The first 200 lines.
Kyung Joon...
Ada yang aneh denganku...
Kau datang ke sini...
...kenapa aku jadi sangat senang?
Kau bicara apa?
Aku... Aku akan masuk ke dalam dan membeli sesuatu. Kau ingin minuman?
Kau haus? Kau ingin sesuatu untuk diminum?
Dia baru saja mengatakan dia sangat senang aku datang...
Tapi sekarang dia berbohong...
Kenapa aku bersikap begini? Aku pasti sudah gila!
Apa aku tadi... Apa aku tadi... menanyakan apa yang kauinginkan?
Apa yang kau ingin kubelikan untukmu?
Aku tidak mengatakan apapun.
Air? Aku akan membeli air.
Gil Da Ran... ada apa denganmu?
Kenapa? Kau tidak menikmati filmnya?
Karena Choong Sik yang memilih filmnya,...
...jelas sekali banyak darahnya, kan?
Kau takut?
Iya.
Guru Gil...
Kau suka padaku?
Kupikir kau tidak mendengarnya. Tapi kurasa kau mendengarnya tadi.
Kau benar-benar punya telinga yang tajam.
Jadi... apa yang kumaksud adalah...
Aku tadi bertanya-tanya haruskah aku menonton film seram ini sendirian,...
...dan aku berpikir sungguh melegakan dan senangnya aku bahwa kau muncul.
Tapi kenapa ekspresimu seperti itu?
Kau terlihat seperti seseorang yang ketahuan selagi menyatakan perasaannya.
Apa maksudmu menyatakan perasaan?
Kurasa kau masih belum menyadarinya meskipun kau di dekatku selama ini.
Kapanpun aku ingin makan sesuatu atau semacamnya...
Wajahku jadi kosong seperti ini.
Saat aku haus dan ingin minum sesuatu, ekspresiku jadi seperti... ah... minuman...
Sesuatu seperti itu.
Kau yakin minuman yang membuatmu haus tadi?
Bukan aku?
Sebenarnya...
Aku tidak tahu apakah karena belakangan ini aku bingung...
Tapi aku merasa senang saat kau datang.
Karena itulah aku mengatakan bahwa aku merasa aneh!
Aku berjanji padamu bahwa aku tidak akan pergi ke sana, dan aku akan mematuhinya.
Tapi jika kau datang padaku mengatakan bahwa kau menyukaiku...
Aku tidak punya kepercayaan diri untuk menolaknya.
Jadi jangan merasa bingung lagi.
Dan jangan menempel-nempel padaku.
Menempel?/ Aku lapar. Ayo kita pergi makan.
Sudah kukatakan hentikan!/ Aku melakukannya karena aku senang melihatmu!
Jangan seperti itu dan ayo kita pergi beli minum./ Jangan nempel-nempel padaku. Aku tidak mau!
Aku akan membelikan apapun yang kauinginkan! Yah?
Maksudnya aku bertingkah seperti itu?
Kenapa aku senang sekali kau datang?
Jesus...!
Kataku, aku menyukaimu...
[Da Ran menempel pada Kyung Joon di depan bioskop dengan earphone]
[Choong Sik dengan sungguh-sungguh menempel pada Ma Ri menggunakan membayar pizza sebagai alasan]
Kau datang melihat Kang Kyung Joon bukannya pergi nonton film?
Jika ada film yang tidak ingin kau tonton...
Namun kau bersedia pergi menontonnya dengan seseorang tertentu...
Itu artinya kau menyukai orang tersebut, kan?
Paling tidak...
Itu bukan nol nilainya.
Lalu berapa poin menurutmu nilainya itu?
Jika kau pergi menonton film bersamaku...
Aku...
Akan menganggap itu bernilai 80 poin.
80 poin?
Menurutmu akan setinggi itu?
Kalau kau menyukai seseorang sebanyak 80 poin...
Itu artinya hanya ada sisa 20 poin.
