The first 174 lines.
Mati lampu.
Kau bisa mati saja di sana,
atau menjadi komplotan kami.
Kau tak bisa kembali lagi.
dibuang dari seluruh penjuru dunia
sekai kara hajikidasarete
Gema TEROR
ZainuddinARI mempersembahkan
ke atas jarum yang teramat sangat tipis
tohoumonaku usui hari no ue ni ita
ujung jari yang kuseimbangkan ini menyentuhmu
balance o toru yubi no saki ga kimi ni furete
dan kumengerti bahwa ku tak sendiri
hitori ja nai to wakatta
dengan satu-satunya karunia yang kita miliki
bokura ni tada hitotsu ataerareteta
yaitu sayap ini
uganda hane de
sejak lahir hingga mati selalu saja mengikuti orang lain
umarete kara shinu made ni nani o shitai tte kiku
dirimu yang tersenyum terlihat bagai malaikat
kimi wa marude tenshi mitai ni sa warau kara
di teriknya musim panas
natsu no netsu ni
ku berlari jauhi kerumunan di tengah gedung yang membara
moeru biru no mure no sukima o nuke
seraya kita terjatuh
bokura wa ochiteku
mari tarik pelatuk terakhir ini
saigo ni hikigane o hiite yarou
dan musim dingin 'kan lahap semua yang tersisa
fuyu ga subete o oou
Cerita ini adalah karya fiksi. Nama individu dan organisasi yang muncul dan setiap persamaan dengan yang ada di dunia nyata adalah murni kebetulan.
Kami sedang berada di lokasi pengeboman.
Polisi menyimpulkan bahwa ini bukan kecelakaan, melainkan sebuah aksi terorisme,
dan kini mereka sedang menyelidiki kasus ini.
Lisa, kau sudah Ibu SMS berkali-kali, 'kan?
Kenapa kau selalu buat Ibu khawatir?
Maaf.
Kau pasti melakukannya karena benci Ibu, 'kan?
Tidak.
Pasti begitu!
Pasti begitu, 'kan, Lisa?
Katakan saja sejujurnya!
Tidak.
Kau juga ingin pergi dari Ibu, 'kan? Seperti ayahmu...
Pasti begitu, 'kan?
Tunggu!
Lisa!
Saat itu aku sangat takut.
Tapi, yang sebenarnya kutakutkan adalah...
Kau tak bisa kembali lagi.
...kata-katanya yang tajam itu.
Markas Pusat Penanganan Pengeboman Kantor Pemerintah Tokyo
Markas Pusat Penanganan Pengeboman Kantor Pemerintah Tokyo
Markas Pusat Penanganan Pengeboman Kantor Pemerintah Tokyo
Markas Pusat Penanganan Pengeboman Kantor Pemerintah Tokyo
Markas Pusat Penanganan Pengeboman Kantor Pemerintah Tokyo
Pengeboman Kantor Pemerintah Tokyo
Apa yang di belakang bisa dengar?
Ya, kedengaran.
Tak ada masalah.
Semuanya, kerja bagus.
Markas Pusat Penanganan Pengeboman Departemen Kepolisian Divisi Cyber Crime
Markas Pusat Penanganan Pengeboman Departemen Kepolisian Divisi Cyber Crime
Saya ketua tim investigasi Divisi Satu, Kurahashi.
Langsung saja kita dengar laporan terbaru dari bagian lain.
Pertama, laporan korban dari Ketua Shimada.
Terima kasih.
Eh, sebelum kantor pemerintah itu meledak, alarm kebakarannya menyala,
dan semua orang pun langsung dievakuasi, sehingga tak ada korban jiwa.
Ada 27 orang luka-luka, tapi tak membahayakan nyawa mereka.
Kalau dilihat dari skala insiden ini, jumlah korban terhitung kecil.
Nah, sekarang laporan dari Ketua Divisi Cyber Crime, Bapak Kinoshita.
Terima kasih.
Ini video yang kemungkinan diunggah oleh tersangka sebelum kejadian.
Mereka menggunakan peranti anonim, Tor, untuk mengakses internet,
jadi mustahil kita bisa mengetahui alamat IP-nya.
Maaf, saya Hamura dari tim investigasi Divisi Satu.
Dari video tersebut, tampaknya pelakunya masih di bawah umur,
tapi kita tak bisa tahu apa pernyataan mereka itu benar atau tidak, 'kan?
Saat ini kami sedang menyelidiki video tersebut.
Selanjutnya, Bapak Okano, dari tim investigasi khusus,
yang akan melaporkan rekaman dari kamera pengawas di kantor pemerintah.
Baik. Saat ini, kami masih belum menemukan orang dengan ciri-ciri yang sama dengan yang ada di video.
Dikarenakan mati listrik dua jam sebelum kejadian, kameranya mati untuk beberapa saat,
Serangan Terjadi (Dimulainya Ledakan)
2 jam
dan mereka menyebarkan bomnya dalam waktu 25 menit hingga generatornya menyala.
