School 2017

School 2017 (학교 2017)

Download Indonesian Subtitle

Release info

🎓 학교 2017 School 2017 E12 NEXT DSS-INDO
A Commentary by DSS_Indo
Damn!SuperSub >> ngesub.com ¦Follow>>Twitter : @Dssindo¦ LIKE : facebook.com/DamnSuperSubIndo

Tags

other
Published on: 2017-08-25
Downloads: 15
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Yang kubutuhkan sekarang

bukan kebaikanmu.

Hei, Ra Eun Ho.

Jadi Hyun Tae Woon,

jangan menemuiku lagi.

Jangan ikut campur.

Jangan coba ikut campur...

dalam hidupku lagi.

Atas pengakuan perasaanmu

ini jawabanku.

D

Da

Dam

Damn

Damn!

Damn! S

Damn! Su

Damn! Sup

Damn! Super

Damn! Super

Damn! Super S

Damn! Super Su

Damn! Super Sub

Damn! Super Sub

Damn! Super Sub I

Damn! Super Sub In

Damn! Super Sub Ind

Damn! Super Sub Indo

Damn! Super Sub Indon

Damn! Super Sub Indone

Damn! Super Sub Indones

Damn! Super Sub Indonesi

Damn! Super Sub Indonesia

Diterjemahkan oleh: ~ Ifabee Ssaem ~

Apa semuanya mudah bagimu?

Kau siapa mau menggampangkan harga diri

dan impianku?

Kau bilang komputermu rusak, jadi tak bisa menggambar.

Jadi gambarlah pake ini.

Dengan begitu, kau tak perlu kerja sambilan lagi, kan?

=Kredit Mudah dan Cepat=-

-=School 2017=- Hanya Kau, Terbanglah Tinggi

-=Episode 12=- Kupikirkan semalaman.

Aku mengerti bagaimana perasaanmu

tapi anggap sebagai kebaikanku.

Kenapa rumit sekali?

Kenapa harga dirimu begitu rumit?

- Harga diriku rumit? - Cukup bilang makasih

dan kejarlah impianmu.

Maafkan aku...

aku tak bisa menerimanya.

Kalau begitu, cukup terima saja.

Terus apa?

Lain kali mau kasih apa lagi?

Satu set komputer?

Karena tak bisa naik bus kau mau membelikanku mobil?

Hei, Ra Eun Ho.

Kebaikanmu?

Kau hanya peduli bagaimana perasanmu.

Makanya bagimu semua begitu mudah.

Perasanmu yang membuatku punya fikiran gila.

Tak ada artinya bagimu, kan?

Iya kan?

Aku tak ada artinya?

Kau mungkin mengira hal itu spontanitas dan sifat kekanak-kanakanku.

Tapi aku berulang kali ragu mengatakannya.

"Kalau aku membuatnya tak nyaman gimana?"

"Kalau aku ditolak gimana?"

Ujung-ujungnya membuatku gelisah.

Menurutmu mudah?

- Mudah apanya? - Maksudku bukan begitu.

Karena pengakuan perasaanmu yang mendadak membuatku bingung.

Itu upayaku.

Setidaknya, aku mencoba.

Aku berusaha memikirkan bagaimana perasaanku terhadapmu.

Aku mencoba mengerti yang membuatmu kesulitan

dan kenapa kau menderita.

Apa yang kaulakukan?

Pernah kau coba ngertiin aku?

Yang membuatku kesal adalah

Begitu sulit bagiku mengatakan perasaanku.

Tapi sebaliknya...

kau mengganggapnya mudah.

Aku mau balikin ini.

Aku tak punya alasan menerima ini.

Apa yang kaulakukan?

Kau bilang tak mau menerimanya.

Aku juga tak butuh.

Kalau butuh ambil saja.

Kenapa kau sulit sekali?

- Apa? - Minta maaf

atau biarkan aku minta maaf. Setidaknya sekali saja.

Hingga akhir kau mau terus begini?

Apa kau harus melukai harga diriku

dengan ke sini dan mengembalikan hadiahku?