Saat Kang Kyung Joon terbaring di tempat tidur seperti ini...
Karena siapa kau bersikap seperti ini?
Karena aku tidak bisa menjawab itu, jadi jangan tanya.
Jang Ma Ri...
Apa ada pria lain yang dia sukai selain Kang Kyung Joon?
Apa artinya itu?
Putraku hanyalah Yoon Jae!
Anak itu bukan putraku. Tapi hanya terlahir untuk menyelamatkan putraku, Yoon Jae!
Aku tidak mengenal anak bernama Kang Kyung Joon!
Kang Kyung Joon adalah putranya...
Tapi dia membuangnya? Apa itu artinya?
Iya. Aku sudah di depan hotel sekarang.
Aku akan segera menemui Anda.
Terima kasih untuk tehnya. Aku akan menikmatinya.
Tapi bantuan apa yang ingin Anda minta dariku?
Pasien yang waktu itu katamu sangat dikhawatirkan oleh Yoon Jae...
Maksud Anda Kang Kyung Joon?
Apa dia...
Mengalami pemulihan?
Kami melakukan segala pemeriksaan yang bisa kami lakukan,...
...tapi kami tidak tahu alasannya kenapa dia belum sadar.
Jika ada perubahan apapun, apa kau bersedia memberitahuku?
Aku yakin Anda bisa menanyakan itu langsung pada Yoon Jae.
Tapi kau adalah dokter yang bertanggung jawab.
Karena dia adalah pasien yang memiliki hubungan dengan Yoon Jae,...
...jadi aku sedikit penasaran.
Apa kau akan meneleponku sesekali dan memberitahuku?
Oh iya.
Aku juga ada hadiah untukmu. Tolong tunggu sebentar.
Apa mungkin... anak itu adalah putranya?
Apa Seo Yoon Jae pergi mencari seseorang dulu?
Yoon Jae?
Ibunya Seo Yoon Jae mengatakan itu.
Bahwa dia sedang mencari-cari seseorang yang tidak disukai ibunya Yoon Jae.
Bahwa syukurlah pencarian itu terhenti karena dia sudah berubah.
Benarkah?
Aku tidak tahu.
Apa dia mengatakan itu seseorang yang penting?/ Dia tidak mau mengatakannya.
Melihat bagaimana ibunya berharap bahwa Yoon Jae tidak mengenalinya meskipun mereka bertemu...
Apa jangan-jangan...
Dia adalah wanita yang dulunya menempel-nempel pada Seo Yoon Jae?
Rasa makanannya benar-benar mengerikan, bukan?
Tidak ada satupun yang bisa membuatku menempel di sini.
Iya. Tempat ini mengerikan. Apa karena itu kau membawaku ke sini?
Iya. Aku sengaja membawamu ke sini.
Ini adalah restoran pamanku.
Penampilannya hampir sama dengan restoran ibuku.
Benarkah?
Tempat ini benar-benar terlihat keren.
Karena ibuku keren.
Iya. Saat aku melihat fotonya, dia memang terlihat keren.
Oh. Kau kembali untuk makan.
Ah... Terima kasih buat nomor yang kauberikan tempo hari.
Aku bisa menghubungi Chef Sergei. Terima kasih banyak.
Halo.
Ah...! Guru di sekolahnya Kyung Joon, bukan?
Ini benar-benar menarik...
Guru di sekolahnya Kyung Joon... Temannya Kyung Joon...
Kau membeli rumahnya Kyung Joon...
Kau bahkan tahu nomor telepon seseorang yang hanya diketahui Kyung Joon...
Mengatakan ini semua kebetulan sungguh tidak masuk di akal.
Apa jangan-jangan kau...!
Dikirim oleh ayahnya Kyung Joon?
Ayahnya Kyung Joon...
...merasa tidak nyaman untuk muncul sendiri di hadapan kami...
Jadi dia mengirimmu menggantikan dia?