Generator Cadangan Menyala
Generator Cadangan Menyala
Generator Cadangan Menyala
Generator Cadangan Menyala
Generator Cadangan Menyala
25 Menit
Maaf. Apa mungkin bahwa mati listrik itu juga perbuatan pelaku?
Tim investigasi khusus sedang menyelidiki hal tersebut.
Kami juga selidiki orang-orang yang terlibat dalam kasus derek yang sebabkan mati listrik.
Terakhir, ketua bagian tim forensik, Bapak Hamada.
Tolong berikan opini Anda mengenai bom ini.
Baik. Tapi, sebelum itu, biar saya jelaskan mengenai struktur bangunan kantor pemerintah Tokyo.
Pilar yang menyangga bagian pojok bangunan empat kali lebih tebal dibanding yang lainnya,
disebut juga "pilar super" karena kekuatannya.
Pilar ini tak mungkin bisa dihancurkan oleh bom biasa.
Artinya, ini bukan bom biasa?
Tim penyelidik di TKP mendeteksi adanya reaksi kimia yang disebut reaksi termit.
Reaksi termit? Apa itu hal yang tak biasa?
Tidak, ini hal yang sering terjadi.
Reaksi ini biasa muncul saat mengelas logam.
Reaksi Termit
Sederhananya, kalau campuran besi oksida dan aluminium dibakar,
akan muncul daya panas yang sangat besar, dapat mencapai 3.000 derajat Celsius.
Itu lebih tinggi daripada titik leleh besi atau beton, keduanya pun bisa mencair.
Bahannya juga lebih mudah didapat daripada serbuk mesiu.
Jadi maksud Anda, mereka gunakan teknik ini untuk lelehkan pilar itu?
Kemungkinan besar begitu.
Hal itu memicu alarm kebakaran.
Lalu, air dari pancuran menyebabkan ledakan freatik.
Itu membuat pilar tersebut tak mampu lagi menopang berat bangunan dan terjatuh.
Metode semacam ini sangat jarang digunakan oleh teroris di masa lalu.
Kalau mereka bahkan bisa rencanakan membuat ledakan freatik,
pelakunya pasti orang yang sangat cerdas.
Hanya saja, ada satu hal yang tak saya mengerti.
Apa itu?
Hanya ada satu bom TNT yang digunakan.
Memang tak diperlukan untuk menjatuhkan bangunan,
jadi saya coba merekonstruksi bom TNT tersebut, tapi...
Apa hal itu bisa dilakukan?
Kalau TNT masih bisa.
Lalu, saya menemukan huruf yang tampaknya ditulis tangan oleh pelaku.
Huruf?
Ya, huruf ini.
Ditulis dengan alfabet, VON.
Aku tak percaya Biro Keamanan Umum biarkan tim investigasi Divisi Satu selidiki serangan teroris.
Itu supaya media dan polisi dapat menutupinya kalau terjadi kondisi terburuk sekalipun.
VON.
Ya.
Kalau ini ada hubungannya dengan kejadian itu,
masyarakat bisa panik besar.
Kita juga harus pertimbangkan kemungkinan bahwa mereka bukanlah suatu grup teroris.
Ah, itu juga.
Biro Keamanan Umum merasa tim investigasi Divisi Satu harus bekerja sama secara tak langsung.
Supaya kalau ada hal buruk terjadi, mereka bisa limpahkan semua kesalahan pada kami?
He, Nine, kau sudah lihat berita?
Tentang munculnya "Unabomber Jepang" itu?
Ya, itu! Padahal aku lebih ingin disandingkan dengan Kenji Sawada.
Gadis itu bagaimana?
Maksudmu Lisa Mishima?
Ya.
Kau khawatir padanya?
Ya, menurutku dia takkan berani laporkan kita.
Tapi, Nine, kenapa kaugunakan kata "komplotan" padanya?
Aku hanya ingin bungkam mulutnya.
Hanya begitu?
Siapa yang beraksi kali ini?
Hm...
Gunting, batu, kertas!
Permisi. Aku datang mengantarkan mi pangsit Warung Choujyuan.
Ah, bawa saja.
Terima kasih.
Aku ingin sekali makan pangsit di sana.
Pak Shibazaki, di saat seperti ini Anda malah bermain teka-teki silang?
Divisi Satu terlihat kesulitan, lo.
Ya, tak ada hubungannya dengan kita di bagian arsip, sih.
Kau sendiri juga malah main internet, 'kan?
He, apa "mi instan tahun 1987 yang baru-baru ini muncul kembali"?
Duh, jangan pikir semua orang gemuk itu tahu banyak tentang makanan, dong.
Jawabannya Mi Toppa Chikara Kusa.
Eh, Toppa...
Lagi pula, aku buka internet bukan untuk main-main.
Begini-begini, aku coba mencari tahu langkah Sphinx selanjutnya.
Eh?
Mu-Muncul! Video baru!
Ada video baru! Mereka muncul lagi!
No comments yet. Be the first to leave one.