Release info

아버님 제가 모실게요 Father I'll Take Care of You E24
A Commentary by DSS_Indo
Damn!SuperSub >> ngesub.com ║Follow>>Twitter : @Dssindo║ LIKE : facebook.com/DamnSuperSubIndo

Tags

other
Published on: 2017-03-28
Downloads: 7
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

= Episode 24 =-

Susah mencari informasi ini.

Bocah ini, benar dia?

Iya, benar.

Ini adikku, Sang Woo.

Daepyonim.

Aku senang ternyata benar.

Dia dikirin ke panti asuhan ini.

Malam itu, pemancing berusia 40-an menemukannya.

Sang Woo-yah.

Barusan kau bilang apa?

Kau memanggilku?

Iya.

Kenapa kau lakukan ini padaku?

Seong Joon!

Sedang apa di sana?

Bukan apa-apa, Yah.

Apa yang kaulakukan?

Kau bicara dengan seseorang?

Tidak, Yah.

- Mau dibuang ya? - Iya.

Berikan padaku.

Dingin.

Ayo masuk, Yah.

D

Da

Dam

Damn

Damn!

Damn! S

Damn! Su

Damn! Sup

Damn! Super

Damn! Super

Damn! Super S

Damn! Super Su

Damn! Super Sub

Damn! Super Sub

Damn! Super Sub I

Damn! Super Sub In

Damn! Super Sub Ind

Damn! Super Sub Indo

Damn! Super Sub Indon

Damn! Super Sub Indone

Damn! Super Sub Indones

Damn! Super Sub Indonesi

Damn! Super Sub Indonesia

Diterjemahkan oleh : ** Appa Ddal Ifabee **

Daepyonim, Anda baik-baik saja?

Kita harus pergi.

Selamat.

Pencarian Anda selama 23 tahun akhirnya membuahkan hasil.

Aku tidak yakin.

Aku tak tahu, haruskah aku senang karenanya.

Apa maksudmu?

Sang Woo tinggal di rumah itu.

Rumah yang mau kuhancurkan.

Anda mau mengubah rencana Anda?

Tidak.

Tidak.

Tidak akan pernah.

Dia menghancurkan keluargaku dan menyebabkan Ayahku meninggal.

Dia memisahkanku dari adikku selama 23 tahun.

Hanya karena dia membesarkan Sang Woo aku harus memaafkannya?

Tapi Sang Woo akan terluka. Bukan hanya terluka, Anda mungkin menghancurkannya.

Kalau dia tahu ayah yang sudah membesarkannya 23 tahun

ternyata penyebab kematian ayah kandungnya.

Menurut Anda Sang Woo bisa mengatasi hal itu?

Makanya hari ini, hatiku sakit sekali.

Aku bertemu adikku tapi tak bisa memeluknya.

Bahkan tak bisa mengatakan kalau aku hyeongnya.

Karenanya aku kehilangan adikku.

Aku harus tetap jadi tetangganya yang aneh.

Aku tak tahu gimana cara mendekatinya.

atau cara menyelesaikan masalah ini.

Aku benar-benar tidak tahu.

Malam ini Anda harus memikirkan satu hal.

Sang Woo tumbuh dengan baik.

Bukan begitu?

Iya, kau benar.

Dia tumbuh dengan baik.

Daepyonim, malam ini Anda cukup pikirkan itu saja.

Moong Chi, ayo makan.

Dong Hui sudah memberimu makan?

Dong Hui-ssi.

- Kita berangkat sama-sama? - Tidak, aku pergi dulu

Sampai ketemu di perusahaan.

Dong Hui-ssi.

Sang Woo-yah.

Kau memanggilku?

Iya.

Oh Dong Hui-ssi.

Iya?

Bisa buatkan teh?

Iya.

Kenapa kau bersikap seperti ini padaku?

Apa?

Di drama, cewek marah pada cowok tapi dia tak mengatakan kenapa marah.

Dan saat si cowok tanya ada apa, ceweknya marah karena merasa cowoknya ga tahu.

Kalau ceweknya ga ngasih tahu si cowok mana tahu?

Kenapa kau tanyakan padaku?

Dong Hui-ssi, kau marah padaku?

