Release info

Goodbye My Princess-Ep 28
A Commentary by BlackSpiders
IDFL™ SubsCrew

Tags

other
Published on: 2019-03-12
Downloads: 35
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 187 lines.

Aku ke sini bukan untuk bertengkar dengannya.

Apa yang aku lakukan?

Yang mulia! Apa ini?

Putri Mahkota menyebabkan tanganmu terluka. Ini hadiah permintaan maaf.

Tapi ini pakaian yang harus dipakai oleh Putri Mahkota.

Itu akan melanggar aturan jika aku memakainya.

Jika Permaisuri tahu,

dia akan menyalahkanku karena tidak memahami status dan aturanku.

Itu takkan terjadi. Kau takkan disalahkan.

Terima kasih, Yang Mulia.

Apakah Putri Mahkota benar-benar membiarkan Selir Zhao pergi ke Yue Fuo Jie menggantikanmu?

Tentu saja, gadis-gadis dari Negara Xi tak pernah menarik kata-katanya.

Lagipula, tangan Selir Zhao terluka karena aku.

Jika dia senang menerima pakaian itu, Li Chengyin juga akan senang.

Maka dia takkan ke tempatku dan mengacau, itu akan menyenangkan dan damai.

Tapi jika kau tidak menghadiri Festival Budha,

kau tidak takut Kaisar dan Permaisuri marah?

Aku sudah lama sakit, jadi sakit sesekali karena kedinginan seharusnya normal.

Lagipula, Kaisar dan Permaisuri hanya membutuhkan bantuan.

Mereka tidak terlalu mempermasalahkan apakah aku yang akan pergi.

Tapi Putri Mahkota.

Yongniang, aku tak ingin pergi. Tapi jika dia mau...

... bukankah itu bagus? Jangan ganggu.

Ya.

Di mana Putri Mahkota, dia tidak datang?

Putri Mahkota terserang flu, jadi dia meminta cuti.

Itu bertentangan dengan tradisi jika Putra Mahkota tidak punya siapa pun di sisinya,

jadi Selir Zhao adalah penggantinya.

Jadi takkan ada kesalahan dalam agenda.

Bukankah dia baik-baik saja beberapa hari yang lalu?

Apakah karena penyakitnya belum pulih sepenuhnya?

Putri Mahkota tidak seperti selir lainnya.

Sebagai Permaisuri, kau harus merawatnya.

Aku mengerti.

Jangan khawatir, itu akan baik-baik saja.

Berangkat ke Kuil Sepuluh Ribu Budha.

A'Du.

Aku telah melihat kenangan yang sangat aneh hari ini.

Menurut tabib Kerajaan itu hanya mimpi, tapi itu terlihat nyata.

Dan yang dikatakan Permaisuri tentangku...

... bertemu dengan perampok, aku tidak ingat itu.

Aku merasa kehilangan ingatan yang sangat penting.

Aku ingin menemukannya.

Guru, apa yang kau lakukan di sini?

Bukankah hari ini Festival Budha?

Semua Kerabat Kerajaan akan mengunjungi Kuil Sepuluh Ribu Buddha untuk berdoa.

Aku sedang menunggu di luar kuil untuk melihatmu.

Tapi kau tidak datang, jadi aku ke sini.

Aku sakit jadi aku tidak bisa pergi.

Sakit?

Sakit kenapa?

Aku tidak benar-benar sakit.

Aku hanya bilang pada Permaisuri kalau aku sakit.

Kenapa kau melakukan itu?

Itu karena Li Chengyin dan Zhao Sese-nya.

Lagipula, upacara kekaisaran rumit dan sulit, lebih baik kau tidak pergi.

Tapi hal yang paling menarik dari Festival Budha adalah pekan rayanya.

Sia-sia jika kau tidak melihatnya.

Pekan raya?

Apa yang menyenangkan di pekan raya?

Banyak hal yang menarik di pekan raya ini. Ada singa menari, akrobat api,

menangkap ikan mas, dan pertunjukan dari Perbatasan Barat.

Kudengar bahwa penyihir Persia lebih baik daripada peramal.

Mereka bisa melihat kehidupan masa lalu dan masa kini hanya dengan menerawang.

Penyihir Persia?

Mereka bisa melihat kehidupan masa lalu dan masa kini?

Aku ingin ke sana.

Bagus! Bagus! Bagus!

Bagus! Bagus!

Penjaga toko, aku mau beli 2 permen gulali?

Ini.

Jangan menangis, apa yang kau tangisi?

Tunggu aku.

Apa kau penyihir Persia? Bisakah kau melihat keberuntunganku?

Aku akan melihatnya.

Gu Jian, ini penyihir Persia yang kau ceritakan. Biarkan dia melihat keberuntunganmu juga.

Sini.

Kalian berdua, memiliki pertalian dua kehidupan.

Namun keduanya tidak akan berakhir dengan baik.

Kalian harus saling meninggalkan.

Apa maksudmu pertalian dua kehidupan dan terlahir untuk saling bertentangan?

Ini guruku.

Kukira kau beneran bisa melihat hidupku sekarang.

Tapi ternyata kau penipu.

Ayo pergi.

Xiaofeng, pergilah ke kolam permohonan bersama A'Du, aku akan menyusul nanti.

Aku ingin lihat apa lagi yang dikatakan penipu ini.