Kau senang?

Ah, bersih-bersih.

Bisa pelan gak sih?

Ini pelan sekali, tahu!

Kau dicampakin sama Eun Ho?

Apa?

Benar keknya.

Maksudku, kau egois sekali.

Gak mungkin dia tahan menghadapimu.

Kau tahu apa?

Kau bukan anak kecil. Jangan lampiaskan marahmu padaku.

Sifat temperamenmu itu.

Kau gila ya?

Kenapa cari gara-gara?

Iya?

Mau sampai kapan kau bersikap semaumu?

Kau belum terima ditolak

dan karena tak sesuai maumu kau jadi gila.

Makanya Ra Eun Ho tak tahan.

Senang dengarnya...

dia memutuskan tak ingin pacaran denganmu.

Kau bercanda?

Daripada pengecut sepertimu masih mending aku.

Kenapa? Kau dapet cewek yang lebih kaya dari Nam Joo?

Makanya dia kau putusin?

Apa? Kau gila...

=Aula Indorae=-

Halo, Seonsaeng-nim.

Biarkan saja.

Maaf?

Mereka tak bakalan dengarkan perkataan kita.

Terkadang, perkelahian adalah solusi terbaik.

Mungkin karena kau kutu buku.

Tinjumu lemah sekali.

Kau gak pernah belajar.

Kenapa tinjumu lembek gitu?

Gila kau ya?

Keparat kau.

Kapan temperamenmu hilang?

Selalu bikin masalah.

Kenapa?

Kau dendam karena aku memukulmu waktu itu?

Aku tak punya waktu untuk menyimpan dendam.

Benar.

Kenapa kaulakukan?

Biarkan aku ke kelas Joon Gi.

Boleh saja, tapi maaf tidak kuizinkan.

Ayolah.

Hari itu

kenapa kau ikut ujian?

Hari itu.

Pemakamannya Joon Gi.

Terus kenapa?

Apa yang sudah kulakukan?

Apa harus menangis seperti orang gila bergelayut di mobil jenazahnya?

Atau...

apa aku harus menghajar Papamu

supaya dia berubah pikiran?

Tapi kan hari itu

tak seharusnya kau ikut ujian.

Sejak itu, aku memutuskan

untuk rajin belajar

supaya bisa jadi orang yang berpengaruh.

Jangan lagi

karena alasan uang aku kehilangan milikku yang berharga.

Itu...

janji yang kuucapkan untuk Joon Gi.

Kau membenarkan tindakan pengecutmu.

Sepertiku.

Aku tak tahan betapa tak berdayanya aku.

Tapi aku tak bisa berbuat apa-apa.

Makanya aku membenarkan tindakanku.

Kau kusalahkan padahal harusnnya kusalahkan diri sendiri.

Kupikir kau lebih buruk dariku.

Kau benar.

Setelah semua itu, aku...

mencoba membenarkan tindakanku.

Aku...

aku brengsek yang membuat temanku jadi nakal dan pergi sendiri.

Tapi Song Dae Hwi

aku tak ingin kau sepertiku.

Aku cemas...

kau mungkin jadi brengsek dan pengecut sepertiku.

Kalau Joon Gi melihat kita

dia mungkin akan menghajar kita.

Kau tahu dia gimana kan.

Satu pukulan tak akan menghentikannya.

- Dasar gila. - Dasar gila.

Hei.

Kau gak khawatir pada Eun Ho?

Lihat siapa yang bicara?

Apa yang akan kaulakukan pada Go Nam Joo?

Nam Joo.

Ngapain di sini? Malu-maluin saja.

Kenapa jasmu kotor?

Oppa kerja di area konstruksi?

Pagi tadi aku interview.

Kurasa aku harus jadi kuli bangunan.

Oppa gak memenuhi syarat.

Ide bagus.

Ayah-Ibu pasti senang kalau dengar darimu.

Aku sial melulu.

Aku toh tak meminta ratusan juta won.

Keberuntungan itu

biasanya berpihak pada yang punya kekuasaan.

More Indonesian subtitles for School 2017

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left