Kau marah padaku tapi tak mau bilang karena apa.

Kau terus menghindariku.

- Tidak? - Tidak.

- Tidak? - Iya, tidak.

Kenapa kaulakukan ini?

Aku ngapain?

Kau menyuruhku tak boleh ke kamarmu.

Kau lari saat aku mengajakmu berangkat kerja sama-sama.

Sekarang di sini, setelah menghidangkan kopi kau buru-buru keluar.

Itu sebabnya aku mengira kau marah. Tapi kau menyangkalnya?

Apa?

Jangan mulai pertengkaran, masih pagi.

Apa?

Kalau semuanya sudah datang, ayo meeting.

- Han Bon ada? - Tadi di dalam.

Seong Joon-ssi.

- Sedang apa di sini? - Halo, Sangmoo-nim.

Aku permisi.

Sudah datang ya.

Dong Hui, hari ini kau ngapain?

Mengunjungi outlet.

Ya sudah, selamat bekerja.

Hong Jagga, tutup kerainya.

Senin depan ada rapat pemegang saham.

Mereka akan membahas masa depan tim konten.

Sebelum itu, kita harus cari penggantinya Jo Jagga.

Dan memberi stasiun TV sinopsis yang lebih baik supaya kita tak kehilangan jam tayang.

Kalian sudah memilih dari 3 sinopsis yang kubagikan?

Iya.

Han Bon, kau mau memulainya dengan rekomendasimu?

Aku tak akan ikut memilih.

- Kenapa? - Aku ingin hal ini dipilih secara adil.

Aku tahu penulis masing-masing sinopsis.

Baiklah, bisa kau mulai 3 favoritmu Park Timjangnim?

Iya.

Seong Joon pasti sudah pulang lebih awal.

Dia sibuk bekerja.

Dia bahkan tak sempat sarapan.

Masa?

Jadi Dong Hui juga berangkat pagi.

Sayang, sudah kubilang jangan bawa-bawa Dong Hui saat aku bicara soal Seong Joon.

Kenapa kau mengubungan mereka terus?

Mereka kan kerja di perusahaan yang sama.

Meskipun begitu, Seong Joon seorang bonbujang, dan Dong Hui hanya karyawan biasa.

Jangan menghubungkan mereka berdua, bisa kan?

Kau kira aku serumit dirimu?

Aku asal saja ngomong begitu.

Berhati-hatilah.

Jaga ucapanmu.

Kau ini kenapa sih?

Kau mau kemana?

Ke bawah.

Seong Hoon belum ke restoran.

Aku mau membawakan Seolleongtang untuknya.

Aku bagaimana?

Tidak ada.

Baiklah.

Kepalaku...

Kepalaku sakit sekali.

Aku pasti minum banyak sama Kim Young Tae Uiwon.

Sayang.

Sayang, bawakan air minum.

Sayang!

Oh, kepalaku...

Aku sekarat...

Air madu bukan?

Sayang, bisa siapkan pakaianku?

Aku harus berangkat pagi, mana boleh aku di sini seperti ini.

Dasar, aku juga mau ke sauna.

Kau siapa?

Ini aku, apa?

Hyeong, kau?

Kenapa kau berpakaian seperti gadis berkerudung merah dan serigala?

Apa? Serigala di Gadis Berkerudung Merah?

Iya, aku serigala yang berpakaian wanita, kau mau apa?

Cepat bangun.

Ambilkan air madu, siapkan pakaian, kau kira aku pembantumu?

Kenapa lubang hidungmu makin besar?

Makanlah.

Hyeong.

Apa ini?

Ayam sisa kemarin.

Makanlah.

Siapa yang mau sarapan ayam sisa kemarin?

Hei, harusnya kau berterima kasih.

Anak-anak sekolah tanpa sarapan.

Tidak benar.

Salah ini.

- Kenapa salah? - Istrimu kemana?

Dia kerja.

Tidak, istriku kenapa?

Mana aku tahu?

Apa yang kaulakukan?

- Ibu datang? - Mama datang?

Kenapa di sini pake pakaian seperti ini?

Bu, itu...

- Ibu... - Omo.

Seong Hoon-ah!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left