya ketahuan, apa yang sebaiknya aku lakukan…

A-apa yang kau lakukan?

Kalau kau laki-laki, bersikaplah lebih gagah!

Begini, 'kan, kelihatan lebih gahar.

Rambutku jadi seperti sarang burung!

Hei! Sano!

Tak ada yang perlu dicemaskan!

Sensei...

Aku, Sensei...

Perasaanmu itu tentu membuatku senang,

tapi sebagai seorang guru,

aku sama sekali tidak berniat untuk merusak

masa depan seorang anak di bawah umur.

Maaf, ya.

Astaga...

Sok keren.

Jangan menguping!

Aku kira Sensei tipe orang yang bakal

menerima siapa saja yang mendekatimu.

Aku tidak punya selera untuk menjadikan bocah

yang bulu kemaluannya saja belum tumbuh sempurna sebagai pasanganku!

Lagi pula, perasaan yang mudah menyerah

hanya karena ditolak sekali itu,

berarti perasaannya cuma sebatas itu saja.

Selain itu,

mungkin saja dia cuma sedang bingung.

Aku tidak perlu repot-repot

membiarkannya berjalan di jalur yang salah, 'kan?

Sensei...

Jadi, ada perlu apa kau ke sini?

Be-benda apa ini?

Oleh-oleh dari karya wisata.

Kau tolol, ya?

Aku, 'kan, ikut denganmu!

Sensei, 'kan, dilarang keluar

oleh kepala tahun ajaran di hari terakhir karya wisata.

Katanya, gara-gara setelan jas bermotif macan tutul itu,

Sensei terlihat terlalu mencolok.

Makanya, aku belikan ini buat kenang-kenangan!

Ada-ada saja! Ya, sudah. Apa boleh buat.

Omong-omong,

bagaimana denganmu sendiri? Apa ada kemajuan dengan Sano?

Kenapa semua orang menanyakan hal yang sama?

T-Tidak. Mana mungkin ada hal seperti itu!

Kau ini sungguh tidak bisa berbohong, ya.

Yah, lagi pula, belum tentu bakal ada kemajuan juga.

Aku duluan.

Ya, kau sudah bekerja keras!

Sano!

Halo...

Aku langsung saja ke intinya.

Sano, apa kau...

Apakah kau sudah tahu kalau Mizuki sebenarnya adalah seorang perempuan?

Ashiya...

Orang Hokkaido?

Maaf...

Aku tidak mendengarnya dengan jelas.

Sepertinya aku salah dalam melafalkannya.

Perutku lapar sekali!

Camilan hari ini mau makan apa, ya?

Makanya, yang ingin kukatakan adalah...

Suara itu!

Mizuki itu...

Si gadis Amerika!

Kenapa kau ada di sini?

Sial! Sampai nanti, Sano.

Ada apa dengannya?

Untuk apa dia ke sini?

Entahlah...

Jadi, apa yang harus kulakukan?

Bohlam lampu cadangannya habis.

Aku cuma perlu menjaga tempat ini selama Anda pergi, 'kan?

Itu sangat membantu.

Nah, ini untukmu.

Bakpao daging!

Ini ucapan terima kasih karena sudah mau menggantikanku sebentar.

Aku akan segera kembali.

Hati-hati.

Menjadi pengelola gedung juga sangat repot, ya.

Halo?

Eng, ini dengan Asrama Kedua, Akademi Ohsaka.

Aku Sano.

Terima kasih sudah menjaga Izumi.

Anu, aku...

Maksudku, saya...

Nama saya Ashiya.

Saya tinggal di kamar yang sama dengan Sano.

Begitu, ya.

Kau temannya Izumi?

Ya. Yah, begitulah.

Aku ibunya Izumi.

I-ibunya Sano?

Terima kasih sudah mau berteman baik dengannya

dan membantunya selama ini.

Tidak...

Bu-bukan apa-apa...

Apa Izumi ada?

Sano belum pulang dari sekolah.

Begitu, ya.

Aku ingin bertanya sedikit tentang adik laki-lakinya.

Tentang Shin? Apa yang terjadi?

Lho? Kau tahu tentang Shin?

E-eng...

Saya pernah mendengarnya dari Sano…

Padahal dulu mereka kakak-beradik yang sangat akur.

Sano baru saja kembali.

Sano, ada telepon untukmu. Dari Ibumu.

Ibuku?

Halo?

Rupanya kau ada di sini.

Sano...

Tanpa kusadari, tahu-tahu kau sudah menghilang begitu saja.

Maaf. Kupikir tak sopan kalau sampai mendengarkan pembicaraan kalian.

Maaf, ya.

Aku tidak sadar kalau baterai ponselku habis.

Begitu, ya. Makanya Ibumu menelepon ke asrama, ya.

Katanya, Shin bertengkar dengan Ayahku.

Bertengkar?

Sejak dulu, kalau Shin bertindak seperti itu,

biasanya selalu ada hubungannya denganku.

Apakah kau sudah membicarakan hal itu?

Ibuku bilang, tidak perlu mencemaskannya.

Ibumu baik, ya.

Dia orang yang baik.

Maaf, ya, aku malah terkesan ikut campur.

Tidak apa.

Hei, itu bakpao daging yang terakhir, tahu!

Tadi, 'kan, kau sudah makan.

Jangan pelit begitu.

Dulu, mereka akur, ya...

Terserah orang mau bilang apa,

yang namanya camilan itu, tentu saja bakpao daging!

Oh, Yesus!

Mau apa kau ke sini?

Kalau cari Mizuki, dia sudah pulang dari tadi!

Itu tidak ada urusannya denganmu!

Aku ada perlu dengan Sano!

Dengan Izumi?

Omong-omong, kemarin juga...

Ka-kau...

Kau tidak cukup hanya dengan Mizuki…

Bahkan sampai mengarahkan taring beracunmu ke Izumi juga?

Tidak!

Lantas, apa?

Kau datang dua hari berturut-turut begini!

Ini ada hubungannya dengan Mizuki.

Jangan mengganggu!

More Indonesian subtitles for Hana-Kimi

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left