Cepatlah.

Aksesori, lihatlah.

Lihatlah.

Teruskan bicaranya.

Kau hidup untuk bertobat dari dosa-dosamu.

Kau menanggung dosa ini selagi kau hidup.

Ketika kau selesai bertobat,

dan hatimu telah melepaskannya.

Kemudian pada saat itu,

tubuhmu akan menderita...

... rasa sakit bagai seribu panah menusuk hatimu.

Apakah itu sepadan?

Dia benar, kau tidak akurat.

Meskipun aku merasa seperti ada seribu panah menusuk hatiku,

aku belum berencana untuk mati.

Aku berencana untuk hidup lama dan menderita.

Beli kura-kura!

Beli kura-kura dan lepaskan!

Jadi kau bisa memperpanjang rentang hidupmu.

Beli kura-kura dan bebaskan!

A'Du, kita bertemu dengan lebih banyak penipu.

Kau parcaya bahwa kura-kura yang kita lepaskan akan kembali?

Ayo, ikut denganku.

Yang Mulia dan aku berada di atas Menara Vermillion setiap tahun untuk merayakan liburan bersama warga.

Aku sangat senang.

Tahun ini terlihat lebih hidup daripada sebelumnya.

Setiap Festival Budha, aku berdoa agar Budha akan melihat Kerajaan Li.

Agar angin dan hujan datang tepat waktu dan untuk perdamaian dan kemakmuran.

Untuk kehidupan yang baik bagi wargaku.

Hari ini, aku melihatnya.

Aku merasa bahagia dan tenteram.

Yang Mulia menunjukkan rahmat, peduli pada warga dan mengelola negara dengan baik.

Kontribusimu adalah berkah bagi masyarakat.

Yang Mulia bijak.

Negara yang penuh kedamaian dan kemakmuran juga berasal dari kontribusimu.

Terima kasih, Yang Mulia.

Menteri Gao, sejak kau jadi Menteri Pendapatan,

ekonomi telah meningkat, dan ada keseimbangan impor dan ekspor.

Jatah militer juga berlimpah.

Karena orang-orang sepertimu yang rela bekerja keras demi orang lain,

warga negara kita bisa hidup damai.

Menteri Gao, aku akan memberimu hadiah yang sesuai.

Yang Mulia terlalu memujiku. Aku hanya menjalankan tugasku.

Yang Mulia telah mengubah sistem pajak untuk mengurangi jumlah pajak yang dibayarkan oleh warga.

Setiap kali ada bencana, Yang Mulia membuka gudang gandum untuk semua orang dari Kerajaan Li.

Pemilik rumah memiliki tempat tinggal mereka, petani memiliki tanah mereka, dan pedagang memiliki usaha mereka.

Yang Mulia peduli dengan gagasan dan perasaan warga. Semua berterima kasih atas keputusan hebat Yang Muia.

Baiklah.

Hanya satu lagi.

Tidak ada lagi? / Jangan terburu-buru! Masih ada lagi.

Itu dia.

Aku ambil satu! Berikan aku satu!

Berhenti mendorong!

Jangan berebut, jangan berebut!

Berbaris yang rapi! Berbaris!

Penyu kecil, kita bertemu lagi.

Nona, kau suka yang ini?

Bukannya aku suka yang ini, aku hanya menemukannya lagi.

Nona, apa maksudmu?

Yang aku maksud,

kau menggunakan ide untuk melepaskannya dan membuatnya menjadi penipuan.

Nona, kau bicara omong kosong.

Enggak, aku melihatnya dengan mataku sendiri.

Kau menjual kura-kura,

kemudian setelah setiap orang melepaskan kura-kura mereka, kau menangkap dan menjualnya lagi.

Dengan siklus seperti itu, tentu kau tidak kehabisan kura-kura untuk dijual.

Itu keterlaluan.

Nona, kau seharusnya tidak bicara seperti itu.

Apa buktinya kalau kura-kura yang ini...

... adalah yang kami tangkap dan jual kembali?

Beri tahu kami, di mana buktinya?

Semuanya lihat ini.

Kura-kura ini...

... adalah yang aku beli sebelumnya.

Aku melepaskannya.

Jika kau tidak berbohong maka kenapa ada di sini lagi?

Benar, dia benar.

Kura-kura di dunia semua terlihat sama.

Kau berkata itu milikmu,

bukan berarti itu benar-benar milikmu!

Benar, dia benar.

Lihat, kain putih ini yang aku ikatkan di atasnya.

Kau melihatnya? Lihat itu?

Kau melihatnya? Lihat.

Lihat? / Ya,

Kalian sangat jahat. / Lihat?

Aku melihatnya. / Kau benar.

Memang ada kainnya. / Mereka sangat jahat.

Kembalikan uang kami! / Kembalikan uangnya!

Teman-teman!

Minggir!

Kau mencoba menggertak dengan orang banyak?

Hari ini, aku akan tunjukkan apa sebenarnya intimidasi yang lemah itu!

Ayo pergi ke sana.

Aku akan di sini sebentar.

Aku suka tempat-tempat yang tidak ramai.

Xiaofeng!

A'Du, pukul dia!

Kejar mereka! Kejar! Kejar!

Jangan lari, berhenti!

Good Bye My Princess (Dong Gong / 东宫) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Good Bye My Princess (Dong Gong / 东宫)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left