My Demon

My Demon (마이데몬)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

My Demon S01E11 1080p NF WEB-DL AAC2 0 H 264-MARK
A Commentary by Luh_Fil

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Published on: 2024-01-05
Downloads: 117
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Ternyata…

bisa?

Kenapa ini bisa terjadi?

Do Do-hee!

Do Do-hee.

Tatonya…

kembali padaku.

EPISODE 11 SURGA MALAPETAKA

Benar. Inilah dia.

Hidup sebagai demon sempurna seraya mengamati hewan-hewan kecil remeh.

Privilese yang hanya dimiliki oleh predator terhebat.

Ini rasanya kembali ke jati diriku yang sesungguhnya.

Aku memang hebat seperti biasa.

Kenapa manusia masih remeh seperti biasa?

Benar.

Kau kembali ke dirimu yang sempurna.

Do Do-hee, kubilang jangan bergerak.

Dasar bandel. Bagaimana kalau cedera lagi?

Sampai kapan aku harus berbaring?

Jam masuk kerja sebentar lagi.

Masa, sudah mau bekerja?

Kau kerasukan arwah penasaran yang ingin kerja?

Ini namanya tanggung jawab.

Sebagai dirut, aku memiliki tanggung jawab besar.

Apa-apaan kau?

Lakalantas itu bukan insiden biasa.

Walau tampak baik di luar, efek sampingnya bertahan lama.

Kondisiku baik.

Kau yang memulihkanku.

Kau tak percaya kekuatanmu?

Bukan itu maksudku.

Hanya saja,

aku nyaris kehilanganmu selamanya.

Kita nyaris kehilangan satu sama lain.

Aku bisa telat.

Jangan lari-lari.

- Do Do-hee! Dodo! - Aku tak apa-apa.

Dodo!

Baiklah.

Pakai yang mana, ya?

Terima kasih.

Tasnya yang…

Biar kubantu. Yang mana, ya?

Yang hitam ini saja.

Baiklah.

Kau juga harus segera bersiap.

Kita tak banyak waktu.

Itu sebelum kekuatanku kembali.

Jeong Gu-won.

Pakaian ini melambangkan diriku yang kembali terlahir sempurna.

- Bagaimana menurutmu? - Luar biasa.

Luar biasa menyebalkan dengan sempurna.

Begitu, ya?

Kalau ini?

Astaga, kau mau pergi mengisi acara?

Menakjubkan. Kau seperti konduktor hebat.

Aku sampai otomatis tepuk tangan.

Kau keren, Jeong Gu-won.

Coba kau yang pilih.

Baiklah. Sebentar.

Yang ini bagus.

Bagaimana kalau ini?

Baiklah.

Kenapa termangu?

Karena…

kehabisan kata-kata.

Kita pakai setelan kopel, ya?

Tidak mau.

Aku tidak suka pakai setelan kopel.

Ternyata aku suka setelan kopel.

Kita berangkat?

- Ayo. - Baiklah.

Kenapa jalan kaki ke kantor?

Kau bilang ingin berjalan-jalan bersamaku kalau dunia kiamat.

- Sekalian kita mampir ke suatu tempat. - Kalau telat?

Tak usah cemas.

Kita bisa tiba dengan menjentik jari.

Aku baru ingat beginilah cara hidup demon.

Benar. Selain itu, bilang saja jika butuh sesuatu

karena segalanya mudah bagiku.

Apa?

Tunggu aku, Do-hee.

Bergegaslah.

Lihat baik-baik. Kau kira kami tak bisa bersama lagi, 'kan?

Kau kemari mau pamer?

Bukan, aku mau membuatnya kesal.

Aku bisa dengar.

Langsung saja katakan.

Bagaimana rasanya melihat perubahan tak terduga?

Aku kaget.

Selamat.

Tunggu.

Kurasa kau tak berbakat judi. Ini sepuluh won untukmu.

Berhenti berjudi, mulailah menabung.

Jangan lupa

aku yang menang.

Apa sebenarnya hubungan kalian?

Dia atasanku.

Apa?

Sialang.

Jangan hiraukan.

Dia atasanmu?

