The first 112 lines.
Sebelumnya di
Space Brothers
Mutta sang kakak terkena sial.
Karena berhasil melewati dua rintangan sekaligus, langkahnya ke bulan semakin dekat.
Sementara itu, Hibito sang adik menjadi moonwalker Jepang pertama, tapi dia mengalami kecelakaan dan hampir mati.
Setelah kembali ke bumi, dia menyadari kalau kecelakaan itu membuatnya trauma.
Karena dia tak bisa ikut dalam kegiatan luar pesawat, dia dilarang ikut misi bulan.
Hibito merahasiakan hal ini dari kakaknya dan pergi ke Rusia yang dingin untuk menyembuhkan diri.
Kau kehabisan waktu, Pimpinan Butler.
Jadi, bagaimana nasib Hibito?
Sayangnya tak baik.
Proposal "Safety Supervisor" Tanuma sudah diterima.
Mungkin sudah sampai ke NASA.
Apa maksudnya itu?
Ya?
Orang yang tak mengerti sistem itu akan menganggap hal tersebut sebagai kenaikan pangkat baginya.
Tapi kenyataannya, posisi itu justru takkan membuat dirinya maju.
Aku benci mengatakannya, tapi kemampuannya akan terbuang sia-sia.
Lamunan yang memberiku karangan bunga
membuatku goyah dalam kesedihan yang dalam
ZainuddinAri mempersembahkan
Space Brothers
Ku berdiri di puncak dunia yang baru
Apakah ku bisa menangkap apa saja yang jatuh dari keajaiban yang baru ini?
Semuanya belum sampai di sini lagi
Hari-hari yang kuhabiskan untuk tumbuh jauh darimu
Masih panjang jalan yang harus ditempuh sebelum tidur dalam damai
Bisa kulihat sinar harapan yang redup itu
bercampur dalam darahmu di suatu hari dan belum melepasmu
Hanya itu
Tubuhku tumbuh semakin cepat hari ke hari
Hatiku pun menumpahkan air mata karena tak kuat menahannya
Tapi ku kehilangan sesuatu saat dewasa
Tidurku yang tak lama
Bisa kulihat sinar harapan yang redup itu
bercampur dalam darahmu, jadi takkan pernah kubiarkan kau pergi
Hanya itu
Tubuhku berdiri di puncak pentas yang takkan lari meski terguyur hujan
Membuatku langsung berlari, jadi selamat tinggal
Tidurku di tengah malam
#79 Olga, Hibito dan Gagarin
#79 Olga, Hibito dan Gagarin
Pahlawanku, Mr. Hibbit!
Apa yang ini saja, ya?
Tidak, ini terlalu cepat.
Nanti dia kira aku ini terlalu agresif.
Aku ingat artikel yang bilang, kita harus mulai dengan pakaian yang sopan.
Turtleneck!
Kalau pakai jaket hitam, aku bisa kelihatan dewasa.
Selanjutnya...
Sepatu bot ini!
Wah, bagus sekali!
Empat hari lagi, ya.
Lamanya.
Cepat! Aku ingin cepat kencan dengan Hibichov!
Loh?
Hoi, Ivan. Pelatihannya mau dimulai.
Ada apa ini, Gazzaev?
Kenapa kau menyetujui pemindahan itu tanpa tanya aku dulu?
Kenapa Hibichov harus pulang?
Dia masih direhabilitasi.
Mereka punya jabatan yang enak untuk Hibito.
Beri dia selamat, Ivan.
Safety Supervisor itu posisi untuk astronaut yang pensiun, 'kan?
Bocah itu masih punya tugas!
NASA dan JAXA sudah membuat keputusan.
Kita tak boleh ikut campur. Kau paham, 'kan?
Kita tak ingin merusak hubungan antarnegera kita.
Percuma saja membuat masalah hanya untuk urusan kecil begini.
Pasti ada yang bisa kita perbuat.
Ivan, kenapa kau begitu terikat dengan astronaut Jepang itu?
Apa karena dia memiliki penyakit yang sama seperti ayahmu?
Seorang astronaut yang mengidap serangan panik itu biasa.
Setiap sepuluh tahun, selalu ada satu atau dua kasus.
Beberapa berhasil sembuh, beberapa lagi tidak.
Aku tak tahu bagaimana ayahmu menghadapinya.
Ayahku pernah bilang kalau aku yakin akan hari ini.
Kosmonaut
Kosmonaut
Semua kosmonaut adalah pahlawan yang berhak dihormati.
Termasuk ayahku dan Hibichov.
Ivan, lihat jam berapa ini.
Kembalilah ke pelatihan.
Hibichov.
Aku akan pulang besok.
Aku sudah minta berkali-kali, tapi mereka tak mengabulkannya.
Memang sulit, tapi kau harus menerima apa yang diberikan.
Berdebat malah terlalu berisiko.
Jadi kau harus tahan dan fokus supaya bisa ditugaskan kembali.
Hei, Olga.
Hmm?
Tadi Ibu dapat telepon dari ayah.
Hibichov.
Ayah pulang.
Selamat datang.
Apa Olga di kamar?
Ya, dia kecewa sekali.
Mau lihat ke dalam?
Safety Supervisor?
Sepertinya membosankan.
Ivan benar.
Aku harus menyembuhkan penyakit panik ini sendirian.
Aku pasti bisa.
Di Houston ataupun bukan.
Ya.
Olga.
Hei.
Apa kau benar harus pulang ke Houston?
Ya, aku tak punya wewenang soal keputusan ini.
Kau ke sini lagi?
Aku tak tahu bagaimana nantinya.
Mungkin aku akan lama di Houston.
No comments yet. Be the first to leave one.