Ayahnya Kyung Joon...
Kau mengenalinya?
Jadi... hanya sekali saat Kyung Joon lahir. Aku berlalu melewati dia di rumah sakit.
Hee Soo memanggil dia 'Guru.'
Tapi meskipun aku bertanya padanya siapa dia, Hee Soo tidak menjawabku.
Guru?
Aku yakin itu mungkin seseorang yang sudah memiliki keluarga.
Hee Soo bukan gadis semacam itu...
Sayang...
Sebaiknya kau berdiri sekarang supaya kedua tamu bisa ngobrol dengan santai.
Kenapa? Kami sedang berbincang serius./ Berdirilah.
Selamat menikmati makanannya.
Baguslah dia tidak dikirim oleh ayahnya Kyung Joon.
Tapi kenapa kau duduk di sana menceritakan semuanya padanya?
Aku menceritakannya karena dia menanyakannya!
Mereka orang-orang yang baik...
Kau tidak bisa menilai orang....
Kau tidak tahu apapun soal ayahmu?
Ibu tidak pernah memberitahuku tentang dia.
Jika dia masih hidup, kau tidak berpikir kau bisa menemukan dia?
Menurutmu dia akan senang menemuiku jika aku mencarinya?
Kang Kyung Joon yang dikenal orang sedang terbaring di rumah sakit sekarang.
Jika begitu...
Apa ini artinya anak ini adalah adiknya Yoon Jae?
Jong Woo!/ Yah?
Kau dekat dengan Dokter Lee yang bertanggung jawab untuk departemen tes DNA, kan?
Iya./ Aku menerima permintaan mendesak dari seseorang.
Apa bisa aku mendapatkan hasil tes DNAnya secepat mungkin?
Tes DNA?
Ini adalah gambar yang digambar oleh ayahmu?
Itulah yang dikatakan padaku.
Selain dari itu, aku tidak punya yang lain.
Meskipun jika aku ingin mencarinya, aku tidak punya jalan.
Apa dia seorang pelukis gambar?
Aku tidak tahu.
Tapi...
Aku merasa sudah pernah melihat gambar ini di suatu tempat sebelumnya?
Itu?
Aku yakin hanya ada satu di dunia ini.
Dia menggambarnya untuk diberikan pada putranya. Dia tidak berkeliling menggambarnya untuk orang lain.
Tidak... Aku sudah pernah melihatnya sebelumnya.
Di mana ya?
Tidak mungkin kau pernah melihatnya.
Dan aku tidak berniat untuk mencari dia.
Kyung Joon...
Jika kau ingin mencari ayahmu, katakan saja kapanpun padaku.
Jika aku bisa membantu, aku akan membantu./ Uh oh...
Aku sedang menyetir sekarang. Tanganku gemetaran.
Aku bukan sedang nempel-nempel padamu!
Ah... jadi kau mengakui bahwa kau menempel padaku tadi?
Aku... minta maaf...! Maaf...! Tolong hentikan...
Kita tidak tidak menonton filmnya dengan benar. Dan tidak makan malam dengan benar.
Ini adalah malam terakhir liburanmu. Apa ada sesuatu yang ingin kaulakukan?
Carilah sesuatu yang buatan Cina. Aku harus membagikan hadiah bulan madu di kantor.
Haruskah kau memberikan hadiah yang...
...merupakan buatan Cina hanya karena kau harusnya pergi ke sana?
Oh! Buatan Cina!
Menara Eiffel tidak tepat padahal aku ke Cina, kan?
Apa ada Panda Kota Terlarang atau semacamnya, ya?
Beruang kecil ini!
Bukankah mereka akan terlihat seperti panda jika kita mewarnai hitam bagian-bagian tubuhnya?
Kurasa begitu.
Jika aku mewarnai mata, telinga dan perutnya jadi hitam...?
Perutnya putih. Kakinya yang hitam.
No comments yet. Be the first to leave one.