MIRAE F&B

- Selamat… - Ya, selamat pagi.

Walau ini hari yang remeh seperti biasa,

semangatlah menjalani hidup.

Kelihatannya dia sedang senang.

Benar,

wajahnya cerah sekali.

Wajahnya memang selalu cerah.

Benar juga.

Wajahnya selalu cerah.

Kenapa kalian tampak canggung?

Apa maksudmu?

Kami hanya saling bersikap sopan.

Jika mau membereskan tugas yang tertunda, hari ini aku pasti sibuk sekali.

Apa itu? Untukku?

Kau suka?

Ini keik ulang tahunku.

Begitu?

Silakan buat permohonan.

Aku tak butuh itu

sebab kini bisa melakukan apa pun.

Entah apa karena umurmu 200 tahun, tapi perayaannya terkesan kolot.

Tak kusangka ulang tahun itu sebegini menyenangkan.

Selamat, demon versi dua.

Demon apa?

Versimu sudah diperbarui.

Kini kekuatanmu stabil dan tak perlu isi daya lagi.

Memang demon itu robot penyedot debu?

Selain itu,

aku masih perlu mengisi daya.

Jika begini, mana bisa aku makan keik?

Apa kubilang? Bilang saja jika butuh sesuatu.

- Enak. - Enak?

Cobalah.

Buka mulutmu, Demon Versi Dua.

- Enak, 'kan? - Ya.

Jadi, mereka selamat dari kobaran api itu?

- Biji Perilla dan Bawang Daun! - Biji Perilla dan Bawang Daun!

- Biji Perilla dan Bawang Daun! - Biji Perilla dan Bawang Daun!

Berhenti!

Selamat datang, Bos!

- Selamat datang, Bos! - Selamat datang, Bos!

Siapa bilang aku bos kalian…

Biar kuberi satu tugas.

Namun, andai gagal,

jangan coba-coba muncul di hadapanku lagi.

Tentu aku yang bilang.

Tak kusangka kalian mahir mencari orang.

Kami memang cukup mahir.

Sebentar, Bos.

Hampir lupa.

Astaga, aku punya tripofobia!

Bos.

Ini biji perilla dan daun bawang.

Baiklah.

Bagusnya.

Terima kasih, Bos!

- Terima kasih, Bos! - Terima kasih, Bos!

Telingaku serasa mau pecah.

Bos kita malu-malu kucing.

- Bos! - Bos!

"Formulir Balik Nama"?

Kini Yayasan Sunwol milikku.

Kau sudah lama mengincarnya, ya?

Sudah kuduga sejak kau sering bersantai di ruanganku.

Benar.

Aku menantikan saat-saat kau mengalami pembakaran spontan.

Masa, demon mau mati?

Memang bayar cicilan mobil saja cukup?

Bagaimana KPR apartemen yang kuambil dengan susah payah?

Awas saja kalau kau bahas kematian lagi sebelum semua cicilanku lunas.

Kau pikir urusan kita beres setelah mati?

Persiapan pertunjukan bagaimana?

Memang balik nama itu semudah membalikkan telapak tangan?

Banyak dokumen rumit yang harus diurus.

Semua itu pasti akan membuatku sengsara

dan sedih…

Cukup.

Intinya, mulai sekarang,

kau wayangku.

Yayasan Sunwol-ku!

Aku suka semangat kerjamu.

Omong-omong, apa yang terjadi?

Bagaimana tatonya bisa kembali?

Apa maksudmu? Aku demon.

Demon yang serbabisa.

Pak Jeong, kau sudah kembali

ke jati dirimu yang sangat menyebalkan.

Omong-omong, bagaimana kau tahu tatoku sudah kembali?

Jin Bintang memberitahuku.

- Kau mau ke mana? - Teken kontrak.

Kini semua kembali seperti sediakala.

Pak Jeong.

Ada apa, Jin Bintang?

Kenapa dia semarah itu?

Berikut adalah produk baru Mirae F&B yang dibuat dengan sepenuh hati.

Minuman kesehatan sekaligus penghilang pengar

dan berencana dirilis saat musim Natal.

More Indonesian subtitles for My Demon

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left